ID200624

10 >>

15 >>

22 >>

agribusiness

markets & corporate

sports

RABU 24 JUNI 2020

BERITA INDEPENDEN DI LAYAR ANDA

GRATIS 1 BULAN VERSI DIGITAL

SCAN DISINI

macro economics

Program Perlindungan Sosial dan Subsidi akan Diintegrasikan Pemerintah akan mengintegrasikan program perlindungan sosial yang meliputi bantuan sosial (bansos) dan jaminan sosial dengan program subsidi guna menjamin efektivitas dan ketepatan sasaran. Ini menjadi bagian dari program reformasi sistem penganggaran di setiap kementerian dan lembaga (K/L) yang

Tee Teddy Setiawan Friderica Widyasari Saptono Adi Junarso

Oleh Farid Firdaus dan Imam Suhartadi

JAKARTA -- Setelah WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi, 11 Maret 2020, para calon emiten tidak mengurungkan rencana mereka untuk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejak Januari hingga Maret, terdapat 18 emiten baru dan jika dihitung sejak Januari hingga 23 Juni 2020, new listing di BEI mencapai 28 emiten.

dilakukan pemerintah untuk mendorong efektivitas dan akuntabilitas.

>> 6

menggalang dana total IPO senilai Rp 3,61 triliun. “Masuknya emiten baru tersebut membuat jumlah total emitensahamyang tercatat di BEI kini mencapai 692. Selain itu, sebanyak 21 perusahaan lain berniat menggelar IPO saham (masuk pipeline ) di BEI tahun ini,” papar Saptono. Jumlah IPO Tumbuh Tinggi Saptono Adi Junarso mengatakan, berdasarkan data BEI selama 10 tahun terakhir, sebelum 2017, jum­ lah IPO saham di BEI per tahun di kisaran belasan atau di bawah 30 perusahaan. Namun, dalam periode 2017-2020, jumlah perusahaan IPO tumbuh cukup tinggi. “Pertumbuhan ini tidak lepas dari mulai dibukanya keran untuk perusa­ haan-perusahaanyangmenengah-kecil. Sebelum tahun 2017-2018, mayoritas emiten yang IPO didominasi oleh pe­ rusahaan beraset besar, tahun berikut­ nya trenmulai bergeserkeperusahaan kecil danmenengah,” kata dia.

Jumlah initial public of fering (IPO) atau penawaran umum per­ dana saham di Indonesia terhitung terbesar di Asean, bahkan dunia. Selain itu, jumlah pemodal ritel lokal naik sekitar 10% menjadi 2,7 juta. Pandemi justrumendorong investor lokal memanfaatkan teknologi di­ gital untuk mempelajari seluk-beluk investasi dan mulai berinvestasi di pasar modal denganmembeli saham dan produk reksadana. “Minat IPO ( initial public offering – Red ) tetap tinggi di era pandemi,” kata Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Ter­ catat PT BEI Saptono Adi Junarso dalam Zoom with Primus dengan topik “Prospek IPO Saat Pandemi”, Selasa (23/6/2020). Diskusi virtual yang disiarkan langsung Beritasatu TV dan dipandu Direktur Pembe­ ritaan BeritaSatu Media Holdings Primus Dorimulu menghadirkan juga Dirut PT Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari dan Dirut PT Cashlez Wolrdwide IndonesiaTbk Tee Teddy Setiawan. Saptono menjelaskan lebih lanjut, 28 emiten baru dari berbagai sektor yang dijaring BEI sepanjang tahun berjalan ( year to date ) tersebutmampu

industries

Beban Meningkat, Peritel Minta Tambahan Stimulus

Pelaku usaha ritel modern berharap adanya tambahan stimulus untuk me­ ringankan beban operasional yang men­ ingkat akibat penerapan protokol kese­ hatan Covid-19. Terlebih, selama seminggu pembukaan kembali mal di Jakarta, jumlah

masyarakat yang berkunjung tidak banyak dan hanya mem­ beli kebutuhan pokok.

>> 9

money & banking

Pelonggaran PSBB, Volume Transaksi Kartu Kredit Bisa Tumbuh 5% Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memproyeksikan volume transaksi kartu

Bersambung ke hal 2

kredit hingga akhir tahun ini masih bisa tumbuh positif 5% secara tahunan ( year on year / yoy).

>> 24

bank umum mitra harus memenuhi kriteria paling sedikit memiliki izin usaha yang masih berlaku sebagai bank umum; mempunyai kegiatan usaha di wilayah Negara Republik Indonesia dan mayoritas pemilik saham/modal adalah warga negara/ badan hukum Indonesia/pemerin­ tah daerah; memiliki tingkat kese­ hatan minimal komposit tiga yang telah diverifikasi oleh Otoritas Jasa Keuangan; dan melaksanakan kegi­ atan perbankan yang mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

nerasi paling sedikit sebesar tingkat bunga atas uang negara untuk reken­ ingpenempatandalamrupiahdi Bank Indonesia. Remunerasi penempatan uang negara dihitung secara harian dan disetorkan berdasarkan tanggal jatuh tempo atau penarikan sebelum tanggal jatuh tempo. Rumus perhitungan besarnya tingkat bunga penempatan uang negara adalah nominal bunga = pokok penempatan x tingkat bunga penempatan x jumlah hari kal­ ender/365. Remunerasi disetorkan sebagai penerimaan negara bukan pajak ke rekening kas umum negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PMK tersebut juga menjelaskan, bank umum yang dapat menjadi

(BUN) berwenang melaksanakan penempatan uang negara pada bank umum sebagai bank mitra. Hal ini untuk percepatan pemulihan eko­ nomi nasional yang merupakan ba­ gian dari kebijakan keuangan negara dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional. Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penempatan uang negara adalah untuk melengkapi ke­ bijakan pemulihan ekonomi nasional sebagaimana diatur dalamPeraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020. Penempatan uang negara pada bank umum dilakukan sebagai bagian pengelolaan kelebihan kas. Bank umum mitra memberikan

Oleh Thomas Harefa

JAKARTA – Menteri Keuan­ gan menerbitkan Peraturan Men­ teri Keuangan (PMK) Nomor 70/ PMK.05/2020 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemuli­ han Ekonomi Nasional. DalamPMK tersebut antara lain diatur, bank umum mitra memberikan remuner­ asi atas penempatan uang negara. PMK yang ditetapkan dan diun­ dangkan pada 22 Juni 2020 terse­ but ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan mulai berlaku sejak tanggal diundangkan. Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara

Sri Mulyani Indrawati

Bersambung ke hal 2

remunerasi atas penempatan uang negara berupa bunga atau imbal hasil. PMK tersebut menjelaskan, remu­

>> harga eceran rp 9.000 (berlangganan Rp 160.000 /bulan)

www.investor.id

>> Investor Daily EDISI 2020 No. 5510

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

Made with FlippingBook Learn more on our blog