ID161126

sabtu/minggu 26-27 november 2016

| 24

Foto-foto: Investor Daily/IST

Oleh Mardiana Makmun

D unia penuh warna.Dan warna-warna itu sangat menginspirasi kehiduan manusia. Seperti halnya 12 warna dari Wardah Exclusive Lipcream dan Wardah Optimum Hi Black Liner. Sebanyak itulah warna-warna yang menginspirasi koleksi busana para desainer muda finalis Wardah Fashion Award (WFA) 2016 yang puncaknya digelar di ajang Jakarta Fashion Week 2017. busana. Hasilnya tercipta ragam busana dengan sentuhan warna pink, peach, putih, biru muda, marun, oranye, hingga hitam menggoda. Warna-warna lipcream dan eyeliner menginspirasi desainer muda untuk menerjemahkannya ke dalam karya

kecantikan melalui inspirasi warna, konsep, inovasi. Tujuannya adalah menyiapkan desainer muda untuk menjadi fashionpreneur yang saling bersinergi,” kata Salman Subakat, marketing director Wardah di Jakarta Fashion Week 2017. Keseluruhan tampilan 12 koleksi finals tersebut juga merepresentasikan empat tren make up yang diusung Wardah tahun ini. Keempatnya adalah Genuine Look, Faithful Look, Brave Look, dan Serene Look. Kompetisi WFA 2016 dibuka sejak September 2016. Tim juri terdiri atas tang Yunasz, Barli Asmara, Ami Wirabudi, Tenik Hartono, dan Dewi Sandra. Penilaian berdasarkan tujuh kriteria, yaitu ide dan konsep; daya pakai (wearebility); daya jual (salability); pengetahuan kreatif tentang mode, desain, warna, dan ilustrasi; pengetahuan teknis, bahan, biaya; estetika produk; dan perencanaan bisnis. Selain itu, juga digelar penghargaan Wardah Fashion Designer Award 2016. Ajang ini memberikan penghargaan untuk tiga kategori. Kategori Maestro diberikan kepada Itang Yunasz. Kategori Prime Time kepada Mel Ahyar, dan kategori Young on Top diberikan kepada Restu Aggraini.

Mengangkat tema Youniverse: Bold & The Brave, para finalis menampilkan koleksi yang memikat, baik dari desain, pemakaian bahan, hingga komposisi warna. Ellora misalnya. Finalis ini mengangkat warna merah muda dan marun untuk setelah celana panjang dan blus ber-ruffle di bagian lengan. Nabila mengusung warna hijau bergradasi dengan motif ranting pohon hitam. Koleksinya segar dipadu warna putih. Farah memadukan warna peach dan hitam. Dia menggunakan aplikasi rajutan sewarna. Paduan warna oranye dan hitam memikat desainer Katherine. Koleksinya berupa blazer dipercantik dengan aplikasi bordir. Semenara Farhanah terpikatvoleh warna hitam putih. Dia menggunakan bahan lurik. Sementara sang juara ajang ini, Patricia, bermain- main dengan warna putih dan coklat muda. Koleksinya cukup unik dengan aplikasi kepang yang terikat di bagian pinggang celana. “Kosmetika tak terlepas dari fashion. Kedua industri ini memiliki keterikatan yang kuat karena saling menginspirasi. Melalui momentum Jakarta Fashion eek 2017, Wardah bersama desianer mode bersama-sama menyelarskan antara kreasi mode dan

Years”di Galeri Indonesia Kaya. Enam ratus pelajar yang hadir berasal dari 20 sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)dan Sekolah Menengah Umum (SMU) di Jakarta dan Tangerang. Di tahun yang sama, BCA juga mengadakan FUN-tastic Wayangat School di SMP Pangudi Luhur Domenico Savio, SMP Negeri 18 Semarang, SMP Kanisius St. Yoris dan menjangkau 1.550csiswa. BCA juga pernah mengadakan kegiatan sejenis kepada pelajar SD sampai SMA di Ubud, Bali, pada tanggal 15-17 April 2014. “Kami melihat, saat ini keterlibatan generasi muda dalam budaya wayang dan frekuensi pergelaran wayang masihminim sehingga membuat wayang kurang berdaya dalam merebut ruang dan perhatian anak- anak muda Indonesia. BCA berupaya untuk menghadirkan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan wayang dengan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Kehadiran Wayang for Student diharapkan dapat terus mendorong generasi muda Indonesia untuk lebih mengenal, mencintai, dan tergerak untuk melestarikan budaya bangsa yang telah diakui dunia ini,” tutup Suwignyo. (nan)

