ID180219

senin 19 februari 2018 2 INTERNATIONAL

Akan tetapi, dia menolak memband­ ingkan dengan situasi ekonomi ini dengan sebelum krisis finansial 2008. “Kita sama sekali tidak dalam situasi pra-krisis besar seperti pada 2008,” pungkas dia. Memicu Deregulasi Seperti diberitakan sebelumnya, Kongres AS padaDesembermemutus­ kan untuk menyetujui paket reformasi pajak yang akan memangkas pajak perusahaan dari 35% menjadi 21%. Lagarde pun berpendapat penguran­ gan pajak oleh pemerintahan Presiden Donald Trump sebesar US$ 1,5 triliun dapat mendorong negara-negara lain untuk mengikutinya, sehingga memicu ‘deregulasi’ yang berisiko mengepung pengeluaran publik. “Dampak paket yang disahkan oleh Kongres pada Desember juga baru mulai dipahami, di mana pengaruhnya cenderung mencakup pada peningka­ tan konsumsi dan mudah-mudahan pada pembayaran upah lebih tinggi. Apa yang mulai kami lihat dan apa yang menjadi perhatian awal adalah mulainya deregulasi, di mana banyak pembuat kebijakan lain di seluruh dunia berkata: “Jika Anda akan me­ gurnagi pajak dan akan memiliki kesepakatan yangmenguntugkan den­ gan korpoerasi Anda maka saya akan melakukan hal yang sama. Ini juga akan memicu inflasi,” jelas Lagarde dalam panel di Munich Security Con­ ference, Jerman pada Jumat (16/2), seperti dilansir dari Bloomberg News , Minggu (18/2). Di sisi lain, penilaian lemah Lagarde tersebut mengikuti pertentangan pub­ lik luar biasa antara IMF dan pemer­ intaha Trump pada musim gugur lalu atas makalah IMF yang menyatakan bahwa negara-negara maju dapat ber­ bagi kesejahteraan lebihmerata, tanpa mengorbankan pertumbuhan, dengan mengalihkan beban pajak penghasilan kepada orang-orang kaya. “Pengurangan pajak yang kompetitif berisikomenahan pengeluaran pemer­ intah mulai dari belanjappertahanan dan infrastruktur hingga kesehatan dan pendidikan. Anda btuh uang masyarakat. Deregulasi tidak kon­ dusif bagi investasi-investasi, serta untuk membantu mempersiapkan angkatan kerja dan masyarakat kita untuk ekonomi baru di masa depan,” katanya. Sementara itu, bulan lalu, IMF menyebutkan reformasi pajak itu kemungkinan hanya akan berdampak positif terhadap ekonomi AS dalam jangka pendek, dan menaikkan perkiraan per tumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam tahun ini sebesar 0,6 poin persentase menjadi 2,5%. (afp/sumber lain/pya) Tiongkok sendiri hanya meny­ umbang sekitar 1% dari impor baja AS, sehingga menantang AS untuk bertindak di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) – yang mana prosesnya bisa memakan waktu bertahun-tahun. Tiongkok sudah lama menjadi pusat kelebihan produks baja global. Namun, dinamika perdagangan bergeser saat ekspor aluminium menjadi pusat per­ hatian. Pada Januari, Tiongkok menin­ gkatkan pengiriman logam ringannya untuk bulan ketiga, karena pasokan dalam negeri membanjiri luar negeri. Sedangkan kargo-kargo baja yang dikirimkan menyusut ke level teren­ dah dalam hampir lima tahun karena pertumbuhan dalam negeri yang kuat menghentikan produksi danmembata­ si kapasitas pengurangan lingkungan. Ketimang memberlakukan bea pada semua impor, Trump mungkin lebih memilih pendekatan ‘yang tepati, yang disarankan Ross dalam sebuah pertemuan dengan anggota parlemen pekan ini. Terkait baja, misalnya, presiden dapat memilih opsi yang direkomendasikan yakni akan mengenakan bea 53% untuk impor dari 12 negara – daftar tersebut mencakup Tiongkok, Rusia, India dan Korea Sela­ tan - kecuali kepada sekutu-sekutunya seperti Jepang, Jerman dan Kanada. (afp/sumber lain/pya) subdisi dari pemerintahannya dan telah menekan harga dunia, sehingga merugikan produksi dalam negeri mereka sendiri. Trump pada Selasa (13/2), menu­ ding Beijing telahmengurangi industri baja dan aluminium Amerika, sehing­ ga dia sedang mempertimbangkan semua opsi. Sementara itu, Menteri Perdagang­ an ASWilbur Ross mengatakan bahwa negaranya dapat memberlakukan kuota impor aluminium dan baja, ter­ masuk bea paling sedikit sebesar 24% untuk impor baja dari semua negara. Ini menunjukkan indikasi kuat bahwa pemerintahan Trump sedang bersiap mengambil tindakan atas agenda pro­ teksionisnya. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan baja dan serikat pekerja buruh baja Amerika telah mendesak Trump un­ tuk menindaklanjuti janjinya melind­ ungi industri ini. Mitra-mitra Tongkok jugamengeluh selama bertahun-tahun bahwa industrinya diuntungkan secara tidak adil karena subsidi negara, dan membanjiri produknya dengan harga di bahwa harga pasar.

