ID150210

LIFESTYLE

MONEY & BANKING

MARKETS & CORPORATE

27 >>

21 >>

13 >>

INDONESIA

SELASA 10 FEBRUARI 2015

MEDIA HOLDINGS

Investor Daily/DAVID GITA ROZA

MARKETS & CORPORATE

IST

n Lukman Mahfoedz

Harga Minyak Anjlok, Medco Pangkas Capex PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menganggarkan belanja mo­ dal ( capital expenditure/capex ) tahun ini sebesar US$ 250 juta atau turun 24,2% dibandingkan realisasi capex tahun lalu

Oleh Nurjoni dan Nasori JAKARTA – Dana investor asing semakin deras mengalir ke pasar modal Indonesia. Aliran dana asing diperkirakan masih akan tinggi hingga akhir bulan ini dipicu oleh realisasi program infrastruktur, dukungan modal pemerintah kepada BUMN, bertambahnya jumlah saham beredar, serta margin yang tinggi. Kebijakan stimulus moneter ( quantitative easing /QE) oleh Bank Sentral Eropa (ECB) juga ikut memberi sentimen positif ke pasar modal Indonesia.

US$ 330 juta. Pemangkasan itu dilakukan demi efisiensi dan antisipasi tren penurunan harga minyak.

>> 14

Acara Puncak HPN 2015 Wakil Presiden Jusuf Kalla (lima dari kiri) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (empat dari kiri), Menkominfo Rudiantara (enam dari kiri), Gubernur Kepri M Sani (enam dari kanan), Ketua Dewan Pers Bagir Manan (te­ ngah), Ketua Umum PWI Pusat Margiono (kiri), Ketua Forum Pemred Nurjaman Mochtar (empat dari kanan), Pemimpin Redaksi Investor Daily, Suara Pembaruan , Majalah Investor , dan BeritaSatu.com Primus Dorimulu (dua dari kanan), Pemred JakTV Timbo Siahaan (kanan), Pemred Harian Umum Kompas Budiman Tanurejo, dan sejumlah perwakilan pimpinan media foto bersama usai penyerahan anugerah dan penghargaan saat acara puncak Hari Pers Nasional di Batam, Senin (9/2). HPN tahun ini bertema Pers Sehat, Bangsa Hebat. WAPRES JK DI HARI PERS NASIONAL 2015 Pers Jangan Mengipas Keadaan

(0,11%) ke posisi 5.348 pada perdagangan ke- marin. Sedangkan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 365,4 miliar. Analis PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomomengatakan, aksi beli masih akan terus berlangsung pada bulan ini. Hal ini karena melihat pergerakan posisi net buy yang terjadi tidak terlalu agresif. Satrio mengemukakan, tingginya lonjakan net buy pada bulan ini dipengaruhi oleh pener- bitan obligasi atau operasi stimulus moneter ( quantitative easing /QE) oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada akhir Januari lalu. “Karena kebijakan QE Eropa, kita dapat limpahan (dana). Saat QE diumumkan, pemodal asing rajin melakukan posisi beli,” ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (9/2). Pada 22 Januari lalu, ECB mengumumkan setiap bulannya akan membelanjakan dana sebesar 60 miliar Euro atau sekitar US$ 70 miliar. Sesuai rencana, belanja dana tersebut akan dimulai pada Maret 2015 hingga Sep- tember 2016. Dihubungi terpisah, analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, tingginya aksi beli asing dilatarbelakangi oleh adanya perang mata uang dengan cara menurunkan suku bunga. Hal ini menyebabkan terjadinya lonjakan dana asing yang sangat tinggi sejak awal Februari.

