ID160908

kamis 8 SEPTEMBER 2016 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/AFP PHOTO/SAUL LOEB

Oleh Happy Amanda Amalia  ISTANBUL – Washington dan Ankara siap bekerja sama mengusir kelompok jihad Negara Islam (NI) dari ibu kota de facto Raqa, di bagian utara Suriah. Hal tersebut disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, pada Rabu (7/9).

penambahan. “Pertumbuhan DPK (dana pihak ketiga) perseroanmasih dalamkondisi bagus. Tapi pada akhir tahun penyalur­ an kredit kami akan sedikit di bawah target internal sebesar 9-10%. Tapi, sepertinya itu masih akan sesuai per- tumbuhan industri,” ucap dia. Di sisi lain, Dirut Bank Mayapada Har yono Tjahjarijadi menjelaskan, Bank Mayapada ber upaya mem- pertahankan NIM pada level 4,7% sampai akhir tahun ini. Biaya dana bank diperkirakan meningkat seiring melemahnya permintaan kredit dan penambahan pencadangan. ”Umumnya bank akan berusaha mempertahankan NIM karena biaya dana akan naik,” kata dia. Dirut Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengungkapkan, NIM Bank OCBC NISP saat ini pada posisi 4,7% dan pada akhir 2016 diperkirakan menurun ke level 4%. “Kami akan berupaya menjaga dan meningkatkanNIMdenganmengelola biaya dana dan meningkatkan CASA,” tandas dia. Dirut Bank Permata Roy Arfandi mengemukakan, NIM perseroan masih stabil di level 4%. :Sampai akhir tahun ini, NIM perseroan kemungk- inan mengalami sedikit penurunan seiring adanya penyesuaian bunga akibat penerapan suku bunga single digit ,” tutur dia. Kredit dan NPL Direkur Keuangan dan Treasury BTN Iman Nugroho Soeko masih optimistis BTNmampu membukukan pertumbuhan kredit sebesar 18-20% enam bulan yang lalu, sedangkan suaminya rutin melakukan perjalanan ke negara itu. Di Singapura sendiri, jumlah kasus penderita virus Zika terus bertambah, dan pihak berwenang mencatat sudah terdapat 275 kasus. Subramaniammenambahkan, pihak berwenang telah memeriksa area luas di sekitar rumahnya dan tempat- tempat lain yang baru saja ia kunjungi. Lokasi-lokasi itu pun disemprot atau fogging dengan menggunaka bahan kimia pembasmi nyamuk. Sebelumnya, pada Kamis (1/9), Ma- laysia telah melaporkan kasus pertama virus Zika, dari seorang wanita yang diyakini terkena virus saat berada di Sin- gapura. Kasus berikutnyamuncul, pada Sabtu (3/9) dengan laporan dugaan penularan lokal pertama, dari seorang pria di negara bagian timur Sabah. Pria yang belum pernah bepergian ke luar negeri ini sudah dalam kondisi kesehatan yang rentan karena pe­ nyakit lain, dan kemudian meninggal akibat komplikasi jantung. Zika, disebarkan oleh nyamuk Ae- des, dan telah terdeteksi di 67 negara menandai pukulan besar bagi para anggota jihadi. Per nyataan Er dogan sendiri muncul dua pekan, setelah Turki melancarkan operasi ambisius dalam wilayah Suriah, yakni dengan me­ ngirim tank-tank dan pasukan khu- sus untuk membantu para pejuang oposisi Suriah serta membersihkan perbatasannya dari anggota jihad NI dan milisi Kurdi. Para pemberontak yang didukung Ankara berhasil merebut kota Jarabu- lus dari milisi NI dalam beberapa jam di hari pertama operasi dan Turki mengatakan para anggota jihad telah disingkirkan dari seluruh daerah per- batasan. Tapi Turki, pada Selasa (6/9), mengalami kerugian terbesar dalam kehidupan akibat operasi sampai saat ini, dengan tewasnya tiga tentara dalam serangan roket NI pada tank- tank mereka. Tak Ada Langkah Mundur Sementara itu, dengan serangan yang terus dilancarkan, militer Turki menyebutkan enam desa lain di ba- gian selatan kota Al-Rai telah direbut kembali dari jihad NI, pada Selasa. Demikian dilaporkan oleh kantor berita pemerintah, Anadolu . Namun, masih belum jelas apakah pemberontak Suriah yang didukung Turki akan terus merangsek ke sela- tan untukmerebut Al-Bab dari jihadNI dan kemudian Raqa, atau sejauh mana operasi itu mendapat dukungan AS.

