ID191001

selasa 1 oktober 2019

24

Investor Daily / Emral Firdiansyah

Salah satu terobosan yang digagas adalah implementasi situs karir BTN yakni recruitment.btn.co.id untuk mendapatkan pegawai berkualitas. Kanal berbasis internet ini dibangun untuk mendukung percepatan proses rekrutmen. Melalui platform ini, lanjut dia, baik pelamar maupun perseroan akan sangat terbantu dalam proses seleksi kandidat pegawai. Para pelamar dapat dengan mudah mengajukan lamaran secara online danmengirimkan berkas kelengkapan mereka secara digital. “Selain itu, pelamar dapat melak- ukan auto generate curriculum vitae (CV) dan memantau progres hasil setiap tahapan seleksi yang mereka ikuti,” ujar dia. Bagi tim rekrutmen perseroan, aplikasi ini sangat membantu dalam percepatan proses rekrutmen karena data dapat ditarik sewaktu-waktu Menurut dia, BankMandiri seba- gai institusi keuangan milik negara berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada Kemendesa. Termasuk layanan jasa perbankan terbaik un- tuk mendukung berbagai program kerja yang telah direncanakan. Kar tika menjelaskan, Bank Mandiri juga akan memberikan berbagai fasilitas layanan produk dan jasa perbankan yang dapat dinikmati oleh institusi dan pegawai di Kemendesa. Sehingga setiap bagian dari kementerian tersebut dapat mengoptimalisasi nilai tam- bah yang diperoleh. Dalam kerjasama itu, lanjut dia, terdapat beberapa layanan produk dan jasa perbankan yang telah disiapkan. Layanan tersebut meliputi penyaluran dana APBN, pelayanan transaksi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pem- bayaran penghasilan pegawai dan penyaluran fasilitas kredit pegawai. Kemudian juga terdapat penye- diaan layanan perbankan lainnya, termasuk pada pelaksanaan pro- gram-program kesejahteraan masyarakat seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). (c04) tulis yang diterima Investor Daily , akhir pekan lalu. Fahmi menjelaskan, tujuan dari MoU ini untuk semakin memudahkan pemanfaatan jasa lay- anan perbankan yang dibutuhkan masyarakat dan Pemkot Serang, ser ta mengoptimalkan potensi keuangan dan jasa layanan melalui produk dan layanan perbankan dari Bank Banten, diantaranya pengelo- laan kas daerah, penyaluran gaji, penerimaan pembayaran pajak dan layanan perbankan lainnya. Menurut Fahmi, sinergi ban- gun kepercayaan antara Bank Banten dengan Pemkot Serang ini merupakan salah satu upaya Bank Banten dalam merangkul para pemangku kepentingan untuk bersama-samamembangunBanten. Selaras dengan misi Bank Banten, yaitu memberikan layanan perb- ankan terbaik dan meningkatkan nilai manfaat secara berkesinam- bungan bagi semua pemangku kepentingan. Ser ta bukti nyata keberpihakan dan kepercayaan masyarakat dan Pemkot Serang yang semakin mempercayai Bank Banten sebagai Bank kebanggaan masyarakat Banten. “Upaya kami untuk terus mem- berikan kontribusi yang positif, dan berbagi inspirasi kebaikan, mendapat penerimaan yang baik dari masyarakat dan Pemerin- tah Kota Serang. Kami harap kedepannya Bank Banten dapat terus bersinergi dengan pemer- intah kota/kabupaten di Provinsi Banten untuk bersama-sama mem- bangun Banten ke arah lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Banten,” kata Fahmi. (ris)

