ID160308

SELASA 8 MARET 2016

24

Investor daily/ist

Best Foreign Exchange Bank in Indonesia 2010 - 2015 (1) Best Foreign Exchange Bank for Corporate & FI 2011 - 2015 (2) Best In Treasury andWorking Capital – SMEs 2015 (3) Best For FX Research & Market Coverage 2012 & 2015 (4)

City Integrated Program CIMB Niaga Direktur Strategy & Finance CIMB Niaga Wan Razly (kedua kiri) berbincang bersama BME Cabang Denpasar Melati Hermin Lindawati (kedua kanan), BME Cabang Denpasar Thamrin Happy Sutikno (kiri) dan Head of Marketing, Brand & Communications Slamet Sudijono (kanan) di sela media gathering “Untuk Denpasar dari Hati”, Senin (7/3). CIMB Niaga melanjutkan City Integrated Program (CIP) yang digagas pada tahun lalu. Sebagai ajang sosialisasi dan edukasi beragam produk dan layanan inovatif CIMB Niaga yang terintegrasi, CIP akan dilaksanakan di 6 kota besar sepanjang 2016 masing-masing di Denpasar, Yogyakarta, Bandung, Makassar, Medan dan Surabaya. Denpasar mengawali CIP tahun ini dengan mengusung tema ‘Untuk Denpasar dari Hati’.

(1) FinanceAsia (2)  Alpha South East Asia

(3)  The Asset (4) AsiaMoney

Terdepan, Tepercaya. Tumbuh bersama Anda

Pada perdagangan Senin 7 Maret 2016, USD bergerak mixed terhadap major cur- rencies pascarilis data ketenagakerjaan AS. US Non-Farm Payroll perio- de Februari tercatat se- banyak 242k, melampaui ekspektasi 198k. EUR bergerak melemah meski

Kurs Tengah Rupiah

7 Maret 2016 USD................. 13.087 SGD................... 9.460 EUR................. 14.328 HKD.............. 1.684,66 GBP................. 18.515 CNY.............. 2.008,48 JPY................... 115,21 THB.................. 369,12 AUD................... 9.686 MYR.................. 3.194

data German Industrial Order yang lebih baik dari ekspektasi (-0,1% VS -0,3%), disebabkan pasar yang masih me- nunggu keputusan penurunan suku bunga pada ECB meeting pada Kamis. Dari pasar dalam negeri, angka cadangan devi- sa Februari 2016 dirilis lebih baik dari bulan sebel- umnya ($104,54 bio VS $102,13 bio). USD/IDR dibuka pada level 13.000/13.010, diperdagangkan pada kisaran 12.980 – 13.087, dan ditutup pada level 13.085/13.089. Dari bursa saham, sebagian besar bursa saham regional ditutup melemah. Bursa Efek Indonesia di- tutup melemah -0,4 %, Nikkei -0,61%, Hang Seng -0,08%, Strait Times -0,48%, dan Kospi +0,11%. Hari ini, Pemerintah Indonesia akan melakukan Lelang Penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yaitu seri SPN-S 09092016 tenor 6 bulan, PBS006 tenor 4 tahun, PBS009 tenor 2 tahun, PBS011 tenor 7 tahun, dan PBS012 tenor 15 ta- hun. Dalam lelang tersebut, pemerintah menetap- kan target indikatif sebesar Rp 4 triliun. Beberapa data ekonomi penting yang memen- garuhi pergerakan pasar hari ini antara lain CH Un- employment Rate, DE Industrial Output, FR Trade Balance, CH CPI, EZ GDP Revised, JP GDP, CA Housing Starts, dan CABuilding Permits. Catatan: Hasil analisis pasar ini dibuat oleh Bank Mandiri, yang merupakan prediksi pada situasi pasar terkini dan disa- jikan berdasarkan data serta sumber yang dapat dipercaya. Bank Mandiri tidak menjamin keakuratan dan kesempurnaan data, serta tidak menganjurkan untuk membeli atau menjual mata uang dan surat berharga tertentu. Sumber Reuters JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk melanjutkan City Integrated Program (CIP) yang digagas pada tahun lalu. Sebagai ajang sosialisasi dan edukasi beragam produk dan layanan inovatif Bank CIMB Niaga yang terintegrasi, CIP akan dilaksanakan di enam kota besar tahun ini, yakni di Denpasar, Yogyakarta, Bandung, Makassar, Medan, dan Surabaya. Perseroan berharap dapat lebih dekat dan menciptakan keterikatan emosi ( emotional en- gagement ) dengan nasabah maupun komuni- tas di setiap kota yang dikunjungi. “Denpasar mengawali pelaksanaan CIP tahun ini yang mengusung tema Untuk Denpasar dari Hati. Berbeda dengan sebelumnya, CIP dilaksana- kan secara berkelanjutan hingga akhir tahun di setiap kotanya dengan mengikutsertakan komunitas selain nasabah CIMB Niaga,” ujar BME Bank CIMB Niaga Cabang Denpasar Melati Hermin Lindawati dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Senin (7/3). Hermin menjelaskan, Bank CIMB Niaga selalu menempatkan nasabah dalam hati maupun pikiran, sehingga dapat memberikan solusi tepat guna berupa produk, layanan, dan proses yang lebih baik melalui inovasi. Dalam kurun waktu 60 tahun, lanjut Hermin, beragam inovasi telah dilakukan Bank CIMB Niaga yang tercermin dalam produk dan layanan yang ditawarkan. Salah satunya adalah Rekening Ponsel. Ini adalah layanan transaksi perbankan menggunakan nomor ponsel, layaknya rekening tabungan, tanpa mengharuskan penggunanya menjadi nasabah bank manapun. Layanan ini memu- ngkinkan transfer uang antarnomor ponsel tanpa perlu rekening bank. Inovasi lainnya adalah Go Mobile, suatu sistem mobile banking yang memudahkan nasabah mendaftar over-the-air dan sistem ini bekerja di ponsel jenis apapun, termasuk BlackBerry, iPhone, Android dan Java. Bah- kan, untuk ponsel paling sederhana pun dapat mengakses Go Mobile melalui sistem SMS. Sebagai entitas usaha CIMB Group yang memiliki jaringan usaha yang luas di wilayah Asia Tenggara, Bank CIMB Niaga dapat melakukan beragam inovasi yang mem- berikan keuntungan bagi para nasabah. Di antaranya, layanan ATM berskala regional, yakni jaringan ATM yang luas menjangkau lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Kamboja. Melalui jaringan yang terkoneksi, nasabah dapat dengan mudah mengambil uang di ATM Bank CIMB Niaga dan melakukan transaksi di lima negara Asean tersebut. (th)

