ID181013

sabtu/minggu 13-14 oktober 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/Glenn FAWCETT / US Customs and Border Protection / AFP

memacu pengiriman barang lebih awal untuk menghindari tarif terbaru dari AS. Hal ini dikatakan ekonom ANZ BettyWang, mengutip kenaikan dalam ekspor mesin listrik, yang sebagian besar menghadapi tugas menjulang. “Kami akan memperhatikan risiko penurunan ekspor RRT pada kuartal IV-2018,” kata Wang. Pengaruh Yuan Analis menilai, depresiasi tajam yuan juga telah membantu Tiongkok mengatasi tarif dengan membuat ekspornya lebih murah. Julian Evans- Pritchard, ekonom di Capital Econom- ics China menjelaskan, gambaran besar ekspor Tiongkok sejauh ini bertahan dengan baik menghadapi peningkatan ketegangan perdagangan dan pertumbuhan global, kemungki- nan besar berkat dorongan daya saing yang disediakan oleh renminbi (yuan) yang melemah. “Ketahanan ekspor baru-baru ini tidakmungkin dipertahankan, dengan pertumbuhan global yang kemungki- nan akan terus mendingin di kuartal- kuartal mendatang dan tarif AS yang terus mengetat,” lanjutnya. Sebelumnya Tr ump menuduh pemerintah Tiongkok berpikir orang Amerika bodoh. Ia menyombongkan tarifnya sudah berdampak besar pada ekonomi Tiongkok yang terseok-seok. Hal ini disampaikannya dalam se- buah wawancara di Fox News , Kamis. “Banyak yang akan saya lakukan, jika saya ingin melakukannya. Saya tidak ingin melakukannya tetapi mereka harus datang ke meja (perundingan),” kata Trump. Sementara itu, yuan telah jatuh selama berminggu-minggu terhadap dolar AS, turun 19% dalam enam bulan terakhir sehingga meredam kenaikan harga barang-barang Tiongkok yang disebabkan oleh tarif AS. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dalam komentar yang dipublikasikan di Fi- nancial Times pekan ini mengingatkan Tiongkok agar tidak terlibat dalam devaluasi kompetitif mata uang. Pemerintah Tiongkok dengan tegas membantah telah memanipulasi yuan untuk mengatasi dampak tarif. Pen- guatan dolar AS terhadap berbagai mata uang tahun ini, kata Tiongkok, karena suku bunga AS telah mening- kat. (afp/eld) Bukan Sekadar Penutupan Para ahli mengatakan, tawaran yang dibuat oleh Korea Utara akan memiliki sedikit dampak pada ke- mampuan militernya dan pemerin- tahnya telahmengatakan tidak perlu lagi menguji senjatanya. Namun menurut Moon, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un yangmemahami denuklirisasi berarti lebih dari seka- dar menutup fasilitas pengujian. Ini juga termasuk pembongkaran fasilitas yang menghasilkan senjata nuklir dan mengembangkan rudal, juga termasuk langkah lainnya sep- erti menyingkirkan senjata nuklir yang ada berikut bahan-bahan nuklirnya. Meski demikian, pemerintah Korea Utara tidak membuat perny- ataan seperti itu di depan umum, sementara gambar rudal dimasuk- kan dalamdesain poster propaganda yang dipamerkan di ibukota bulan lalu, ketika merayakan ulang tahun ke-70 Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK). Moon yang bersikap dovish telah lama menyukai keterlibatan den- gan Korea Utara dan mengunjungi Pyongyang bulan lalu untuk per- temuan ketiganya dengan Kim. Korea Utara hingga saat ini masih menjadi bahan pembahasan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) atas program rudal nuklir dan balistiknya. Moon juga menggantungkan investasi besar dan proyek-proyek lintas batas bersama sebagai insen- tif untuk langkah-langkah menuju denuklirisasi. Pemerintah Korea Selatan mulai membuka kantor pen- ghubung di kota perbatasan Korea Utara, Kaesong bulan lalu, seraya berjanji mengejar proyek jalan lintas batas dan proyek rel kereta. Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Korea Utara Kang Kyung- Wha kepada parlemen mengatakan, phaknya tengah meninjau kembali sanksi terhadap Korea Utara. Kang kemudian mengundurkan diri dan mengatakan dirinya telah salah bicara, sementara kementerian mengatakan tidak ada peninjauan yang dikerjakan. Menanggapi pernyataan Kang, Trump mengatakan Korea Selatan tidak akan melakukannya tanpa persetujuan Amerika. “Mereka tidak melakukan apa pun tanpa persetu- juan kami,” tegasnya. Adapun AS mempelopori upaya global untuk menekan ekonomi Korea Utara tahun lalu, bersikeras sanksi ekonomi tetap berlaku sam- pai denuklirisasi akhir yang sepe- nuhnya diverifikasi oleh Korea Utara. (afp/eld)

