SP190910

Suara Pembaruan

28

Selasa, 10 September 2019

SistemGanjil Genap Jumlah Penumpang KRL Meningkat 7,4%

[JAKARTA] Pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line mencapai 1.034.210 pelanggan pada hari pertama pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap, Senin (9/9). Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan Senin (2/9) yang mencapai 1 . 0 4 3 . 4 3 9 p e n g g u n a . Menurut VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan, jika ditarik selama masa uji coba pemberlakukan perlu- asan ganjil genap pada hari kerja di beberapa ruas jalan raya (7 Agustus-6 Septem- ber), PT KCI mencatat rata- rata jumlah pengguna pada hari kerja sebesar 981.057 orang. “Sedangkan rata-rata volume pengguna secara keseluruhan selama 2019 (1 Januari-6 September 2019) tercatat 913.072 orang. Angka rata-rata sepanjang uji coba tersebut naik seki- tar 7,4 % dibanding dengan rata-rata jumlah penum- pang sepanjang 2019 ini,” kata Anne, Selasa (10/9). Sementara itu, Gubernur DK I J a k a r t a , An i e s Baswedan menegaskan, penerapan perluasan pem- batasan kendaraan bermo- tor melalui sistem nomor [BOGOR] Polres Bogor menangkap J (33), pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur MM (12) di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kasus ini terungkap setelah polisi menggali kuburan korban untuk diautopsi. Ka po l s e k Ba b a k a n Madang Ajun Komisaris Silfia Sukma Rosa menga- takan, pelaku J mengaku sudah tiga kali melakukan kejahatan seksual dengan cara menyodomi korban dengan mengiming-imingi sejumlah uang. Namun, saat aksi terak- hirnya pelaku tidak memi- liki uang sehingga korban mengancam akan melapor- kan perbuatannya kepada orang tuanya. "Jadi ketika korban pergi bertemu dengan pe-

kan perluasan wilayah sis- tem ganjil genap pada pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. "Hari ini, 941 ditilang dari Jakarta Timur, sampai Selatan, Barat, Timur den- gan perincian SIM yang kita jadikan barang bukti 617 dan STNK 324. Ini yang kita lakukan dalam penegakan hukum ganjil genap, hari pertama," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir). Dikatakan Nasir, sistem ganjil genap merupakan ke- b i j a k a n P e m e r i n t a h Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018, kemudian diubah menjadi Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019. "Ada beberapa peruba- han di dalam Pergub Nomor 88. Pertama tentang pe- rubahan perluasan wilayah yang jumlah sebelumnya sembilan ruas, ditambah 16 ruas jalan. Kemudian, penambahan jam yang bi- asanya sore sampai pukul 20.00 (16.00-20.00 WIB), diubah menjadi pukul 16.00-21.00 WIB," ungkap Nasir. Menurut Nasir, peruba- han yang paling signifikan adalah pemberlakuan di se- jumlah ruas jalan dari pintu "Kami telah menangkap empat dari delapan pelaku. Keempat pelaku adalah R alias Anto, AM, HS alias Bedul, DP alias Wiwit," kata Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, Senin (9/9). Se l a i n menge royok kedua korban, para pelaku juga melakukan pengero- yokan dua rekan korban yakni Hepriansyah dan Bahri yang kini masih men- jalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sentosa, Bekasi Timur. E k a m e n g a t a k a n , pengeroyokan itu terjadi di Jalan Puskesmas, Gang Pahlawan IV RT 06/RW 01, Ke l u r a h a n A r e n j a y a , Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (8/9) dini hari. diketahui.