kan dapat mendorong biaya dana perseroan yang saat ini sekitar 3% menjadi di bawah 3%. Dengan demikian, BNI dapat merealisasi- kan suku bunga kredit pada level satu digit tahun ini. “Dengan biaya dana turun dan NIM juga agak diturunkan, akhir tahun ini kami rasa suku bunga kredit bisa di level single digit ,” terang dia. Untukmen- dorong laba tetap tumbuh positif, menurut Rico, BNI akan mening- katkan pendapatan nonbunga dan menurunkan biaya operasional. Ruang Penurunan Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, ruang perbaikan terhadap struktur biaya operasional atau over- head cost perbankan saat ini sebe- narnya masih sangat besar. “Kami lihat ruang perbaikanmasihbanyak, misalnya overhead cost , bagaimana mengelola teknologi informasi, remunerasi, dan operasional bank. Jadi tidak perlu punya operasional yang terlalu berlebih kalau dapat menimbulkan biaya pinjaman yang tinggi. Efisiensi itu juga kami hara- pkan dengan praktik-praktik pasar yang sehat,” terang dia. Agus pun menilai, komitmen perbankan khususnya bank-bank besar untuk mencapai suku bunga pinjaman pada level single digit akan mendorong permintaan kred- it lebih baik. Upaya mencapai suku bunga tersebut, menurut dia, dapat didorong melalui efisiensi pada biaya dana, biaya operasional, serta premi risiko. “Kalau di dunia usaha tidak ban- yak yang wanprestasi, semuanya bisa berjalan dengan sehat, itu akan membuat suku bunga pinjaman bisa turun,” terang dia. Menurut Agus, ruang pelonggaran kebija- kan moneter masih terbuka. BI tengah menempuh kebijakan mon- eter longgar dengan kehati-hatian.