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melak- ukan digitalisasi terhadap seluruh proses pengelolaan sumber daya manusia (SDM) atau human capital . Hal ini dilakukan seiring transformasi digital yang dilakukan perseroan. “Inisiatif ini kami lakukan agar ter- cipta human capital yang handal dan mampu membawa BTN beradaptasi serta meningkatkan produktivitas usaha di era industri 4.0,” jelas Direk- tur Strategic Human Capital Yossi Istanto dalam bincang-bincang ber- sama media di Jakarta, Senin (30/9). Yossi mengatakan, BTN telah banyak berbenah dalam mengelola pegawai atau SDM sebagai aset pent- ing bagi perusahaan. Adapun inovasi yang dilakukan mulai dari proses perekrutan pegawai hingga pengem- bangan karir untukmenjadi pemimpin perseroan. Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyam- paikan, melalui kerja sama itu pihaknya mendorong Kemendesa mewujudkan keseimbangan pem- bangunan dan pemerataan ekonomi di selur uh wilayah Indonesia. Adapun kerja sama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di Kantor Ke- mendesa, Jakarta, Senin (30/9). “Kerjasama ini mer upakan dukungan strategis perseroan pada upaya penguatan peran penting Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmi- grasi dalam memberikan layanan publik terbaik kepada masyarakat secara efisien serta transparan,” kata Kartika melalui keterangan ter tulis yang diterima Investor Daily , Senin (30/9). JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung Ke- menterian Desa, Pembangunan Daerah Ter tinggal dan Trans- migrasi Republik Indonesia (Ke- mendesa) melalui layanan transaksi keuangan. Hal tersebut dilakukan perseroan lewat beberapa layanan produk dan jasa perbankan serta program literasi keuangan. JAKARTA – PT Bank Daerah Pembangunan Banten Tbk (Bank Banten) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pe- merintah Kota (Pemkot) Serang terkait jasa layanan perbankan. Penandatanganan MoU tersebut merupakan salah satu upaya Bank Banten untukmerangkul para mitra strategis dalam rangka mendukung pembangunan di Banten. Nota kesepahaman tersebut dit- andatangani oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa dan Walikota Serang Syafrudin di Serang, Jumat (27/9). Acara penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Direktur Bank Banten Kemal Idris, Plt Komisaris Utama Bank Banten Media War- man, Komisaris Independen Bank Banten Titi Khoiriah, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi, Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin, serta seluruh OPD Kota Serang. Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, kerja sama antara Bank Banten dengan Pemkot Serang tersebut terkait jasa layanan perbankan yang akan diberikan kepada Pemkot Serang. Hal ini dinilai menjadi langkah awal yang baik antara Bank Banten dengan Pemkot Serang untuk menjajaki potensi-potensi kerja sama lainnya di kesempatan selanjutnya. “Kami ber terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan Pe- merintah kota Serang kepada Bank Banten untuk turut melayani dan berkontribusi dalam mendukung program-program di Kota Serang, melalui MoU yang ditandatangani,” kata Fahmi dalam keterangan ter-

RUPSLB Bank Artos Direktur Independen PT Bank Artos Indonesia Tbk Bambang Setiawan (kiri), Direktur PT Bank Artos Indonesia Tbk Yovita Fifiningsih Ario (kedua dari kiri), Komisaris Independen PT Bank Artos IndonesiaTbk Susilo Tedjaputera (kedua dari kanan), Direktur Utama PT Bank Artos Indonesia Tbk Deddy Triyana (kanan) di sela Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) atas rancangan akuisisi dan rencana penambahan modal di Jakarta, Senin (30/9/2019). Per Juni 2019, Bank Artos mencatatkan total aset sebesar Rp. 375,1 miliar. Rasio keuangan perusahaan dipalorkan terjaga cukup baik dan sehat.

