SP190516

Suara Pembaruan

28

Kamis, 16 Mei 2019

Bachtiar Nasir Dipanggil Jadi Saksi Kasus Eggi Permadi Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

“ Pengajuan

[JAKARTA] Polisi me- manggil Bachtiar Nasir untuk dimintai keterangan sebagai saksi, terkait kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/5). “Ya hari ini kita menga- gendakan. Nanti kita tunggu saja,” ujar Kepala Bidang HubunganMasyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono. Diketahui, penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah menetapkan Eggi seba- gai tersangka kasus dugaan makar dan atau menyiarkan suatu berita yang dapat me- nimbulkan suatu keonaran, seperti yang diatur dalam Pasal 107 KUHP dan atau

Rutan Polda Metro Jaya, Se- lasa (14/5).Alasan penahanan karena subjektifitas penyidik agar yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya atau melarikan diri. Dia ditahan selama 20 hari. Egg i me l a l u i kua s a hukumnya, telah mendaf- tarkan gugatan praperadilan atas status tersangka yang ditetapkan penyidik Polda Metro Jaya, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/5) lalu. Gugatan tersebut, teregister dengan nomor 51/ Pid/Pra/2019/PN Jaksel. “Pengajuan penangguhan penahanan itu adalah meru- pakan hak tersangka. Tidak masalah itu diajukan, nanti yang nilai penyidik. Nanti pe- nyidik nilai pengajuan tersebut apakah dikabulkan atau tidak.

“Seharusnya Polri, Polda Metro Jaya mengakomodasi surat saya itu. Saya rasa pe- nyidik Polda Metro Jaya pro- fesional lah dalammenangani masalah ini,” ungkap Pitra. Pitra menyampaikan, penyidik harus mengabulkan permohonan penangguhan penahanan karena kliennya kooperatif. “Tidak harapan. Memang harus dikabulkandong.Karena memangEggi kooperatif. Saya kan selalu optimis berbicara, tidak ada berharap-berharap,” katanya. Tak Hadir Sementara itu, politisi se- nior Permadi tidakmemenuhi panggilan penyidik untuk melakukan pemeriksaan atau klarifikasi terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-undang

Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus PoldaMetro Jaya, hari ini. Sebab, yang bersangkutan sedang mengikuti rapat di MPR. Menyoal kapan jadwal ulang pemanggilan, Permadi belum mengetahuinya. “Be- lum tahu, tetapi Mabes Polri mengundang hari Jumat nanti. Kalau Polda belum tahu,” ungkap Permadi. Sebelumnya, penyidik melayangkan surat panggilan kepada Permadi untuk mela- kukan pemeriksaan atau kla- rifikasi, terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Rabu (15/5). [BAM/W-11]

penangguhan penahanan itu adalah merupakan

hak tersangka. Tidak masalah itu diajukan, nanti yang nilai penyidik.

istimewa

Bachtiar Nasir

Pasal 110KUHPJuncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-undang No 1/1946 tentang peraturan hukum pidana. Setelah melakukan pe- nangkapan, penyidikkemudian memutuskanmenahanEggi, di

Itu masih dikaji, dinilai oleh penyidik,” ujar Argo. Kuasa hukum Eggi, Pitra Romadoni mengatakan, pi- haknya sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan sejak kliennya ditangkap.

Made with FlippingBook flipbook maker