ID170809

rabu 9 agustus 2017 2 INTERNATIONAL

Investor Daily / AFP PHOTO / STR / China OUT

Oleh Leonard AL Cahyoputra  KARAKAS – Menteri Pertahanan sekaligus Kepala Angkatan Bersenjata Venezuela Jenderal Vladimir Pa­ drino memperlihatkan dukungannya kepada Presiden Nicolas Maduro dalam siaran televisi pemerintah, Senin (7/8) malam waktu setempat, untuk memburu para pemimpin pemberontak bersenjata yang me­ nyerang pangkalan militer dan membawa kabur senjata.

mantan Presiden Barrack Obama berhasil menyepakati TPP yang men­ cakup kontribusi 40% dari ekonomi global. Namun hal itu berubah drastis ke­ tika Donald Trump menjabat sebagai presiden pada Januari, di mana ia langsungmengundurkan diri dari TPP yang digambarkan sebagai ‘pembunuh lapangan kerja’. Langkah keluarnya AS dari TPP pun memukul 11 negara lain yang sudah menghabiskan waktu tujuh tahun untuk menegosiasikan kesepakatang perdagangan terbesar di dunia. Padahal TPP merupakan pakta per­ dagangan bebas yang dapat berjalan lebih jauh lagi dibandingkan pakta- pakta lain sejenis, karena sudah ada undang-undang perburuhan, perlind­ ungan lingkungan dan hak kekayaan intelektual yang disebut-sebut para pendukung sebagai standar emas baru dalam perdagangan global. Kesepakatan TPP yang mengecual­ ikan Tiongkok juga dipandang sebagai sebuah cara untuk melawan dominasi ekonomi regional Beijing. Sedangkan Beijing menanggapi TPP dengan mendorong RCEP – kes­ epakatan sederhana dengan standar- standar peraturan yang lebih rendah dan terbatas. Nantinya, pakta tersebut akan mengelompokkan Tiongkok dengan 10 anggota Asean ditambah India, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru. Sementara itu, sepanjang berlang­ sungnya forum keamanan para men­ teri luar negeri regional yang ditutup Selasa, beberapa negara menyuarakan keprihatinan khusus mengenai nai­ knya proteksionis, termasuk Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan 10 ne­ gara anggita Asean. (afp/leo) harusnya bertanggung jawab atas de­ pot penyimpanan senjata di pangkalan itu sudah menjadi kaki tangan pelaku serangan. Sedangkan Caguaripano disebut telah dipecat dari angkatan darat pada 2014 karena melakukkan beberapa pelanggaran disiplin. Koalisi oposisi, Democratic Unity Roundtable, mengungkapkan krisis yang terjadi di negara ini telah me­ mecah belah masyarakat Venezuela dan “hal itu terlihat di barak angkatan bersenjata kita”. Ketua kongres yang dikendalikan oposisi, Julio Borges juga menuntut ‘kebenaran dari pemerintah soal in­ siden yang terjadi pada Minggu. Akan tetapi, para analis mengatakan bahwa perselisihan yang terjadi juga dapat dilihat di jajaran yang lebih ren­ dah dari pasukan keamanan. “Ada indikasi meningkatnya ketidakpuasan di jajaran menengah polisi dan tentara, meskipun para komandan militer tetap bersekutu dengan pemerintah. Anda bisa mem­ perkirakan terjadi insiden baru saat kegelisahan ini tumbuh,” jelas Diego Moya-Ocampos dari IHS Markit Country Risk di London. Di sisi lain, pada Senin, para peretas yang menyebut diri sebagai The Bi­ nary Guardians membajak situs laman beberapa lembaga pemerintah dan perusahaan-perusahaan swasta untuk mendukung serangan pemberontak tersebut. Bajkan di beberapa situs web, mereka mem- posting kutipan dari film Charlie Chaplin The Great Dictator. Kelompok oposisi Venezuela sendiri sudah berulang kali mendesak militer meninggalkanMaduro, namun sejauh ini usahanya sia-sia. Adapun krisis di negara kaya min­ yak ini sebagian besar berakar pada jatuhnya perekonomian negara akibat anjloknya harga minyak dunia. Ke­ marahan publik pun menyebar luas karena warga harus berjuangmemper­ oleh barang-barang mendasar seperti makanan dan obat-obatan. Namun, Maduro menuding krisis ini disebabkan oleh ‘perang’ ekonomi yang dipicu oleh oposisi sayap kanan dalam perselisihan dengan Amerika Serikat (AS). (afp)

