ID200706

SENIN 6 JULI 2020

24

IST

rakibat rasio kesehatan modal perusahaan asuransi atau risk based capital (RBC) negatif, maka dia bersama Asmawi Syam yang saat itu menjabat sebagai direktur utama Jiwas- raya melaporkan kondisi ini ke Kementerian BUMN. Selanjutnya, Kementerian BUMN memi n t a Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melak- ukan audit tujuan ter tentu terhadap laporan keuangan Jiwasraya. Masalah pun kian bertam- bah ketika pada Januari 2020 jajaran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga me- nemukan adanya manipulasi pencatatan laporan keuangan atau window dressing , serta temuan mengenai adanya penc a t a t an keun t ungan (laba) yang semu selama ber- tahun-tahun, setelah BPK ber- inisiatif melakukan investigasi awal terhadap Jiwasraya. “Masalah Jiwasraya itu pe- lik. Tapi kami manajemen baru bersama Kementerian BUMN, Kementerian Keuan- gan, OJK dan stakeholder lainnya berkomitmen terus menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Perlu dukungan untuk menyelesaikan restruk- turisasi yang sedang berjalan dan sebentar lagi selesai, sehingga bisa memenuhi ke- wajiban terhadap nasabah,” jelas Hexana. Dia pun berharap seluruh pihak tidak terganggu oleh informasi yang tidak tepat dan malah akan mengaburkan fakta sesunguhnya, agar pro- ses penyehatan Jiwasraya bisa segera diselesaikan. “Diha- rapkan fakta-fakta ini agar tidak didistorsi karena merupakan kausalitas dan supaya in- formasi ini tidakmengaburkan fakta yang ada di persidan- gan. Kami bersama pemegang saham bekerja sejatinya untuk nasabah dan perbaikan Jiwas- raya,” kata Hexana. (th) dalammenopang kemandirian kader yang merupakan salah satu visi yang dicanangkan GP Ansor. Untuk itu, kegi- atan yang mendorong ke- mandirian kader akan selalu ditingkatkan. Hal senada juga ditegaskan Ketua Lembaga Pereko- nomian dan Badan Usaha Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta Alfanny. Salah satu kemandirian yang dimak- sud tersebut adalah secara menyeluruh bisa mengatasi sampah dan sekaligus me- nambah penghasilan untuk anggota. “Pelatihan bank sampah ini merupakan upaya GP Ansor DKI untuk membangun ke- mandirian kader agar dapat menambah penghasilan ke- luarga. Ini sekaligus mele- starikan lingkungan dengan mengurangi sampah plastik,” papar Alfanny seperti dilansir Antara . Pelatihan tersebut dilak- sanakan dengan prosedur dan protokol kesehatan yang sangat ketat dalam upaya mencegah transmisi atau penyebaran Covid-19. (ris) yang akan dipilih di mana pun dan kapan pun melalui mobile phone, sehingga waktu lebih efisien. “Sebagai institusi perbankan syariah yang mengangkat cor- porate value Hasanah Banking Partner , BNI Syariah senantiasa berupaya menjadi mitra dan solusi bagi seluruh masyarakat, sehingga keberadaan BNI Syariah dapat menjadi partner yang hasanah untuk nasabah, tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga memberikan kebaikan ( hasanah ) untuk kehidupan akhirat ( hasanah way ),” jelas Firman. (ris)

Plan, hingga akhirnya Jiwas- raya benar-benar mengalami gagal bayar pada Oktober 2018. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko men- gungkapkan, meski pada 2012-2017 Jiwasraya belum mengalami gagal bayar, sejak 2017 terjadi peningkatan sig- nifikan jumlah kewajiban dan klaim karena terbebani oleh produk JS Saving Plan, yang saat itu menjanjikan bunga pasti ( fixed rate ) yang pernah mencapai 10% atau di atas rata- rata bunga deposito. “Pada 2012 sampai 2017 belum terjadi gagal bayar, kar- ena saat itu belum ada klaim jatuh tempo ke nasabah dalam jumlah yang besar. Ketika saya masuk Jiwasraya pada 27 Agustus 2018, kondisi keuan- gan Jiwasraya sudah sangat memprihatinkan dengan rugi Rp 4,1 triliun belumdiaudit per Juni 2018,” kata Hexana dalam keterangan tertulis, pekan lalu Menurut dia, persoalan itu mengakibatkan tidak ada ca- dangan gaji, operasional kan- tor, dan bahkan sudah tidak bisa membayar utang jatuh tempo dalam jangka waktu pendek untuk klaim produk JS Saving Plan. “Ini kondisi 2 bulan sebelum Jiwasraya benar-benar gagal bayar pada Oktober 2018,” ujar dia. Selain itu, adanya penem- patan portofolio investasi Ji- wasraya pada saham lapis ketiga dan instrumen reksa dana tunggal yang diduga tidak menggunakan kaidah dan standar profesional pelaku investasi di pasar modal, turut menjadi faktor perseroan mengalami keru- gian dan utang dalam jumlah sangat besar, hingga akhirnya manajemen Jiwasraya tidak mampu membayar kewajiban terhadap nasabah. Hexana melanjutkan, sete- lah mengetahui utang Jiwas- raya sangat besar yang be- Perekonomian dan Badan Usaha-Pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta. Titi Nuraini mengatakan pelatihan tersebut sebagai langkah awal bagi GP Ansor dan komunitas terkait lainnya dalammenerapkan digitalisasi bank sampah di lima wilayah DKI Jakarta. Pilot project dari program tersebut akan dilak- ukan di Jakar ta Barat dan Jakarta Selatan. Kemudian untuk wilayah lainnya akan mengikuti perkembangan dari dua dua wilayah pilot project tersebut. Mountrash merupakan ap- likasi pengelolaan sampah, ter utama sampah plastik, yang merupakan salah satu terobosan dalam mengatasi sampah melalui digitalisasi. Melalui Mountrash, upaya mengatasi sampah juga mem- berikan keuntungan kepada para pihak yang terkait. Semen t a r a i t u , Ke t ua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas meny- ambut baik pelatihan bank sampah bersama Mountrash dan BankDKI tersebut. Hal itu merupakan salah satu bentuk BNI Syariah seluruh Indonesia. BNI Syariah juga senantiasa mendapatkan dukungan tekno- logi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi in- frastruktur BNI di antaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama. Lebih jauh, manfaat layanan ini dapat mem- permudah monitoring transaksi keuangan kapanpun. Saat ini BNI Syariah juga mempermudah akses bagi masyarakat yang inginmembuka rekening dengan mengakses bro.bnisyariah.co.id. Di website ini calon nasabah dapat men- entukan sendiri jenis tabungan

JAKARTA – Badan Per- lindungan Konsumen Nas- ional (BPKN) meyakini PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan melakukan pembayaran kewajiban perusahaan kepada nasabah. “Karena milik negara, lalu Menteri BUMN Erick Thohir juga sudahmenyampaikan be- berapa skema, jadi seharusnya itu bisa membuat lebih tenang bagi nasabah,” ujar Koordin- ator Komisi Advokasi BPKN, Rizal MHalimdi Jakarta, akhir pekan lalu. Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya tetap terusmengawal proses hukum di persidangan seraya menunggu mekanisme pengembalian hak konsumen. “Kita kawal perkembangan proses hukumnya karena sudah masuk ke peneg- akan hukum oleh Kejaksaan Agung,” ucap dia seper ti dilansir Antara . Jiwasraya telah menyele- saikan pembayaran kepada nasabah dengan nilai Rp 480 miliar yang diperoleh dari op- timalisasi aset-aset Jiwasraya yang masih bisa digunakan. Tak hanya itu, Jiwasraya bersama PT Taspen (Persero) dan PT Bank Tabungan Neg- ara (Persero) juga telah men- andatangi perjanjian jual beli bersyarat atau Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA) untuk PT Jiwasraya Putra. Saat ini manajemen Jiwas- raya bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan sedang membahas penyer taan modal negara (PMN) yang akan disalurkan ke Bahana Pembiayaan Usaha Indonesia (BPUI) selaku in- duk usaha BUMN sektor keuangan pada 2021. Sementara itu, manajemen Asuransi Jiwasraya mem- beberkan fakta dan kondisi perseroan periode 2012-2017 atau pada saat perusahaan menerbitkan produk JS Saving JAKARTA – PT Bank DKI mengg a ndeng Ge r a k a n Pemuda Ansor (GP Ansor) DKI Jakarta untuk bekerja sama dalam pelatihan ( work- shop ) mengenai pengelolaan bank sampah secara digital Mountrash, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi persoalan sampah di tengah pandemi Covid-19. “Ini mer upakan bentuk kolaborasi yang sangat bagus antara anggota Ansor, Moun- trash, yang didukung oleh Bank DKI,” kata Co-Founder perusahaan aplikasi pengelo- laan sampah PT Mountrash Avatar Indonesia Titi Nuraini di Jakarta, Minggu (5/7). Komitmen kuat dari Bank DKI itu akan berdampak pos- itif terhadap semua pihak ter- kait. Bank DKI yang berbasis di DKI Jakar ta juga terus mendorong adanya solusi atas persoalan sampah di wilayah ibu kota negara. Pelatihan yang digelar di Kantor Pusat Bank DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7), itu diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari 5 wilayah pengurus Lembaga