BEIJING – Pemerintah Tiongkok pada Sabtu (17/2) berjanji mengam­ bil tindakan yang diperlukan guna melindungi kepentingan-kepentin­ gannya, jika Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi perdagangan yang berat terhadap ekspor baja dan alumuniumnya. Sebelumnya dalam rekomendasi yang dikeluarkan Departemen Per­ dagangan AS pada Jumat (16/2), disebutkan bahwa pemerintahannya akan menerapkan bea tinggi terhadap Tiongkok dan negara-negara lain un­ tukmengatasi kelebihan produksi baja dan alumunium secara global, serta merencanakan serangkaian opsi yang memungkinkan dalam laporan kepada Presiden Donald Trump. Langkah-langkah itu pun memberi Trump kesempatan untuk melancar­ kan serangan di hadapan publik den­ gan mengusung kebijakan perdagan­ gan America first – yangmana dia akan memutuskan langkah-langkahnya pada bulan depan. “Jika keputusan akhir Amerika Serikat memengaruhi kepentingan Tiongkok maka kami akan mengam­ bil tindakan yang diperlukan guna mempertahankan hak-hak kami,” ujar Wang Hejun, direktur kementerian perdagangan Tiongkok, dalam rilis pernyataan untukmenanggapi laporan AS tersebut. Akan tetapi, tindakan ini telah me­ munculkan kekhawatiran mengenai langkah-langkah pembalasan dan perang dagang antara dua negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia itu. Laporan AS itu sendiri berisikan kekhawatiran tentangkelebihanproduk­ si Tiongkok, dalam hal keamanan dan pertahanan nasional, di pendekatan ini kemudian disangkat oleh Wang. “Temuan dari hasil investigasi De­ partemen Perdagangan AS itu tidak berdasar dan tidak sesuai dengan ken­ yataan. Washington seharusnya tidak menerapkan tindakan pembatasan secara ketat dengan dalih ‘keamanan nasional’. Itu formula yang tidak jelas, yang dapat dengan mudah menyebab­ kan penyalahgunaan, kata dia. Seperti dicatat, Tiongkok mem­ produksi sekitar separuh dari produk­ si baja dunia, namun memasoknya kurang dari 2% dari baja yang diimpor oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat dan Uni Eropa sendiri berpendapat bahwa kelebihan produksi Tiongkok karena mendapat

Oleh Leonard AL Cahyoputra

Investor Daily / AFP PHOTO / MARIO VAZQUEZ

 FORT LAUDERDALE – Biro Investigasi Federal (FBI) dituding terlalu fokus dalam penyelidikan

kasus Rusia sehingga gagal mengantisipasi

“Kebanyakan investor merayakan Tahun Baru Imlek, yang terefleksi di pasar yang flat . Apalagi, investor domestik juga menguasai pasar, sudah bukan asing lagi. Kalau mereka keluar dari pasar, ya indeks bisa turun lagi. Sepekan setelahnya, pasar sahamakan kembali ramai,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, akhir pekan lalu. Sedangkan analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan, setelah pekan lalu ditutup melemah menjelang akhir perdagang­ an. Hal ini terlihat secara teknikal dengan adanya indikasi stochastic yang telah tiba pada level jenuh beli, ditambah indikasi kuat dead-cross dan momentum tertahan pada MA dari indikator RSI. “Pergerakan IHSG secara teknikal membentuk pola bearish meeting line dengan indikasi pelemahan jangka pendek. Ini menguji kembali level support MA20 dan MA5,” paparnya di Jakarta, akhir pekan lalu. Ia menjelaskan, IHSG ditutup turun tipis 2,82 poin atau 0,04% ke level 6.591,58menjelang akhir perdagangan Kamis pekan lalu, setelah pada awal perdagangan masih di posisi hijau. Meski demikian, laju IHSG sepanjang pekan lalu -- menjelang libur Tahun Baru Imlek 2.569 Kongzili -- masih naik 1,32% dibandingkan penutupan sepekan sebelumnya 6.505,52. Kenai­ kan indeks diikuti dengan kenaikan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indone­ sia (BEI) sebesar 1,22% menjadi Rp 7.332,41 triliun, dari Rp 7.235,83 triliun pada pekan sebelumnya. Saham IPO PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk yang listing pada hari terakhir perdagangan pekan lalu tampak memimpin penguatan saham pertambangan. Saham dengan kode perdagangan BOSS ini harganya naik 50% atau 200 poin ke Rp 600 per saham, dari sebelumnya Rp 400 per saham. Sementara itu, rata-rata volume “Sangat menyedihkan bahwa FBI gagal merespons sinyal-sinyal yang dikirimoleh pelaku penembak sekolah di Florida. Hal ini tidak dapat diterima. Mereka terlalu banyak menghabiskan waktu untuk membuktikan adanya ko­ lusi Rusia dengan kampanye Trump. Tidak ada kolusi. Kembalilah pada kenyataan dan buat kami semua bangga! tulisnya di akun Twitter. Pihak berwenang AS memang se­ dang mendapat sorotan karena dinilai gagal melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap serangkaian peringatan yang muncul jelang tragedi pem­ bantaian di SMA Marjory Stoneman Douglas, sehingga menyebabkan 17 orang tewas. Sebelumnya pada Jumat (16/2), FBI mengakui jika telah mendapat perin­ gatan mengerikan pada Januari dari seseorang yang kemudian diketahui bernama Nikolas Cruz – sebagai pria bersenjata, yang berencana melakkan penembakan massal – namun para agen itu sudah gagal menindaklanjuti. Namun pernyataan Tr ump itu dikritik oleh para korban yang sela­ mat dari aksi penembakan. Mereka menghubung-hubungkannya dengan lobi kuat Asosiasi Senjata Nasional (NRA). Beberapa ribu orang pun ter­ lihat mengikuti aksi protes di Florida guna menuntut segera diambil tinda­ kan untuk mengendalikan peredaran senjata. Sejumlah korban selamat dari aksi penembakan – yangmenjadi serangan ke-18 di tahun ini – terlihat memimpin aksi protes sekaligus memperbarui se­ ruan untuk mengendalikan peredaran penembakan sekolah di Parkland, Florida. Demikian disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (17/2) waktu se- tempat. tanda-tanda yang dapat mencegah terjadinya aksi  Sambungan dari hal 1

Helikopter Militer Jatuh Pemandangan melalui udara memperlihatkan kecelakaan jatuhnya helikopter militer di atas mobil van di wilayah Santiago Jamiltepec, negara bagian Oaxaca, Meksiko, pada sabtu (17/2). Helikopter yang sedang membawa menteri menuju pusat gempa di Oaxaca terse- but jatuh dan menyebabkan tiga belas orang tewas, termasuk tiga anak. Sebelumnya gempa berkekuatan 7,2 skala richter menggun- cang Meksiko pada Jumat (16/2) dan menyebabkan sedikit kerusakan.