MANILA – Presiden Filipina Rod­ rigo Duterte menyampaikan dukun­ gannya terhadap rencana dagang yang diprakarsai Tiongkok, Kemitraan Ekonomi Komprehensif Region­ al (RCEP), Selasa (8/8). Dia meyakini kesepakatan tersebut dapat mengatasi lonjakan proteksionisme. Sebelumnya, mantan walikota Kota Davao di Pulau Mindanao ini memutuskan mundur dari kesepa­ katan perdagangan bebas dengan Amerika Serikat dan bergabung dengan negara-negara di Asia dalam forum pekan ini. Dalam pidato untuk memperingati 50 tahun Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (Asean) di Manila, Du­ terte memberikan dukungannya pada rencana perdagangan yang didukung oleh Tiongkok, yang dikenal sebagai RCEP. “Asean memiliki saham pertaruhan lebih besar dari bagian manapun di dunia ini dalam menghadapi protek­ sionisme dan mengamankan peratu­ ran permainan dalam perdagangan in­ ternasional. RCEP akan memberikan dorongan lebih jauh untuk usaha kita,” ujarnya seraya menambahkan bahwa dirinya berharap negosisi kesepakatan yang dipimpin Beijing itu harus dica­ pai dengan cepat. Duterte juga menyampaikan soal Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang dipandangnya sudah runtuh. “Saya telah diingatkan bahwa Trans- Pasifik adalah mimpi, sudah tidak ada lagi,” katanya. Di sisi lain, hingga saat ini baik Tiongkok dan Amerika Serikat masih sama-sama mendorong kesepakatan perdagangan bebas dengan tidak melibatkan satu sama lain. AS sendiri selangkah lebih maju dibandingkan Tiongkok, mengingat Jenderal Padrino juga menegaskan bahwa angkatan bersenjata telah ber­ satu dan mempunyai semangat tinggi. Menurut laporan terbaru Padrino, serangan serangan yang terjadi di pangkalan pada Minggu (6/8), di bagian barat laut kota Valencia itu dilakukan oleh 20 orang berseragam. Insiden tersebut memicu kekhawati­ ran soal semakin buruknya krisis yang berlangsung di negeri itu karena dapat mengarah ke konflik bersenjata. Menurut dia, mantan kapten Garda Nasional Juan Carlos Caguaripano dan mantan Letnan Jefferson Gabriel Garcia berada di balik serangan itu. Serangan tersebut menewaskan dua pelaku penyerangan dan melukai tiga tentara. Padrino menegaskan bahwa se­ rangan ini merupakan serangan tero­ ris yang dilakukan seitar 20 tentara bayaran, yang dibayar dari Miami oleh kelompok sayap kanan. “Delapan orang ditahan setelah tiga jam bertempur,” ujarnya. Sementara itu, tepat sebelum terjadi penyerangan, Caguaripano sempat mengunggah video daring yang menyatakannya bahwa tindakan ini merupakan bagian dari pemberonta­ kan yang sah untuk menolak tirani pembunuhan dari Presiden Maduro. Dalam video tersebut, Caguaripano muncul disertai lebih dari belasan pria berseragam, di mana beberapa di antaranya membawa senjata. Mereka menuntut dilakukan transisi pemerin­ tah dan pemilihan umum bebas. Sebelumnya, Maduro mengatakan dalam tayangan televisi pemerintah pada Minggu, bahwa serangan itu telah memperlihatkan aksi baku tembak yang berlangsung selama tiga jam sehingga menyebabkan dua pemberontah tewas dan delapan lain­ nya ditangkap, termasuk pejabat lain yang berpangkat letnan. Sepuluh pelaku penyerang lainnya merebut persenjataan yang belum diketahui jenisnya. Menurut Padrino, pihaknya meng­ gunakan operasi khusus untuk me­ nangkap mereka dan mendapatkan kembali persenjataan yang telah diambil. Dia menyatakan, Garcia yang se­

Bencana Tanah Longsor di Tiongkok Tim penyelamat sedang membopong korban selamat dari lokasi bencana tanah longsor di Puge, bagian barat daya provinsi Sichuan, Tiongkok pada Selasa (8/8). Bencana itu dipicu oleh hujan lebat yang menyebabkan delapan orang tewas dan 17 orang lainnya dilaporkan hilang.

Sependapat dengan Reza, ia menga­ takan, prospek kinerja keuangan dan pergerakan harga saham emiten konstruksi masih bagus dalam jangka menengah-panjang, karena banyak mengerjakan proyek-proyek infras­ truktur yang tengah digulirkan pe­ merintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di seluruh Nusantara. “Saham-saham konstruksi memang bagus untuk jangka menengah-pan­ jang, setidaknya hingga akhir tahun ini. Kinerja keuangan perusahaan konstruksi masih akan bagus ke depan, karena banyak mengerjakan proyek infrastruktur pemerintah,” ujar William di Jakarta, Selasa (8/8). Dia menyarankan investor membeli atau menyimpan ( buy/hold ) saham emiten konstruksi TOTL, WIKA, WSKT, PTPP, dan ADHI untuk jangka menengah-panjang, atau setidaknya sampai akhir tahun ini. Sedangkan untuk jangka pendek, jika investor mau trading disarankan mengikuti momentum dan sentimen positif dari masing-masing emiten. Sementara itu, berdasarkan data BEI dan perusahaan, total laba 11 emiten sektor konstruksi bangunan yang sudah dipublikasi dan perkiraan laba satu emiten yang dinyatakan manajemen mencapai sekitar Rp 2,77 triliun pada semester I tahun ini. Angka tersebut naik 83,17% diban­ ding semester I tahun lalu. Emiten ini adalah Acset Indonusa, Adhi Karya, Nusa Konstruksi Enjiniring, Indonesia Pondasi Raya, Jaya Konstruksi Mang­ gala Pratama, Mitra Pemuda, Nusa Raya Cipta, Paramita Bangun Sarana, PT PP, Total Bangun Persada, Wijaya Karya, danWaskita Karya. Sedangkan dua emiten lain belum diperoleh data labanya. Anggaran Infrastruktur Melambung Melejitnya kinerja emiten sektor FRANKFURT AM MAIN – Data resmi otoritas statistik federal, Desta­ tis pada Selasa (8/8) memperlihatkan angka surplus perdagangan Jerman bertumbuh pada Juni. Di sisi lain, ancaman terus berlanjut di Washing­ ton dan Brussels yang kemungkinan disebabkan langkah proteksionisme Amerika Serikat (AS). Hasil perhitungan Destatis menye­ butkan bahwa negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa ini mengek­ spor barang-barang senilai 21,2 euro atau setara US$ 25 miliar lebih banyak dari yang diimpor pada Juni. Perhi­ tungan ini telah disesuaikan dengan dampak musiman dan kalender. Secara absolut, jumlah barang yang dijual di luar negeri pada Juni mencapai 104,9 miliar euro atau turun 2,8% dari angka pada Mei. Sedangkan, jumlah barang yang dibeli dari luar negeri mencapai 83,7 miliar euro atau turun 4,5% pada bulan itu. Kendati Jerman berhasil menaik­ kan angka impor dan ekspornya ke Uni Eropa (UE), namun angka impornya dari negara-negara lain tumbuh dengan kuat dan ekspornya sedikit menyusut. “Penurunan ekspor mengecewakan,” ujar analis Carsten Brzeski dari bank ING Diba. Tapi dia mencatat bahwa ada kenai­  Sambungan dari hal 1

tor konstruksi saat ini belum tercer­ min pada pergerakan positif harga sahamnya secara riil di pasar. Dengan kata lain, lanjut dia, harga-harga saham sektor konstruksi masih terpaut jauh atau di bawah nilai fundamentalnya, jika diukur dari pencapaian kinerja keuangan. Ini terutama saham PTPP, WIKA, WSKT, ADHI, dan TOTL. “Padahal, prospek sahamnya masih sangat bagus dan saya rekomendasi­ kan buy (beli) untuk jangkamenengah- panjang. Kalau untuk trading jangka pendek, cermati isu-isu positif dari emiten yang biasanya akan menguat­ kan sahamnya,” imbuh dia. Menurut dia, kinerja fundamental emiten tersebut belum tercermin pada harga sahamnya karena sebagi­ an pendapatan perusahaan konstruk­ si -- terutama untuk proyek-proyek yang baru -- belum merupakan peng­ hasilan yang riil. Nilai proyek yang dicatatkan baru merupakan prospek pendapatan dan catatan akuntansi yang belum terwujud dalam peng­ hasilan riil. Sementara itu, akibat banyaknya proyek infrastruktur yang ditawarkan pemerintah, lanjut dia, perusahaan konstruksi di Tanah Air dikhawatirkan tidak memiliki uang yang cukup atau ada masalah cash flow . Hal itu lazim dikhawatirkan terjadi pada perusa­ haan konstruksi BUMN yang ditugasi untuk menggarap banyak proyek in­ frastruktur pemerintah. “Mungkin dua itu yang mengakibatkan harga sahamnya belum ideal,” ujar Reza. Sebelumnya, analis PT OSO Securi­ ties Riska Afriani menuturkan, sejauh ini kinerja emiten sektor konstruksi sebenarnya bagus. “Kontrak sudah didapatkan, tapi masalahnya sejauh mana proyek telah berjalan. Jadi jika berbicara mengenai prospek saham emiten konstruksi, kita perlu mem­ pertimbangkan sejauh mana proyek yang dikerjakan dapat on the track dengan batas waktu penyelesaian­ nya,” kata Riska. (eld/ant/sumber lain/en) egaskan jika kekuatan ekspornya disebabkan oleh kualitas produknya. Jerman juga berpendapat kebijakan moneter longgar dari Bank Sentral Eropa (ECB) telah menurunkan euro sehingga membuat ekspor Jerman lebih tinggi dengan harga kompetitif dalam mata uang lainnya. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump – yang memanfaatkan retorika proteksionis – telah mengan­ cam menerapkan pajak tinggi atas barang-barang Jerman dan Eropa dalam upaya mengurangi defisit per­ dagangan Amerika. Uni Eropa telah menyampaikan bahwa pihaknya siap menanggapi dengan sanksinya sendiri atas barang- barang dari seberang Atlantik. Sementara itu, Direktur Federasi Industri Jerman (BDI) Joachim Lang mengungkapkan dalam sebuah perny­ ataan, eksportir Jerman kehilangan kepercayaan karena sanksi Washing­ ton terbaru terhadap Rusia dan Iran, yang dapat memengaruhi perusahaan- perusahaan Eropa. “AS dan Eropa harus berpegang pada konsensus untuk menyelesaikan konflik bersama-sama dan mengkoor­ dinasikan lebih banyak lagi mengenai kebijakan perdagangan dan sanksi,” ujarnya. (afp/pya)

luang menguat hingga level Rp 2.050. Saham PTPP dalam jangka mene­ ngah-panjangmemiliki prospek target harga Rp 3.400, dan jangka pendek Rp 3.200. Pada perdagangan Selasa (8/8), PTPP ditransaksikan menguat Rp 20 (0,67%) ke level Rp 3.010, atau masih di bawah target jangka pendeknya. Reza juga memproyeksikan target harga saham WSKT dalam jangka menengah-panjang Rp 2.650, diban­ ding harga pada Selasa (8/8) sebesar Rp 2.280 atau menguat Rp 30 (1,33%). Sedangkan untuk jangka pendek saham ini masih berpeluang menguat ke level Rp 2.300. “Untuk saham ADHI dalam jangka menengah-panjang memiliki prospek target harga Rp 2.450, dan jangka pendek Rp 2.200. Pada perdagangan Selasa (8/8), ADHI ditransaksikan menguat Rp 20 (0,97%) ke level Rp 2.080, atau masih di bawah target jangka pendeknya,” imbuhnya. Dia memprediksi target harga sahamTOTL dalam jangkamenengah- panjang bisa mencapai Rp 850, dari harga penutupan Rp 760 atau bergerak mendatar (flat) pada perdagangan Selasa (8/8) di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan untuk jangka pendek saham ini masih berpeluang menguat ke level Rp 800. “Penguatan saham sektor kon­ struksi selama ini lebih dipengaruhi oleh sentimen positif dari aksi korpo­ rasi baru dan berita-berita bagus sek­ tornya, misalnya mendapatkan proyek baru atau pengembangan bisnis baru, selain ditopang pergerakan teknikal dan volume transaksi. Sedangkan jangka menengah-panjang, sahamnya banyak digerakkan oleh berita bagus dari kinerja keuangannya yang sedang tumbuh tinggi, dividen, serta pengu­ muman membangun dan nilai proyek barunya,” tutur Reza. Anomali Saham Di sisi lain, Reza mengakui, kinerja keuangan yang bagus dari emiten sek­ Para mitra dagang Jerman pun berpendapat sebagai pusat kekuatan ekonomi di Eropa maka negara itu dapat berbuat lebih banyak untuk mengendalikan surplus perdagan­ gannya dan dengan demikian mem­ bantumeningkatkan ekonomi mereka, semisalnya dengan berinvestasi lebih banyak di dalam negeri untuk menin­ gjatkan impor. Namun Berlin sudah lama men­ transportasi berada di antara yang terdampak paling parah. Kenaikan harga-harga rumah turut melemah menjadi 2,1% dalam tiga bulan terakhir dan menjadikan lajunya yang paling lambat sejak April 2013. Suramnya dua laporan itu terjadi selang beberapa hari setelah Bank of England (BoE) menurunkan prospek ekonominya dan Gubernur BoEMark Carney mengingatkan ketidakpastian Brexit terhadap sektor bisnis dan rumah tangga. Di sisi lain, surplus perdagangan Jerman secara keseluruhan tumbuh baik dalam perbandingan secara month-on-month dan year-on-year (yoy). Mengingat masalah surplus ini menjadi penyebab per tikaian berkepanjangan antara Berlin dan Amerika Serikat bahkan dengan se­ kutu terdekatnya di Uni Eropa.