budaya, yang berada di bawah payung program “BCA untuk Wayang Indonesia”. Acara ini diselenggarakan untuk mengedukasi sekaligus memperkenalkan wayang sebagai salah satu budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO kepada generasi muda Indonesia. Dalam kegiatan ini, BCA menghadirkan berbagai jenis pertunjukan wayang antara lain Pentas Wayang Golek oleh Adi Konthea dari Sunda dan Wayang Listrik dengan dalang I Made Sidia dari Bali. Peran aktif siswa juga dibuktikan dengan keikutsertaan dalam kompetisi vlog. Para siswa membuat Vlog berdurasi satu menit dengan tema wayang Indonesia. “Beragam kegiatan yang berhubungan dengan wayang ini kami kemas secara menarik karena kami ingin mengajak pelajar untuk tidak hanya menyaksikan pergelaran, namun turut berpartisipasi dalam mengenal tokoh wayang melalui kompetisi vlog,” lanjut Suwignyo. Sebelumnya, BCA telah melaksanakan Wayang for Student selama lima hari, yakni 16 – 17 dan 22 - 24 September 2016 di Semarang dan mengajak sekitar 3.000 siswa siswi SMP dan SMU. Tahun 2015, BCA mengadakan “Wayang in Town - Journey in A Thousand

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengadakan pergelaran “Wayangfor Student”. Acara yang mengangkat tema Wayang In The City diadakan di Museum Nasional dan dihadiri oleh Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk Suwignyo Budiman, General Manager Corporate Social Responsibility BCA Inge Setiawati, Ketua Unima T. A Samodra Sriwidjaja serta Kepala Museum Nasional Intan Mardiana. Melalui kegiatan ini, BCA mengajak 600 siswa-siswi dari 6SMP dan 6 SMU wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengenal wayang lebih dalam melalui sejumlah pergelaran, dan kompetisi Vlog. “BCA terus membuktikan komitmen untuk melestarikan wayang sebagai kebudayaan Indonesia yang sarat akan nilai moral. Kami menyadari pelajar merupakan generasi muda yang akan meneruskan keberadaan wayang sebagai kekayaan budaya Indonesia. Hal inilah yang mendorong kami untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan wayang di tengah generasi muda, seperti Wayang for Student hari ini,” ungkap Suwignyo dalam siaran pers yang diterima Investor Daily. “Wayang for Student” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti BCA bidang

Investor Daily / Emral

Hari Guru Nasional UPH College Pameran seni bertajuk Pop Art UPH College digelar di Gedung B, Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (25/11). Pameran ini diselenggarakan UPH

“Saya sangat gembira melihat kesuksesan album ENIGMA di Amerika. Saya membawakan tiga buah lagu pada album tersebut termasuk singel pertama,” ungkap Anggun dalam keterangan pers. Menurut Anggun, album ini telah menduduki tangga lagu di iTunes di lebih dari 40 negara, termasuk posisi teratas di beberapa negara, ini benar- benar menakjubkan. “Bekerjasama dengan ENIGMA sudah pasti merupakan salah satu pencapaian karir terbaik saya selama ini,” paparnya. Anggun saat ini tengah sibuk melakukan tur di negara Eropa dengan tiga jadwal konser di Paris pada 1, 2, dan 3 Desember 2016.( iin )

JAKARTA – Anggun kembali membuat sejarah. Album terbarunya, ENIGMA, yang di dalamnya terdapat singel pertama ‘Sadeness Part II’, menempati posisi pertama pada tangga lagu US Billboard Dance Album. Anggun merupakan artis kelahiran Indonesia pertama yang pernah menempati tangga lagu Billboard dengan lagu berjudul ‘Snow On The Sahara’ yang menempati posisi Top 15 pada Dance Chart dan posisi Top 20 pada Pop Chart. Hingga hari ini, Anggun menjadi satu-satunya artis wanita Indonesia yang pernah mencapai posisi tangga lagu di Amerika.

College dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online