“Sampai akhir tahun ini kami me- lihat NIM dapat dijaga pada kisaran 5,8-6%,” kata dia. Presdir BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan, realisasi penyaluran kredit perseroan sampai Juni 2016 ter- catat positif. Hanya saja, memasuki Juli hingga Agustus lalu terjadi kelesuan penyaluran kredit yang dipengaruhi kondisi ekonomi. “Oleh sebab itu, target pertumbu- han kredit kami sampai akhir tahun single digit , sekitar 8%. Itu melihat kondisi kemampuan daya serap, seka- lipun pada September ini kami sudah memangkas lagi suku bunga kredit sebesar 0,25%,” papar dia. Wakil Presdir BCA Armand Har- tono menambahkan, dari periode Juni-Agustus 2016 ada tren kenaikan NPL gross BCA. Namun, tren kenaikan NPL gross tersebut masih dalam level yang baik. “Memang naik, tapi NPL gross kami belum mencapai 2% karena Juni saja sekitar 1,4%. Untuk NIM memang di luar kontrol. Siklus penurunan mun- gkin ada, tapi sekalipun turun, itu baru dapat terlihat setelah beberapa bulan ke depan,” tutur dia. Menur ut Presdir Maybank In- donesia Taswin Zakaria, perseroan berupaya menjaga NIM di level yang sehat. Sebab, secara historis, siklus penyaluran kredit pada semester II lebih tinggi dibandingkan semester I. Hingga akhir Agustus 2016, NPL Maybank Indonesia masih di level yang stabil karena belum ada tren KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia, pada Rabu (7/9), melapor- kan kasus pertama Zika yang diidap oleh seorang wanita hamil. Wanita hamil tersebut merupakan penduduk Malaysia – negara yang berbatasan dengan Singapura. Wanita hamil berusia 27 tahun itu berada di negara bagian selatan Johor dan merupakan kasus ketiga yang terdeteksi di Malaysia. “Wanita yang sedang hamil itu se- dang menantikan anak pertamanya dengan usia kehamilan antara tiga sampai empat bulan,” bunyi pernyata­ an Menteri Kesehatan Malaysia S. Subramaniam dalam halaman Face- book kementerian. Bagi wanita hamil yang terinfeksi virus Zika dapat melahirkan seorang bayi dengan kondisi microcephaly yakni kelahiran bayi lahir dengan kepala dan otak yang lebih kecil. Menurut Subramaniam, pihaknya belum mengetahui dengan pasti bagaimana wanita Malaysia yang tengah hamil ini dapat tertular Zika. Tapi sang wanita hamil ini diketahui telah mengunjungi Singapura, pada Sambungan dari hal 1 Menurut Erdogan, dirinya telah mencapai persetujuan dengan Pre­ siden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di sela-sela pertemuan Kon- ferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Tiongkok, untuk melakukan apa saja yang dibutuhkan demi mengusir NI keluar dari Raqa. “Raqa merupakan pusat paling penting dari Daesh (NI). Obama ingin melakukan bersama-sama, khususnya masalah Raqa. Saya katakan tidak akan ada masalah dari sudut pandang kami,” ujar Erdogan kepada wartawan Turki di dalam pesawat, saat dia ber- tolak dari Tiongkok. “Saya katakan tentara kami harus bersama-sama dan membahasnya, kemudian melakukan apa yang akan dilakukan,” kata Erdogan, seperti dikutip surat kabar harian Hurriyet . Tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut, dia menambahkan: “Apa yang dapat dilakukan akan menjadi lebih jelas setelah dilakukan pembahasan.” Pasukan yang setia kepada rezim Presiden Bashar al-Assad didesak ke- luar dari Raqa, yang terletak di Sungai Efrat, pada 2013. Ini menjadikannya sebagai ibu kota provinsi pertama di Suriah yang berada di luar kendali pemerintah. NI pun menyusup dengan cepat ke kota tersebut, yang secara strategis terletak berdekatan dengan perba­ tasan Turki, dan menyatakan kekali- fahannya pada 2014. Tersingkirnya NI dari kota itu akan menjadi titik balik dalam konflik dan

