SP160314

Nusantara

Suara Pembaruan

25

Senin, 14 Maret 2016

BMKG Pantau 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Razia Narkoba di Lapas

[PEKANBARU] Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru men- deteksi sebanyak 12 titik panas di dua daerah di Riau yakni Kabupaten Kepulau- an Meranti dan Bengkalis. Kepala BMKG Pekan- baru, Sugarin di Pekan- baru, Senin (14/3) menga- takan, berdasarkan penci- traan satelit Terra danAqua Senin pukul 05.00 WIB, keberadaan titik panas kembali melonjak tajam setelah Minggu (13/3) sore wilayah tersebut dipastikan nihil titik panas. “Hari ini terpantau empat titik panas di Bengkalis, sementara delapan titik lainnya di Meranti,” kata Sugarin. Ia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 17 titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera pada Senin pagi ini. Selain 12 titik panas yang mengin- dikasikan adanya keba- karan lahan dan hutan di Riau, lima titik lainnya terpantau di Sumatera Utara yakni empat titik dan Kepulauan Riau satu titik. Dari 12 titik panas di Riau, Sugarin mengatakan, sembilan di antaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kebakaran lahan dan hutan dengan tingkat kepercayaan di atas 70%. “Di Meranti terdetek- si sebanyak lima titik api, sementara di Bengkalis seluruh titik panas dipasti- kan sebagai titik api, empat titik,” jelasnya. Lebih lanjut Sugarin memprediksi, pada umum- nya cuaca di wilayah Riau

cerah hingga berawan pada hari ini. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata diprakirakan terjadi di wilayah Riau bagian tengah, barat dan selatan pada siang atau malam hari. Sebelumnya pada Kamis (11/3) dan Jumat (12/3) lalu Stasiun BMKG Pekanbaru tidak mendetek- si adanya titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Riau. Namun, BMKG Pekanbaru memperkirakan dalam beberapa hari ke depan potensi kebakaran di Provinsi Riau masih cukup tinggi. “Beberapa hari ke depan potensi hujan di wilayah utara dan pesisir timur Riau seperti Beng- kalis, Meranti, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Siak cukup minim dan bersifat lokal sehingga potensi kebakaran cukup tinggi,” kata staf analisis cuaca BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo. Agus menjelaskan mengatakan nihilnya titik panas di Riau disebabkan karena terjadinya hujan di beberapa wilayah tersebut pada Jumat malam (11/3) hingga Sabtu (12/3) dini hari. “Selain itu, kesigapan petugas di lapangan dalam memadamkan kebakaran juga berhasil menanggu- langi jumlah titik panas,” ujarnya. Namun begitu, ia kem- bali menginformasikan akan potensi kebakaran di beberapa wilayah Riau ter- utama bagian pesisir. [Ant/L-9]

Puluhan warga binaan bersiap untuk diperiksa pada razia yang digelar pihak Polresta Medan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut, di Rutan Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (12/3) malam. Dalam razia tersebut polisi dan BNN berhasil menemukan

paket sabu-sabu dan senjata tajam milik warga binaan.

ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Sekat Kanal Berhasil Cegah Kebakaran Lahan Gambut di Jambi

[JAMBI] Pembangunan sekat kanal di kawasan hu- tan dan lahan gambut di Provinsi Jambi mulai ber- fungsi mencegah kebakaran hutan dan lahan. Pembangu- nan sekat kanal di area hutan tanaman industri (HTI), khu- susnya di kawasan hutan gambut mampu menahan air, sehingga gambut tetap basah dan tidak mudah terbakar. Pantauan SP di kawasan gambut HTI wilayah Kabu- paten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, Minggu (13/3), sekat kanal yang baru dibangun di area HTI penuh dengan air. Sekat kanal mampu membasahi areal gambut di area perusa- haan HTI. Kemudian sekat kanal yang berada di sepan- jang pinggir jalan mampu mencegah menjalarnya kebakaran dari semak belu- kar ke area HTI. “Pembangunan sekat kanal di area hutan dan lahan gambut cukup efektif men- jaga ketersediaan air. Keter- sediaan air tersebut membuat hutan dan lahan gambut tetap basah dan tidak mudah terbakar kendati kemarau [KOTAMOBAGU] Guber- nur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey meminta 15 bupati dan wali kota di daerah itu untuk serius dan fokus pada program penang- gulangan kemiskinan. Olly menargetkan angka kemis- kinan di Sulut harus turun sampai 5%, dari sekarang 9% dari total penduduk yang ada. “Kita harus kerja keras dan bisa menurunkan tingkat kemiskinan menjadi lima persen. Saya minta semua bupati dan wali kota beserta seluruh jajarannya untuk

