ID170713

13 >> 8 >

16 >>

6 >>

23

money & banking

infrastructure

agribusiness ma ket & corporate

lifestyle & sports

INVESTOR DAILY, KAMIS 26 MEI 2016 | 7

indonesia PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

MEDIA HOLDINGS MEDIA HOLDINGS PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017 kamis 13 juli 2017

PF_SquareAd

Investor Daily/David Gita Roza

C

C

C

C

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa d na mengand membaca dan memahami isi prosp untuk berinvestasi dalam reksa dan merupakan indikasidarikinerjamasa PTCiptadanaAssetManagementterdafta +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

BNI PutramaWahju Setyawan, serta Direktur Tresuri dan Internasional BNI Panji Irawan di Jakarta, Rabu (12/7). Direktur Bisnis Konsumer Ang- goro Eko Cahyo menjelaskan, laba bersih perseroan terutama disumbang pendapatan bunga ber- sih ( net interest income /NII) yang mencapai Rp 15,4 triliun, tumbuh 10,7% dari perolehan semester I-2016. Kontributor lainnya adalah pendapatan nonbunga yang tumbuh 17,9% (yoy) menjadi Rp 4,65 triliun. “Pertumbuhan NII berasal dari penyaluran kredit yang meningkat. Sedangkan pendapatan nonbunga berasal dari fee based income dan re- curring fee ,” kata dia. Menur ut Anggoro, per tum- buhan kredit BNI membaik. Hingga semester I-2017, kredit tumbuh 15,4% (yoy), menjadi Rp 412,8 triliun ( outstanding ). “Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan pertum- buhan kredit industri perbankan 8,7% per Mei 2017,” tutur dia. CM MY CY CMY K bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memiki kan dal m digitalisasi bangsa Indonesi ,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah per sahaan besar, perusahaan keluarga, atau e- jumlah negara se ti Eropa Selatan dan A erika Selatan un uk erke - bang adalah jebakan middl income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenag kerja akan membubung, sehi ggamereka yang tidak sensitif terhadap erubahan teknologi akan kal h bersaing. Bersambung ke hal 11 SABTU/MINGGU 10-11 JUNI 2017

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia/BNI (Persero) Tbk men- catatkan penurunan rasio kredit ber- masalah ( non performing loan /NPL) gross menjadi 2,8% pada semester I-2017 dibanding 3% pada semester I tahun silam. Hingga akhir 2017, bank pelat merah yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sandi sahamBBNI itu menargetkan NPL di bawah 2,8%. Penur unan NPL BNI terjadi seiring membaiknya per tum- buhan kredit perseroan. Pada semester I-2017, kredit BNI tumbuh 15,4% secara tahunan ( year on year / yoy), lebih tinggi dibandingkan per- tumbuhan kredit industri perbankan sebesar 8,7% per Mei 2017. Sampai akhir tahun ini, kredit BNI ditar- getkan tumbuh 15-17%. Sepanjang paruh pertama 2017, BNI mem- bukukan laba bersih Rp 6,41 triliun, tumbuh 46,7% dari periode sama 2016 yang mencapai Rp 4,37 triliun. Hal itu diungkapkan Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI Rico Rizal Budi- darmo, Direktur Bisnis Menengah www.ciptad a.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian h dir Grab dan Uber, betapa ebatnya digi l economy ,” kata Mocht r. Indonesi sendiri p n tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, Mochtar yakine o omi Indone- sia ke depan bisa umbuh lebih bes r lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar. Oleh Gita Rossiana JAKARTA – Neraca gas nasional diperkirakan mengalami defisit mulai 2020 sejalan dengan men- ingkatnya konsumsi domestik yang tidak bisa dipenuhi seluruhnya dari produksi dalam negeri. Alhasil, mu- lai tiga tahun mendatang, Indonesia bakal mengimpor gas. Meski demikian, perkiraan itu masih lebih baik dari prediksi awal. Semula, pemerintah memproyek- sikan impor gas mulai 2019. Mun- durnya prediksi impor gas terjadi karena mulai beroperasinya Lapan- gan Jangkrik, Blok Muara Bakau yang akan mendongkrak produksi gas nasional pada 2019. Di sisi lain, kenaikan konsumsi di dalam negeri tak setinggi perkiraan awal. Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja men- realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). t rbentukny Laba Bersih BNI pada Semester I – 2017 yaitu sebesar Rp 6,41 trili- un at u meningkat 46,7% dibandingkan laba bersih pada Semester I tahun 2016. Dengan demikian, tingkat keuntungan ya diperoleh per lembar sahamnya (EPS) pun meningkat menjadi Rp 344 per lembar saham atau tumbuh 47,0% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 234. Laba Bersih tersebut di- sumbang dari Nett Interest Income (NII) sebesar Rp 15,40 triliun atau tumbuh 10,7% (yoy) terhadap Semes- ter I - 2016, serta Pendapatan Non Bunga sebesar Rp 4,65 triliun atau tumbuh 17,9% (yoy) dari Pendapatan Non Bunga terhadap S mester I tahun 2016. Pertumbuhan Pendapatan Non Bunga dit pang oleh peni gkatan Oleh Retno Ayuningtyas

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM

CM

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

MY

6 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaSyariahBalance_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana engandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

C

Kinerja BNI Jajaran direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dari kiri ke kanan, Anggoro Eko Cahyo, Adi Sulistyowati, Rico Rizal Budidarmo, Panji Irawan dan Putrama Wahju Setyawan di sela penjelasan kinerja peerusahaan di Jakarta, Rabu (12/7). Pada paruh pertama tahun 2017, BNI mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan. Penyaluran kredit berhasil menembus Rp 412,18 triliun atau tumbuh double digit sebesar 15,4% year on year (yoy) dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 357,22 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut lebih tinggi dibandingkan industri yang mencapai 9,5% per April 2017.

Reksa Dana CIPTA

M

3 LIPUTAN KHUSUS MUDIK

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM

MY

n Mochtar Riady

CY

Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T Topang Koridor Ekonomi Jakarta Timur-Cikampek

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

MARKETS & CORPORATE

Bersambung ke hal 11

IST

C

C

Oleh Yosi Winosa

Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY

M

M

Investor Daily/David Gita Roza

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. Oleh Thresa Sandra Desfika dan Tri Murti JAKARTA -- Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta pemerintah segera menetapkan dan membangun bandara baru pendukung Bandara Soekarno-Hatta. Daerah Karaw ng, J wa Barat ianggap cocok sebagai lokasi bandara baru tersebut, baik dari sisi geografis maupun pengaturan alur lalu lintas udara. Jika dibangun di Karawang, bandara tersebut akan menopang koridor ekonomi mulai dari Jakar a Timur hingga Ci ampek. merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak +62 21 2557 4883 Y CM MY CY CMY K

Y

CM

MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA

MY

INdUSTRIeS

CY

Emisi Surat Utang Tembus Rp 100 Triliun Sejumlah korporasi berpotensi mencata- tkan surat utang senilai Rp 34,62 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian, total emisi surat utang bisa men- capai Rp 107,5 triliun dalam waktu dekat Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farma i nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 8 Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com n Samsul H yat Selama awal Januari hingga 12 Juli 2017, terdapat 52 emisi surat utang dari 42 emiten yang sebesar Rp 72,91 triliun. IMF: Target Rasio Pajak 16% Sangat Ambisius Lembaga Keuangan Internasional (IMF) menilai target pemerintah meningkatkan rasio pajak hingga 16% dari PDB pada 2019 terlalu ambisius. Pengalaman berbagai negara menun- PLN Percepat Proses Pendan an PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal MACRO ECONOMICS Pada paruh I tahun 2017, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBNI) men- catatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan. Penyaluran kredit berhasil men- embus Rp 412,18 triliun atau tumbuh double digit sebesar 15,4% year on year (yoy) dibandingkan penyalu- ran kredit pada periode yang sama tahun 2016 s besar Rp 357,22 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut cukup mengesankan disaat pertumbuhan kredit di industri mencapai 9,5% per April 2017. jukkan belum ada yang bisa menaikkan rasio pajak 5% dari PDB dalam 2 tahun. Pembiayaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 44 triliun atau sekitar US$ 3,3 miliar. FLPP Dipangkas Karena Tidak Efisien Pemerintah memangkas dana Fasil- itas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Rp 9,7 triliun menjadi Rp 3,1 triliun pada 2017. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, pemotongan anggaran dilakukan karena dana FLPP yang tersedia selama ini tidak mampu terserap secara efisien. >> 22 BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bertindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, untuk pemban- gunan proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. >> 24 TIDAK PAKAI FOTO PROPERTY mONey & BaNKING >> 13 >> 9 >> 21 eNeRGy

CMY

K

gungkapkan, realisasi produksi sejumlah lapangan gas yang mulai beroperasi tahun ini melebihi perkir- aan awal. Salah satu lapangan yang mendongkrak pasokan gas domestik adalah Lapangan Jangkrik. Menur ut dia, lapangan yang dikelola ENI Indonesia ini awalnya didesain hanya memproduksi gas 400-450 juta kaki kubik per hari ( million standard cubic feet per day / mmscfd). Namun setelah dilakukan tes, produksi Lapangan Jangkrik bisa mencapai 600 mmscfd. “Jadi, kemungkinan besar pada 2019 nggak perlu impor karena produksi gas kita lebih bagus dari yang diperkirakan. Tinggal yang committed ini bisa menjadi kontrak atau nggak ,” kata Wiratmaja usai membuka Gas Indonesia Summit and Exhibiton di Jakar ta, Rabu (12/7).

WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. kat 46,7% (yoy) dibanding- kan l ba bersih pada paruh pertama tahun 2016 sebesar Rp 4,37 triliun. Direktur Keuangan BNI Rico R Budidarmo menutur- kan hal tersebut dalamKon- ferensi Pers Paparan Kinerja BNI Semester I - 2017 di Jakarta, Rabu (12 Juli 2017) yang juga dihadiri oleh jaja- ran Direksi dan SEVP BNI. Secara umum, dari kom- posisinya, BNI menyalurkan kredit Rp 296,12 triliun atau 71,8% dari total kredit untuk sektor Business Banking. Adapun sebesar Rp 67,05 triliun atau 16,3% ke sektor Consumer Banking. Sele- bihnya, BNI mencatatkan penyaluran kredit untuk debitur-debitur overseas sebesar Rp 25,92 triliun atau 6,3% dari total kredit BNI. BNI juga menyalurkan kredit melalui perusahaan- kapasitasnya terbat s. Walaupun ka- pasitasnya ditambah, kemungki an lima tahun l g b k l p n h,” jelas KetuaBidangPenerbang nBerjadwal INACA Bayu Sutanto kepa Investor Daily , di Jakarta, Rabu (12/7). Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21

Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Pada paruh I tahun 2017, PT B nk Negara Indo esia (Persero) Tbk (IDX: BBNI) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sig- nifikan. Penyaluran kredit berhasil menembus Rp 412,18 triliun atau tumbuh double digit sebesar 15,4% year on year (yoy) diband- ingkan penyal ran kredit pada periode yang sama ta- hun 2016 sebesar Rp 357,22 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut cukup mengesan- kan disaat per tumbuhan kredit di industri mencapai 9,5% per April 2017. Rea l i sas i penya l uran kredit tersebut menjadi salah satu faktor tumbuhnya Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang bermuara pada peningkatan laba bersih BNI pada paruh per tama tahun 2017 menjadi sebesar Rp 6,41 triliun atau mening- “Sudah saatnya di dekat J karta ada satu band r besar lagi are a Ba dar HalimPerdanakusuma sifat- nyahany sementaramenjadi ba dar endukung Soekarno-Hatta. Ba dar Soekarno-Hatta memiliki kendala

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24. Menurut dia, mesti sudah diterap- kankonsep multiple airport di Jakarta, konsepdua bandara besar yang saling berdekatan sudahdiimplementasikan di beberapa kota di dunia, seperti London, New York, dan Tokyo.

Bersambung ke hal 2

KOnTRaK baRu beRLiMPaH

Bersambung ke hal 11

JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga pertengahan Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada kuartal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realisasi per akhir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepanjang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi perusahaan anak sebesar Rp 23,09 triliun atau 5,6% dari total kredit BNI pada paruh pertama 2017. Pembiayaan ke sektor Business Banking mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 13,5% (yoy) terhad p Semester I 2016; sedangkan kredit ke sektor Consu er Banking tumbuh 10,0% (yoy). Cabang luar negeri (overseas branches) mencatat pertumbuhan pen- yaluran kredit ya juga sig ifikan pada Semester I 2017 ini yaitu 59,2% (yoy) dari realiasi Semester I 2016, sedangkan k edit yang dis- alurkanmelalui perusahaan- perusahaan anak tu buh 20,4% (yoy) dibandingka Semester I – 2016. Pembentukan Laba Kucuran Kredi t ang tumbuh signifikan terse- but menjadi faktor uta a Oleh Rausyan Fikry

Bersambung ke hal 2 Pertumbuhan Laba Bersih yang cukup kuat ter ebut menjadi faktor utama tum- buhnya Return on Equity (ROE) sebes 15,6% (yoy) atau meningkat dibanding Semester I 2016 yang ter- catat sebesar 12,6% (yoy), sekaligus mencerminkan peningkatan efektifitas per- modalan BNI dala mencip- t ka laba. Adapun pencapa- ian NII telah mendukung net interest margin (NIM) tetap terjaga pada level 5,6%. Menurunnya Cost of Fund pada level 3,0% pada Semes- ter I – 2017 dari sebelumnya 3,1% pada Semest r I – 2016 juga menjadi faktor pemben- tuk NIM tersebut. Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. Fee Bas d Income (FBI) sebesar 17,9% year on year (yoy), terutama bersumber dari Recurr ng Fees yang erkontribusi 92,1% (yoy) dari total FBI.

>> Investor Daily EDISI 2017 No. 4663 I e s n 588

D I

I

I

I

r

www.investorindonesia.co.id I D I ID I

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online