masuk dan keluar tol. Semisal di ruas Jalan Gatot Subroto dan S Parman. "Waktu kemarin tidak diberlakukan, sekarang diberlakukan," kata Nasir. Nasir mengungkapkan, sebanyak 1.061 personel polisi dikerahkan untuk me- lakukan penindakan terh- adap pelanggar sistem gan- jil genap, di Ibu Kota. Ribuan personel itu, di- turunkan sekaligus melak- sanakan Operasi Patuh Jaya 2019 yang masih berlang- sung. "Polda Metro Jaya dan j a j a r an , menempa t kan 1.061 personel. Tadi pagi kita apel pukul 05.00 WIB, dipimpin langsung pak di- r ek t ur (Di r ek t ur La l u Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf). Kita menetapkan ada tiga kriteria, pertama p e l a y a n a n Kamt i b c a r Lantas, itu pelayanan peng- aturan, penjagaan, pel- ayanan. Kedua, terkait Operasi Patuh yang jadi target yaitu melawan arus, penggunaan strobo, dan mengemudi di bawah umur. Ketiga, adalah pelanggaran ganjil genap yang meru- pakan kebijakan gubernur dan eksekutornya Polri," jelasnya. [LEN/BAM/C-7/G-5] Di hadapan penyidik, para pelaku terlibat adu jo- tos dengan korban, saat menggelar acara malam puncak hari Kemerdekaan RI dengan hiburan dangdu- tan. Awalnya, empat korban yang sedang berkumpul di lokasi acara, terlibat cekcok dengan pelaku R alias Anto. Selesai acara dangdutan, pelaku Anto memanggil rekannya. Para pelaku den- dam dengan korban dalam keadaan mabuk memanggil temannya dan mengeroyok korban hingga tewas dan dua lainnya masuk rumah sakit. "Para pelaku sempat memukul warga yang hen- dak melerai keributan tetapi pelaku cukup banyak dan dilengkapi senjata tajam," katanya. [160/VEN]

ANTARA/Galih Pradipta Petugas kepolisian menilang mobil berplat nomor genap yang memasuki Jalan Salemba Raya, di Matraman, Jakarta, Senin (9/9/2019). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap.

pelat mobil ganjil genap hanya kebijakan antara. “Ganjil genap ini hanya antara. Karena yang kita do r ong s e s ungguhnya adalah penggunaan kend- araan umum,” kata Anies Baswedan di Monas. Kendati demikian, ia mengharapkan penerapan perluasan ganjil genap yang mulai diberlakukan hari ini, dapat berjalan dengan lan- car. “Ini hari pertama ya . Nanti kita lihat sore hari ya dari Dishub. Tapi insyaal- laku di jalan kemudian dia- jak ke persawahan sambil diimingi-imingi Rp 20.000. Lalu korban ancam mau melaporkan ke orang tu- anya," beber Silfia, Selasa (10/9) Setelah terlibat cekcok mulut, korban berusaha kabur dan dikejar oleh pe- laku yang panik. Nahas, korban berhasil ditangkap pelaku kemudian lehernya dijerat dengan kain sarung serta digigit di bagian tan- gan dan kaki hingga men- inggal dunia di lokasi ke- jadian. Atas perbuatannya, pe- laku dijerat Pasal 30 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau dengan sengaja mengh i l angkan nyawa orang lain seperti termuat dalam Pasal 338 KUHP

lah, ini bisa berjalan lancar. Dan kita berharap masyara- kat lebih banyak menggu- nakan kendaraan umum,” ujar Anies. Untuk mendukung ke- bijakan ini, lanjut Anies, P eme r i n t a h P r o v i n s i (Pemprov) DKI akan terus menambah jumlah armada transportasi publik, menam- bah keamanan dan menam- bah jangkauan layanan transportasi publik. “Sehingga menggu- nakan kendaraan umum menjadi sesuatu yang mer-

ingankan bagi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah Jakarta menjadi kota yang lebih ramah bagi semua. Perjalanan ke kantor, ke tempat kerja jadi perjalanan yang tidak menghabiskan waktu. Kita bisa lebih pro- duktif. Itu artinya, jumlah kendaraan pribadi di jalan menjadi lebih rendah,” tu- tur Anies. S e m e n t a r a i t u , Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menilang 941 pelanggar pada hari pertama penerapan kebija-

Polres Bogor Tangkap Pelaku Kejahatan Seksual Anak Korban Tewas Mengenaskan

SP/Mikael Niman Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, memperlihat- kan para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban men- inggal dunia, di Mapolrestro Bekasi Kota, Senin (9/9).

dengan ancaman 15 tahun penjara.

S i b a r a n i d a n Wawa n Sibarani hingga tewas, dibekuk jajaran Reskrim Polrestro Bekasi Kota. Polisi masih mengejar em- pat rekan pelaku lainnya, yang identitasnya sudah

Dibekuk

Sementara itu, empat pelaku pengeroyokan terh- adap kakak beradik, Arianto

Made with FlippingBook HTML5