SP160314

Suara Pembaruan

22

Senin, 14 Maret 2016

Dua Meninggal Akibat Luapan Sungai Citarum

[BANDUNG] Sedikitnya dua orang meninggal dunia dan 24.000 lainnya terke- na dampak meluapnya air Sungai Citarum di Kabupa- ten Bandung, Jawa Barat. Luapan air sungai, pemasok air baku untuk wilayah DKI Jakarta, ini terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak hari Selasa (8/3) hing- ga Minggu (13/3) dini hari. Kepala Pusat Data Infor- masi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengata- kan, puncak hujan deras di kawasan tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 12 Maret 2016 sejak pukul empat sore hingga pukul setengah delapan malam. “Daerah genangan cukup luas dan merendam 15 dae- rah di Kabupaten Bandung,” terang Sutopo dalam surat elektroniknya. Daerah-daerah terse- but, meliputi Kecamatan Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Solokan Jeruk, Ma j a l a y a , C i p a r a y, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Pameung- peuk, Banjaran, Arjasari, Cangkuang, Katapang dan Kutawaringin. BPBD Kabu- [BADUNG] Kampung Ke- luarga Berencana (Kampung KB) menjadi salah satu wadah strategis dalam upaya menyelaraskan pelaksanaan program-program lintas sektor lainnya, seperti Pro- gram 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Rumah Sehat, Genre (Generasi Berencana), dan Gerakan Masyarakat Sehat. Melalui keselarasan ber- bagai program dan kegiatan tersebut diharapkan mas- yarakat di KampungKBmem- peroleh fasilitas dan pembi- naan yang berkelanjutan dalam membangun keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Demikian dikatakanMen- teri Koordinator Bidang Pem- bangunanManusia dan Kebu- dayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat pencanangan KampungKB dan Pekan Imu- nisasi Nasional (PIN) Polio di Banjar Uma Anyar, Desa Penarungan Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/3). “Upaya pencanangan kampung KB ini dilakukan karena Bali harus ikut ber- peran serta dan berpartisipasi dalam upaya pemenuhan

yang kemudian roboh,” kata Sutopo sembari menambah- kan pihaknya masih terus melakukan pencarian. Selain korban jiwa, hujan deras juga mengakibatkan longsor di Kampung Lembur Kebon, Desa Padasuka, Keca- matan Kutawaringin, Kabu- paten Bandung. Longsor itu mengakibatkan satu rumah rusak berat. “Tidak ada korban jiwa,” tutur Sutopo. Kawasan yang tergenang luapan air Sungai Citarum ini termasuk daerah rawan banjir akibat topografinya yang lebih rendah dari per- mukaan air sungai. Selain itu, sungai juga mengalami sedimentasi dan penyempi- tan akibat erosi yang terjadi dari kawasan hulu. Jalan Ambles Sementara di Jambi di- laporkan, sedikitnya 100 keluarga Desa Tapasari dan Belantijaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang- hari, Provinsi Jambi hingga Senin (14/3) masih terisola- si menyusul amblesnya ruas jalan ke desa itu diterjang banjir bandang. Selain itu, sebanyak puluhan keluarga kedua desa yang terisolasi tersebut mengungsi akibat

rumah mereka rusak diter- jang banjir bandang. Namun, tidak ada kerban jiwa akibat banjir bandang tersebut. Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Batanghari, Makmun di Batanghari, Seninmenjelas- kan, ratusan keluarga yang berada di Desa Tapasari dan Belantijaya kesulitanmembe- li kebutuhan pokok ke pasar akibat kerusakan jalan ke desa mereka. “Kendaraan roda dua tidak bisa lagi keluar masuk ke dua desa tersebut karena puluhan meter ruas jalan menuju desa mereka ambles diterjang banjir bandang Minggu. Untuk mengangkut kebutuhan pokok ke desa itu hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua melalui jalan setapak,” katanya. Menurut Makmun, per- baikan jalan ke Desa Tapa- sari dan Belantijaya perlu segera dilakukan agar warga kedua desa jangan sampai krisis bahan makanan. Jalur utama ke luar masuk ke dua desa tersebut hanya melalui jalan yang kini sedang rusak. Jika kerusakan jalan tidak diperbaiki pengangkutan kebutuhan pokok ke dua desa tersebut tidak bisa dilakukan. [ARS/141/153] Puan menambahkan, keberhasilan program kelu- arga berencana tersebut akan memberikan manfaat bagi generasi masa depan dan negara dalam mengelola kehidupan yang lebih sejahtera. Menko PMK juga menjelaskan, PIN Polio secara Nasional dilaksanakan secara serentak pada 8-15 Maret 2016. Kegiatan itu telah dicanangkan oleh Ibu Negara Iriana Jokowi pada 8 Maret lalu di Solo. Sedangkan , un t uk Provinsi Bali, karena terkait ada hari libur perayaan tahun Saka 1938, pencanangan di Kabupaten Badung dilak- sanakan hari ini. “PIN Polio 2016 ini sangat penting bagi kesehatan anak-anak gene- rasi penerus kita. Oleh kare- na itu, saya mengajak semua pihak agar dapat melakukan upaya dan memberikan dukungan bagi kesuksesan PIN Polio ini. Saya serukan kepada bapak dan ibu agar semua anak balita, khusus- nya di Kabupaten Badung, dan di Provinsi Bali pada umumnya, dibawa ke Pos PIN yang terdekat,” kata Puan. [137/O-1]

