ID150314

20 >>

>> 2

16 >>

TELECOMMUNICATION

LIFE STYLE

INTERNATIONAL

INDONESIA

SABTU/MINGGU 14-15 MARET 2015

MEDIA HOLDINGS

MARKETS & CORPORATE

IST

Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Oleh Harso Kurniawan JAKARTA — Persaingan di pasar mobil domestik kian sengit sepanjang tahun ini, seiring tingginya pasokan mobil ke dealer yang tidak diimbangi penyerapan di tingkat konsumen. Hingga bulan lalu saja, akumulasi stok mobil yang menumpuk di dealer nyaris mencapai 50% dari total penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer ). Padahal, pabrikan sudah memangkas pasokan hingga 15%. Agar stok tak terus menumpuk, kalangan dealer terpaksa membanting harga jual.

n Hoesen

5 Perusahaan Siap Masuk Bursa

Sebanyak lima perusahaan siap mencatat- kan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indo- nesia (BEI). Lima perusahaan

itu antara lain PT Puradelta Lestari, PT PP Properti, dan PT Merdeka Copper & Gold.

>> 3

berupaya mengejar target penjualan di tengah lesunya penjualan domes- tik. Jika pasar tak juga membaik, perang diskon berpotensi terus terjadi sepanjang tahun. “Turunnya penjualan secara ritel sepanjang tahun ini membuat indus- tri mobil overstock (stok berlebih). Hal ini memicu terjadinya perang diskon,” ujar Jongkie kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (14/3). Merujuk data Gaikindo, akumulasi penjualan mobil domestik secara wholesales hingga Februari 2015 mencapai 182.933 unit. Adapun penjualan mobil secara ritel atau langsung ke konsumen mencapai 163.099 unit. Dengan demikian, stok mobil yang belum terserapmencapai 19.834 unit. Jika ditambah sisa stok tahun lalu sebanyak 23 ribu unit, total stok mobil yang menumpuk di dealer sekitar 43 ribu unit atau nyaris 50% dari penjualan wholesales Februari lalu. Padahal, pabrikan sebetulnya sudah memangkas penjualan whole- sales sebesar 15% hingga Februari 2015 dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 215.433 unit. Penurun- an itu merupakan penurunan pen- jualan pertama dalam kurun waktu tersebut sejak 2010. Tapi tetap saja penumpukan stok tak bisa dicegah. Dengan mendiskon harga secara besar-besaran, para dealer berharap stok sebanyak itu bisa berkurang. Hal ini terpaksa dilakukan, kendati bakal menggerus margin dan prof- itabilitas dealer . Sejauh ini, Jongkie menyatakan, Gaikindo belum berniat merevisi target penjualan mobil tahun ini sebanyak 1,2 juta unit atau stabil dib- anding tahun lalu. Gaikindo masih

Berdasarkan penelusuran Investor Daily, aksi banting harga jual dilaku- kan dealer merek mobil yang masuk enam besar, yakni Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Mitsubishi, dan Nissan. Di antara merek-merek itu, dealer Nissan yang paling jorjoran mengobral diskon. Seorang tenaga penjual di salah satu dealer Nissan mengungkap- kan, diskon Grand Livina berkisar Rp 25-30 juta, March Rp 17-30 juta, dan Evalia Rp 12 juta. Dealer Toyota tak mau ketinggalan, meski tidak seagresif Nissan. Dari keterangan tenaga penjual Auto2000, main dealer Toyota, diskon Avanza saat ini berkisar Rp 7-10 juta, Innova Rp 7-10 juta, Yaris Rp 5-8 juta, dan NAV1 Rp 11-15 juta. Selanjutnya, dealer Honda mem- berikan diskon Rp 5-8 juta untuk Mo- bilio dan Rp 15 juta untuk Freed. Rival terdekat Honda, Daihatsu, melalui jaringan dealer -nya juga membanting harga jual Xenia hingga Rp 17 juta dan mobil murah Ayla Rp 17 juta. Dealer Suzuki merespons hal tersebut dengan mendiskon harga jual model-model andalan. Saat ini, diskon Vitara mencapai Rp 10 juta, All New Swift Rp 3 juta, APV Rp 10 juta, Ertiga Rp 12 juta, Splash Rp 15 juta, Mega Carry Rp 15 juta, Carry Pick Up Rp 15 juta, dan Wagon Rp 9 juta. Terakhir, beberapa dealer Mit- subishi memberikan cash back Rp 10 juta untuk pembelianMirage, diskon Rp 20 juta untuk Pajero Sport, dan Rp 15 juta untuk Outlander Sport. Wakil Ketua I Gabungan Industri KendaraanBermotor Indonesia (Gai- kindo) Jongkie Sugiarto mengakui, perang diskon terjadi karena dealer dan agen pemegang merek (APM)

BUSINESS

Pembalakan Liar Dilakukan Penjahat Kelas Berat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) menyatakan aksi

Di sisi lain, dia menyatakan, ja- ringan dealer APM akan ter us memberikan diskon untuk memom- pa penjualan sepanjang tahun ini. Namun, nilainya tidak terlalu besar, karena biaya produksi mobil terus membengkak seiring pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Saat ini, sebagian komponen mobil yang diproduksi di Indonesia masih diim- por menggunakan dolar AS.