Hingga Senin (9/2) kemarin atau year to date (ytd), investor asing telah mencatatkan beli bersih ( net buy ) sebesar Rp 3,07 triliun di pasar saham. Net buy tersebut sebagian besar berasal dari enamhari transaksi pada Februari yang tercatat Rp 2,85 triliun, dibandingkan Januari sebesar Rp 212,19 miliar. Sedangkan penempatan dana asing ( capital inflow ) di Su- rat Berharga Negara (SBN) sepanjang tahun ini sudah bertambah Rp 39,62 triliun. Sementara itu, pada perdagangan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG)di Bur- sa Efek Indonesia (IHSG) kembali mencetak rekor baru setelah ditutup menguat 5,96 poin

jangan ikut mengipas-ngipasi suasana politik yang sudah panas. Wapres mengatakan, HPN merupakan hari yang penting karena keberadaan bangsa ini harus dievaluasi, sekaligus melihat apa yang akan dilakukan ke depan dan apa yang sudah dilakukan lewat kacamata pers. “Mari kita semua mensyukuri apa yang telah kita laksanakan, meminta apa untuk selanjutnya yang akan kita lakukan. Karena pers fungsinya selain memberi informasi, pendidikan, dan hiburan tentu harus punya manfaat,” katanya. Wapres menyatakan, saat ini media tak hanya memiliki manfaat dan berpengaruh terhadap bangsa tapi juga sebagai industri yang harus objektif. “Media di samping dapat mencerahkan bangsa juga bisa menjadi indus- tri. Dalam perannya untuk mencerahkan bang- sa, media harus objektif dan sebagai industri harus menguntungkan. Bagaimana itu bisa bersatu sehingga menjadi lebih baik,” ujar JK. Kemajuan pers saat ini, kata Wapres, tidak terlepas dari perkembangan teknologi. Apabila dulu untuk mendapatkan sebuah informasi adalah melihat berita apa yang telah terjadi, sekarang adalah memberitakan apa yang sedang terjadi. “Tentu itu akanmenjadi suatu hubungan erat antara teknologi dan media itu sendiri. Sejarah pers kita panjang,” katanya. JK menuturkan, antara insan pers dan pe- merintah memiliki kepentingan yang sama, yakni membuat negara ini menjadi lebih maju dengan semangat kebersamaan yang tinggi.

Oleh Deti Mega Purnamasari , Suara Pembaruan

BATAM – Dalam situasi politik yang me­ manas seperti sekarang ini, pers hendaknya tidak mengipas-ngipas agar keadaan tidak bertambah buruk. Sesuai fungsi, peran, dan tanggung jawabnya, pers wajib menjaga sua- sana sejuk agar negara dan bangsa ini tetap utuh dan meraih kemajuan. Pers yang sehat akan mampu memberikan mata, telinga, dan mulut kepada bangsanya untuk berbuat baik. “Dengan pengaruhnya yang besar, pers wajib ikut mempersatukan dan mempererat bangsa ini. Di saat ada pertentangan, pers harus bisa mendamaikan lewat pemberitaan yang baik. Kalau pers yang mengipas-ngipas bangsanya, kita akan pecah,” kata Wapres Muhammad Jusuf Kalla pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2015 di Batam, Senin (9/2). Hadir pada acara ini Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudian- tara, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margio- no, serta beberapa pejabat lainnya. Peringatan HPN 2015 bertema ‘Pers Sehat, Bangsa Hebat’. Pentingnya peran pers diakui semua negara. Sejarah berbagai bangsa di dunia pun sudah menunjukkan betapa besarnya peranan media massa. “Pers sangat penting untuk negara apa saja, karena pers adalahmata, mulut, dan telinga bangsa itu. Tanpa itu, tentu bangsa itu tidak bisa punya perhatian dari masyarakat luas,” ujar JK. Wapres mengimbau, dalam kasus tertentu, tidak semua fakta mesti diberitakan apabila hal itu justru menimbulkan perpecahan dan kemarahan di masyarakat. Dalam kondisi saat ini, ketika lembaga hukum KPK sedang bersitegang dengan Polri, peran pers untuk meredakan suasana sangat dibutuhkan dan

INTERNATIONAL BUSINESS

Pasar Eropa Cemaskan Situasi Yunani Pasar saham Eropa rontok pada Senin (9/2) setelah Perdana Menteri (PM) Yunani Alexis Tsipras berjanji akan tetap menegosiasikan penghentian program-program penghe- matan sebelum bertemu para kreditor internasional. >> 3

