SP180519

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 19-20 Mei 2018

Pembangunan MRT Fase II Dipercepat

[ J AKA RTA ] Wa k i l Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, p e m e r i n t a h p u s a t , P eme r i n t a h P r o v i n s i (Pemprov) DKI, PT Mass Rap i d Tr ans i t (MRT) Jakarta, dan juga PT Kereta Api Indonesia (KAI) sepa- kat pembangunan MRT fa- se II (Bundaran Hotel I n d o n e s i a - K a m p u n g Bandan), dipercepat. "Hasil rapat MRT Fase II, alhamdulillah kita sepa- kati bahwa fase II kita akse- lerasi. Saya ingatkan kepa- da PT MRT Jakarta, semua- nya ditabulasi dan diperce- pat, diakselerasi agar kon- struksi bisa dimulai akhir 2018," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (18/5) malam. Ada empat persiapan konstruksi yang sudah dila- kukan akselerasi untuk MRT fase II. Pertama, per- siapan pembebasan lahan untuk kawasan stasiun dan Depo MRT di Kampung Bandan. Sandiaga mengata- kan, pembebasan lahan da- lam fase II ini sudah lebih baik dibandingkan pembe- basan lahan Fase I. "Pembahasan mengenai [JAKARTA] Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, eksekusi mati terhadap na- rapidana terorisme masih menunggu permasalahan hukum selesai. "Ya rasanya tinggal menunggu waktu yang tepat. Ini lagi bulan puasa, sebaiknya tidak membahas eksekusi mati," katanya di Jakarta, Jumat (18/5). Sampai sekarang, terda- pat dua terpidana mati ka- sus tindak pidana terorisme, yakni Iwan Darmawan Mutho alias Muhammad Rois dan Ahmad Hasan. Iwan Darmawan dan Ahmad Hasan dihukum mati karena terlibat dalam k a s u s p e n g e b o m a n Kedutaan Australia 2004 si- lam. J a k s a Ag u n g HM Prasetyo menyebutkan, Aman Abdurrahman atau Oman Rochman yang di- tuntut hukuman mati bom Thamrin, merupakan tokoh utama dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Kita melihat peran

gara (BUMN) dan badan u s a h a m i l i k d a e r a h (BUMD) DKI seperti PT KAI, akan diupayakan menggunakan pendekatan serah terima hak pengguna- an lahan (HPL). Hal itu bisa dalam bentuk kerja sama atau pembelian aset oleh Dinas Perhubungan DKI. "Kalau kerja sama seperti itu yang kita lakukan di Kampung Bandan. Itu kita ingin kerja sama dengan KAI," tukasnya. Kemudian, percepatan persiapan pembangunan transit oriented develop- ment (TOD) dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke K a m p u n g B a n d a n . Nantinya akan ada dua iko- nik stasiun sepanjang fase II ini, yaitu Stasiun Monas dan Stasiun Kota. Berikutnya, tambah Sandiaga, proses perjanjian pinjaman antara pemerintah p u s a t d a n J a p a n International Coorporate Agency (JICA) sudah mele- wati Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). "Sekarang menunggu surat dari bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) ke dikan acuan bagi pengikut -pengikutnya," katanya. "Jadi jaksa mengatakan di samping Aman sebagai residivis karena sudah dihu- kum dua kali dalam kasus yang sama, juga dianggap membahayakan kehidupan kemanusiaan," katanya. Jaksa penuntut umum (JPU), di PN Jaksel, Jumat (18/5), menuntut hukuman mati terhadap terdakwa du- gaan aktor bom Thamrin, Oman Rochman alias Aman Abdurrahman. “Menuntut majelis ha- kim menjatuhkan tuntutan pidana hukuman mati kepa- d a t e r d a k w a Am a n Abdurrahman," kata JPU Anita. Aman dianggap pihak bertanggung jawab saat ak- si teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, yang mene- waskan sejumlah orang dan menjadi aktor utama bebe- rapa serangan lain di Indonesia. Jaksa juga meminta ma- jelis hakim memberikan Bertanggung Jawab

pemerintah Jepang yang sampai hari ini belum kelu- ar. Rencananya saya berko- ordinasi dengan pak Dirjen dan juga ibu Menteri. Sayangnya, saya tidak dika- sih tahu pas lagi jalan-jalan di Lapangan Banteng bebe- rapa minggu lalu. Jadi bisa saya tanyakan. Tetapi keli- hatannya waktu itu belum lewat dari Bappenas," te- rangnya. Kemudian, terkait pene- tapan jalur MRT, menurut Sandiaga, penetapan jalur MRT akan segera difinalisa- sikan oleh Gubernur DKI. Begitu juga dengan manaje- men regulasi TOD Kampung Bandan sudah dilakukan. Pemprov DKI telah menun- juk PT MRT Jakarta sebagai operator utama MRT. "Kita juga lakukan de- ngan sistem insentif dan tentunya pendekatan TOD agar para pengembang bisa merasakan bekerja sama dengan MRT. Ini juga bagi- an dari biaya pengelolaan TOD yang dapat menurun- kan PSO ( public service ob- ligation ) ke depan," jelas- nya. [LEN/W-11] kompensasi bagi para kor- ban akibat serangan teror Aman. Aman disangkakan melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6, subsider Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara se- umur hidup atau hukuman mati. Selain itu, Aman juga disangka dengan Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider Pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara se- umur hidup. Jaksa menilai tidak ada hal yang meringankan dari Aman dan hal memberat- kan Aman sebagai residivis. Sementara itu, Ipda Denny Maheiu, korban le- dakan Bom Thamrin 14 Januari 2016, mengatakan tuntutan hukuman mati dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa teroris Aman Abdurrahman sangat wajar. [Ant/BAM/W-11] Regulasi

ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY Sejumlah pekerja melakukan perawatan rangkaian kereta MRT di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (26/4). Perawatan kereta MRT terus dilakukan untuk mengetahui kesiapan menjelang uji co- ba yang akan berlangsung Agustus 2018.

persiapan pembebasan la- han, sudah lebih baik diban- dingkan fase I," ujarnya. Untuk lahan perseo-

rangan, lanjutnya, akan di- prioritaskan dengan meng- gunakan pendekatan bu- siness to business (B to B),

antara PT MRT Jakarta de- ngan pemilik lahan. Untuk lahan yang dimi- liki badan usaha milik ne-

Eksekusi Mati Terpidana Teroris Menunggu Waktu Tepat

SP/JOANITO DE SAOJOAO Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (18/5).

yang bersangkutan sangat signifikan, dialah tokoh uta- ma dalam jaringan JAD ini. Menurut penyidik kepolisi- an merekalah yang ternyata kedapatan terbukti pelaku pelaksanaan bom bunuh di- ri," katanya. Bahkan, kata dia, Aman Abdurrahman yang mem- bentuk jaringan dan mem- berikan doktrin kepada

pengikutnya. "Itulah yang sekarang menyebar mela- kukan aksi-aksi teror," kata- nya. Di bagian lain, ia me- nyebutkan, kebanyakan pe- laku bom bunuh diri , mere- ka yang pernah berangkat ke Suriah dan dideportasi kembali ke Indonesia. "Ternyata di sini pun belum menghentikan atau belum

mengubah pemahaman itu. Te t a p m e n g a n g g a p Indonesia sebagai negara thogut ," katanya. Aman dalam setiap aca- ra dakwahnya selalu me- minta pengikutnya melaku- kan jihad di tempatnya ma- s i n g - ma s i n g . " Ama n Abdurahman ini juga me- nulis buku cukup banyak dan berisi ajaran yang dija-

Made with FlippingBook Online newsletter