panjang. Fungsi sekat kanal dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut di areal HTI di Jambi sudah mulai berfungsi. Belum ada kebakaran hutan dan lahan gambut di area HTI yang kini telah memiliki sekat kanal,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Irmansyah Rachman di Jambi, Minggu. Menurut Irmansyah, pihaknya masih terus me- lakukan sosialisasi dan pemantauan pembangunan sekat kanal di area perusa- haan HTI dan hak pengusa- haan hutan (HPH). Seluruh perusahaan HTI dan HPH di Jambi diwajibkan mem- bangun sekat kanal di area mereka, khususnya area gambut untuk menindaklan- juti Peraturan Presiden (Per- pres) No 1 Tahun 2016 ten- tang Badan Restorasi Gam- but. Perusahaan HTI dan HPH di Jambi yang tidak melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut, termasuk tidak melakukan sekat kanal akan diberi sanksi tegas. “Tiga perusahaan HTI bekerja sama dengan baik dan mensinkronkan program pusat dan daerah,” tegas Olly kepada SP , seusai memimpin rapat koordinasi dengan 15 bupati dan wali kota, kepala dinas, kepala badan, kepala BUMD dan semua pihak terkait lainnya di Kota Kotamobagu, Sabtu (12/3). Rapat koordinasi tersebut sebagai rapat perdana yang dilakukan Olly Dondokam- bey setelah dilantik sebagai gubernur Sulut, Februari lalu. Turut hadir pula Wakil

dan HPH di Jambi, yakni PT WKS, PT Putra Duta dan PT Pesona sudah membangun sekat kanal di area mereka untuk mencegah. Mereka juga telah melengkapi sa- rana dan prasarana serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Pantauan di lapa- ngan belum ada kebakaran di area ketiga perusahaan kehutanan tersebut hingga pekan ini,” katanya. Irmansyah mengatakan, satu perusahaan HTI di Jambi, yakni PT Dyiera sama sekali tidak memban- gun sekat kanal di area me- reka. Dinas Kehutanan Provinsi Jambi telah men- cabut izin lingkungan peru- sahaan tersebut. Kemudian Pemerintah Provinsi (Pem- prov) Jambi juga telah mere- komendasikan pencabutan izin perusahaan tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Berdasarkan rekomen- dasi Pemprov Jambi, Kemen- terian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mencabut izin PT Diyera. Kami masih terus melakukan melakukan pengawasan agar PT Diyera Gubernur Steven Kandow. Olly mengatakan, dalam menunjang program peme- rintah pusat, kita memang harus kerja keras dan jangan lengah, dan harus mampu mengatasi angka kemiskinan itu, karena itu yang menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini. “Di Sulut, ada beberapa kabupaten dan kota yang masih tinggi kemiskinan, ini harus menjadi perhatian bupati dan wali kotanya,” kata Olly tanpa menyebutkan wilayah yang angka kemis-

tidak melakukan kegiatan HTI di Jambi,” katanya. Siaga Sementara itu, Pemprov Jambi menyiagakan sekitar 990 orang anggota pasukan pemadaman kebakaran hutan dan lahanmenghadapi musim kemarau tahun ini. Pasukan pemadamkebakaran tersebut berasal dari Manggala Agni 244 orang, perusahaan HTI/ HPH (556 orang), Dinas Kehutanan Jambi (20 orang), Balai TamanNasional Berbak (20 orang) dan Masyarakat Peduli Api (150 orang). Irmansyah Rachman mengatakan, pasukan pema- dam kebakaran hutan di Jambi tersebut tidak terma- suk pasukan kepolisian dan militer dan sudah mendapa- tkan pelatihan serta dibekali alat-alat pemadaman keba- karan hutan dan lahan. Selain menyiagakan pasukan pemadam keba- karan hutan dan lahan, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi juga terus mengawasi kegia- tan pembukaan dan pem- bersihan lahan oleh HTI maupun HPH. [141] Program kesehatan, pen- didikan, pertanian, perkebu- nan, perikanan, serta per- baikan infrastruktur pari- wisata haruslah menjadi perhatian.” Karena ini sektor yang bisa tingkatkan kese- jahteraan masyarakat,” kata Olly. Sementara Wakil Guber- nur Sulut Steven Kandow, pada rapat koordinasi terse- but mengatakan, koordinasi sangat penting untuk mem- percepat kemajuan pem- bangunan di daerah. [136] kinannya tinggi itu.

Bantalan Rel Ambles

Gubernur Sulut Minta Bupati dan Wali Kota Fokus Kemiskinan

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi Kereta api Turangga Malam No 49 melintasi bantaran rel yang ambles di KM 293+0/1 pada uji coba perlintasan di Dusun Dewasari, Ciamis, Jawa Barat, Minggu (13/3). Rel kereta api jalur selatan Jawa Barat yang sempat longsor kini sudah bisa dilintasi.

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker