SP160314

Suara Pembaruan

14

Senin, 14 Maret 2016

Korut AncamHancurkan Manhattan

Al Qaeda Serang Hotel di Pantai Gading, 16 Tewas Sejumlah pria bersenjata menewaskan 16 orang da- lam serangan di tiga hotel, kawasan resor Grand Bassam, Pantai Gading, Minggu (13/3). Kelompok Al Qaeda di Maghreb mengaku bertang- gung jawab atas serangan itu, lewat pernyataan yang diposting di akun media sosial. Menurut Presiden Alassane Ouattara, korban yang tewas termasuk 14 warga sipil dan dua tentara. Saat mengunjungi lokasi kejadian, dia mengatakan enam pria dari kelompok penyerang juga tewas. Menteri Dalam Negeri Pantai Gading Hamed Bakayoko kemudian mengatakan warga asing dari Prancis, Jerman, Burkina Faso, Mali dan Kamerun termasuk di antara para korban. [CNN/Reuters/U-5]

[SEOUL] Korea Utara (Korut) mengklaim bisa menghancurkan Manhattan dengan mengirimkan sebu- ah bom hidrogen lewat ru- dal balistik ke jantung Kota New York. Meskipun ter- kesan berlebihan, peringat- an terakhir Korut menun- jukkan kemarahannya atas upaya-upaya untuk meng- gagalkan ambisi negara itu. “Bom hidrogen (bom H) kami jauh lebih besar diban- dingkan satu yang dibangun oleh Uni Soviet,” demikian kutipan dari situs berita res- mi pemerintah Korut, DPRK Today hari Minggu (13/3), seperti dilaporkan surat kabar Washington Po s t . DPRK a d a l a h singkatan resmi Korut yang berarti Republik Demokrasi Rakyat Korea. “Jika bom H ini dipa- sang pada rudal balistik an- tarbenua dan jatuh di Manhattan di Kota New York, semua orang akan tewas seketika dan kota itu

Korut dalam tiga tes sebe- lumnya. Se l an j u t nya , bu l an Februari lalu, Kim menga- wasi peluncuran sebuah ro- ket yang disebutnya sebu- ah satelit. Langkah itu me- micu reaksi dunia interna- sional sebagai bagian pro- gram rudal balistik jarak jauh Korut. D i r e k t u r P r o g r am Nonproliferasi Asia Timur d i I n s t i t u t S t u d i Internasional Middlebury di Monterey, Jeffrey Lewis, mengingatkan agar tidak mengabaikan klaim itu ter- lalu cepat. “Itu tidak tampak se- perti perangkat AS, pasti- nya, tapi sulit mengetahui apakah aspek-aspek dari model itu benar-benar tidak masuk akal atau secara se- derhana, senjata nuklir Korut tampak berbeda di- bandingkan milik sepupu mereka dari Soviet dan Amerika,” kata Lewis. [Washington Post/AFP/C-5]

JO JUNG-HO / YONHAP VIA AP Kapal induk bertenaga nuklir USS John C. Stennis bergabung dalam latihan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan, di pelabuhan Busan di Busan, Korea Selatan, Minggu (13/3).

akan hancur menjadi de- bu,” tambah pemberitaan itu dengan mengutip seo- rang ilmuwan nuklir berna- ma Cho Hyong Il. Situs itu membuat pi- lihan aneh berupa klaim bom karena di sana juga menampilkan laporan- laporan tentang topik se- perti peternakan kelinci dan tas sekolah buatan da- lam negeri. Cho menyata-

kan perkembangan bom hidrogen Korea Utara me- lampaui imajinasi manusia. “Bom H yang dikem- bangkan Uni Soviet di ma- sa lalu mampu untuk menghancurkan jendela- jendela sejauh 1.000 kilo- meter dan panasnya cukup kuat sehingga menyebab- kan luka bakar tingkat tiga di dalam jarak 100 kilome- ter,” kata laporan itu.

Pada Januari lalu, pe- mimpin tertinggi Korut Kim Jong-un memerintah- kan uji nuklir keempat Korut dan mengklaimnya sebagai sebuah bom hidro- gen, bukan sebuah tenaga nuklir sederhana. Namun, kebanyakan ahli merasa skeptis atas klaim itu kare- na gelombang seismik aki- bat ledakan itu mirip de- ngan apa yang diproduksi

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker