Suara Pembaruan-31

Suara Pembaruan

28

Jumat, 31 Agustus 2018

Masih Kumpulkan Bukti, Nur Mahmudi BelumDitahan

Densus Buru Penembak Anggota Polri

[JAKARTA] Sekitar 100 anggota Densus Anti Teror hingga Jumat (31/8) masih memburu tiga orang pela- ku penembakan terhadap petugas Polri di Jalan Tol Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (25/8) lalu. Salah satu orang tersebut diketa- hui berinisial NL, yang di- sinyalir anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). NL dan seorang teman- nya yang juga tertembak berhasil melarikan diri. Dalam peristiwa baku tembak itu, salah seorang anggota Polri Aiptu Dodon meninggal dunia setelah menjalani perawatan in- tensif di salah satu rumah sakit. “Identitas NL sudah ka- mi ketahui, termasuk penu- lusuran terhadap keluarga dan kerabatnya. Posisi NL telah dipetakan, dan kini

dalam pengejaran anggota Densus yang disebar ke be- berapa lokasi yang disinya- lir pelaku teroris,” ujar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di sela acara pe- resmian Gedung Prometer RS Bh a y a n g k a r a R Sukanto, Jakarta, Jumat (31/8) pagi. Menurut Kapolri, iden- titas ketiga penyerang ang- gota Polri di Tol Cirebon itu diketahui berdasarkan hasil penyelidikan di la- pangan. Tim Densus terus mengoptimalkan penge- jaran terhadap ketiga pela- ku penembakan itu. “Kami berharap pelaku secepatnya bisa ditangkap. Dan kepada masyarakat di mana pun berada, jika me- ngetahui atau mendengar tiga orang anggota JAD se- gera melapor ke petugas se- tempat,” ujar Kapolri. [G-5]

[DEPOK] Polresta Metro Depok belum melakukan penahanan terhadap man- tan wali kota Depok Nur Mahmudi Ismail setelah di- tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan lahan Jalan Nangka. Ka p o l r e s t a Me t r o Depok Kombes Polisi Didik Sugiarto mengatakan alasan belum dilakukan pe- nahanan atas diri Nur Mahmudi lantaran penyi- dik masih terus mengum- pulkan bukti yang mem- perkuat adanya pelanggar- an hukum yang dilakukan Nur Mahmudi dalam pro- yek pengadaan J a l an Nangka di Kelurahan S u k a m a j u B a r u , Kecamatan Tapos. "Saat ini tim kami terus

Barat, Jumat (31/8).

akan dibebaskan dan faktor lainnya," kata Asmayadi. Sebelumnya, polisi me- ngatakan kerugian negara akibat dugaan tindak pida- na korupsi pada pengadaan tanah di Jalan Nangka mencapai Rp10 miliar. Penyelidikan dilakukan se- jak November 2017 dengan meminta keterangan 80 orang saksi oleh tim penyi- dik Polresta Metro Depok. "Ada juga beberapa ba- rang bukti yang kami sita. Penghitungan kerugian ne- gara juga sudah dilakukan oleh BPKP Provinsi Jawa Barat. Dari alat bukti yang kami miliki ini kami mene- tapkan dua tersangka yakni s a u d a r a NM I ( N u r Mahmudi Ismail-red) dan HP (Harry Prihanto-red)," ujar Didik. [RIA/ H-12]

Sementara itu, Ketua RT 03/ RW 01 Kelurahan Sukamaju Baru Asmayadi mengakui adanya kegiatan pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka se- panjang 500 meter dari per- tigaan Jalan Raya Bogor menuju Apartemen Green Lake View selebar enam meter dari kondisi badan jalan yang ada saat ini yang hanya selebar 4 meter. Ada 17 bidang tanah yang ter- kena pembebasan lahan. Harga tanah warga per meternya dibebaskan de- ngan harga bervariasi, ter- tinggi mencapai Rp 30 juta per meter dan terendah lebih dari Rp 10 juta per meter. "Ada tim appraisalnya. Harga berbeda tergantung bangunan eksisting yang

DOK SP

Nur Mahmudi Ismail

mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat pem- buktian. Kami akan pang- gil kembali ketika alat buk- ti sudah cukup. Selanjutnya akan terus kami lanjutkan proses pemeriksaan," tutur Didik di Depok, Jawa

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker