SP191120

Suara Pembaruan

28

Rabu, 20 November 2019

KemhubHarus Buat Aturan untuk Skuter Listrik Otoped Dinilai Solusi KendaraanMasa Mendatang

[ J A K A R TA ] G r a b Indonesia membeberkan alasan mengoperasikan layanan skuter listrik di Ibu Kota, yakni karena kend- araan nonpolusi itu sebagai solusi kendaraan masa de- pan yang ramah lingkun- gan, meski infrastrukturnya belum memadai. "Karena yang berbasis lis- trik itu kita pikir akan menjadi future ya. Dari segi tarif pun tidak terlalu mahal. Hanya Rp 5.000 per 30 menit," kata Head of Public Affairs Grab I ndone s i a Tr i Sukma Anreianno, Selasa (19/11). Tri mengatakan, angga- pan infrastruktur jalur sep- eda yang belum memadai untuk skuter listrik atau otoped kurang tepat, karena saat ini Jakarta makin mem- prioritaskan kendaraan ramah lingkungan. "Jakarta sudah semakin baik, mungkin beberapa tahun yang lalu tidak kon- dusif. Namun, makin ke sini infrastruktur sudah se- makin bagus, waktunya cukup untuk kita mulai (op- erasi skuter listrik)," kata Tri, dikutip dari Antara . Meski berpendapat in- frastruktur Jakarta mulai memadai untuk pengopera- [JAKARTA] Akademisi Ade Armando memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan se- bagai terlapor soal kasus unggahan gambar Gubernur DK I J a k a r t a A n i e s Baswedan mirip badut atau Joker di media sosial, di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (20/11). Berdasarkan pantauan, Ade yang mengenakan ke- meja batik datang seorang

Bi dang Advokas i dan K e m a s y a r a k a t a n Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menu- turkan, diperlukan regulasi yang jelas untuk mengatur operasional skuter listrik. Regulasi dapat memuat w i l a y a h o p e r a s i o n a l , batasan jumlah penumpang, batasan usia, batasan kece- patan yang diizinkan, per- lengkapan atau atribut kese- l ama t a n y a n g h a r u s dikenakan. Lebih lanjut diungkap Djoko, beroperasi di kawa- san tertentu bertujuan agar keselamatan terjaga dan pi- hak penyedia dapat mudah memantau pengendaranya. “Dapat diizinkan berop- erasi di pedestrian dengan lebar tertentu. Karena tidak semua pedestrian bisa dile- wati skuter listrik, terutama yang lebarnya kurang dari tiga meter," ujar Djoko ke- pada SP , Rabu (20/11). Lebih lanjut diungkap Djoko, apabila dibolehkan lewat jalur sepeda atau jalur lain yang steril dari kend- araan bermotor. Tentunya, jalur sepeda yang terjamin keselamatan dan keamanan untuk dilewati. pihak, itu selalu saya datang dan selalu prosesnya berja- lan profesional sampai saat ini. Dengan harapan seter- usnya memang saya belum pernah dinyatakan ber- salah," ungkapnya. Ade menyampaikan, apa yang dilakukannya adalah untuk mengkritik agar uang rakyat tidak di- hambur-hamburkan apalagi dikorupsi. "Kita sedang bersa- ma-sama memperjuangkan.

"Jalur sepeda yang be- nar-benar terpisah secara fisik. Demikian pula den- gan kecepatan skuter listrik tidak boleh lebih dari 15 km per jam, misalnya," kata Djoko. Dia mengingatkan, be- ban maksimal yang mampu diangkut skuter listrik adalah 100 kilogram, seh- ingga satu skuter listrik hanya boleh ditumpangi oleh satu orang. Pengguna skuter listrik juga harus memperhatikan kondisi permukaan jalan yang di- lalui. Apabila ada genangan a i r, pe rmuka an j a l an bergelombang dan kondisi jalan curam, seharusnya skuter listrik dituntun. Setiap kendaraan yang beroperasi di jalan umum baik bermotor maupun ti- dak harus dibuat regulas- inya. Regulasi itu dibikin untuk melindungi kese- lamatan penggunanya. "Pemerintah jangan meli- hat, tidak ada dalam Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, akan tetapi lebih melihat pada perlindun- gan keselamatan pengguna skuter listrik," kata Djoko. [RIA/W-11] Perangnya adalah perang lawan potensi korupsi di pemerintahan DKI. Ini bukan saya sendirian, ini kan ramai sekali orang- orang kritik cara Pak Anies kelola DKI saat ini. Jadi be- liau harus terus dikritik, dis- indir, diserang bukan den- gan niat buruk, tetapi den- gan niat agar uang rakyat t i d a k s amp a i d i h am- bur-hamburkan atau bahkan dikorupsi," katanya. [BAM/G-5]

SP/Joanito De Saojoao Warga menggunakan otoped listrik dari penyedia layanan “Grabwheels” di atas trotoar kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (15/11).

sian skuter listrik sebagai kendaraan ramah lingkun- gan, Tri mengaku masih banyak pekerjaan rumah untuk mengedukasi peng- guna agar bijak berkendara menggunakan l ayanan skuter listrik GrabWheels. "Kami terus berkomit- men untuk melakukan edukasi baik online maupun offline . Karena kami ingin menjadikan skuter listrik sebagai moda angkutan d i r i , k e G e d u n g Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, sekitar pukul 10.20 WIB. " S a y a d a t a n g k e Krimsus Polda berkaitan la- poran mengenai Facebook saya yang menyindir Pak Anies Baswedan sebagai Joker itu," ujar Ade. Menyoal ada kabar dir- inya tidak akan datang me- menuhi panggilan penyidik, Ade menyampaikan, dir- inya selalu datang setiap

yang berkelanjutan di ibu kota untuk mendorong mas- ya r aka t menggunakan transportasi umum massal," kata Tri. Sebelumnya, Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) me- nilai infrastruktur jalur sep- eda untuk skuter listrik se- bagai moda transportasi be- lum memadai di Jakarta. Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kamis (14/11)

menilai belum ada batasan yang jelas antara badan ja- lan dengan jalur kendaraan nonpolusi sehingga dapat membahayakan pengguna- nya. "Kalau di jalur sepeda kan tidak ada pengaman- nya,” katanya. Sementara itu, akade- misi prodi Teknik Sipil Un i ka Soeg i j ap r ana t a Sema r a ng d a n Ke t u a "Tentu saja itu fitnah. Ada orang yang mengata- kan itu. Saya juga dengar dan ada orang katakan apakah saya akan penuhi panggilan, saya akan kata- kan selama hidup saya se- tiap kali saya dipanggil oleh polisi saya selalu datang. Saya selalu percaya profe- sionalisme kepolisian. Karena selama ini pengala- man saya berulang kali saya dilaporkan oleh berbagai Regulasi ada panggilan polisi.

Ade Armando Penuhi Panggilan Penyidik

dok sp

Ade Armando

Made with FlippingBook HTML5