SP160209

Suara Pembaruan

32

Selasa, 9 Februari 2016

Penuhi Target RTH, DKI Resmikan 10 Taman

[JAKARTA] Untuk me- menuhi ruang terbuka hijau (RTH) yang masih kurang, Pemprov DKI Jakarta me- luncurkan 10 taman kota yang merupakan pengerja- an 2015. Taman-taman ter- sebut diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama secara simbolis di Taman Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (9/2). Basuki mengatakan, untuk mencapai RTH 10% pun akan sangat sulit. Sebab banyak lahan-lahan yang akan dibeli diduduki masyarakat, diambil alih, dan semacamnya. Selain itu, oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang meminta komisi saat pembelian la- han juga menjadi masalah. "Saya temukan oknum waktu beli tanah, minta komisi 10%-20%. Masya­ rakat ditekan oleh mereka," ujar Basuki di lokasi. Ia mengatakan, pihak- nya sering menganggarkan Rp 5 triliun hingga Rp 7 triliun untuk membeli la­ han. Namun, setiap tahun­ nya, hampir tidak pernah bisa dieksekusi sehingga uang anggaran tersebut menjadi sisa lebih peng­ gunaan anggaran (SiLPA). Ia mengatakan, banyak lahan masyarakat yang ber- ada di jalur hijau dan ber- sertifikat. Sedianya masya- rakat menjualnya saja jika [JAKARTA] Sebanyak 500 ekor sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diangkut dengan ka- pal khusus ternak Camara Nusantara I Surabaya, ber- sandar di Dermaga 107 Te rmi na l Penumpang Nusantara II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (9/2). Sapi tersebut akan dipasarkan tiga peru- sahaan milik pemerintah yakni PD Dharma Jaya, PT Berdikari (Persero), dan Perum Bulog. Men t e r i Pe r t an i an Amran Sulaiman yang ikut meninjau langsung mene- gaskan stabilisasi harga da- ging sapi tidak bisa dilaku- kan dengan instan karena melibatkan berbagai sek- tor. "Sapi-sapi lokal ini

teraktif yang tersebar di berbagai wilayah Ibukota. Ke-10 taman yang di- resmikan ini adalah Taman Jagakarsa, Taman Cakung, Taman Kelapa, Taman Lebak Bulus 3, Taman Meja, Taman Zodia, Taman PPA, Taman Sunter, Taman Tanjung 2, Taman Kalibaru Timur, dan Plaza Reformasi di TPU Pondok Rangon. Rusak Parah Sementara itu, kondisi taman di bawah Flyover Klender, Jakarta Timur kini rusak parah. Selain keru- sakan pada tempat duduk beton, area futsal, hingga tanamannya pun terlihat ru- sak dan tak terawat. Taman yang terletak di dekat pasar ini, memang selalu ramai dikunjungi warga. Belum lagi aktivitas anak muda yang kerap menggunakan taman untuk olahraga atau sekadar ber- kumpul. Tak jarang tempat duduk beton yang rusak itu digunakan sebagai pijakan untuk melompat. Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengatakan, rusaknya ta- man tersebut disebabkan ba- nyaknya pengunjung yang datang. "Selain itu di sini juga banyak PKL yang ber- jualan. Tanamannya jadi ikut rusak karena sering ter- injak-injak," ujar Bambang s aa t men i n j au t aman Klender, Senin (8/2). Ia pun [ B E K A S I ] D i n a s Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat, telah mengu- rangi pembelian sejumlah perabot, seperti meja, kursi serta bangku untuk bebera- pa sekolah dasar negeri (SDN). Sedikitnya, ada sekitar 60 perabot yang dikurangi karena kemampuan keu- angan daerah tidak mencu- kupi meski sempat telah diusulkan tahun anggaran sebelumnya. "Anggaran kita Rp 10 miliar masih kurang, se- hingga hanya membeli 100 mebeler yang ditargetkan 160 mebeler baru seluruh SDN Kota Bekasi," ujar Kabid Bina Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Agus Enap, Selasa (9/2).

telah meminta pada Dinas P e r t a m a n a n d a n Pemakaman DKI untuk memperbaiki taman tersebut karena kerusakannya cukup parah. K e p a l a D i n a s P e r t a m a n a n d a n Pemakaman DKI, Ratna Diah Kurniati mengatakan, seluruh fasilitas taman Klender akan segera diper- baiki. "Tanaman yang sudah rusak akan kami ganti baru. Gawang futsal juga akan di- pasang lagi," jelasnya. Untuk mencegah rusak- nya taman, pihaknya akan memberlakukan jam ber- kunjung yakni mulai pukul 06.00-21.00 WIB. "Jamnya kita batasi un- tuk akses ke taman supaya pedagang juga tidak see- naknya berjualan," kata Ratna. Menurutnya, warga me- mang sangat membutuhkan taman. Pihaknya pun terus menambah jumlah taman di Jakarta. Pada 2016 ini, lanjutnya, Jakarta akan me- nambah 23 taman lagi. "Total taman di Jakarta se- karang sekitar 1.540 taman. Kita masih akan bangun lagi karena masih kurang," tuturnya. Me s t i n y a J a k a r t a memiliki taman sebesar 30% dari luas Jakarta. Namun, saat ini jumlahnya ba r u menc apa i 9 , 8% dengan luas hampir 65 hektare. [PSP/D-14] Dia mengatakan, peng- adaan perabot baru pada 2015 sebesar Rp 18 miliar dengan target pembelian 160 perabot. Namun, hingga akhir 2015, anggaran tidak terse- rap. Lalu tahun ini alokasi anggaran perabot masih di- anggarkan pada APBD 2016. Tetapi, ada pengu- rangan nilai anggaran dari Rp 18 miliar 2015, kini menjadi Rp 10 miliar pada tahun ini. "Alokasi anggaran tu- run sehingga jumlah pera- bot juga mengalami penu- runan jumlah. Dari renca- na pembelian 160 perabot menjadi 100 perabot, dise- suaikan dengan kemampu- an anggaran," katanya. [160]