BEIJING – Surplus perdagangan Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS) mencapai rekor US$ 34,1 miliar sepanjang September 2018. Data yang dirilis Jumat (12/10) ini dikha- watirkan menambah bahan bakar ke dalam api perang dagang yang dinilai memburuk. Tiongkok tetap mencatatkan rekor surplus perdagangan tersebut kendati pun hampir separuh ekspornya ke AS dikenai tarif tinggi. Hubungan antara dua negara den- gan perekonomian terbesar di dunia tersebut telah merosot tajam tahun ini. Presiden AS Donald Trump ber- sumpah pada Kamis (11/10) akan menyakiti ekonomi Tiongkok jika kembali membalas serangan tarif. Kedua negara memberlakukan tarif atas sejumlah besar produk impor satu sama lain pada per tengahan September. AS menargetkan US$ 200 miliar atas impor Tiongkok. Sedang- kan Tiongkok mengenakan tarif atas barang impor AS senilai US$ 60 miliar. “Pergesekan perdagangan Tiong- kok-AS telah menyebabkan masalah dan memukul perkembangan perda- gangan luar negeri kami,” kata juru bicara Bea Cukai Tiongkok Li Kuiwen, kepada para wartawan, Jumat (12/10). Namun surplus perdagangan Tiong- kok dengan AS tumbuh 10% pada September 2018 dibandingkan rekor sebesar US$ 31 miliar pada Agustus. Menurut Li, terjadi lompatan hingga 22% dibandingkan bulan yang sama ta- hun lalu. Ekspor Tiongkok ke AS naik menjadi US$ 46,7miliar, sementara im- por merosot menjadi US$ 12,6 miliar. Keseluruhan perdagangan Tiong- kok, antara lain impor dan ekspor dari dan ke negara-negara termasuk AS, mencatat surplus US$ 31,7 miliar karena ekspor naik lebih cepat dari- pada impor. Ekspor melonjak 14,5% pada Sep- tember tahun ini, hingga melampaui perkiraan para analis yang disurvei oleh Bloomberg News. Sedangkan impor naik 14,3% tahun ini. Sementara data menunjukkan per- dagangan Tiongkok tetap kuat bulan ini, namun kalangan analis mem- perkirakan perang perdagangan akan mulai menurun dalam beberapa bulan mendatang. Lompatan ekspor Tiongkok untuk bulan ini menunjukkan para eksportir SEOUL – Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-In menyeru- kan kepada Amerika Serikat (AS) untuk kembali mengusahakan deklarasi berakhir nya Perang Korea. Pasalnya, hal ini merupa- kan tuntutan Korea Utara (Korut) agar bersedia melucuti senjata nuklirnya. Namun saat ini AS mengejar pen- dekatan yang semakin berbeda ter- hadap pemerintahan Korea Utara. Pemerintah AS mulai menghindar dari rencana untuk mengumumkan secara resmi berakhirnya konflik di Semenanjung Korea pada 1950- 1953, yang diakhiri dengan gencatan senjata dan bukan dengan perjanjian damai. AS bersikeras mengatakan Ko- rea Utara harus terlebih dahulu mengambil langkah lanjutkan melepaskan persenjataan atomnya (denuklirisasi). Sedangkan pemer- intah Korea Utara telah berjanji hanya akan melakukan denuklir- isasi di Semenanjung Korea, de­ ngan deklarasi perdamaian sebagai prioritas utama. Pihak Utara telah sejak lama berkeras, pihaknya memerlukan senjata nuklir untuk mempertahan- kan diri terhadap kemungkinan invasi AS. Saat ini mereka menun- tut adanya tindakan simultan oleh pemerintah AS sebagai balasan komitmen tersebut. “Korea Utara telahmenghentikan semua uji coba nuklir dan rudal, membongkar satu-satunya tempat uji coba nuklirnya, sekarang mem- bongkar fasilitas uji coba rudal, dan berjanji akan mengambil lang- kah-langkah untuk membongkar kompleks nuklir Yongbyon jika AS mengambil langkah-langkah yang sesuai,” kata Moon kepada BBC , Jumat (12/10). Ia meneruskan, pernyataan be- rakhirnya perang adalah deklarasi politik, AS akan mengakhiri hubun- gan permusuhan dengan Korea Utara yang berlangsung beberapa dekade terakhir. Menurut transkrip yang dirilis oleh Istana Kepreside- nan Korea Selatan, Gedung Biru, pergerakan menuju proses seperti itu adalah ukuran sesuai yang harus diambil AS. Komentar tersebut dibuat men- jelang keberangkatan Moon akhir pekan ini untuk tur di beberapa ibu- kota negara-negara Eropa. Ia mene- kankan perbedaan yang meningkat antara pemerintah Korea Selatan dan pemerintah AS yang memiliki 28.500 tentara ditempatkan di Korea Selatan untukmempertahankan diri dari tetangganya di Semenanjung Korea.

