ID180702

senin 2 JULi 2018 2 INTERNATIONAL

bagi Rohingya. Tapi, badan-badan penyelamatan mengingatkan bahwa kondisi di Ra- khine tetap sangat tidak aman bagi kepulangan warga Rohingya. Rakhine juga tetap sangat terbatas bagi keda- tangan atau kunjungan para pengamat internasional. Maurer mengatakan, situasi di Ra- khine masih perlu banyak perbaikan. Ia mengunjungi wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. “Dari sisi kerusakan desa-desa, situ- asi yang sama sekali tak berpenghuni, dan gangguan-gangguan di pasar, lingkungan, maupun kehidupan, saya pikir situasinya saat ini tidak ideal bagi kepulangan,” ujarMaurer, kepada AFP di kamp pengungsi Chakmarkul. Ia mengatakan, masih banyak yang diperlukan keluarga-keluarga Rohingya yang hendak pulang. Warga Rohingya pun sejauh ini lebihmemilih hidup susah di kamp-kamp Bangla- desh, daripada pulang ke Myanmar. “Kami harus mempersiapkan kondi- si di lapangan bagi kepulanganmereka yang berkeinginan untuk pulang,” ujar Maurer. Bangladesh danMyanmar pada No- vember 2017 sepakat untuk memulai proses pemulangan warga Rohingya. Tapi, proses tersebut mandek hingga sekarang dan kedua pihak saling tuding telah menghambat upaya itu. (afp/sn) gian air di dalam gua sudah surut. Hampir 60 penyelam dari Thailand dan luar negeri terlibat dalam upaya penyelamatan. “Yang harus kami lakukan hari ini adalah lekas mencapai anak-anak itu. Kami tidak akan berhenti sampai menemukanmereka,” ujar Laksamana Muda Apakorn Yookongkaew, kepala Angkatan Laut (AL) Thailand. Regu penyelamat juga sudah meny- iapkan tangki-tangki oksigen tambahan, tambang-tambang besar, dan senter- senter LED di sapanjang dinding-dind- ing gua untukmemudahkan penyisiran menuju ruang terbuka bernama Pantai Pattaya. Para pejabat meyakini ke-13 korban menyelematkan diri ke sana karena lokasinya lebih tinggi. Regu penyelamat sudah bergerak 600 meter dari markas menuju lokasi di Pattaya. Mesin-mesin bor berat di lubang-lubang vertikal di luar gua juga mulai dijalankan, dalam upaya membu- ka komunikasi dengan para remaja itu. Situasi optimistis ini terjadi satupekan setelah hujan deras terus mengguyur wilayah di dekat perbatasan Myanmar dan Laos tersebut. Hujan deras meng- hambat upaya untuk menyusur lebih dalam di gua Tham Luang. (afp/sn)

Meski demikian, sebanyak tujuh saham yang tergabung dalam indeks LQ45 mencetak keuntungan ( capital gain ) yang signifikan selama semester I-2018. Saham PT Trada AlamMinera Tbk (TRAM) menguat 71,7% atau paling tinggi dibandingkan saham lain. Selanjutnya, saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) se- besar 61,3%, sahamPTAneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar 42,4%, sahamPT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar 39,7%, saham PT Hanson International Tbk (MYRX) sebesar 20%, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar 14%, dan saham PT Indika Energy Tbk (INDY) sebesar 11,7%. Analis PT Semesta Indovest Seku- ritas Aditya Perdana Putra mengata- kan, peluang penguatan lebih lanjut IHSG dapat terjadi, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu menguat dan berada di level yang lebih baik. Karena itu, dia berharap, pertumbu- han ekonomi kuartal II-2018 dapat mencapai 5,2%. Namun, jika pertumbuhan ekonomi di bawah 5,2%, pelaku pasar khawatir muncul beberapa risiko, seper ti gangguan ekspansi dan penurunan ki- nerja emiten. “Kemudian, jika emiten dengan kapitalisasi besar ( big cap ) mendapat sentimen yang kurang baik, mau tidak mau IHSG akan sulit untuk naik,” kata Aditya kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu. Dia berharap, pemerintah Indone- sia dapat mengerahkan upaya agar negara ini dapat meraih pertumbu- han ekonomi di atas realisasi 5,07% pada 2017. Tahun ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4%. Namun, Aditya menilai, Indone- sia mungkin belum dapat mencapai target tersebut. “Meski demikian, saya menilai, per- tumbuhan ekonomi Indonesia masih berpeluang tembus 5,35% pada akhir 2018. Jadi, di tengah kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia (BI), harapannya kondisi itu tidak menjadi kendala terhadap pertumbuhan ekonomi,” tegas dia. MAE SAI – Regu penyelamat di- laporkan makin dekat ke titik hi- langnya 12 pesepakbola remaja dan pelatihnya, lebih dari satu pekan lalu di sebuah gua di utara Thailand. Cuaca cerah pada Minggu (1/7) membuat regu penyelamat optimistis mereka segera ditemukan. Upaya penyelamatan selama ini terk- endala oleh cuaca buruk. Remaja beru- sia 11-16 tahun dan asisten pelatihnya yang berusia 25 tahun tidak diketahui kabarnya sejakmenjelajahkedalamgua ThamLuang pada Sabtu (23/6) dan ter- halang hujan deras saat hendak keluar. Awan kelabu dilaporkan sirna di sekitar lokasi pada Minggu. Dan dengan bantuan pompa-pompa air, para penyelam bisa mendirikan mar- kas untuk operasi penyisiran gua di dalam lorong-lorong gua yang saling bercabang. Kondisi ini membuka harapan bahwa lokasi para anggota tim sepakbola Boars tersebut dapat segera terlacak. “Hari ini cuaca cerah bagi tim. Ma- tahari bersinar dan jalanan mudah di- lalui,” ujar Narongsak Osottanakorne, gubernur provinsi Chiang Rai, kepada wartawan, Minggu. Ia menambahkan bahwa keting-  Sambungan dari hal 1 CHAKMARKUL – Kepala Komite Palang Merah Internasional (ICRC) Peter Maurer mengatakan tidak aman bagi para pengungsi Rohingya untuk pulang ke Myanmar. Usai mengun- jungi wilayah barat Myanmar tempat asal warga Rohingya, Minggu (1/7), Maurer menggambarkan bahwa seluruh desa hancur dan tidak ber- penghuni lagi. Maurer kemudian dijadwalkanmen- gunjungi kamp-kamp para pengungsi di perbatasan Bangladesh, tempat hampir satu juta warga Rohingya ber- lindung dari gelombang kekerasan di tempat tinggalnya. Warga Muslim Rohingya melarikan diri keBangladesh sejakAgustus tahun lalu. Mereka lari dari penindasan oleh militer Myanmar di negara bagian Ra- khine. Apa yang dilakukan oleh peme­ rintah Myanmar, sudah digambarkan sebagai pembersihan etnis oleh Pers- erikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sekjen PBB Antonio Guterres pada Senin (2/7) dijadwalkan mengunjungi untuk pertama kalinya kamp-kamp pengungsi yang dihuni hampir 700.000 warga Rohingya tersebut. Pada Minggu, Guterres dijadwal- kan bertemu Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina di ibu kota Dhaka. PBB menyatakan, Guterres akanmemanfaatkan kunjungannya un- tuk mempelajari prospek kepulangan yang aman, sukarela, dan bermartabat

“Baru saja berbicara dengan Raja Salman dari Arab Saudi dan saya jelaskan kepada beliau bahwa karena gejolak dan disfungsi di Iran serta Venezuela, saya meminta Arab Saudi menaikkan produksi minyak, barang- kali hingga 2.000.000 barel, untuk mengubah keadaan. Harga sudah terlalu tinggi! Beliau sudah setuju!” tu- tur Trump via Twitter, seperti dilansir AFP , Minggu (1/7). Kantor berita Saudi Press Agency ( SPA ) membenarkan terjadinya per- cakapan telepon antara kedua pem- impin negara. Tapi, tidak menjelaskan isinya. Satu pekan sebelumnya, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak atau OPEC sudah menyepakati kenai- kan produksi minyak mentah dunia. Gedung Putih kemudian mengelu- arkan pernyataan yang lebih hati-hati. Kedua pemimpin disebutkan men- egaskan lagi dedikasinya terhadap pasar energi global yang stabil dan sehat agar menguntungkan seluruh negara. Trump dan Raja Salman disebutkan sepakat bahwa pasar minyak global yang seimbang sangat penting untuk menjamin akses yang terjangkau dan mudah bagi siapa saja di seluruh dunia. “Merespons penilaian presiden terhadap defisit di pasar minyak, Raja Salman menegaskan bahwa nega- ranya menjaga kapasitas cadangan sebanyak dua juta barel per hari, yang akan digunakan secara hati-hati dan kapan dibutuhkan untuk memastikan stabilitas dan keseimbangan pasar, dan berkoordinasi dengan para mitra produksi, untuk merespons kejadian- kejadian yang timbul,” bunyi pernyat- aan Gedung Putih. SPA menyatakan bahwa Trump yang menelepon Raja Salman. Kedua pemimpin menggarisbawahi pent- ingnya upaya-upaya untuk menjaga stabilitas di pasar minyak maupun Raja Salman dari Arab Saudi menyetujui per­ mintaannya untuk me­ naikkan produksi minyak mentah. Oleh Iwan Subarkah Nurdiawan  WASHINGTON – Pre­ siden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (30/6) waktu se­ tempat menyebut bahwa

