SP170720

Suara Pembaruan

28

Kamis, 20 Juli 2017

Cemari Kali Bekasi, Perusahaan Penatu Disegel

[BEKASI] Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menyegel perusahaan pena- tu yang mencemari kualitas air Kali Bekasi, Kamis (20/7). Perusahaan itu dise- gel langsung oleh Wali Ko t a Be k a s i Ra hma t Effendi. "Iya, tadi sudah disegel Pak Wali Kota," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, Kamis (20/7). Dia menjelaskan, peru- sahaan yang dimaksud ada- lah PT Millenium Laundry yang berlokasi di Jalan Raya Siliwangi Narogong, Pangkalan 3, RT 05/RW 02, K e l u r a h a n C i k i w u l , Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Perusahaan yang berge- rak di bidang pencucian ini, kata dia, untuk sementara disegel pemerintah daerah hingga mampu mengelola

pun air baku yang berasal dari Kali Bekasi, tercemar dalam beberapa hari bela- kangan. Pihaknya mengurangi kapasitas produksi selama pencemaran air di Kali Bekasi. Biasanya mengolah air bersih hingga 4 meter ku- bik air bersih per detik. Namun, berkurang menjadi 1 meter kubik per detik. Sebab, hanya mengandalkan sumber air baku dari Tarum Barat/Kalimalang saja. "Kalau air Kali Bekasi t e r cama r, kami hanya mengambil air baku dari Tarum Barat saja," katanya. Dia pun mengaku, air baku yang berasal dari Kali Bekasi, saat ini susah diolah menjadi air bersih karena tingkat pencemaran yang sudah tinggi dengan kan- dungan bahan kimia berba- Bahan Kimia

haya, terutama jika terjadi pencemaran. Sebe l umnya , Di nas Lingkungan Hidup Kota Bekasi memastikan pence- maran air Kali Bekasi dia- kibatkan pembuangan lim- bah cair dari pabrik yang berdomisili di wilayah se- tempat. “Kami sudah melaku- kan pengecekan ke lokasi, bahwa pencemaran ini ber- asal dari limbah hasil pro- duksi sebuah pabrik di Kota Bekasi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidul Kota Bekasi Jumhana Luthfi di Bekasi, Selasa. D i n a s L i n g k u n g a n Hidup, Kota Bekasi, Jawa Barat memastikan bahwa sumber pencemaran air di Kali Bekasi berasal dari limbah industri. Akibat pen- cemaran, warna air berubah menjadi biru, ikan-ikan pun mati. [160]

ANTARA/RISKY ANDRIANTO Warga beraktivitas di aliran sungai yang dipenuhi busa di Curug Parigi, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/7). Busa yang muncul dari aliran Sungai Cikeas, Bogor, dan mengalir hingga Sungai Bekasi terse- but disebabkan pencemaran dari pembuangan limbah rumah tangga dan industri. Pencemaran tersebut menyebabkan air berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap.

air limbah perusahaan de- ngan menyediakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sendiri. Selama ini, air limbah perusahaan bina- tu ini langsung dibuang ke Kali Bekasi. Dampak dari pengolahan limbah yang ti-

dak bagus, air Kali Bekasi terlihat kehijauan sejak Senin (17/7) lalu. Saat ini, warna air Kali Bekasi sudah kembali normal, berwarna cokelat. Selama periode 2017, tercatat sudah tiga ka- li terjadi pencemaran Kali

Bekasi.

D i r u t P e r u s a h a a n D a e r a h A i r M i n u m (PDAM) Tirta Patriot, Tb Hendi Irawan, mengung- kapkan, pengolahan air ber- sih di perusahaannya berja- lan seperti biasanya walau-

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online