SP161015

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 15-16 Oktober 2016

Tanaman Hias Rusak Akibat Demo

[JAKARTA] Tanaman hias di Jalan Medan Merdeka Selatan, depanBalai KotaDKI Jakarta rusak berat. Tanaman hias yang sedang mekar itu rusak karena terinjak-injak pengunjuk rasa, Jumat (14/10). Hamparanbungayangawalnya memperindah taman, beran- takan. Petugas langsung memotong tanaman itu. Sabtu (15/10) ini, petugas langsung mengganti tanamanyang rusak. Tanaman hias yang rusak berjenis, costus, sabangdara, dan ararea. "Saya rawat tanaman ini sejak ditanam, padahal lagi mekar-mekarnya, sekarang sudah rusak. Padahal mahal juga harganya," ujar Sukriya (51), staf Bidang Pertamanan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Lurah Gambir, Abdul Salam yang langsung mela- kukan pembersihan sampah dan tamanmengatakan, pihak-

nya menurunkan 25 orang pekerja prasarana dan sarana umum (PPSU) ke lokasi. Mereka langsung membantu pembersihansampahdanbunga yang rusak tersebut. "Kita bantu bersihkan sampah dan bunganya, setiap demo memang lokasi tanam- an di sini sering dirusak," tandasnya Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta DjafarMuchlisinmenyayang- kan rusaknya tanaman tersebut. Menurutnya, kerugian bisa mencapai puluhan juta rupiah. Pada Sabtu (15/10) pagi, pihaknya akan mengganti tanaman-tanaman tersebut. Dikatakan,perbaikantaman akan diselesaikan pada hari ini juga. Tanaman untuk meng- ganti sudah disiapkan. Aksi demonstrasi gabung- an berbagai ormas terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berakhir

Dia enggan berkomentar banyak tentang aksi unjuk rasa tersebut. Basuki menyebutkan, silakan para pendemo datang lagi, mengingat aksi demo sudah biasa dilakukan. Boncengan Dalam aksi kemarin, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana berboncengan naik sepeda motor trail Kawasaki warna hijau militer. Mereka memantau lang- sung suasana demo ribuan orang di depanBalaikotaDKI. Kehadiran Kapolda dan Pangdam secara tiba-tiba di kerumunan pendemomenarik perhatian masyarakat. Hal itu karena baru pertama kali meli- hat dua petinggi Polda Metro dan Kodam Jaya kompak bersama boncengan naik sepe- da motor. Apalagi penampilan

Iriawan dan Teddy tatkala turun langsung di lapangan dengan seragam lengkap terlihat tegas dan humanis terus mengumbar senyum sehingga menambah suasana kondusif. “Boleh saja demo dengan tertib menyuarakan hak, tapi yang penting laksanakan aspirasi dengan baik dan ter- kontrol. Apa pun protes pen- demo tentu ditampung sesuai tuntutan. Saya harap aksi berjalandengan tertibdan tidak anarkis, mengingat tadi kan Kabareskrimtelahmenyatakan akan memeriksa Ahok," ujar Kapolda. Kapolda Metro Jaya dan PandamJaya setelahmengawal aksi demo jugamenyempatkam bincang-bincang langsung dengan rombongan pengunjuk rasa sambil menawarkan atau minum berang air mineral di tengah kepadatan pengunjuk rasa. [D-14/G-5]

ANTARA/Rivan Awal Lingga Petugas mengambil tanaman yang rusak di jalur hijau depan Balaikota, Jakarta, Jumat (14/10), akibat diinjak massa saat demonstrasi.

denganaman, tepat pukul 16.00 WIB. Ribuan pendemo langsung membubarkandiri berdasarkan instruksi dari koordinator lapangannya dengan mengu- capkan sholawat. Namun, mereka akan melakukan aksi serupa apabila pihak kepolisi-

an tidakmengembangkankasus terkait pernyataanBasuki yang dianggap menistakan agama. Basuki juga menyesalkan rusaknya tanaman tersebut. “Taman rusak setelah demo, apakah pada mau tanggung jawab enggak ? Enggak pernah kan?” katanya.

Made with FlippingBook - Online magazine maker