SP180927

Suara Pembaruan

28

Kamis, 27 September 2018

Pemberantasan Narkoba BNN dan KemkumhamAwasi 522 Lapas

[JAKARTA] Badan Narko- tika Nasional (BNN) dan Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) meningkatkan kerja sama dalam memperketat penga- wasan 522 lapas di seluruh Indonesia. Kerja sama ter- sebut penting untuk mence- gah peredaran narkoba yang dikendalikan dari da- lam lapas. Apalagi jumlah tahanan selalu melebihi ka- pasitas. "Ada sinergitas dan ber- bagai tahapan trust building antarinstansi yang perlu diba- ngun khususnya BNN de- ngan Ditjen Pas agar para si- pir bisa menerapkan kedisip- linan dan mningkatkan inte- g r i t a s , " u j a r De p u t i Pencegahan BNNAli Johardi di Jakarta, Rabu (26/9).

Menurut dia, Lapas Narkotika Cipinang Jakarta bisa menjadi percontohan fasilitas lapas narkotika yang ideal sekaligus seba- gai etalase budaya dari la- pas lain. Apalagi sejak 2015 ada peraturan bersama yang di tandatangani tujuh in- stansi dengan terbentuknya Tim Asesmen Terpadu. "Tim ini bisa mendiag- nosis pengguna pemula, atau pengguna sekaligus pengedar, atau pengedar yang menyamar sebagai pengguna," katanya. Dirjen Pemasyarakatan Kemkumham (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami me- nyatakan pihaknya sudah me- negaskan seluruh jajaran un- tuk melarang alat komunikasi ke dalam lingkungan lapas. "Kita melarang memba-

wa ponsel ataupun memin- jamkan ke dalam lapas. Di 522 lapas atau rutan ada boks menyimpan HP, baik yang dibawa petugas dan tamu. Namun, konsistensi penerapan ini harus diper- baiki di setiap jajaran. Dimulai dari kepala lapas jangan membawa ponsel ke dalam," kata Utami. Pihak lapas kata dia, perlu konsisten menerapkan aturan ini. "Di berbagai la- pas hanya ada ruang kese- hatan dan belum berupa po- liklinik. Ini yang menjadi perhatian kita ke depan," tambahnya. Utami menyebutkan da- ri kapasitas lapas sebesar 142.973 orang kini sudah d i t emp a t i s e t i d a k n y a 248.000 orang di 522 lapas. [BAM/C-7]

SP/CARLOS ROY BARUS Kepala BNN, Heru Winarko menjawab pertanyaan dalam Forum Diskusi Trending Topik "Penanganan Masalah P4GN di Lapas dan Rutan", di Jakarta, Rabu (26/9).

Berbagai upaya sudah dan akan terus dilakukan oleh Ditjen Pas dan BNN, dimulai dengan olahraga bersama dan pertemuan ru- tin para pimpinan. Hal ini

dibarengi dengan kemitraan d e n g a n p i h a k l a p a s . "Mengimplementasikan apa yang sudah disepakati bersama merupakan tan- tangan yang lebih sulit dari-

pada melaksanakan supply reduction atau penegakan hukum. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi de- mand (narkoba) dan pangsa pasar," lanjutnya.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online