“Dari dalam negeri, perekonomian juga terganggu oleh riak-riak politik dan hukum ditandai oleh aksi-alki unjuk rasa di sejumlah wilayah serta panasnya isu di Papua. Semua faktor eksternal dan internal tadi dikonsider oleh pelaku usaha yang cenderung menunggu,” imbuh Ryan. Sementara itu, BI juga mencatat pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tercatat melambat pada Agustus 2019, atau hanya tumbuh 7,3% secara year on year (yoy) menjadi Rp 5.933 triliun, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya 7,8% (yoy). Meski demikian, BI masih meyakini pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir tahun dapat terus meningkat. M2 adalah uang beredar dalam arti luas, yang mencakup M1 (uang beredar dalam arti sempit), tabungan, deposito, giro dalam valas, dan surat berharga yang diterbitkan bank sen- tral. Adapun M1 adalah uang kartal (uang kertas dan uang logam yang beredar di masyarakat) serta giro dalam rupiah. Direktur Eksekutif Kepala De- partemen Statistik BI Yati Kurniati mengatakan, melambatnya uang beredar disebabkan olehmenurunnya komponen M1 maupun uang kuasi, dimanaM1 pada Agustus 2019 tumbuh melambat dari 7,4% (yoy) menjadi 6,6% (yoy), baik pada komponen uang kartal maupun giro rupiah. “Komponen uang kuasi juga tum- buh melambat, dari 8,0% (yoy) men- jadi 7,4% (yoy) pada Agustus 2019 sejalan dengan perlambatan dana pihak ketiga, yang juga dipengaruhi melambatnya pertumbuhan tabungan dan simpanan berjangka serta giro valuta asing (valas),” ungkap Yati ketika dihubungi Investor Daily , Senin (30/9). akan melakukan itu,” tegas Yossi. Berbagai inovasi yang sudah dilakukan korporasi terkait dengan pengembangan SDM selama tahun 2018 sampai 2019, Direktorat Human Capital BTN telahmemperoleh berba- gai penghargaan dalamberbagai ajang antara lain Indonesia Best Companies in Creating Leaders from within 2018 dan HR Excellence Award 2019 untuk kategori HR transformation , recruit- ment strategy , dan compensation & benefit . “Ini adalah sebuah pekerjaan yang tidak mungkin kami lakukan sendiri. Ini adalah kerja bersama yang perlu dukungan semua pegawai. Kami kon- sisten mewujudkan proses pengelo- laan human capital BTN secara lebih optimal agar dapat bersaing dalam era digitalisasi untuk menciptakan talenta-talenta terbaik bagi perseroan,” pungkas Yossi. (ris)

kencang jelang akhir tahun,” terang Herry. Menurut dia, kenaikan kredit terse- but bersumber dari beberapa sektor ekonomi, seperti sektor manufaktur dan proyek infrastruktur yang se- jalan dengan fokus pembangunan pemerintah. “Sementara untuk kredit perorangan, yaitu kredit payroll dan produk griya milenial. NPL Agustus masih di bawah 2%,” ungkap Herry. Senada, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menyebut, perlambatan pertumbuhan kredit memang terjadi karena kondisi ekonomi baik ek- sternal dan internal. “Pengaruh global dan lokal, juga kurang kondusif dan daya beli masih lemah,” ujar Jahja. Setali tiga uang, Direktur Utama PT Bank Mayapada Internasional Tbk Hariyono Tjahjarijadi mengun- gkapkan, perseroan juga mengalami perlambatan per tumbuhan kredit sampai dengan Agustus. Hal tersebut sama dengan industri perbankan, di mana permintaan kredit masih lemah. Sampai kuartal III ini diperkirakan kredit masih tumbuh lambat. “Memang kondisi di kami juga tidak jauh berbeda bahwa pertumbuhan kredit secara tahunan kurang lebih 9%, pertumbuhan kredit melambat karena melemahnya permintaan akan kredit. Masih lambat (sampai akhir September),” tutur Hariyono. Dihubungi terpisah, SVP Kepala Ekonom BNI Ryan Kir yanto men- jelaskan, pelaku usaha, utamanya deb- itur korporasi menengah besar, cen- derung mengambil sikap menunggu ( wait and see ) karena kompleksitas persoalan, seperti ekskalasi trade war , isu Brexit yang cenderung non deal , jatuhnya harga komoditas, volume per- dagangan dunia merosot dan outlook ekonomi global turun drastis (versi IMF, WB, OECD, dan BNI). Pegawai juga dapat menguji tingkat kompetensinya dengan menjawab materi pertanyaan yang berbeda-beda setiap harinya. “Model e-learning lain yang dikem- bangkan adalah BTN Smartshare, sebuah platform portal berbasis web yang mengakomodir proses diskusi, cerita, sharing knowledge pegawai. Platform ini memungkinkan pegawai untuk dapat melakukan sharing know- ledge dan diskusi atau tukar menukar pemikiran sesama pegawai untukmen- ingkatkan kompetensi masing-mas- ing,” ungkap Yossi. Kurikulum learning , kata dia, akan dikembangkan melalui pendidikan leadership berjenjang yang dikolabor- asikan dengan Integrated Talent Management System (ITMS) untuk mempersiapkan talenta-talenta terbaik BTN untuk menjadi pemimpin di BUMN. “Ini sangat penting dan kami

Oleh Nida Sahara dan Triyan Pangastuti

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) dalam analisis uang beredar Agustus 2019 mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp 5.489,6 triliun atau tumbuh 8,6% secara tahunan ( year on year /yoy), tumbuh melambat dari bulan sebelumnya yang meningkat 9,7% (yoy).

