ID161022

sabtu/minggu 22-23 OKTOBER 2016

| 24

Investor Daily/EMRAL

Sjully Darsono

KOLEKSI desainer ternama Sjully Darsono dikenal keindahan karyanya dalam memadukan batik dengan sentuhan etnik modern. Kini, koleksinya dengan brand Kasha hadir di area The Legacy di New Playground Lippo Mall Kemang.

koleksinya yang berada di New Playground terbilang tidak mahal. Sebab, hanya berada di kisaran Rp 700 ribu-1,5 juta. “Hal itu karena saya ingin busana itu terjangkau orang banyak walau koleksnya sangat ekslusif,” ungkap Sjully. Dalam koleksinya tersebut, dia hanya menghadirkan 10 buah baju untuk desain yang sama. Meski desain sama, tapi detailnya pasti berbeda. Misalnya saja, busana tersebut memiliki motif, corak, dan warna yang berbeda walau desainya sama. Sehingga mereka yang membelli busana ini tidak akan ada yang sama. Tidak hanya busana, Sjully mengatakan koleksi aksesorisnya juga hadir di New Playground tersebut. Sehingga, mereka yang membeli busana rancangan Sjully bisa total look etnis pada saat mengenakannya. Sjully mengawali kariernya sebagai desainer aksesoris yang cukup sukses mendukung desainer busana Indonesia dalam menggelar karyanya dengan melengjapi aksesoris para model pada 1996 dengan nama Kasha Bijoux. Pada 2000, dengan bekal ilmu Fashion yang dipelajarinya di San Francisco dan darah seni yang mengalir dari kedua orang tuanya, memudahkan Sjully mengembangkan bakatnya sebagai desainer busana dengan menggunakan merk Kasha. Kecintaannya terhadap Batik Indonesia memberikan kesempatan kepada Sjully untuk menggelar karyanya baik Asesories maupun Busananya pada Oktober 2016 di New Delhi India Dalam waktu dekat, dia akan menggelar fashion show di Praha dan kemungkinan juga di Bratislava bersama komunitas pencinta batik Batikology.

Oleh Indah Handayani

M enandai kehadiranya itu, Sjully memamerkan 32 desain busana yang dalam sebuah fashion show di New Playground Lippo Mall Kemang, beberapa waktu lalu. Seluruh koleksinya itu sangat kental dengan gaya etnik modern dengan potongan ekletik. Potongan tersebut membuat koleksinya berkesan anggun dan menawan, serta terpenting pemakainya jadi terlihat lebih langsing. Kesan moderen terlihat dalam permainan detail yang menimalis. Semakin manis dengan adanya padupadan dengan corak dan motif yang dimiliki batik tersebut. Hal itu karena Sjully bermain dengan semuanya konsep batik dari seluruh nusantara. Ada batik Pekalongan, Cirebon, Palembang, Solo, dan Yogyakarta. Sjully pun memilih memadukan batik tersebut dengan warna-warna khas etnik, seperti hijau, coklat, biru, dan hitam. Soal bahan, Sjully mengakui menggunakan sutra dan katun. Pada koleksi itu, Sjully memberikan harga mulai Rp 700 ribu - 1,5 juta. Sjully mengatakan kehadiran koleksinya di New Playground karena destinasi belanja brand berkualitas tersebut mengusung tema etnik yang sejalan dengan garis rancangannya selama ini. Untuk itu, dia pun menampilkan berbagai koleksi busana yang menggunakan kain batik dari seluruh Indonesia. Batik tersebut mulai dari Pekalongan, Cirebon, Palembang, Solo, dan Yogya. Dia mengatakan

Investor Daily/IST

tersebut. Para pendukung Donald Trump sebelumnya sesumbar bahwa Donald Trump merogoh kocek sendiri untuk biaya kampanye, sedangkan Hillary Clinton mencari dana dengan bantuan donatur. “ You say Trump don’t kiss ass like a puppet?/ ‘Cause he runs his campaign with his own cash for the funding? ,” ucap Eminem dalam lirik lagunya. Saat mengumumkan lagu tersebut lewat Twitter , Eminem juga mengungkapkan bahwa dia sedang mengerjakan album baru. Pelantun Lose Yourself itu terakhir merilis album di tahun 2013 dengan The Marshall Mathers LP 2. (rw)

New York – Lirik lagu baru Eminem yang berjudul Campaign Speech mengejek calon Presiden (capres) Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump Seperti dilansir dari NME , Kamis (20/10), dalam lagu berjudul Campaign Speech itu Eminem membahas bermacam isu termasuk menyinggung Donald Trump. Rapper berusia 44 tahun itu menyebut Trump sebagai seorang loose cannon atau orang yang meledak-ledak tanpa kontrol. Pria bernama asli Marshall Bruce Mathers III itu juga menyindir pendukung kandidat capres dari Partai Republik