juga memiliki biaya operasional yang besar untuk memberikan layanan pada produk dana murah tersebut (tabungan dan giro). Jahja mencontohkan, untuk perawatan mesin ATM saja setiap tahun, ra- ta-rata membutuhkan biaya sekitar Rp 144 juta. “Rata-rata biaya dana kami kalau dari sisi bunga hanya sekitar 2,5%, tapi kalau memper- hitungkan biaya operasional itu sekitar 3,5-4%,” terang dia. Untuk itu, menurut Jahja, rata-ra- ta bank yang memiliki porsi CASA yang besar juga memiliki net inter- est margin (NIM) yang lebih besar dibanding bank yang mengandal- kan deposito sebagai sumber pen- danaan guna mengkompensasi be- sarnya biaya operasional tersebut. Di sisi lain, menurut dia, bank tetap harus menjaga laba. Pasalnya, laba dibutuhkan untuk mendukung ek- spansi dalam rangka memperkuat posisi di dalam negeri, dan menam- bah permodalan untuk memenuhi ketentuan Basel III. Sementara itu, Direktur Keuan- gan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Rico Rizal Budidarmo menuturkan, kebijakan pemerintah menurunkan bun- ga deposito pemerintah, BUMN dan BUMD, serta kebijakan OJK menurunkan batas atas bunga de- posito perbankan, akanmendorong penurunan pada biaya dana per- bankan, termasuk BNI. Rico men- jelaskan, bunga deposito perseroan tidak ada lagi yang melampaui LPS rate atau maksimal 7,5%. “Selama ini dana pemerintah dan BUMN menggunakan bunga pasar. Saya tidak hapal satu per satu, tapi kemu- ngkinan setara BI rate atau LPS rate . Sekarang ini porsinya dari deposito tidak sampai 30%,” terang dia. Kendati demikian, Rico mem- perkirakan selur uh kebijakan pemerintah dan OJK tersebut jika diimplementasikan diharap-

garan untuk menyesuaikan suku bunga kredit dan menurunkan biaya (operasional). Sebab, untuk menurunkan bunga dana kami sudah berat, tapi overhead cost itu yang kami coba kendalikan. Penam- bahankantor cabangdanATMkami tinjau ulang, jadi ekspansi tahun ini lebih terbatas,” ujar Jahja di Jakarta, akhir pekan lalu. Dia menjelaskan, saat ini suku bunga dana BCA sudah sangat rendah dengan bunga deposito maksimal 5,75%. Untuk itu, menurut dia, kendati OJK akan membatasi suku bunga deposito, pihaknya ke- mungkinkan tidak akanmelakukan penyesuaian kembali terhadap suku bunga deposito perseroan. Kecuali, jika likuiditas BCA nantinya dalam kondisi berlebih. Menurut Jahja, salah satu upaya yang akan dilaku- kan perseroan untuk mendorong penurunan bunga kredit adalah melakukan efisiensi pada biaya operasional, dengan memangkas biaya ekspansi perseroan tahun ini. Jahja menjelaskan, semula BCA berencana menambah 40 kantor cabang tahun ini. Jumlah terse- but sudah turun dibandingkan penambahan kantor cabang per- seroan tahun lalu sebanyak 73 kantor cabang. BCA juga sebel- umnya berencana menambah mesin ATM sebanyak 2.759 mesin ATM. Namun, menurut dia, untuk memangkas biaya operasional perseroan, pihaknya kemungkinan hanya akan menambah sekitar 20 kantor cabang dan sekitar 500- 1.000 mesin ATM tahun ini. “Saya belum ada angka pasti berapa efisiensinya, tapi mungkin sekitar Rp 200-400 miliar,” terang dia. Jahjamengaku, bank yangmemi- liki porsi dana murah atau current account and saving account /CASA) memang memiliki biaya bunga dana yang rendah. Di sisi lain, bank-bank tersebut, termasuk BCA semua merchant yang menggu- nakan BNI electronic data capture (EDC), transaksi di website Garuda Indonesia, serta bertransaksi di e-channel BNI (baik SMS banking , ATM, maupun internet banking ). Hanya di Kartu Debit BNI Garuda Co-Brand, transaksi tertinggi akan mendapatkan cashback senilai Rp 500 ribu,” terang dia. Anggoromengungkapkan, Garu- da Indonesia merupakan salah satu dari tiga mitra yang dimiliki oleh BNI untuk mengembangkan kartu debit. Mitra lain yang dimiliki BNI adalah Lotte dan Chelsea yang diwujudkan dalam pengembangan kartu debit co-branding seperti yang dilakukan dengan Garuda Indone- sia. “Kami sengaja mengeluarkan banyak produk kartu debit untuk memfasilitasi preferensi nasabah yang berbeda-beda,” ujar dia. Ke de- pan, perseroan berencana menam- bah mitra baru dalam menggenjot pertumbuhan pengguna. (gtr)

Oleh Agustiyanti

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengirimkan surat kepada manajemen bank-bank untuk mengarahkan suku bunga kredit perbankan ke level satu digit. Tahun ini, rata-rata suku bunga kredit diharapkan turun dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 12,83%.