Bersambung ke hal 2

ENERGY

2015, Pemerintah akan Lelang 12 Blok Migas Pemerintah akan menawarkan 12 blok migas konvensional dan nonkonvensional

tahun ini. Untuk menggaet investor, pemerintah menye- derhanakan perizinan melaui pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

>> 9

Bersambung ke hal 11

MACRO ECONOMICS

Tambahan Ruang Fiskal Rp 20,9 Triliun untuk Belanja Tiga Lembaga Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan agar potensi tambahan ruang fiskal sebesar Rp 20,9 triliun dalam Angga-

ran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 digunakan untuk belanja di tiga lembaga negara.

cana alam yang tidak bisa dilawan, lanjut dia, pemerintah bisa mencarikan solusi di setiap kota. “Kerugian industri mobil misalnya, cukup besar karena tidak bisa beroperasi akibat ban- jir. Jika harga satu mobil Rp 200 juta dan pro- duksi dalam satu hari bisa mencapai 1.000 unit, bayangkan berapa kerugiannya,” imbuh Suryo. Selain segera mengatasi banjir, Sur yo meminta pemerintah agar cepat merealisasi- kan proyek monorel dan mass rapid transport ( MRT). Jakarta dengan segala kemacetannya bisa diselesaikan dengan pembangunan trans- portasi publik yang memadai. “Jangan sampai ada kepala negara asing yang mengeluh. Dia datang ke sini cuma tiga jam, namun perjalanan dari bandara ke Istana Negara bisa lebih dari itu,” kata dia.

asnya wilayah yang terendam banjir. Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bam- bang Sulisto menilai, banjir yang melanda Ibu Kota dan beberapa daerah di Indonesia sangat mengganggu iklim investasi. Keadaan tersebut bisa membuat investor tidak memilih untuk berinvestasi di Indonesia. “Kalau banjir tidak diatasi, orang akan ber- pikir dua kali untuk investasi. Kondisi ini akan membuat dunia usaha di Indonesia menjadi tidak efisien dan berkurang produktivitasnya,” tutur Suryo Bambang Sulisto saat dihubu­ ngi Investor Daily , Senin (9/2) malam. Meskipun begitu, dia mengatakan, sejauh ini investor masih menilai Indonesia merupakan gudang peluang bisnis, karena negaranya besar, kekayaan alam banyak, dan permintaan pasar besar. Hal itu harus bisa dimanfaatkan oleh pemerintah. Karena itu, Sur yo meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat untuk mengantisipasi masalah banjir. Apala- gi, iklim dunia usaha juga sudah terganggu

>> 20

Oleh Rangga Prakoso dan Rio Winto

JAKARTA -- Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya melumpuhkan sejum- lah kawasan bisnis di Ibu Kota. Oleh karena itu, kalangan pengusaha meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) me­ lakukan langkah nyata untuk menanggulangi banjir tahunan itu. Sejumlah wilayah pusat bisnis lumpuh, seperti Grogol, Sunter, dan Kelapa Gading. Istana Negara dan Balai Kota DKI juga kebanjiran akibat tujuh dari sembilan pompa di Waduk Pluit mati sekitar dua jam. Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu malam hingga Senin (9/2) juga menyebabkan genangan di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Air seting- gi lutut orang dewasa (50-70 cm) menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor menghen- tikan kendaraannya. Dari total 17.000 gardu distribusi listrik di Jakarta dan Tangerang, se- banyak 469 gardu dipadamkan lantaran melu-

Pengusaha properti tanggapi penghapusan NJOP Pembahasan RAPBN-P 2015 Pembiayaan rumah dan investasi

Bersambung ke hal 11

dengan masalah macet. Meski persoalan banjir adalah masalah ben-

>> INVESTOR DAILY EDISI 2014 NO. 3966

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.COM

Made with FlippingBook - Online catalogs