Selain mendukung RPTRA Akasia, Tanoto Foundation juga mendukung PAUD Cempaka 7 yang berlokasi tidak jauh dari RPTRA Akasia. “Kami juga percaya bahwa pendidikan yang bermutu dan mudah diakses harus tersedia untuk semua lapisan umur. Hal ini juga sesuai SDGs Tujuan keempat yaitu Pendidikan yang Berkualitas. Untuk Pendidikan Anak Usia Dini, kita menyadari bahwa perkembangan otak anak terjadi pada 8 tahun pertama setelah kelahiran. Di Jakarta, Tanoto Foundation telah mendukung 7 PAUD. Dukungan Tanoto Foundation termasuk melatih guru agar dapat mengelola proses pembelajaran dengan baik, perbaikan gedung, penyediaan peralatan belajar dan bermain ( indoor dan outdoor ), dan penyediaan buku bacaan,” papar Sihol Aritonang dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily . Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sambutannya mengatakan, “Mau tidak mau, Jakarta tumbuh menjadi kota modern. Nantinya, setiap keluarga mempunyai kesibukan dan kepentingan masing-masing sehingga orang tidak saling peduli. Sebelum itu terjadi, saya ingin setiap RW ada satu RPTRA sehingga ada fasilitas bagi warga untuk berkumpul, bersilaturahim, saling peduli, dan saling berbagi. Keberadaan RPTRA sangatlah diperlukan masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan dari pihak swasta seperti Tanoto Foundation, ” ujar Gubernur DKI Jakarta. (rw)

JAKARTA – Perserikatan Bangsa- Bangsa mencanangkan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu 17 poin tujuan pembangunan berkelanjutan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi. Sebagai lembaga filantropi yang peduli terhadap pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, Tanoto Foundation mendukung pencapaian tujuan-tujuan dalam SDGs tersebut. Salah satu tujuan SDGs, yaitu Tujuan 11 adalah membuat kota dan pemukiman yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Untuk itu, Tanoto Foundation mendukung pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Akasia di Kelurahan Tebet Barat, Jakarta Selatan. Ruang publik seluas 2.400 meter persegi ini dilengkapi fasilitas ruang serbaguna, perpustakaan, taman bermain anak, lapangan futsal, taman dan kolam nutrisi, serta amphiteater. “Dukungan kami sejalan dengan prinsip dari pendiri Tanoto Foundation, Bapak Sukanto Tanoto dan Ibu Tinah Bingei Tanoto. Mereka percaya bahwa untuk belajar tidak selalu harus di dalam kelas, tetapi juga bisa di lingkungan sekitar kita. kami berharap anak-anak di Tebet Barat dan sekitarnya bisa bermain dan belajar sehingga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Juga bagi orang tua, agar bisa berkumpul, bersosialisasi, dan memunculkan ide- ide kegiatan positif dari sini,” ujar Sihol Aritonang, Ketua Pengurus Tanoto Foundation dalam acara peresmian RPTRA Akasia di Kelurahan Tebet Barat, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).

Investor Daily/IST

laga. Salah satunya adalah episode The Montain and The Viper yang menampilkan pertarungan hidup mati antara Oberyn Martell dan Ser Gregor Clegane. Meski belum disebutkan tanggal produksinya, Sony disebut-sebut tengah mengebut persiapan untuk produksi film Mulan. Hal ini dilakukan agar mereka bisa mengejar Mulan versi Disney yang ditargetkan untuk tayang 2 November 2018. Namun, belum ada pengumuman mengenai siapa yang akan menyutradarai Mulan versi Disney. Untuk penulis skenario, ada Rick Jaffa dan Amanda Silver yang sebelumnya menulis naskah Jurassic World . Disney juga disebut tengah mengadakan casting di berbagai negara, demi mencari aktris keturunan Tionghoa yang pantas memerankan karakter Mulan. (rw)

LOS ANGELES – Film animasi Mulan bakal tampil dalam bentuk live action. Disney pernah menyampaikan rencana untuk membuat kembali film animasi Mulan dalam bentuk live action . Kini, Sony dikabarkan memiliki rencana serupa, yaitu menghidupkan legenda Mulan, sang ksatria wanita dari Tiongkok, dalam bentuk film live action . Berhadapan dengan film produksi Disney, Sony ternyata memiliki sebuah rencana tersendiri. Seperti dilansir dari Variety , Kamis (20/10), Sony disebut telah menunjuk Alex Graves, salah satu sutradara serial populer Game of Thrones . Alex Graves dikenal sebagai sutradara sejumlah serial televisi sukses seperti The West Wing dan House of Cards . Sementara itu, dalam Game of Thrones , dia menyutradarai episode yang kental dengan adegan

Made with FlippingBook - Online catalogs