dan efisiensi biaya operasional, di- harapkan tidak berdampak negatif pada laba perbankan. Di sisi lain, Nelson berharap perbankan tidak menggenjot per tumbuhan laba yang terlalu tinggi. Pangkas Biaya Ekspansi Sementara itu, permintaan OJK tersebut membuat perbankan ha- rus memutar siasat untuk menjaga profitabilitas, kendati biaya dana perbankan juga mulai diturunkan. Salah satu upaya adalah dengan menurunkan biaya operasional melalui pemangkasan biaya ek- spansi kantor cabang dan teknologi informasi (TI). Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menuturkan, BCA telah menerima surat dari OJK yang meminta per- bankan untuk dapat mendorong penurunan suku bunga perbankan hingga level satu digit, baik bunga dana maupun kredit dan berkomit- men untuk ikut merealisasikan hal tersebut. Di sisi lain, menurut dia, pihaknya juga akan menjaga laba perseroan tetap tumbuh positif melalui efisiensi biaya operasional, yakni memangkas biaya ekspansi perseroan. “Kami sedang membuat ang- Anggoro melanjutkan, Kar tu Debit BNI Garuda Co-Brandmemi- liki banyak keunggulan dibanding- kan kartu sejenis lainnya. Pertama, kartu debit ini memiliki fungsi lain sebagai uang elektronik atau BNI TapCash. Dengan fungsi ini, nasa- bah bisa bertransaksi di merchant BNI yang bertanda TapCash dan juga bisa transaksi di gerbang tol. Selain itu, dengan menggunakan KartuDebit BNI Garuda Co-Brand, nasabah akan menikmati manfaat berupa miles Garuda Indonesia. Khusus Kartu Debit BNI Garu- da Co-Brand, reward miles yang diberikan sangat ringan, yaitu setiap bertransaksi Rp 50 ribu akan mendapatkan satu GarudaMiles yang dapat dikumpulkan untuk ditukarkan pada tiket penerbangan Garuda Indonesia. “Fasilitas GarudaMiles juga dapat diperoleh dengan menggu- nakan Kartu Debit BNI Garuda Co-Brand dalam bertransaksi di

“Untuk suku bunga kredit sin- gle digit itu dari kami memang semacam arahan. Paling tidak secara rata-rata, suku bunga kredit sudah di level single digit pada akhir tahun ini,” ujar Kepala Eksekutif Bidang Pengawasan Perbankan Nelson Tamboubolon di Jakarta, Senin (7/3). Diamenjelaskan, OJK telahmem- berikan arahan dalambentuk super- visory action ke perbankan terkait penurunan batas atas suku bunga depositomenjadi 75 basis poin (bps) di atas BI rate untuk bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV, dan 100 bps di atas BI rate untuk BUKU III. Penurunan batas atas suku bunga deposito tersebut pun berlakumulai awal Maret 2016. Penurunan bunga kredit dapat dilakukan dengan menurunkan biaya bunga dan efisiensi dari sisi overhead cost . “Jadi biaya-biaya per- bankan yang selama ini ada yang dihamburkan, itu diefisiensikan, sehingga suku bunga kredit dapat lebih didorong turun. Suku bunga kredit tidak ada capping , tapi lebih kepada arahan, dimulai dari rata-ra- ta bunga kredit yang single digit terlebih dulu,” terang dia. Penurunan bunga kredit seiring dengan penurunan biaya dana JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menawarkan promosi menarik un- tuk meningkatkan jumlah penggu- na kartu kredit dan debit tahun ini. Tujuan penggunaan kartu debit berbeda dengan kartu kredit. Apa- bila kartu debit lebih ditekankan sebagai alat transaksi pembayaran, kartu kredit digunakan nasabah un- tuk memudahkan dalam mencicil. Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo mengung- kapkan, pendekatan yang diambil perseroan dalam menggaet calon nasabah untuk menggunakan kar- tu debit adalah melalui kerja sama dengan lembaga lain. Dalam hal ini, BNI bekerja sama dengan PT Gar uda Indonesia (Persero) Tbk melalui produk KartuDebit BNI Garuda Co-Brand. “Kami targetkanmelalui produk ini bisa menambah jumlah pengguna 100 ribu orang tahun ini,” terang dia di Jakarta, Minggu (6/3).

Investor Daily/ANTARA FOTO/HO/Budiman/ama/kye/16

Partisipasi Avrist Kelompok musik akustik menghibur pengunjung booth Avrist saat BNI Java Jazz Festival 2016 di Jakarta, Minggu (6/3). Perusahaan asuransi jiwa patungan di Indonesia, PT Avrist Assurance (Avrist), berpartisipasi dalam BNI Java Jazz Festi- val 2016 dengan membuka ‘booth’ dan memberikan perlindungan asuransi Jiwa dan kecelakaan bagi seluruh musisi, kru, dan penonton festival musik jazz itu.

Made with FlippingBook HTML5