Kualitas Layanan Petugas Customer Service Bank DKI melayani nasabah menggunakan protokol kesehatan Covid-19, pekan lalu. Konsistensi Bank DKI dalam men- ingkatkan kualitas layanan kepada nasabahnya mendapatkan apresiasi sebagai pelayanan terbaik kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang memberikan penilaian terhadap kualitas pelayanan BPD SI periode 2019-2020. Pencapaian tersebut juga menunjukkan peningkatan kualitas layanan Bank DKI dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berada di posisi 3 besar kualitas layanan BPD SI.

Oleh Nida Sahara

dan transaksi digital komersial, serta kami semua tetap bekerja sebaik mungkin, tetap berkarya, dan terusmemberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah dan umat,” imbuh Reza. Menteri BUMN berencana melebur tiga bank syariah mi- lik Himbara, yakni Mandiri Syariah, PT Bank BRI Syariah Tbk, dan PT Bank BNI Syariah. Sebelumnya, Mandiri Syariah tengah mempersiapkan diri untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pen- awaran saham perdana ( initial public offering /IPO). D i r e k t u r U t ama B a n k Mandiri Royke Tumilaar juga menyatakan siap mengantarkan anak usahanya tersebut untuk go public , tapi masih menunggu waktu yang tepat. “Mandiri Syariah siap sih siap, tapi perlu lihat size dulu, momentum mar- ket juga seperti apa. Nanti kami lihat, kalau Mandiri Syariah sih sudah siap,” ucap Royke. Apabila wacana peleburan bank-bank syariah terlaksana pada Februari 2021, Mandiri Syariah diperkirakan tidak melanjutkan rencana aksi korporasi yang disiapkan se- belumnya. Namun, skema dari penggabungan bank syariah belum dijelaskan lebih detail oleh Menteri BUMN. Sementara itu, per kuartal I-2020, Mandiri Syariah saat ini memiliki total aset Rp 114 triliun dengan total ekuitas Rp 9,61 triliun. Di sisi lain sebagai bank syariah modern penguatan di- gitalisasi juga terus dilakukan di mana hingga Juni 2020, Mandiri Syariah mencatatkan transaksi digital sejumlah 55 juta transaksi naik 29,15% (yoy). Pada kesempatan ini BNI Syariah bekerja sama dengan Yayasan Hasanah Titik juga menyerahkan apresiasi kepada mahasiswa UIN Mataram yang berprestasi dan telah Hafiz Quran, dalam bentuk beasiswa Tabungan BNI iB Hasanah se- besar total Rp 100 juta. “Sebagai Hasanah Banking Partner , BNI Syariah siapmenye- diakan layanan terbaik bagi UIN Mataram baik dalam hal pengelolaan dana dan transaksi serta kebutuhan finansial lainnya berdasarkan prinsip syariah. Kami berharap seluruh civitas akademika UIN Mataram dapat memanfaatkan produk dan lay-

JAKARTA – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyambut positif wacana merger bank-bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang dilontarkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Berkaitan itu, perseroan tetap meningkatkan kinerja bisnis dan pelayanan yang optimal kepada nasabah.

Ahmad Reza

yang semakin merata, produk yang kompetitif dan semakin lengkap,” lanjut dia. Pihaknya juga masih akan menunggu arahan lebih lan- jut dari Kementerian BUMN dan pemegang saham. Mandiri Syariah hingga saat ini masih tetap fokus untukmeningkatkan kinerja perusahaan. “Hal ini baru saja disampaikan pemer- intah, pastinya ada kajian yang memastikan semua berjalan dengan baik. Saat ini kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” ucap dia. Menur ut Reza, pihaknya meyakini wacana dari Menteri BUMN memiliki perhitungan yang bagus untukmeningkatkan ekonomi syariah di Indone- sia. “Sebagai anak usaha dari BUMN, kami percaya pemerin- tah akanmengambil langkah ter- baik untuk memperkuat BUMN demi kemajuan dan kesejahter- aan rakyat Indonesia, khususnya ekonomi syariah yang masih amat besar potensi pasarnya,” tambah dia. Badan Perencanaan Pem- ingkatkan pertumbuhan bisnis dan menjadi partner yang lebih baik salah satunya pada peluang terkait kerja sama produk dan jasa perbankan syariah dalam mendukung dunia pendidikan,” kata Firman dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily , akhir pekan lalu. Dia menjelaskan, kerja sama yang disepakati di antaranya kerja sama layanan penerimaan pembayaran Uang Kuliah Tung- gal (UKT) seluruh mahasiswa melalui sistem VA e-collection BNI Syariah, kerja sama pem- biayaan konsumer untuk dosen dan karyawan di antaranya pem- biayaanGriya iBHasanah, Fleksi

