ID190306

rabu 6 maret 2019

24

Oleh Aris Cahyadi

institusi. Selain itu, tentu ada efisiensi biaya karena adanya simplifikasi bisnis proses dan oprasional. “Kami berusaha mengantisipasi dengan beberapa inisiatif strategi yang telah kami sebutkan, sehingga perkembangan fintech dapat kami manfaatkan untuk mendukung perkembangan bisnis kami. Hal ini dapat dibuktikan dengan tren kenaikan fee based income BNI yang dihasilkan transaksi e-channel yang tumbuh cukup baik sebesar 12,7% (yoy) pada 2018,” kata Anggoro. Dia menambahkan, perseroan menar- getkan pertumbuhan kenaikan fee based income melalu transaksi e-chan- nel BNI dapat tumbuh sejalan dengan kenaikan nilai transaksi e-channel, baik itu lewat transaksi e-commerce atau yang lainnya.

banking yang telah dimiliki BNI antara lain Agen46, digital channel ( mobile banking , internet banking ), API Man- agement, dan billers . Selain itu, tambah dia, dengan menciptakan new experiences dan digital business model kolaborasi BNI dengan fintech misalnya instant loan , personal finance management , dan P2P. Kemudian juga dengan menciptakan new experiences dan digital business model ( digital bank + fintech ) misalnya services dan source of fund yang akan dibangun pada fintech style player . Dengan inisiatif-inisiatif tersebut, perseroan berharap ada dampak fin- ansial antara lain sumber pendapatan baru yaitu fee based income melalui sharing billers , peningkatan dana pi- hak ketiga (DPK), perluasan layanan, peningkatan kualitas kerja sama antara

yang menjadi partner bisnis BNI,” kata Anggoro kepada Investor Daily di kantornya, Jakarta, Selasa (5/3). Beberapa e-commerce dan star- tup yang telah melakukan kerja sama dengan BNI antara lain yakni Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, GoJek, dan Shopee. Adapun layanan kerja sama yang diberikan dalam ben- tuk sharing biller and capabilities API ( Application Programming Interface / link penghubung untuk transaksi dan pembayaran). Menurut Anggoro, kerja sama yang dibangun itu merupakan salah satu strategi BNI dalam mengantisipasi perkembangan layanan finansial di- gital yang sangat pesat saat ini. “Kami menyadari perkembangan fintech yang sangat pesat dan banyak para pakar yangmenganalisa fintech akanmendis-

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan nilai transaksi melalui e-commerce mencapai 26% secara tahunan ( year on year /yoy) menjadi Rp 15,7 triliun per Desember 2018. Pencapaian itu seiring dengan kenaikan transaksi melalui e-commerce yang meningkat 17,8% (yoy) menjadi 17,4 juta transaksi.

Anggoro Eko Cahyo

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, per tum- buhan positif tersebut sejalan dengan upaya BNI membangun digital eco- system dan meningkatkan kerja sama

B2B2C dengan sejumlah perusahaan e-commerce , startup , dan fintech . “Sampai saat ini kami telah melak- ukan kerja sama dengan e-commerce dan fintech lebih dari 270 perusahaan

rupsi sistem keuangan secara global termasuk di Indonesia,” kata dia. Adapun strategi lain adalah dengan memaksimalkan kapabilitas digital

Investor Daily/IST

timbangkan faktor moneter, kemampuan APBN dan daya beli masyarakat,” kata Maryono. Berdasarkan catatan BTN, selama dua kali pilpres, pertumbuhan kredit properti yang menjadi bisnis utama perseroan selalu melaju. Sebagai contoh pada periode 2008-2013 penyaluran kredit per- umahan BTN rata-rata sebesar 13,9%, dan pada periode 2014-2018 bergerak rata-rata di angka 22,6%. Selama dua kali pilpres, bisnis BTN tidak terganggu, baik dari sisi penyaluran kredit maupun pengumpulan DPK dari segmen ritel, korporasi maupun lewat pasar surat berharga. Menurut Mar yono, stabilitas bisnis BTN bisa tetap terjaga, karena bank yang sudah 42 tahun bergelut di bisnis KPR ini tetap fokus pada bisnis utamanya dengan sejumlah inovasi dan senantiasa berad- aptasi dengan kemampuan dan segmen pasar yang dibidik. (ris)

bih baik pascapilpres siapapun yang akan menjadi presidennya nanti,” kataMaryono saat berbincang dengan redaktur sejumlah media massa di Jakarta, Selasa (5/3). Mar yono menegaskan BTN pun siap mendukung kebijakan pemerintah baik kemudahan dari sisi permintaan maupun sisi pasokan misalnya lewat kerja sama dengan badan usaha lain. Seluruh rangkaian kebijakan dari pemerintah, diharapkan Maryono bisa memangkas backlog perumahan yang angkanya masih di kisaran 11,4 juta unit. “Siapapun presiden terpilih nanti pasti akanmengambil kebijakan terkait peruma- han yang prorakyat, karena itu termasuk tugas pemerintah untuk memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat, karena itu perbankan siap mendukung program kebijakan yang akan diambil pe- merintah. Apalagi kebijakan tersebut juga secara matang disusun dengan memper-

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis pertum- buhan kredit khususnya di sektor properti masih akan tumbuh pesat tahun ini. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan kredit industri perbankan yang tercatat mencapai 11,9% pada Januari 2019. Dir ektur Utama BTN Mar yono mengatakan, banyak faktor yang men- dukung pertumbuhan kredit properti akan tetap tinggi tahun ini di antaranya relaksasi uang muka untuk KPR yang diambil Bank Indonesia (BI), dan rencana kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait naiknya batas gaji yang berhak menerima program subsidi bunga KPR. “Jadi kami selalu optimistis pembiayaan perumahan yang selama ini menjadi fokus BTN terus tumbuh walaupun sekarang pada saat pilpres. Sekarang saja bisnis properti terus jalan dan akan menjadi le-

#BalanceforBetter Chairwoman Citi Indonesia Women Council dan Director, Sales Head Corporate and Public Sector, Treasury and Trade Solutions Citi Indonesia Novita S. Djani, Director, Market Management Head, Treasury & Trade Solutions Citi Indonesia Yoanna Darwin, Director, Head of Sales and Distribution, Consumer Banking Citi Indonesia Sri Yuanita Mukti, Senior Vice President, Head of Citi Realty Services Citi Indonesia Junita Roemawi, Director, Legal Council Citi Indonesia Vera Sihombing, berbincang bersama Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki, dalam sesi berbagi #BalanceforBetter di depan 100 pelajar perempuan SMU dan SMK,. Citi Indonesia dan Citi IWC mengadakan sesi berbagi #BalanceforBetter dan kelas literasi keuangan dasar guna memperingati hari International Women’s Day, yang bertujuan untuk betapa pentingnya kesetaraan gender dan peran perempuan dalam setiap aspek kehidupan.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online