utang, termasuk bunga kredit pemi­ likan rumah (KPR) yang naik, yang akan berimbas ke pelemahan sektor properti. Di sisi lain, jika Powell tidakmenaik­ kan suku bunga, maka akan berakibat pada penurunan nilai tukar dolar. “Jadi ya one or the other dolarnya jelek, bursa juga jeblok karena orang akan meninggalkan investasi dengan denominasi dolar AS. Itu makanya saya bilang bursa mungkin sudah mencapai puncaknya. Investor perlu lebih berhati-hati terkait sentimen The Fed,” lanjut Nico. Sedangkan Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Darmawan Halim mengatakan, penutupan pasar Eropa dan AS yang menguat akan ikut men­ gantar pasar Asia untuk menguat. Dari sisi komoditas, harga sejumlah komoditas menguat sekitar 1-2% dengan harga nikel naik hingga 4,8% menjadi US$ 14.100 per ton, sehingga akan berpengaruh pada harga saham perusahaan terkait. Sosialisasi BEI Terkait upaya meningkatkan literasi pasar modal, pekan lalu, BEI kembali melanjutkan sosialisasi dan edukasi ke sejumlah daerah. Dua galeri investasi diresmikan pembukaannya. Galeri pertama yang diresmikan pada Senin (12/2) berlokasi di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, bekerja sama dengan Reliance Sekuritas dan Univer­ sitas Siliwangi. Galeri ini merupakan yang pertama kali didirikan di dalam pasar tradisional. Kedua, bursameresmikan pendirian Galeri Investasi BEI di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Petra Bitung- Manado pada Selasa (13/2), bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas. Dengan peresmian tersebut, BEI kini memiliki total 334 galeri investasi di seluruh Indonesia. “Pekan lalu, juga ada pencatatan perdana saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk, yang menjadi emiten ke-568 di BEI. Emiten dengan ticker saham BOSS tersebut menjadi perusahaan kedua yang mencatatkan sahamnya di tahun ini,” kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Oskar Herliansyah. Cruz sendiri kemudian dinyatakan lolos pemeriksaan latar belakang, yang memungkinkannya membeli senjata AR-15 pada Februari 2017 untuk digu­ nakan dalam aksi pembantaian. (afp) Selain kesalahan FBI, Cruz juga dikenal oleh polisi setempat setelah ibunya berulang kali melaporkannya atas tindakan kekerasan. Sedangkan dari catatan yang diperoleh oleh surat kabar Sun Sentinel di Florida Selatan menunjukkan pihak berwenang per­ nah menginvestigasi Cruz pada 2016 setelah video pesan dari aplikasi Snap­ chat memperlihatkan dia menyayat tangannnya beredar dan mengancam untuk membeli pistol Surat kabar tersebut juga mengutip dari dokumen Departemen Pelayanan Anak dan Keluarga, bahwa penye­ lidikan ini dilaporkan selang empat hari setelah Cruz berusia 18 tahun, yang mana secara hukum sah men­ jadi orang dewasa dan dapat membeli senjata api. “Penyidikmengatakan ada beberapa implikasi untuk keamanan remaja, namun menyimpulkan tingkat risiko terakhirnya rendah karena dia tinggal dengan ibunya, masuk sekolah dan menerima konseling sebagai pasien rawat jalan di pusat kesehatanmental,” lapor Sun Sentinel.

itas di Asia pada perdagangan akhir pekan lalu. Saham Rekomendasi Lanjar mengatakan lebih lanjut, emiten tambang energi dan logam memimpin penguatan setelah harga komoditasnya kembali rebound (naik). “Sedangkan saham-saham yangmasih dapat dicermati di antaranya adalah MEDC, PTRO, ITMG, ROTI, ELSA, INKP, dan SMBR,” imbuhnya. Sedangkan Nico memperkirakan, saham-saham second liner akan lebih menarik untuk diperdagangkan di tengah sepinya perdagangan saham blue chip . “Untuk sahamnya masih tergantung harinya ya, seperti IKAI yang naik 15,83% sebulan terakhir. Untuk yang sektornya bagus itu ELSA, SRIL, maupun saham perusahaan perkapalan seperti SMDR dan SOCI,” lanjut Nico. Data Dicermati Pada pekan ini, bursa saham di RRT masih libur Tahun Baru Imlek. Sedangkan untuk data yang dicermati investor di awal pekan ini adalah kom­ posisi neraca perdagangan di Jepang dan di zona Eropa. Pernyataan per tama Gubernur baru Federal Reser ve (The Fed) Jerome Powell juga dinilai akan sangat berpengaruh pada kebijakan selanjutnya di Amerika Serikat. Nico memperkirakan, Powell akan sangat berhati-hati terkait rencana utamanya untuk deregulasi perbankan AS. “Itu kan berbahaya untuk perekono­ mian secara umum, tapi bagus untuk perbankan. Kita akan lihat apakah Powell akan menaikkan suku bunga secara agresif, karena dia bukan pahlawan. Kalau dia menaikkan suku bunga, bursa akan jeblok. Pasti itu, karena cost of capital naik. Korporasi yang tadinya akan buyback sahampasti akan berpikir dua kali. Konsumen juga akan berpikir dua kali (jika suku bunga naik),” ujarnya. Adapun saat ini, level bunga pinja­ man pelajar ( student loan ), pinjaman otomotif, dan pinjaman kartu kredit dinilai sudah mencapai titik tertinggi dalam sejarah. Konsumen AS telah sangat dibebani oleh besarnya bunga spons politik sudahmenegaskan bahwa lobi pro senjata NRA yang kuat masih tak terkalahan. Sedangkan Trump berpendapat bahwa akar penyebab penembakan massal adalah krisis kesehatanmental, tanpa menyebutkan soal pengendalian peredaran senjata. “Jika presiden ingin tampil serta mengatakan di hadapan saya bahwa ini adalah tragedi yang mengerikan dan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan mengenai hal itu maka saya akan den­ gan senang hati bertanya kepadanya berapa banyak uang yang dia terima dari Asosiasi Senjata Nasional. Tapi tidak masalah karena saya sudah tahu jumlahnya, 30 juta,” ujar Gonzalez dalam pidatonya yang berapi-api. Adapun jumlah uang itu menurut kabar, memang dikeluarkan oleh NRA untuk mendukung kemenangan Trump dan mengalahkan Hillar y Clinton. Gonzales juga membahas daftar pembicaraan lobi pro-senjata, misalnya bahwa orang baik dengan pistol dapat menghentikan orang jahat dengan pistol, tapi tidak ada hukum yang bisa menghentikan niat orang gila untuk membunuh. Pidato keras wanita muda itu pun langsung vira dan namanya segera menjadi topik tren teratas di Twitter.