Kunjungan Perdana dan Terakhir Presiden AS Barack Obama menyeruput air kelapa muda saat singgah di pinggiran Sungai Mekong di Luang Prabang, Laos, Rabu (7/9). Obama menjadi presiden AS pertama yang berkun- jung ke Laos saat masih menjabat, dan akan menjadi yang terakhir bagi dirinya.

yang merayakan Idul Adha, pada pekan depan. “Insya Allah, kami berharap kesepa- katan gencatan senjata di (wilayah) Aleppo tercapai sebelum Idul Adha,” kata Erdogan. Dia menambahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin sudah berjanji bahwa gencatan senjata akan terjadi dalambeberapa hari. (afp/pya)

masalah PYD, Erdogan mengatakan: “Setidaknya, sudah tidak ada gang- guan di dalam Turki.” Erdogan menyampaikan setelah pertemuan KTT G-20, dirinya merasa optimistis tentang kemungkinan terjadinya gencatan senjata antara pasukan oposisi dan rezim Assad, pada saat libur besar umat Muslim

“Kita harus menunjukkan keha­ diran kami di wilayah ini. Jika kita mengambil langkah mundur maka kelompok-kelompok teror seperti Daesh (NI), PKK, PYD, atau YPG akan menetap di sana,” pungkas Erdogan. Ketika ditanya apakah ada peru- bahan dalam pendekatan AS atas

Turki sendiri dibuat khawatir de­ ngan dukungan AS terhadap Partai Uni Demokrat Kurdi Suriah (PYD), dan milisi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang dipandang Ankara seba- gai kelompok teroris yang terkait de­ ngan Partai Buruh Kurdistan (PKK), yang telah melancarkan kampanye berdarah terhadap negara Turki.

(yoy) dan 10,9% (yoy), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh 6,8% (yoy) dan 12,1% (yoy). Penyaluran KMK pada Juli tercatat sebesar Rp 1.932,3 triliun, sedangkan KI Rp 1.049,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Filia­ ningsih Hendarta mengatakan, per- tumbuhan kredit yang melambat sejalan dengan menurunnya ekspansi usaha korporasi. “Perbaikan kredit pada kuar tal kedua lalu lebih terkait dengan pola seasonal Lebaran dan kembali melam- bat menjadi 7,74% (yoy),” ujar Filian- ingsih. Pada Juni atau akhir kuartal II, penyaluran kredit perbankan sudah membaik dibandingkan posisi kredit pada Maret atau kuartal I tahun ini yang tercatat tumbuh 8,71% (yoy). Ada- pun pada Juli 2015, kredit perbankan masih tercatat tumbuh 9,4% (yoy). “Perlambatan kredit sejalan dengan siklus keuangan yang masih dalam fase kontraksi,” ujar dia. Gubernur BI Agus Martowardojo sebelumnya mengakui, transmisi kebijakan moneter terhadap pe­ nyaluran kredit relatif lambat. BI pun memperkirakan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun berkisar 7-9%, turun dari proyeksi semula 10-11%. “Kami berharap dengan dorongan kebijakanmakroprudensial dan sektor swasta yang mulai pulih, kredit pada semester II akan membaik. Tapi kami melihat pertumbuhan kredit tahun ini masih satu digit, berkisar 7-9%,” tutur dia. (gtr/th) tidak jelas, apakah akan melakukan negosiasi dengan Tiongkok, atau mengupayakan dukungan dari Ameri- ka Serikat,” katanya. Di tempat terpisah, Presiden Indo- nesia JokoWidodo (Jokowi) menegas- kan kemitraan Asean dan Tiongkok harus mampu berkontribusi terhadap perwujudan perdamaian, stabilitas dan keamanan di Laut China Selatan. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan kepala negara Ase- andan Perdana Menteri Tongkok Li Keqiang dalampertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean-RRT ke- 19 di Vientiane, Laos. “Kemitraan Asean dan Tiongkok harus mampu. Saya tegaskan harus mampu berkontribusi terhadap per- damaian, berkontribusi terhadap stabilitas dan berkontribusi terhadap keamanan di Laut China Selatan,” ujar Jokowi. Presiden Republik Indonesia ini menjelaskan kontribusi tersebut di- lakukan denganmenghormati Hukum Internasional (termasuk UNCLOS 1982). “Semua pihak harus dapat menahan diri. Semua pihak harus mengedepankan penyelesaian seng- keta secara damai,” tambahnya. (leo)

“Mereka sudah mem- back up den- gan kecukupan CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) yang me- madai. Makanya kalau lihat net NPL bank-bank masih berada di bawah 5%,” tutur dia. Muliaman juga mengungkapkan, kualitas kredit maupun pertumbuhan kredit pada Agustus membaik. OJK tengah melakukan evaluasi terkait revisi rencana bisnis bank (RBB) dari masing-masing bank. “Secara year to date , penyalur­ an kredit memang masih rendah. Dalam revisi RBB, bank-bank masih menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 11%. Tapi kami masih evaluasi implementasi RBB, seberapa yakin mereka bisa implementasikan target tersebut. Pada akhir September, kami baru akan sampaikan lagi hasilnya,” jelas dia. Muliamanmenilai, kondisi likuiditas saat ini cukup baik seiring masuknya likuditas dari dana repatriasi sejalan kebijakan pengampunan pajak ( tax amnesty ) dalam satu bulan terakhir. BI mencatat penyaluran kredit perbankan hingga Juli 2016 hanya tumbuh 7,7% (yoy), kembali melam- bat dibandingkan bulan sebelumnya 8,2% (yoy). Hingga akhir tahun, BI memproyeksikan kredit tumbuh pada kisaran 7-9%, sedangkan OJK masih optimistis kredit tumbuh 10-12%. Berdasarkan data uang beredar yang dirilis BI, outstanding penyalu- ran kredit hingga Juli 2016 menca- pai Rp 4.168,4 triliun. Perlambatan kredit terjadi pada kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) yang masing-masing tumbuh sebesar 5,8% China Selatan akan mempengaruhi kawasan itu. “Beberapa negara sekitar LCS tidak memiliki nelayan bahkan kepentingan di wilayah tersebut, sehingga cukup sulit untuk menemukan solusi ber- sama,” tambah Ku. Hal itu pula yang membuat imple- mentasi Declaration of Conduct (DOC), finalisasi Code of Conduct (COC) bagi setiap pihak yang berkepentingan tidak kunjung usai. Padahal pemba- hasan COC sendiri sudah dilakukan Tiongkok dan Asean selama 21 tahun. Walau COC memiliki fungsi dan tugas yang cukup besar untuk mengu­ rangi ketegangan yang ada di Laut China Selatan. Namun, COC bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah. Ku memperingatkan Asean untuk berhati-hati dalam merumuskan isi COC agar tidak terjadi salah interpre- tasi antara Asean dan Tiongkok. “Jangan sampai terjadi salah tafsir diantara kedua belah pihak mengenai isi COC,” tambah dia. Ku juga mengeluhkan sikap Pre­ siden Filipina Rodrigo Duterte yang tidak konsisten atas sengketa wilayah di Laut China Selatan. “Duterte tampak tidak serius dan