menjelaskan, perlambatan pertum- buhan kredit industri perbankan dise- babkan karena kondisi ekonomi global yang masih kurang mendukung. “Salah satunya sebagai dampak perang dagang antara AS-China dan perkembangan geopolitik global. Selain itu juga karena masih ketatnya kondisi likuiditas pasae domestik, tercermin dari indikator LDR ( loan to deposit ratio ) industri per Juli 2019 sebesar 94,3%,” jelas Herry ketika di- hubungi Investor Daily , Senin (30/9). Menurut dia, sampai dengan akhir September atau kuartal III pertum- buhan kredit industri perbankan masih melambat. Hal tersebut karena adanya debitur yangmasihmenunggu situasi kondusif. Sementara itu, di BNI sendiri pihaknya menyebut ada pertumbuhan kredit 19,7% (yoy) men- capai Rp 525,7 triliun. Kredit korporasi dan menengah tumbuh 21,4% dan kredit perorangan tumbuh 9,2% (yoy). “Kami memproyeksikan kredit BNI di kuartal III masih akan tumbuh double digit , lebih tinggi dari industri. Namun demikian, kondisi domestik akhir-akhir ini perlu dicermati men- gingat bisa menjadi kontraproduktif terhadap per tumbuhan ekonomi semester II ini, padahal sesuai siklus biasanya ekonomi tumbuh lebih jabatan, talent mapping , kesesuaian job family , kinerja, dan kompetensi pegawai,” kata Yossi. Lebih jauh Yossi mengungkapkan, proses digitalisasi juga dilakukan pada proses pengelolaan human capital . Melalui platform iBES ( intelligence BTN Employee Service ), proses update data pegawai, penggajian, claim , dan reimbustment pengobatan, mainten- ance perjalanan dinas, pengajuan cuti, pengajuan lembur, dan lain-lain telah dilakukan secara digital sehingga lebih menghemat kertas dan proses lebih cepat. Aspek pendidikan juga tidak terle- pas dari aksi inovasi. Menurut Yossi, saat ini, salah satumodel pembelajaran e-learning adalah platform B-Gos (BTNGo Smart). Melalui platform ini, pegawai dapat belajar secara mandiri melalui materi-materi pembelajaran yang sudah tersedia secara lengkap.

Perlambatan pertumbuhan kredit tersebut terjadi baik pada golongan debitur korporasi maupun perseor- angan. Kredit korporasi tumbuh 9,4% (yoy) per Agustus, melambat dari Juli 11,4% (yoy). Sedangkan kredit perseorangan tumbuh 8,8% (yoy) per Agustus, lebih rendah dari 9,2% (yoy) per Juli. Sementara itu, dari data BI juga mencatat perlambatan juga terjadi pada seluruh jenis penggunaannya, yaitu modal kerja, investasi, dan kon- sumsi. Kredit modal kerja tumbuh melambat dari 9,0% (yoy) menjadi 7,5% (yoy), terutama pada sektor perdagan- gan, hotel, dan restoran (PHR), serta sektor industri pengolahan. Untuk kredit investasi tumbuh melambat dari 13,8% (yoy) per Juli menjadi 12,7% (yoy) terutama berasal dari PHR ser ta sektor per tanian, peternakan, kehutanan, dan perik- anan. Sementara itu, kredit konsumsi pada Agustus juga melambat, dari 7,3% (yoy) menjadi 7,0% (yoy). Perlambatan terjadi karena kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), serta kredit multiguna. Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Herry Sidharta serta proses seleksi awal pelamar dapat dijalankan. Bahkan, melalui plat- form rekrutmen ini, perseroan dapat menyebarkan informasi lowongan serta pengumuman hasil seleksi ke- pada setiap pelamar melalui sms blast . Yossi menambahkan, BTN juga telah mengembangkan dan memiliki aplikasi Talent Management System . Platform ini membantu BTN un- tuk mengelola karir pegawai sesuai dengan kinerja dan kompetensi mas- ing-masing pegawai. Melalui platform ini, BTN dapat mempercepat pemenuhan kebu- tuhan pegawai di seluruh unit kerja, meminimalisir terjadinya kekosongan jabatan, serta memastikan proses promosi dan mutasi pegawai lebih objektif. “Cara kerja platform didasarkan pada profile match up yang meliputi kesesuaian terhadap persyaratan

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online