ANTARA FOTO/Novrian Arbi Seorang warga lanjut usia yang sakit dibawa menggunakan perahu untuk mengungsi dari banjir di Jalan Raya Baleendah, Kabupaten Bandung. Jawa Barat, Minggu (13/3). Kawasan Bandung Selatan kembali dilanda banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Intensitas curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan 5.900 kepala keluarga terdiri 24.000 jiwa terdampak banjir serta lebih dari 3.000 jiwa mengungsi.

paten Bandung mencatat, setidaknya ada 5.900 kepala keluarga yang meliputi 24.000 jiwa terkena dampak banjir. “Kurang lebih tiga ribu orang mengungsi,” tutur Sutopo. Ketinggian air di wilayah genangan itu beragam. Mulai dari 50 sentimeter hingga 3 bonus demografi yang akan didapatkan pada 2020 hingga 2035,” ucap Puan. Pencanan- gan juga dihadiri Kepala BKKBNSurya Chandra Sura- paty, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa serta segenap jajaran SKPD Provinsi Bali. Menko PMKmenambah- kan apabila Bali mampu memenuhi upaya mendukung program pemerintah dalam menargetkan bonus demo- grafi maka bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang kuat. Upaya ini harus dimu- lai dari merencanakan kela- hiran anak, karena ini men- jadi acuan terlaksana atau tidak program KB. “Oleh sebab itu, bukan ibu-ibu saja yang harus aktif ikut KB, peran para bapak juga penting dalam menyuk- seskan program KB yang dicanangkan pemerintah secara nasional. Kampung KB akan diselenggarakan di setiap kabupaten dan kota oleh gubernur, gupati, dan wali kota di seluruh Indone- sia. Pembentukan Kampung KB dilaksanakan dengan me- libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat

meter. “Daerah di sekitar ban- taran sungai Citarum dan cekungan tinggi banjir men- capai tigameter,” kata Sutopo. Menyoal korban mening- ga dunia, Sutopo memapar- kan, satu orang korban atas nama Risa, 13 tahun tersen- gat listrik saat banjir di Kam- pung Ciburut, Desa Citeu-

reup, Kecamatan Dayeuh- kolot dan Ela (40), warga Kampung Sawahluhur, Kecamatan Pameungpeuk akibat terseret arus. “Tiga orang yang hilang adalah suami Ibu Ela dan kedua anak perempuan dari Ibu Ela. Saat banjir mengungsi ke bangunan di tepi sungai

Menko PMK: Kampung KB Wadah Gerakan Masyarakat Sehat

Humas Kemenko PMK Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani memberikan vaksin polio kepada seorang anak di sela-sela pencanangan Kampung KB dan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Banjar Uma Anyar, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/3).

itu sendiri dengan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi dari pemerintah dan pemerintah daerah,” jelas Puan. Menko PMKmenambah- kan, partisipasi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mutlak diperlu- kan untuk menjamin agar Kampung KB dapat berjalan dengan baik. Karena itu,

Menko PMK meminta per- hatian dan dukungan semua pihak agar jangan sampai Kampung KB berhenti setelah dicanangkan. “Merupakan hak bagi se- tiap masyarakat untuk memi- liki keluarga dan keluarganya hidup sejahtera. Oleh karena itu, pembinaan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB

diarahkan juga pada upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dalam berkeluarga harus me- rencanakan hidup keluarga yang sejahtera, merencanakan kemandirian ekonomi kelu- arga, merencanakan keluarga yang berpendidikan, dan me- rencanakan keluarga yang sehat,” katanya.

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker