SP170927

Suara Pembaruan

28

Rabu, 27 September 2017

Calo Pengurusan SIMMasih Marak

[JAKARTA] Calo pengu- rusan surat izin mengemudi (SIM) ternyata masih ma- rak dan beroperasi secara gamblang di tengah tekad untuk membenahi profesio- nalisme Kepolisian RI (Polri). Indonesia Police Watch (IPW) sangat menyayang- kan aksi percaloan pengu- rusan SIM itu yang masih dalam di wilayah hukum Polda Metro Jaya justru. Apalagi, Polri saat ini ma- sih sibuk menghadapi pole- mik pembelian senjata. Pantauan SP menyebut- kan para calo gentayangan dan tidak segan menawar- kan antara Rp 800.000 sam- pai Rp 1 juta untuk selem- bar SIM. Padahal harga res- mi pengurusan SIM hanya Rp 125.000. Aksi percaloan ini se- perti tidak terkendali dan sangat meresahkan masya- rakat. Untuk itu, IPW meng- imbau Tim Saber Pungli Mabes Polri segera turun tangan membersihkan per- caloan dan pungli dalam pengurusan SIM. Selama ini, Tim Saber Pungli lebih fokus membe- rantas pungli di institusi la- in. Sebaliknya, pungli di dalam lingkungan kepolisi- an sendiri seakan tidak ter- sentuh. "Jika Tim Saber Pungli Mabes Polri tidak bergerak, IPW pun mengimbau KPK [BEKASI] Satu dari tiga pelaku pencurian kendara- an bermotor (curanmor) berhasil ditangkap anggota Unit Polsek Bekasi Timur, Polrestro Bekasi Kota. Komplotan pelaku curan- mor ini menjual barang cu- rian melalui media sosial Facebook dengan akun "Radio Balap Liar Bekasi" seharga Rp 2 juta. Polisi masih memburu dua pela- ku lainnya. "Pelaku berinisial SP diamankan di Pasar Baru, Bekasi Timur, semalam,” u j a r Ka subag Huma s Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Selasa (26/9). Dia mengatakan, keja- dian bermula saat komplot- an pelaku menggasak sepe-

Bekasi ada calo SIM lang- sung jadi pemohon cukup foto saja dan administratif yang lain dia yang urus. Melihat banyaknya pe- mohon setiap hari, kata Neta, dipastikan perputaran uang calo atau pungli cukup besar. Sebab itu Tim Saber Pungli atau KPK perlu tu- run tangan untuk melaku- kan OTT. “Aksi percaloan ini sa- ngat mengganggu berbagai gebrakan perubahan yang sudah dilakukan Kapolri Tito Karnavian di jajaran kepolisian,” tegasnya. Tidak hanya itu, aksi percaloan SIM ini seakan menantang Tim Saber Pungli Mabes Polri ataupun KPK yang rajin melakukan OTT di tempat lain, tapi se- akan tidak berani member- sihkan percaloan dan pungli dalam pengurusan SIM ter- sebut. [G-5]

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) C melakukan ujian praktik di Satpas Polres Metropolitan Tangerang, Tangerang, Banten, Senin (11/1). Korlantas Polri lewat surat pembaharuan Kakorlantas Polri ST/2652/XII/2015 mengeluarkan aturan baru pengklasifikasian jenis SIM C menjadi tiga golongan SIM C Polos untuk pengguna motor di bawah 250 cc, SIM C 1 untuk 250 - 500 cc, SIM C 2 untuk pemotor di atas 500 cc yang rencana diberlakukan pada Februari.

turun tangan melakukan OTT (operasi tangkap ta- ngan-Red) di lingkungan kepengurusan SIM di Polda Metro Jaya. Jadi, OTT KPK tidak hanya memburu kepa- la daerah, sementara ling- kungan kepolisian seakan tidak tersentuh KPK", ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada SP, Rabu (27/9) pagi. Menurut Neta, marak- nya aksi calo dalam pengu- rusan SIM ini terjadi di S ams a t Da a n Mo g o t Jakarta Barat dan Kota Be k a s i , J awa Ba r a t . Memang para calo tidak bi- sa masuk ke dalam, tetapi mereka beraksi secara ter- buka di parkiran dan di de- da motor korban Adam Rizky (20) di kontrakannya Kampung Bekasi Mede RT 03/RW 02, Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada 10 Agustus 2017 lalu. Ketiga pelaku yakni Singgih Prasestyo (22), Kebib (21), dan Andro (20), menggasak sepeda motor Honda Beat B 3122 FXP, sekitar pukul 02.00 WIB. Komplotan ini memi- liki peran masing-masing. Singgih berperan sebagai eksekusi (pengambil mo- tor) yang merusak kunci kontak dengan kunci letter T, sedangkan Kebib bertu- gas merusak kunci gembok pagar dan pelaku Andro mengawasi kawan-kawan-

kat pintu masuk.

Hal ini sebagai formali- tas kelengkapan administra- si saja. Namun, lewat ban- tuan orang dalam pemohon dipastikan lulus. Modus se-

perti ini sangat menggang- gu masyarakat. Sebab jika tidak melalui calo sulit bagi pemohon untuk lulus. Bahkan di Samsat Kota

Mereka mencari calon pemohon SIM di lapangan parkir sepeda motor atau di jalan dan di depan loket ke- sehatan. Para calo menawarkan jasa dan mengaku punya orang dalam sehingga men- jamin pasti lulus. Jika sudah ada kata sepakat, calo tadi menghubungi orang dalam dan memberitahu nama si pemohon SIM. Lalu si pe- mohon juga diminta untuk ketemu orang dalam terse- but. Pemohon tetap diwa- jibkan mengikuti semua prosedur yang sudah ada, baik teori maupun ujian praktik. nya yang sedang beraksi di luar pagar rumah. "Namun, saat kejadian, korban tidak langsung membuat laporan polisi. Setelah dua pekan kemudi- an, baru membuat lapor- an," ungkapnya. Kemudian, penyidik mendalami kasus pencuri- an tersebut hingga akhir- nya ditemukan fakta, para pelaku menjual motor curi- an melalui media sosial Facebook. "Pelaku menjual motor curian seharga Rp 2 juta," imbuhnya. Pelaku bakal dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan an- caman maksimal sembilan tahun penjara. [160/G-5]

Pelaku Curanmor Jual Motor Curian Melalui Facebook

Made with FlippingBook Online newsletter