Investor DailyAFP PHOTO / State Disaster Response Found (SDRF)

Bus Jatuh ke Jurang Foto yang diambil dan dirilis oleh State Disaster Response Found (SDRF) pada Minggu (1/7) ini menunjukkan bangkai bus yang jatuh ke jurang sedalam 200 meter di perbukitan distrik Pauri Garhwal, negara bagian Uttarakhand, India. Kecelakaan ini menewaskan setidaknya 44 orang.

CPO itu downtrend . Tapi semester I lalu mulai terdongkrak, karena sentimen di Eropa dan India sudah teratasi,” jelas dia. Pada semester II, William men- yarankan investor mewaspadai saham dari sektor otomotif, yang diyakini rentan dengan pengaruh kenaikan suku bunga acuan. “Sementara itu, sektor properti masih terbantu den- gan loan to value (LTV) dan relaksasi baru yang dikeluarkan BI pekan lalu,” ungkap dia. William menilai, emiten perbankan mungkin akanmenghadapi kondisi net interest margin (NIM) yang tertahan. Sebab, saat suku bunga acuan naik, perbankan diimbau tidak menaikkan suku bunga kredit. “Selain itu, potensi bank menaikkan suku bunga kredit memang tipis saat ini. Sebab, sampai Mei lalu, total pen- yaluran kredit perbankan baru men- capai 8,94% secara tahunan,” ujar dia. Adapun saham-saham CPO yang prospektif, antara lain LSIP, BWPT, dan AALI. Selain itu, HRUM, ADRO, dan PTBA juga masih berpotensi menguat. Sementara itu, Lucky menilai, in- vestor perlu memperhatikan dampak kenaikan minyak mentah dunia ter- hadap tren kinerja emiten tambang. Sebab, sekalipun harga komoditas naik, tapi kenaikan harga minyak juga berpotensi mendorong kenaikan beban yang ditanggung perusahaan tambang. Lucky mengaku lebih mereko- mendasikan saham di sektor barang konsumsi, antara lain ICBP, INDF, dan UNVR. “Perusahaan barang konsumsi yang menjalankan bisnis ekspor lebih potensial pada semester II ini, karena perusahaan itu memiliki valas dan bisnis ke luar negeri,” jelas dia. Lucky menegaskan, pada pekan pertama Juli 2018, IHSG akan men- guat terbatas. Pasalnya, kondisi ekonomi makro Indonesia belum menarik. “Proyeksinya, IHSG dapat menjangkau level 5.825 pada pekan ini,” papar dia. Sementara itu, analis PT Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro me- nyampaikan, IHSG berpeluang berada dalam kisaran 5.764-5.837 pada Senin (2/6) mendatang. “Kekuatan Bull dan Bear cukup seimbang tapi indeks cenderung mengarah ke pola down- trend ,” ungkap dia. (jm) Iran menuduh Trump berupaya mempolitisasi OPEC. Menurut Iran, sanksi-sanksi AS terhadap negaranya dan Venezuela lah yang menyebab- kan kenaikan harga minyak mentah global. (afp) Pada saat yang sama, negara-negara konsumen besar seperti AS, India, dan Tiongkok semakin mengeluhkan tingginya harga. Data OPEC menyebutkan, Saudi memproduksi sekitar 10 juta bph pada Mei 2018. Namun Iran menolak perubahan atas kesepakatan awal dari pemangkasan produksi. Sebab, indus- tri minyaknya terancam sanksi-sanksi baru, setelah Trump menarik AS dari kepakatan nuklir Iran. Berdasarkan kesepakatan saat ini, negara-negara produsen di ling- kup OPEC maupun non-OPEC yang berpartisipasi mengurangi produksi sebesar 1,8 juta bph. Tapi OPEC menyatakan, sejumlah hambatan produksi dan faktor-faktor geopolitik membuat beberapa ne- gara telah melebihi pembatasan kuota produksinya. Sehingga, saat ini sekitar 2,8 juta barel tetap di luar pasar. Sementara dengan secara kolektif menyetujui kenaikan produksi satu juta bph, negara-negara OPEC be- rarti berkomitmen untuk mematuhi kesepakatan pemangkasan produksi sejak akhir 2016 tersebut.

sekaligus pada pekan lalu. Sebab, menurut dia, pasca kenaikan BI-7 DRRR pada Mei lalu, faktanya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih cenderung melemah. “Pemerintah perlumenyadari bahwa untukmemperbaiki keadaan alangkah baiknya bukan melakukan perubahan di sisi moneter, tapi dari aspek fiskal. Contohnya, neraca perdagangan yang defisit,” tegas William . Mengacu data BI, neraca perd- agangan Indonesia pada Mei 2018 masih defisit US$ 1,52 miliar. Meski demikian, defisit tersebut sudah turun dari defisit pada April 2018 yang sebe- sar US$ 1,63 miliar. Namun, William menyampaikan harapan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berpotensi lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar 5,07% atau minimal 5,3%. “Mengenai target pemerintah den- gan pertumbuhan ekonomi 5,4%, saya masih ragu dapat tercapai, tapi harap- annya semester II ini konsumsi mas- yarakat dapat meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap dia. Pada kuartal III-2018, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games, yang dimulai pada 18 Agustus 2018. Lebih lanjut, per temuan IMF-WB Annual Meeting 2018 juga dilangsung­ kan di Bali. “Secara historis, kuartal III kondisi pasar modal kurang begitu baik, tapi setidaknya tahun ini akan banyak acara berlangsung di Indonesia pada kuar tal tersebut. Dengan begitu, dalam perspektif saat ini, harapannya berbagai acara tersebut dapat mem- berikan sentimen positif berupa kenai- kan konsumsi masyarakat,” papar dia. William mengaku belum merevisi target IHSG pada level 6.700 pada 2018. “Prediksi tersebut menggu- nakan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2% pada kuartal II-2018,” tegas dia. Rekomendasi Pada semester II-2018, William merekomendasikan saham-saham di sektor barang konsumsi dan minyak sawit mentah ( crude palm oil /CPO). Khusus CPO, dia yakin saham di sektor tersebut berada dalam po- sisi uptrend. “Dua tahun ke belakang, saham but. Keputusan OPEC keluar setelah terjadi perdebatan sengit di antara negara-negara anggota, terutama antara dua produsen besarnya, Iran dan Saudi. Para menteri perminyakan di ling- kup OPECmenyatakan, kartel minyak tersebut setuju untuk menaikkan produksi sekitar satu juta bph sedari Juli 2018. “Saya pikir ini akan berkontribusi signifikan untuk memenuhi tambahan permintaan pada paruh kedua nanti,” ujar Menteri Energi Saudi Khalid Al Faleh, kepada para wartawan pada pertemuan OPEC tersebut. Per temuan di markas OPEC di Wina, Austria itu berpusat keputusan untukmengubah atau tidakmengubah kesepakatan pemangkasan produksi di antara negara-negara OPEC dan non-OPEC -termasuk Rusia. Kesepa- katan yang sudah berumur 18 bulan tersebut berhasil mengatasi kelebihan pasokanminyak global danmenaikkan harganya. Harga minyak mentah global sudah naik dari di bawah US$ 30 per barel pada awal 2016 menjadi sekitar US$ 70 per barel saat ini. Didukung Negara Konsumen Saudi sudah menyatakan dukung­ an terhadap kenaikan produksi dan keinginan ini didukung oleh Rusia.

mata uang primadona dan menguat terhadap mata uang negara yang men- jadi anggota G-20maupun G-7. Adapun mata uang rupiah ikut terdepresiasi dan terindikasi masih berpotensi menghadapi tekanan dengan batas level Rp 14.650. Menilik data kurs tengah, Jakarta Interbank Spot Dollar Offered Rate (JISDOR), nilai tukar dolar AS men- jangkau level Rp 14.404 pada 29 Juni 2018. Padahal, pada 28 Juni, nilai tukar rupiah masih berada dalam posisi Rp 14.271 dan Rp 14.163 pada 26 Juni. Selanjutnya, pada 29 Juni lalu, rapat dewan gubernur (RDG) BI justru menetapkan kenaikan suku bunga acuan hingga 50 bps. Lucky mem- pertanyakan dasar pertimbangan BI menaikkan BI-7 DRRR hinggamenjadi 5,25% di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini. “Akumulasi sentimen negatif itu berpotensi menyebabkan volatilitas di pasar. Apalagi, pada kuartal I lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia baru mencapai 5,06%,” ujar dia . Lucky menegaskan, pemerintah perlu segera mengambil kebijakan yang dapat menaikkan produk domes- tik bruto (PBD) Indonesia. Karena kenaikan suku bunga acuan BI justru sudah naik 100 bps selama 17 Mei-29 Juni 2018. Padahal, pasar cenderung lebih nyaman, jika PDB naik dan diikuti kenaikan suku bunga acuan. “Sedangkan sekarang ini, BI-7 DRRR yang naik seolah mendahului dan menimbulkan gap . Jadi, pemer- intah Indonesia perlu untuk menye- imbangkannya dengan menaikkan pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi,” tegas dia. Sejauh ini, menurut Lucky, kondisi dalam negeri belum terlalu menarik bagi investor. Dengan demikian, dana investor asing masih berpotensi membukukan capital outflow pada semester II-2018. “Saya memprediksi, pada semes- ter II, level suppor t IHSG dapat menjangkau 5.650 dan level resis- tance 5.900. Untuk prediksi level support , itu sudah ada penyesuaian dari proyeksi sebelumnya yang berada dalam posisi 5.780,” ungkap dia. Di lain pihak, analis PT Parami- tra Alfa Sekuritas William Siregar juga mempertanyakan keputusan BI menaikkan suku bunga acuan 50 bps pertumbuhan ekonomi global. “Keduanya juga membahas upaya- upaya negara-negara produksi un- tuk menutupi setiap kemungkinan kurangnya pasokan,” kata SPA . Saudi adalah ekspor tir minyak terbesar dunia. Menurut Badan In- formasi Energi AS atau EIA, Saudi biasanya menjaga kapasitas cadangan setidaknya 1,5 - 2 juta bph. Namun menurut pemerintah Saudi, yang dikutip Wall Street Journal , masih menjadi perdebatan apakah negaranya akan sanggup menaikkan produksi, sebagaimana diminta oleh Trump. “Karena tidak bisa begitu saja di- lakukan,” kata seorang pejabat senior Saudi di bidang perminyakan, yang dikutip oleh Wall Street Journal. Dalam beberapa bulan terakhir, Trump berkali-kali mengkritik OPEC. Trump juga menekan Saudi, negara sekutu besarnya di Teluk, untuk me- naikkan produksi. Trump berharap harga minyak mentah global turun menjelang pemilu paruh waktu di negaranya pada November 2018. Satu pekan sebelum komentar terakhirnya keluar, OPEC sepakat menaikkan produksi dibandingkan level sedari Juli 2018. Rusia yang merupakan produsen besar non-OPEC juga mendukung kesepakatan pada 23 Juni 2018 terse-

Juni lalu, IHSG ditutup menguat 131,9 (2,3%) pada level 5.799,2. Investor asing membukukan beli bersih ( net buy ) harian sebesar Rp 359,31 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Penguatan IHSG didorong oleh aktivitas window dressing. Kemudian, indikasi yang kedua adalah keputusan BI menaikkan BI-7 days ( reverse ) repo rate ( BI-7DRRR ) sebanyak50basis poin (bps) hingga menjadi 5,25%. “Kenaikan suku bunga acuan di atas ekspetasi pasar, karena sebelumnya diyakini hanya naik 25 bps,” papar Aditya. Secara terpisah, Direktur LBP Institute Lucky Bayu Purnomomenga- takan, kondisi IHSG masih dibayangi volatilitas pada semester II-2018. Pasal- nya, The Federal Reserve (The Fed) masih berniat kembali menaikkan suku bunga acuan sebanyak dua kali pada 2018 danmasihmemiliki rencana yang sama pada 2019. Kemudian, kenaikan Fed Funds Rate (FFR) mendorong dolar AS menjadi

Sampai 29 Juni 2018, IHSG turun sekitar 14% dibandingkan level tert- inggi pada 2018, yakni kisaran 6.700. Secara historis, selama 10 tahun tera- khir, tingkat pengembalian investasi ( return ) IHSG pada Juli mampu positif dengan tingkat probabilitas sebesar 70- 80%. Namun, kondisi beberapa tahun terakhir jugamenunjukkan bahwa rata- rata pergerakan IHSG pada November berada dalam teritori negatif. Karena itu, terdapat dua prognosa dengan asumsi moderat terkait IHSG. Menurut Aditya, jika IHSG kembali turun maksimal 6% pada semester II, kemungkinan IHSG akan berada pada level 5.450-5.500. Namun, jika naikmini- mal 6%, IHSGdapatmenjangkaukisaran 5.800-6.150 pada semester II-2018. “Saat ini, IHSG masih sulit untuk menembus rekor baru pada 2018. Sebab, selain faktor sentimen global, sejauh ini risiko di dalam negeri sudah lebih tinggi,” jelas dia. Pada penutupan perdagangan 29

Made with FlippingBook Online newsletter