sp/deti mega p Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan Taman Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (9/2).

sudah mengetahui hal ter- sebut karena lahan itu tidak bisa diapa-apakan lagi mengingat peruntukannya memang untuk RTH. "Pertanyaan saya, kena- pa yang seperti itu tidak bi- sa dibeli? Karena ada unsur komisi," katanya. Ia pun berpesan kepada masyarakat dan lurah supa- ya bisa menjaga taman su- paya tidak berubah menjadi jelek, termasuk toilet di ta- man juga harus bersih dan tidak boleh jelek. K e p a l a D i n a s P e r t a m a n a n d a n Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Dyah Kurniati me- ngatakan, saat ini RTH di penting untuk masuk ke Pulau Jawa, supaya bisa mengubah struktur pasar dan harga saat ini, sehing- ga bisa stabil dan turun," ujar Amran, di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, usai meninjau lang- sung masuk ke dalam ka- pal Camara Nusantara I. Sebanyak 500 ekor sapi y a n g d i d a t a n g k a n Kementerian Pertanian ter- sebut terdiri dari 300 ekor sapi Bali yang diangkut da- r i P e l a b u h a n Te n a u (Kabupaten Kupang, NTT) dan 200 ekor sapi Sumba Ongole yang diangkut dari Pe l a buh a n Wa i ng a pu (Kabupaten Sumba Timur, NTT). Menu r u t nya , s e j ak akhir Januari 2016 lalu, ada 13 pengusaha lokal

DKI baru 9,98%, dari ide- alnya 30% dari luas wila- yah. Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya masih harus banyak membebas- kan lahan dan memenuhi RTH sekitar 20% lagi sesu- ai dengan UU Nomor 26 Ta h u n 2 0 0 7 t e n t a n g Penataan Ruang. "Pada 2015, ada 63 lokasi target taman dengan total luas 49,3 hektare di lima wilayah DKI. Kami selalu berupaya menambah RTH minimal 50 hektare per tahun sesuai rencana pembangunan jangka me- nengah daerah (RPJMD)," ujar Ratna. Ia mengatakan, lahan- yang menggunakan Kapal Cama r a Nus an t a r a I . Adapun Kapal Camara mengajukan permintaan dengan jumlah 1.063 ekor sapi. "Dengan memotong mata rantai distribusi, kita harapkan terjadi efisiensi sehingga mengurangi susut ternak selama perjalanan pengangkutan," tambah Amran. Amran juga mengung- kapkan ternak tersebut akan datang dua kali dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan sapi di Pulau Jawa. Kemtan tidak hanya berpatokan pada pasokan sapi dari NTT, tetapi juga dari NTB, Lampung, Jawa Timu r, dan Su l awe s i Selatan. "Sehingga harga daging di Jakarta bisa tu- run hingga Rp 85.000 per

lahan tersebut dilaksanakan pembangunannya menggu- nakan biaya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau bantuan swas- ta berupa corporate social responsibility (CSR). Untuk pengerjaan ta- man pada 2015, Dinas P e r t a m a n a n d a n Pemakaman DKI Jakarta sudah membangun 10 loka- si taman ini. S e b e l u m 2 0 1 5 , sedikitnya ada 1.479 taman yang dibangun oleh Dinas P e r t a m a n a n d a n Pemakaman DKI Jakarta. Taman-taman tersebut be- rupa taman kota, taman lingkungan, dan taman in- kilogram (kg) rata-rata di s e l u r u h p a s a r d i Jabodetabek," lanjutnya. Ia optimistis harga da- ging sapi akan menurun secara bertahap. Penurunan membutuhkan proses dan tidak bisa dilakukan hanya satu hari. "Biaya transpor- tasi untuk satu ekor sapi dari yang tadinya Rp 1,8 juta menjadi Rp 320.000, harga daging sapi di ting- kat konsumen bisa menjadi Rp 85.0000 per kg, di ting- kat petani juga bisa terang- kat dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg," jelas Amran. Selain itu durasi waktu pengangkutan sapi-sapi tersebut juga bisa dipang- kas dari semula dua bulan, sekarang hanya lima sam- pai tujuh hari saja. [C-7]

500 Ekor Sapi NTTTiba di Jakarta Mentan Optimistis Harga Daging Akan Turun

Pengadaan Perabot SDN Kota Bekasi Dikurangi

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker