SP170610

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 10-11 Juni 2017

Perampokan di SPBU, Polisi Periksa 10 Saksi

[JAKARTA] Sebanyak 10 orang hingga Sabtu (10/6) pagi telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus peram- pokan bersenjata api yang menewaskan Davidson Tantono (30) di SPBU J e m b a t a n G a n t u n g , Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/6) siang. Puluhan saksi itu terdiri warga yang mengetahui atau mendengar adanya ak- si perampokan sadis yang berlangsung cepat dan te- gang. Aksi biadab itu disak- sikan sejumlah konsumen dan karyawan pom bensin setempat. Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kete- rangan para saksi tersebut untuk melengkapi penyeli- dikan. Petugas gabungan Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro sampai sa- at ini masih melakukan pe- nyelidikan intensif di la- pangan. "Keterangan saksi dan temuan beberapa bukti yang ditinggalkan pelaku di loka- si kejadian kini dalam pe- meriksaan petugas. Selain penyelidikan jenis senjata api yang dipakai oleh pe- rampok untuk menembak korban ada kemungkinan senjata rakitan," ujar Argo, Sabtu (10/6) pagi. Juru Bicara Polda Metro itu mengatakan, dari fakta [JAKARTA] Kementerian Luar Negeri belum menge- tahui rencana pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab yang menga- jukan suaka kepada peme- rintah Arab Saudi. Proses suaka sepenuhnya bergan- tung kepada kebijakan nega- ra pemberi, serta biasanya prosesnya panjang dan ketat. “Saya belum mengetahui langkah itu (suaka) karena memang di setiap negara ada langkah-langkah atau aturan sendiri,” kata juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir sa- at dikonfirmasi SP di Jakarta, Jumat (9/6). Arrmanatha mengata- kan, suaka bisa dalam kon- teks politik, ekonomi, atau sosial. Menurutnya, kasus Rizieq sendiri adalah per- masalahan hukum sehingga

Tiba-tiba pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil tas korban berisi uang Rp 300 juta di dalam mobil. Aksi pelaku kepergok korban yang kemudian me- l a k u k a n p e r l awa n a n . Sejurus kemudian, terjadi tarik menarik tas antara k o r b a n d a n p e l a k u . Selanjutnya, pelaku me- nembak korban hingga me- ninggal dunia di lokasi. Se t e l ah d i bawa ke Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, jenazah kor- ban telah diambil pihak ke- luarga dan disemayamkan di Rumah Duka Heaven, Pluit, Jakarta Utara. Davidson merupakan bos sebuah koperasi. "Buat para nasabah. Dia kan bos koperasi," Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBPAndi Adnan. Menyoal apakah uang itu buat tunjangan hari raya (THR), Andi mengaku ti- dak mengetahuinya. "Tidak tahu. Cuma informasi dari karyawannya buat kasih ke nasabah," ungkapnya. Davidson diduga sudah dibuntuti pelaku hingga ke SPBU. Dikatakan, dugaan sementara kasus ini meru- pakan perampokan karena pelaku menggasak tas kor- ban berisi uang Rp 300 juta. [BAM/G-5] menunggu yang bersang- kutan kembali ke Indonesia. "Belum ada rencana ke sana ya (cabut paspor). Itu alternatif. Nanti kita tunggu dulu. Kita akan selesaikan kasus Firza dulu, karena yang diminta oleh jaksa un- tuk dipenuhi P-19 nya. Tinggal sedikit saja sak- si-saksi yang ada. Tinggal nanti beliau (Rizieq) pu- lang, kita langsung periksa yang bersangkutan. Jadi ki- ta tuntaskan dulu kasusnya Firza," ujar Iriawan, di Kampung Rawa Bebek RW 13, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (9/6). Menyoal kabarnya Rizieq akan kembali pada 12 Juni, karena visanya habis pada tanggal tersebut, Iriawan mengaku belum mengetahui- nya. [BAM/G-5/C-5]

ISTIMEWA Petugas membawa jenazah korban perampokan dan pembunuhan di SPBU Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/6) siang.

di lapangan kasus ini murni perampokan. Petugas juga masih mengejar pelaku yang diperkirakan berjum- lah empat orang. Mereka adalah satu komplotan. Dijelaskan vokus pe- nyelidikan memeriksa loka- si kejadian walau petugas belum menemukan selong- song peluru di lokasi keja- dian. Davidson tewas setelah timah panas perampok me- nerjang kepalanya, di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng kewenangannya berada pa- da kepolisian, termasuk upaya untuk mencari keber- adaannya. “Namun, itu (suaka) bi- asanya suatu proses yang panjang dan suatu proses yang ketat,” tandas pria yang kerap disapa Tata. Tata menambahkan, ke- polisian Indonesia memiliki mekanisme sendiri untuk meminta bantuan pencarian kepada kepolisian Saudi. Di tingkat internasional, Polri juga sudah meminta bantu- an Interpol untuk mengejar Rizieq. “Tidak pernah Kemlu mencari orang, itu mekanis- me hukum, proses hukum yang sedang dilakukan oleh kepolisian kita,” katanya. Mengenai visa, Tata me- negaskan setiap orang ber-

Timur, Jaka r t a Ba r a t . Tasnya berisi uang sekitar Rp 300 juta pun raib digon- dol kawanan bandit itu. Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan D i r e k t o r a t R e s e r s e Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, penyidik masih mencari ka- wanan pelaku yang lang- sung kabur menggunakan sepeda motor pascameram- pas tas korban. "Masih dicari pelakunya. Saat ini kami masih berada kewajiban keluar dari suatu negara jika masa berlaku- nya sudah habis. Bila saat pemeriksaan diketahui visa sudah kedaluwarsa, aparat negara setempat otomatis akan memulangkan orang tersebut. Mesk i beg i t u , Ta t a mengakui pada faktanya masih banyak warga nega- ra Indonesia (WNI) yang saat ini berstatus oversta- yer di Arab Saudi. Hal itu bisa saja terjadi kepada Rizieq. “Itu kembali saya tekan- kan, selama mereka tidak ketahuan oleh otoritas imi- grasi di sana, tentunya me- reka bisa secara ilegal ting- gal di sana, tetapi apabila mereka ketahuan, maka akan dipulangkan dari sa- na,” kata Tata.

di lapangan," ujar Hendy. Hendy mengatakan, korban ditembak pelaku da- ri jarak dekat kira-kira satu meter. Sebelumnya, sempat terjadi tarik-menarik tas an- tara pelaku dan korban. "Pelaku menembak kor- ban dari jarak kira-kira 1 meter. Kena di bagian ke- pala," ungkapnya. Seketika korban ambruk dan meninggal dunia di lo- kasi kejadian. Davidson yang merupakan warga Jalan Alex Sanderi Utara Nomor 42 RT 02 RW 16,

Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tengerang, itu me- ninggalkan satu orang istri dan satu anak yang baru berumur 8 bulan. Kronologi kejadian ber- mula ketika korban yang mengendarai Kijang Innova B 1136 GHY, baru saja me- narik uang dari sebuah bank yang tak jauh dari lokasi. Kemudian, korban masuk ke dalam SPBU bermaksud mengganti ban mobilnya yang gembos. Ganti Ban Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Aryo Yuwono, mengatakan visa umr ah yang d i pegang Rizieq akan rampung pada 12 Juni 2017. Sementara itu, penyidik masih menunggu tersangka Rizieq pulang ke Indonesia untuk menjalani pemeriksa- an terkait kasus dugaan por- nografi beredarnya chat me- sum di situs baladacintarizi- eq.com. Sambil menunggu pimpinan FPI itu kembali, penyidik fokus melengkapi kekurangan berkas tersangka Firza Husein. Kapolda Metro Jaya I r j e n Po l Mo c h ama d Iriawan mengatakan, penyi- dik belum berencana me- minta pihak Imigrasi untuk mencabut paspor Rizieq. Saat ini, penyidik masih

Tunggu Rizieq Pulang, Polisi Lengkapi Berkas Firza Kemlu: Proses Suaka Panjang dan Ketat

Dideportasi

Menurut Guru Besar Hu k um I n t e r n a s i o n a l Universitas Indonesia, H i kma h a n t o J uwa n a , Rizieq bakal menghadapi kemungkinan dideportasi oleh Arab Saudi mengingat visa umrahnya akan kedalu- warsa beberapa hari menda- tang. Status ini juga melekat pada ribuan warga negara asing di Arab Saudi yang nekat bertahan walau izin tinggal mereka sudah keda- luwarsa. Pada April 2017, Kementerian Luar Negeri RI mencatat ada 4.785 WNI berstatus overstayer . "Jika aparat Saudi men- dapati warga asing oversta- yer semacam itu, mereka akan dideportasi," ujar Hikmahanto.

Made with FlippingBook - Online catalogs