Dampak Topan Michael Gambar yang dirilis oleh Customs and Border Protection (CBP) ini menunjukkan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh Topan Michael di Panama City, Florida, AS, Kamis (11/10) waktu setempat. Upaya pencarian dan penyelamatan memasuki hari kedua pada Jumat (12/10), sementara korban tewas sudah mencapai 11 orang.

ke-38 tahun ini. Pengembangan ini untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di masa depan, sesuai tema World Food Day 2018: Our Ac- tions are Our Future, a Zero Hunger World by 2030 is Possible . Puncak peringatan HPS ke-38 terse- but diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 18-21 Oktober 2018. TerpilihnyaKalimantan Selatan sebagai lokasi penyelenggaraan HPS tidak terlepas dari luasnya potensi lahan rawanya yang cocok dikembangkan untuk pertanian produktif. Saat ini, per- siapan puncak peringatan HPS ke-38 di Kalsel sudah selesai lebih dari 90%. Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, pihaknya mengapresiasi program yang diinisiasi pemerintah lewat Kementan, terkait optimalisasi lahan rawa sebagai salah satu solusi mewujudkan ketahanan pangan, di tengah peningkatan jumlah penduduk dan lahan pertanian yang makin me- nyempit. “Ini menjawab tantangan ke depan, di mana ketahanan pangan harus bisa menjawab pesatnya laju pertumbuhan penduduk dan meny- usutnya luas dan produktivitas lahan pertanian,” kata dia. Noor juga mengatakan, selain untuk menekan potensi kebakaran yang menimbulkan masalah asap, pemanfaatan lahan rawa bertujuan meningkatkan produktivitas dan kese- jahteraan petani, serta mengembali- kan kejayaan Kalsel sebagai lumbung padi nasional. “Biasanya satu tahun hanya satu kali tanam, begitu datang kemarau, mudah terjadi kebakaran, asap di mana-mana sampai meng- ganggu penerbangan. Di HPS kali ini, kita bangunkan raksasa tidur, hingga bisa 2-3 kali tanam,” tandas dia. Meskipun Trump melancarkan serangan terhadap bank sentral, para ekonom menyampaikan bahwa den- gan angka pengangguran di level ter- endah dalam 48 tahun dan penciptaan lapangan pekerjaan bulanan yang stabil maka The Fed kemungkinan akan mengikuti arah kenaikan tingkat suku bunga saat ini dengan kenaikan keempat kali yang diprediksi pada Desember 2018, disusul dengan tiga atau empat kali kenaikan pada 2019. Sedangkan, beberapa pembuat kebijakan The Fed yang pada Januari mengambil giliran sebagai anggota voting dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) – yang bertugas me- netapkan tingkat suku bunga – telah mulai mengirimkan sinyal-sinyal yang lebih hawkish, yang berarti menem- patkan mereka semakin bertentangan dengan kebijakan-kebijakan Trump. (afp/sn) masalahannya.Saya pikir fundamental masih sangat kuat. Ekonomi AS kuat, pendapatan AS kuat. Jadi saya melihat ini sebagai koreksi alami setelah pasar naik banyak,” ujar Mnuchin. Ia juga menambahkan bahwa Gu- bernur The Fed Jerome Powell telah melakukan tugasnya dengan hebat. “Saya pikir fundamental masih sangat kuat. Ekonomi AS kuat, pen- dapatan AS kuat. Jadi saya melihat ini sebagai koreksi alami setelah pasar naik banyak.” Powell sendiri sebelumnya telah mengabaikan cemooh Trump. Ia berkata bahwa independensi politik ada dalam DNA para gubernur bank sentral.

jauh di kedua arah, sehingga perlu ada koreksi. Namun, dia menyebutkan bahwa itu adalah hal yang baik karena Wall Street siap rebound pada Jumat dan itu terbukti. Mnuchin mengatakan ini di sela pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia di Bali, Indonesia. Kalangan investor terusmencermati musim laporan keuangan korporasi, mengingat bank-bank besar mem- bukukan hasil kuartalan positif pada Jumat pagi. Menurut para analis, hasil laba kuartal III dapat mengungkapkan sejauh mana kemungkinan konflik perdagangan AS-Tiongkok telah men- ganggu perolehan laba. Hasil transaksi perdagangan pra- pasar menunjukkan peningkatan bagi saham JP Morgan Chase, PNC Financial, Microsoft dan Intel. Tetap Menghormati Mnuchin bahkan menepis kekha- watiran terkait serangan Trump yang dilancarkan berulang kali dan agresif terhadap The Federal Reserve (The Fed), pekan ini. Dia menyatakan bah- wa Trump masih tetap menghormati independensi The Fed. Sebelumnya, presiden ke-45 AS tersebut menyebut The Fed gila dan terlalu agresif dalam menaikkan ting- kat suku bunga. Dia menuding bank sentral AS sebagai pihak yang harus disalahkan karena menyebabkan pasar saham merosot. “Terlihat jelas bahwa presiden menyukai tingkat suku bunga ren- dah. Saya pikir itu yang menjadi per-

Oleh Happy Amanda Amalia  LONDON – Bursa saham global rebound di akhir pekan perdagangan ini. Satu hari setelah merosot tajam, yang dipicu oleh melonjaknya kekhawatiran- kekhawatiran ekonomi, utamanya tentang kenaikan suku bunga acuan di AS.

analis dari Charles Schwab. Walau begitu, rebound saham ini masih parsial. Dow Jones pada Kamis (11/10) ditutup anjlok 2,1% sehingga selama dua sesi merosot 1.300 poin dan ditutup ke level terendah dalam dua bulan. “Aksi jual brutal yang men- dera saham global pekan ini terhenti pada Jumat, karena sentimen risiko sedikit membaik di seluruh pasar fi- nansial,” ujar Lukman Otunuga, analis dari FXTM. Ia menambahkan, data positif per- dagangan Tiongkok dan rencana per- temuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pertemuan puncak G-20 bulan depan telah menambah sentimen positif. Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) AS Steven Mnuchin men- gatakan pada Jumat, bahwa kondisi perekonomian AS tetap kuat dan kemerosotan pasar saham pada pekan ini hanya lah koreksi alami. Dalam wawancara dengan CNBC , Mnuchin mengungkapkan bahwa pasar cenderung bergerak terlalu