transaksi harian pada periode 12-15 Februari 2018 turun 28,98% menjadi 10,37 miliar unit saham, dari 14,61 miliar unit saham periode 5-9 Februari 2018. Rata-rata nilai transaksi harian di BEI sepanjang pekan lalu juga turun 33,53% menjadi Rp 6,31 triliun, dari Rp 9,5 triliun pada pekan sebelumnya. Pekan lalu, investor asing mencat­ atkan aksi jual bersih dengan nilai Rp 1,58 triliun. Dengan demikian, sepan­ jang tahun ini, investor asing telah mencatatkan total nilai jual bersih Rp 6,89 triliun. Neraca Perdagangan Defisit Untuk data yang dirilis pekan lalu, tercatat neraca perdagangan Indo­ nesia Januari 2018 defisit US$ 0,68 miliar, dengan impor tumbuh 26,44% dibanding Januari 2017 ( year on year) . Sedangkan ekspor hanya tumbuh 7,86%. Di sisi lain, Bank Indonesia mempertahankan benchmark BI 7-Day Reverse Repo Rate. Defisit neraca perdagangan itu menjadi salah satu faktor penekan pergerakan IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu. Investor asing membukukan net sell Rp 252,9 miliar, dengan saham BBRI terjual dengan net value Rp 86,41 miliar. Sedangkan di Asia, mayoritas indeks harga saham bursa ditutup menguat menjelang Tahun Baru Imlek. Indeks Nikkei Jepang menguat 1,47%, Topix Jepang naik 0,97%, HangSeng Hong Kong naik 1,97%, CSI300 Tiongkok naik 0,80%, dan Kospi Korsel men­ ingkat 1,11%. “Ekuitas Hong Kong menutup tiga hari terbaik mereka dalam lebih dari dua tahun menjelang liburan Tahun Bar u Imlek. Indeks Nikkei juga menguat meski nilai tukar yen mem­ perpanjang kenaikan di saat dolar AS merangkak turun ke level terendah dalam empat tahun,” lanjut Lanjar. Sementara itu, indeks Eurostoxx naik 1,21%, FTSE Inggris naik 0,66%, dan DAX Jerman naik 0,95%. Ini mem­ berikan signal bullish pada mayoritas indeks global setelah penguatan eku­ Kerumunan orang itu pun ikut meri­ akkan kata-kata “Kalian memalukan!” “Kami akan menjadi korban penem­ bakanmassal terakhir. Kami akanmen­ gubah undang-undang itu,” katanya, seraya mengecam fakta bahwa Cruz yang masih berusia 19 tahun dapat membeli senjata semi otomatis kendati ada riwayat memiliki masalah dalam perilakunya dan menyukai kekerasan. Saat ditemui AFP usai berpidato, Gonzales mempertanyakan: “Pertan­ yaan apakah orang boleh diizinkan memiliki senjata otomatis, tidak ber­ sifat politis? Pertanyaan tentang hidup atau mati dan pertanyaan mengenai itu harus dihentikan untuk dijadikan pertanyaan politik.” Krisis Kesehatan Mental Sementara itu di Washington, re­ senjata yang lebih luas. Salah satu pemrotes, Emma Gon­ zalez (18 tahun) menyampaikan pi­ dato berapi-api di hadapan kerumunan siswa, orang tua dan penduduk di Ft. Lauderdale. “Kepada setiap politisi yang men­ erima sumbangan dari NRA, kalian semua memalukan!” teriaknya, seraya menyerang Trump dengan tudingan mendapat dukungan jutaan dolar dari lobi senjata api itu.

IST

Christine Lagarde

PARIS – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Chris­ tine Lagarde mengingatkan pada Sabtu (17/2) waktu setempat, bahwa stimulus ekonomi akibat pengurangan pajak Amerika Serikat (AS) dapat me­ nyebabkan pesatnya kenaikan tingkat suku bunga sehingga akan membe­ bani negara-negara yang memiliki utang tinggi. “IMF akan sangat ‘penuh perhatian’ terhadap konsekuensi reformasi, terutama mencakup tingkat pajak pe­ rusahaan yang turun tajam,” ujarnya kepada stasiun radio Prancis, Prancis Inter . Ucapan Lagarde itu pun meng­ gaungkan kekhawatiran di pasar keuangan yang sudah mengalami ge­ jolak karena khawatir lonjakan inflasi AS akan memicu kenaikkan tingkat suku bunga The Federal Reser ve (The Fed) lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Bahkan pada pekan lalu, beberapa pasar saham besar telah melemah sekitar 10% karena koreksi brutal yang disebut Lagarde, dalam wawancara, sebagai hal yang ‘tak terelakkan’. Menurut dia, reformasi pajak AS akan beroperasi seperti semacam simulus pada situasi ekonomi saat ini di AS yang sudah mengalam pertum­ buhan kuat. “Anda harus bertanya pada diri sendiri apakah ini tidak akan meng­ hasilkan kenaikan upah, kenaikan harga dan akibatnya apakah kenaikan inflasi ini ada risiko reaksi dari otori­ tas moneter, terutama dalam bentuk tingkat suku bunga yang naik sedikit lebih cepat atau lebih sering. Pada gilirannya, hal ini akan berdampak pada semua negara-negara di dunia, khususnya pada negara-negara yang terlilit utang besar. Kami percaya bahwa kami harus memperhatikan apa yang sedang terjadi, terutama di Amerika Serikat,” jelas Lagarde.

Made with FlippingBook - Online catalogs