ID170307

selasa 7 maret 2017

3 telecommunication

Investor Daily/ANTARA FOTO/IORA SUMMIT 2017/Wahyu Putro A/pras/par/17.

Swafoto Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) didampingi Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Rosarita Niken Widiastuti (kedua kanan) berswafoto dengan wartawan asal Afrika Selatan ketika mengunjungi media center KTT IORA 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/3). Kunjungan itu untuk memantau media center yang dipersiapkan untuk membantu kelancaran wartawan dalam meliput KTT IORA.

Oleh Abdul Muslim

kan bisnis yang menguntungkan, dan membangun jaringan. Potensi Pasar Dalam menganalisa lanskap teknologi di pasar negara berkem- bang untuk menghasilkan pendeka- tan strategis, Huawei menggunakan empat pendekatan, yaitu user+, fam- ily+, asset+, dan efficiency+ . Pesatnya penyebaran pita lebar rumah ( home broadband ) dan digitalisasi dalam ruangan dapat membantu caku- pan jaringan bagi operator serta memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk mendapatkan pen- galaman yang lebih baik. Aset-aset jaringan yang sudah tersedia dapat digunakan untuk memaksimalkan nilai jaringan yang dimiliki oleh operator dan efisiensi dari spektrum yang digunakan oleh para operator serta meningkatkan O&M dan memberika layanan bagi pengguna di berbagai sektor. Selain itu, perkembangan dunia teknologi dapat dimaksimalkan dengan men- ghubungkan para pengguna yang diharapkanmampumendorong pem- bangunan ekonomi, kemanusiaan, dan masyarakat. William Xu menyampaikan, pihaknya melihat adanya pening- katan dalam penggunaan mobile connections di dunia, yaitu sebesar 2 miliar pengguna, dan 500 juta pita lebar rumah tahun 2025. Huawei pun berkomitmen untuk selalumem- bantu operator-operator di seluruh dunia dalam ROADS to New Growth . “Huawei berkomitmen untuk selalu mendorong pasar di negara- negara berkembang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan me- nyediakan jaringan pada setiap saat, termasuk dalam bencana alam,” ujarnya. Tahun ini, Forum Global Digital Transformation memaparkan tren terbaru di bidang teknologi yang dibagi menjadi empat tema besar, yaitu 5G Innovation, ROADS to New Growth, Network Value Maximiza- tion , dan Operations Transformation . Pada setiap sesi, pakar-pakar industri telekomunikasi membahas tantangan yang dihadapi dalam industri telekomunikasi, strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, dan solusi digital terbaik yang dapat diterapkan.

JAKARTA – Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global asal Tiongkok, meyakini transformasi digital yang terus dijalankan oleh berbagai perusahaan akan menopang perkembangan bisnis di banyak lini sektor. Sementara itu, keberhasilan transformasi digital juga ditopang oleh peran operator seluler untuk terus berinovasi dalam pengembangan teknologi terkini.

to-business (B2B) berbasis komputasi awan ( cloud ). Kelak, cloudification akan menjadi dan merupakan strategi yang paling efektif untuk digitalisasi industri dan bisnis, yang akan mempercepat perkembangan teknologi generasi kelima (5G). Karena itu, pendekatan dua arah sangat dibutuhkan agar dapat membantu operator dalam mempercepat transformasi digital. Seiring dengan datangnya era baru di mana semua aspek kehidu- pan saling terhubung, infrastruktur digital dinilai mampu menopang perkembangan ekonomi dalam membantu pasar di negara-negara berkembang untuk bertransisi ke dalam ekonomi digital. Berdasarkan sur vei yang dike- luarkan oleh Huawei pada tahun 2016, The Global Connectivity Index (GCI), operator telekomunikasi di seluruh dunia memiliki peluang un- tuk berinvestasi ke berbagai pasar di negara-negara berkembang. Mereka bisa mempergunakan potensi besar dalam dunia TIK, memanfaatkan demografis yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dan didukung dengan strategi TIK di setiap negara. Menjawab tantangan tersebut, Huawei berkomitmen untuk mem- bantu operator dalammeningkatkan efisiensi dan mendorong pertum- buhan bisnis yang menguntungkan dengan mempromosikan pemban- gunan berkelanjutan di pasar negara berkembang. Huawei pun bekerja sama dengan operator dalammengi- dentifikasi pelanggan, mengembang-

Huawei baru saja menjadi tuan rumah Forum Global Digital Trans- formation yang diadakan pada ajang Mobile World Congress 2017 di Barcelona, Spanyol. Forum ini me- negaskan komitmen Huawei untuk menciptakanmanfaat atas kerja sama dengan operator dalam memaksi- malkan aset jaringan, memperluas pita lebar rumah ( home broadband ) dan digitalisasi dalam ruangan, serta mendukung pemanfaatan konektivi- tas untukmeningkatkan pengalaman pengguna. Pada akhirnya, semuanya itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial. William Xu, executive director of board and chief strategy marketing officer Huawei, menuturkan, Hua- wei memungkinkan operator untuk mengombinasikan kebijakan industri dengan pemanfaatan sumber daya yang terdapat pada jaringan, serta menggabungkan inovasi teknologi dan bisnis. “Melalui pengembangan layanan dan pembangunan jaringan, Huawei dapat membantu operator meng- hasilkan pendapatan baru dan me- nerapkan siklus bisnis yang positif,” ujar Xu, dalam keterangannya, Senin (6/3). Saat ini, transformasi digital yang berfokus pada pemanfaatan jaringan telah mampu meningkatkan pen- dapatan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Di masa depan, pelaku industri pun akan mendapat- kan keuntungan dengan menjadikan video sebagai layanan utama dan mengembangkan layanan business-

Penandatanganan “Frame Agreement” antara Shenzhen Huaqiang Holdings Limited Tiongkok dengan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk

Bp. Agus J. Alwie (kiri), Presiden Direktur PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk dan Mr. Li ShuCheng (tengah), Presiden Direktur Shenzhen Huaqiang Holdings Limited menandatangani kerjasama investasi pengembangan “Jungleland Adventure “ Themepark, bertempat di Aston Bogor Hotel & Resort (03/03/17), disaksikan Bp. Tri Harsono mewakili Indonesia Investment and Trade Organization (IITO).

Huaqiang merupakan salah satu perusahaan terbesar di industri taman wisata bertema dan properti di Tiongkok dan telah memiliki lebih dari 20 taman wisata tersebar di seluruh Tiongkok. PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) merupakan anak perusahaan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) yang juga bergerak di industri taman wisata bertema dan properti di Indonesia. PT GAP melalui anak usahanya PT Jungleland Asia, mengembangkan dan mengelola “Jungle” themepark di Indonesia antara lain Jungleland - Sentul, Jungle Waterpark di Bogor dsb. Pada tahap awal kerjasama investasi dilakukan untuk perluasan Jungleland - Sentul dan nantinya akan diikuti dengan pengembangan “Jungle” Themepark lainnya diseluruh Indonesia. Tidak tertutup kemungkinan kerjasama juga akan dilakukan untuk bidang properti dan bidang lainnya.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online