Bantuan Alsintan Dalam pengembangan lahan rawa tersebut, pemerintah melalui Ke- mentan memberikan bantuan berupa prasarana dan sarana pertanian, yakni alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, ekskavator, dan dryer , serta benih, pupuk, dan kapur. Pemerintah melalui Kementerian PUPR juga membantu membenahi sarana irigasi dan akses jalan produksi. “Kami juga akanmelakukan pendamp- ingan hingga petani mampumengelola lahan sendiri, hingga terbentuknya korporasi petani,” ujar Pending. Pending menuturkan, pengemban- gan lahan tidur jenis rawa terbuka bagi investor swasta. Hal ini sudah dilakukan oleh PT Buyung Poetra Sembada (Topi Koki) di Sumatera Selatan, yang menjalin kemitraan dengan petani. “Peluang (bagi swasta) ada, paling ideal dengan pola kemi- traan, mereka membeli gabah petani. Kami juga akan ajak Bulog, kan Bulog sekarang masuk on farm , bermitra dengan petani,” tambah Pending. Sejak Awal Tahun Pengembangan budidaya padi secara masif di lahan rawa yang me- libatkan peran pemerintah tersebut telah dimulai sejak awal tahun ini, di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel. “Di lokasi tersebut, tengah dan akan dikembangkan lahan rawa untuk tanaman padi seluas 4.000 ha hingga akhir tahun 2018. Saat ini, 750 ha lahan milik sekitar 400 petani segera panen. Pemprov Kalsel menargetkan Wall Street menguat pada bel pem- bukaan perdagangan Jumat (12/10). Indeks Dow Jones naik 1,6%. Indeks S&P 500 naik 1,2% dan indeks Nasdaq melonjak 2,6%. Bursa saham Asia juga menikmati gain kuat. Indeks saham Hong Kong ditutup melonjak 2,1%. Sedangkan Shanghai ditutup naik 0,9% dan Tokyo ditutup naik 0,5%. Bursa saham Eropa juga mengikuti kenaikan di Asia. Indeks saham utama Frankfurt dan Paris masing-masing naik 0,8% dan London menguat 0,7% karena para investor melakukan beli di harga murah. Walau pun langkah ini dipandang berisiko di tengah gejolak ekonomi global. Sementara itu, nilai tukar dolar AS memulih terhadap euro dan yen. Sedangkan harga kontrak minyak mentah juga naik lagi. “Saham-saham AS bangkit secara solid di awal perdagangan, setelah anjlok dua sesi sebelumnya akibat meluasnya kekhawatiran terhadap laju rally imbal hasil Treasury telah merembet ke pasar global,” kata para  Sambungan dari hal 1

jung ke Desa Jejangkit, Jumat (12/10). Surplus Beras Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pernah men- yebutkan, lahan rawa di Indonesia merupakan raksasa tidur yang bisa dikembangkan untukmenjamin keter- sediaan pangan di masa depan. Ini ber- potensi mengantar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Tahun ini, Kementan optimistis pro- duksi padi mencapai 80 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 46,50 juta ton setara beras. Sedangkan total konsumsi beras nasional tahun ini diperkirakan hanya 33,47 juta ton. Dengan produksi sebesar itu, tahun ini akan ada surplus beras hingga 13,03 juta ton. Merujuk data BPS yang dilansir Ke- mentan, pada 2010-2017, berturut-tu- rut produksi padi nasional mencapai 66,47 juta ton GKG, 65,75 juta ton GKG, 69,05 juta ton GKG, 71,28 juta ton GKG, 70,84 juta ton GKG, 75,39 juta ton GKG, 79,36 juta ton GKG, dan

pengembangan lahan rawa di provinsi ini tembus 10 ribu ha pada 2019,” imbuhnya. Sedangkan Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Indah Megawati menjelaskan, investasi un- tuk pengembangan lahan rawa belum bisa diperhitungkan, karena melibat- kan sejumlah instansi dan pendanaan dari APBN maupun APBD. “Namun, dari sisi Kementan, dalam kasus di Jejangkit, bantuan yang diberikan Rp 1,50 juta per ha untuk benih, pupuk, dan kapur. Kami berikan benih ung- gul, produktivitas minimal 5-6 ton per ha,” ujar dia. IndahMegawati menjelaskan, lahan tidur jenis rawa di Jejangkit yang siap panen dalam bulan ini sekitar 240 ha dan akan berlanjut hingga 750 ha. Panen padi pada periode Oktober-De- sember mendatang ini adalah pertama kalinya di Desa Jejangkit dan Barito Kuala. “Jadi, ini sejarah, ada panen pada periode paceklik. Kami bangun sis- tem kanal dan pompa, jadi lahan yang tadinya panen sekali dan lahan yang tadinya nganggur bisa panen sampai tiga kali setahun,” ujar dia saat berkun-

81,38 juta ton GKG. Tema HPS 2018

Pengembangan lahan rawa tersebut menjadi tema sentral peringatan HPS

Made with FlippingBook Online newsletter