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza menga- takan, sebagai anak perusahaan dari bank anggotaHimbara yakni PT BankMandiri (Persero) Tbk, pihaknya senantiasa akan men- gikuti pemegang saham Dwi Warna. Perseroan menyambut positif rencana Menteri BUMN, dan Mandiri Syariah akan sen- antiasa mengikuti keputusan pemegang saham dalam hal ini adalah Bank Mandiri. “Itu rencana yang baik un- tuk peningkatan kinerja bank syariah dan kemaslahatan umat. Nasabah tetap menjadi perha- tian semua pihak. Kami men- jamin pelayananMandiri Syariah terhadap nasabah tetap optimal,” terang Reza kepada Investor Daily, Minggu (5/7). Reza mengungkapkan, kon- solidasi, pembenahan, dan pen- guatan BUMN bukanlah hal bar u dan memang menjadi program utama dari Kemen- terian BUMN saat ini. Nasabah sudah pasti menjadi perhatian utama. “Setidaknya semakin mendapatkan akses jaringan JAKARTA – PT Bank BNI Syariah melakukan penandatan- gan perjanjian kerja sama (PKS) denganUniversitas IslamNegeri (UIN) Mataram, terkait Peng- gunaan Layanan BNI Virtual Account e-Collection di Aula UIN Mataram, Kamis (2/7). Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, sinergi BNI Syariah dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram merupakan wujud dari tema strategis yang diusung BNI Syariah yaitu Embracing New Opportunities pada tahun ini. “BNI Syariah siap meraih pe- luang-peluang baru untuk men-

bangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya memproyeksikan, ekonomi syariah Indonesia tahun 2023 dapat mencapai US$ 3 triliun didorong oleh pesatnya industri halal. Le- bih dari itu, secara filosofis, perbankan syariah juga selalu mengutamakan pembiayaan ke sektor riil, menghindari hal-hal yang bersifat spekulatif, serta menerapkan prinsip adil melalui sistem bagi hasil. “Secara prinsip dan filosofi, perbankan syariah menge- depankan financial justice dan stability in investment. Oleh karena itu, ini adalah sistem perbankan yang tidak hanya Rahmatan Lil Alamin , tapi memiliki resiliensi tinggi ter- hadap volatilitas ekonomi,” jelas Reza. Diamenambahkan, rencana ini sebagaimana dikatakan Menteri BUMN Erick Thohir diproyek- sikan bulan Februari 2021. “Wak- tunya masih lama. Masih tahun depan. Oleh karena itu, yang pasti BSM tetap fokus pada ritel Umroh iB Hasanah, dan BNI Multiguna iBHasanah; dan kerja sama pembiayaan kartu pembiay- aan BNI iB Hasanah Card untuk dosen dan karyawan. Menur ut Firman, potensi kerjasama denganUINMataram ini cukup besar salah satunya terkait dengan potensi pemba- yaran SPP/UKTmahasiswa baik sarjana maupun pascasarjana se- besar Rp 35 miliar. Selain itu, ada potensi bisnis payroll /remuner- asi di lingkungan UIN Mataram yaitu sebesar Rp 2,48 miliar. Saat ini jumlah mahasiswa UIN Mataram sebesar 13.600 orang dengan jumlah mahasiswa baru sebanyak 3.000 mahasiswa.

anan BNI Syariah,” kata Firman. Dalam acara ini Firman juga memberikan kuliah umum ber- tema Membangun Ekosistem Halal di e ra new normal dengan format webinar dan target ma- hasiswa sebanyak 200-300 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bis- nis Islam UIN Mataram. F i r m a n m e n e g a s k a n , BNI Syariah terus berupaya memberikan layanan yang memudahkan transaksi bagi seluruh civitas akademika UIN Mataram, terutama dalam hal transaksi pembayaran biaya pen- didikan yang dapat dilakukan se- cara online melalui channel ATM dan teller di lebih dari 376 outlet

Made with FlippingBook flipbook maker