oleh APM agar stok dealer di luar Jawa lebih besar dibandingkan den- gan di Jawa. “Beg i t u j uga dengan s t ok kendaraan penumpang dan komer- sial, pasti berbeda. Biasanya, stok kendaraan komersial lebih tinggi. Tapi, yang terjadi sekarang, secara umum stok naik karena permintaan menurun,” tutur dia. Yohannes mengimbau APM memangkas produksi sambil meng- genjot penjualan stok di dealer . Gaikindo akan melihat kondisi pasar hingga kuartal I-2015 untuk menen- tukan, apakah akan merevisi target atau tidak.

mempelajari tren penjualan mobil pada akhir kuartal I tahun ini. “Kami masih memonitor pasar. Januari-Februari penjualan memang drop, tapi kami tidakmembuat target berdasarkan kinerja penjualan bula- nan. Meski begitu, kalau memang penjualan kuartal I jelek, mungkin target penjualan tahun ini akan kami revisi,” papar dia. Wakil Ketua II Gaikindo Yohannes Nangoi menyatakan, idealnya pen- jualan wholesales dan ritel berim- bang. Namun, kenyataan di lapangan tidak demikian. Terkadang terjadi overstock seperti saat ini. Oleh ka- rena itu, harus ada pengaturan stok

pembalakan liar ( illegal log- ging ) merupakan salah satu bentuk kejahatan serius.

>> 7

BUSINESS

BPK Segera Memeriksa Kalbe Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera memeriksa PT Kalbe Farma Tbk sehubungan dengan kasus obat bius, Buvanest, yang kandungannya tidak sesuai dengan labelnya. Penggunaan obat bius

Bersambung ke hal 11

produk perusahaan terbuka itu telah menimbulkan dua pasien sebuah rumah sakit meninggal dunia.

>> 8

FINANCIAL PLANNING

Bank yang Rugi Diminta Tambah Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memanggil sejumlah bank yang membuku- kan kerugian pada tahun lalu. Bank-bank

Oleh Damiana Simanjuntak

Oleh Rizagana dan Emanuel Kure

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti men- gaku kecewa terhadap hasil rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan garam, karena industri tidakmendukung programswasem- bada garam nasional. “Saya kecewa di dalam rapat itu karena tidak ada goodwill untuk swasembada. Sayamau beli teknolo- gi apa pun untukmenaikkan kualitas garamrakyat supaya bisamemenuhi standar industri. Ada anggaran sekitar Rp 600 miliar, yang Rp 350 miliar untuk PT Garam dan Rp 250 miliar anggaran Kementerian KP,” kata Susi pada pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Kamis malam (12/3). Rapat koordinasi tentang garam berlangsung di Jakarta pada Jumat (6/3) lalu, yang dihadiri unsur industri pengguna garam, asosiasi petani garam rakyat, PT Garam, pedagang atau perusahaan pengim-

JAKARTA – Bisnis e-commerce di Indonesia terus menggeliat. Meski ada perusahaan yang tutup, be- berapa perusahaan besar mulai masuk e-commerce . Setelah PT XL Axiata Tbk meluncurkan elevenia. com dan Telkomsel menghadir- kan blanja.com, kini Lippo Group menawarkan MatahariMall.com. Mereka ingin menggarap bisnis yang potensinya di Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai US$ 20 miliar atau Rp 260 triliun. Data Asosiasi E-Commerce In- donesia (idEA) menyebutkan, total nilai transaksi e-commerce di Tanah Air pada 2013 mencapai US$ 8 miliar atau sekitar Rp 104 triliun. Transak- si diprediksi terus meningkat hingga mencapai US$ 24 miliar atau sekitar Rp 312 triliun pada 2016. Menkominfo Rudiantara menga- takan, potensi bisnis e-commerce di Indonesia tahun ini diperkirakan

tersebut diminta untuk meng- hitung modal yang ada dan menambah permodalannya jika dibutuhkan.

>> 9

n Susi Pudjiastuti

saya bilang, bagaimana caranya saya akan atur supaya yang bisa impor hanya asosiasi petani garam rakyat dan PT Garam. Mungkin itu satu-satunya cara,” kata Susi. Menteri Susi merasa sedih kare- na sebagai negara dengan pantai terpanjang kedua di dunia, Indone- sia tapi masih impor garam dalam jumlah besar.

por garam, Kemenko Perekonomi- an, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan. Susi mengaku kecewa dengan ra- pat koordinasi tersebut karena tidak meraihkesepakatanuntukmenduku- ng program swasembada garam. Susi mengatakan, rapat koordi- nasi tersebut berbanding terbalik dengan dialog yang dilakukannya dengan para pemangku kepentin- gan di sektor perikanan. “Rapat dengan para nelayan tuna lebihmudah dan konstruktif. Tidak seperti rapat garam ini. Karena itu,

mencapai US$ 20 miliar atau sekitar Rp 260 triliun. Jumlah ini naik 67% dari tahun 2014 yang tercatat US$ 12 miliar. “Di T iongkok, bisnis e-com- merce sudah tiga kali APBN Indone- sia. Kita tahun depan targetnya baru US$ 20 miliar,” kata Rudiantara di Jakarta, belum lama ini.

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 2

>> INVESTOR DAILY EDISI 2015 NO. 3993

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.COM

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online