dibandingkan Juni tahun lalu 2,56%. “Pertumbuhan kredit mulai pulih, namun tingginya risiko kredit tetap mengancam, terutama di sektor tam- bang,” ujar dia. Sebelumnya, OJK menilai perlam- batan pertumbuhan kredit sampai Juli lalu disebabkan banyaknya bank yang memilih konsolidasi untuk memper- baiki kualitas kredit. Seiring konso­ lidasi tersebut, OJK menilai kualitas kredit perbankan menunjukkan tren perbaikan. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan, NPL perbankan juga menunjukkan tren penurunan. “Memang kredit secara kuantitas pada Juli menurun, tapi NPL membaik. Jadi, memang banyak bank melakukan konsolidasi, sehingga mereka lebih selektif menyalurkan kredit,” kata dia. Muliaman memperkirakan rasio NPL perbankan yang mencapai 3,11% pada Mei lalu merupakan puncak tertinggi NPL tahun ini. Pada Juni 2016, rasio NPL perbankan turun menjadi 3,05%. “Ke depan, rasio NPL perbankan akan semakin turun seiring konsolidasi yang dilakukan perbankan dan membaiknya pertum- buhan kredit,” papar dia. Di sisi lain, menurut dia, kendati sejumlah bankmencatatkan NPL yang cukup tinggi dan secara gross di atas 5%, mereka sudahmembuat pencadan- gan yangmemadai. Dengan demikian, OJK tidak perlu meminta bank-bank tersebut atau induk usahanya mem- bentuk anak usaha atau sister company guna mengalihkan danmengelola aset bermasalah. JAKARTA – Persoalan perebutan klaim wilayah Laut China Selatan (LCS) antara Tiongkok, Filipina, Vi- etnam, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan masih jauh dari kata usai. Bahkan keputusan Pengadilan Tetap Arbitrase (PCA) di Den Haag yang menyatakan klaim Tiongkok tidak sah, semakin memanaskan persoalan tersebut. Menurut Pakar Hukum interna- sional dari Amerika Serikat Julian Ku, Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau Asean seharusnya memanfaatkan keputusan PCA itu sebagai momentum untuk menekan Tiongkok. “Seharusnya Asean membuat joint statement terkait putusan PCA dengan menyatakan klaim nine dash line (sem- bilan garis putus-putus) Tiongkok atas Laut China Selatan adalah ilegal. Itu akan memperkuat putusan PCA,” ujar Ku, di Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Jakar ta, Rabu (7/9). Dia berpendapat dengan tidak adanya joint statement oleh Asean ka- rena beberapa negara anggota Asean tidak peduli dengan sengketa terse- but. Padahal apa yang terjadi di Laut

atau sesuai target perseroan tahun ini. Adapun rasio NPL sedikit men- ingkat dari 3,41% pada Juni menjadi 3,77% pada Agustus tahun ini. “Tapi NPL biasanya akan lebih membaik pada September, sehingga target NPL pada akhir tahun tetap di bawah 3%,” ujar dia. Iman memperkirakan hingga akhir 2016 laba perseroan tumbuh 30% menjadi Rp 2,4 triliun dibandingkan akhir 2015 sebesar Rp 1,85 triliun. Pertumbuhan laba perseroan akan didorong perbaikan NIM dari 4,65% menjadi 4,8% yang banyak ditopang membaiknya biaya dana. Di sisi lain, Dirut BRI Asmawi Syam mengungkapkan, sampai akhir 2016, BRI menargetkan pertumbuhan kredit dua digit di atas 11%. Perseroan juga berupaya menjaga NIM sampai akhir tahun ini pada kisaran 8%. Hingga Agustus 2016, pertumbuhan kredit BRI masih sesuai target. ”Target per- tumbuhan kredit masih double digit , untuk segmenmakro dan ritel tumbuh sekitar 17%,” ucap dia. Asmawi mengatakan, BRI menarget- kan NPL di bawah 2% akhir tahun ini, meski NPL pada Agustus 2016 masih di atas 2%. ”Kami akan melakukan program penanganan khusus, dalam arti kami memanfaatkan regulasi yang diberikan regulator dari sisi restruk- turisasi,” tegas dia. Sementara itu, Corsec BNI Ryan Kiryanto menjelaskan, secara umum kinerja perbankan sampai Juni 2016 relatif bagus meski dibayangi tren kenaikan NPL. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), NPL perbankan periode Juni 2016 di level 3,05%, naik serta wilaya termasuk Brasil, yang terparah. Negara tropis Malaysia sendiri telah bersiap menghadapi Zika sete- lah pada akhir pekan lalu, Singapura melaporkan ada lonjakan kasus. Se- belumnya, Malaysia sudah berjuang dalam beberapa tahun terakhir untuk mengendalikan penyebaran nyamuk Aedes, yang juga menyebabkan de- mam berdarah. Wabah ini meningkakan proses penyaringan terhadap para wisatawan dari luar negeri, khususnya dari Singa­ pura, serta melakukan fogging dengan insektisida. Anggota masyarakat juga didesak untuk menyingkirkan sarang- sarang nyamuk seperti di tempat- tempat yang dapat membuat air yang tergenang. Zika telah merebak di Singapura sejak awal September, ketika para pejabat kesehatan memperbaharui jumlah kasus menjadi 275, pada Selasa (6/9), termasuk dua wanita hamil. Pihak berwenang telah mem- peringatkan virus tersebut memiliki kecenderunganmenyebar lebih lanjut. (afp/leo)

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online