konstruksi tersebut terutama ditopang belanja infrastruktur yang dinaikkan besar-besaran oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menyusul pen­ galihan subsidi BBM ratusan triliun rupiah terutama ke infrastruktur. Ber­ dasarkan data Kemenkeu, untuk per­ tama kalinya sejak Indonesia merdeka 71 tahun lalu, anggaran infrastruktur menembus Rp 300 triliun pada 2016, tepatnya Rp 317,1 triliun atau naik 15,22% dibanding tahun sebelumnya. Anggaran naik lagi sebesar 18,60% menjadi Rp 387,3 triliun dalam APBN 2017. Meski anggaran kementerian dan lembaga dalam APBN-P 2017 dipangkas, namunMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebelumnya, belanja infrastruktur justru dinaikkan. William menyatakan sebelumnya, seiring dengan kecenderungan pen­ cairan belanja pemerintah yang biasa menumpuk menjelang akhir tahun, ki­ nerja perusahaan sektor infrastruktur dan konstruksi biasanya meningkat pada semester II. Itulah sebabnya, emiten ini masih menjanjikan hingga akhir tahun. “Saham sektor itu bicara­ nya jangka panjang, karena berkaitan dengan proyek-proyek pemerintah,” katanya. Williammenargetkan, sahamADHI dapat mencapai level Rp 2.600 per unit, WIKA Rp 2.450, PTPP Rp 3.400, dan WSKT sebesar Rp 2.600. Sedangkan emiten infrastruktur JSMR bisa men­ capai Rp 6.000. Sementara itu, Reza menjelaskan lebih detail prospek dan target harga saham-saham tersebut, baik untuk jangka menengah-panjang atau setidaknya sampai akhir 2017, maupun tinjauan prospek jangka pendek. Dia memproyeksikan target harga saham WIKA dalam jangka menengah-panjang bisa mencapai Rp 2.250, dari penutupan Rp 1.995 atau menguat Rp 15 (0,76%) pada Selasa (8/8). Sedangkan untuk jangka pendek, secara teknikal, saham WIKA berpe­ kan perdagangan dari sesama anggota Uni Eropa sehingga dapat sedikit mengimbangi penurunan eskpor ke Inggris. Daya beli konsumen Inggris sendiri sedang melemah karena poundster­ ling telah kehilangan nilainya sejak referendum yang menghasilkan kepu­ tusan untuk keluar dari Uni Eropa pada Juni 2016. Sebelumnya dilaporkan bahwa kon­ sumen Inggris mengurangi pengeluar­ annya hingga tiga bulan berturut-turut pada Juli 2017, karena pertumbuhan harga rumah melambat tajam dan dihadapkan dengan pukulan lain ter­ hadap perekonomiannya. Pelemahan tersebut menjadi pe­ nyebab tekanan pada kocek konsumen karena laju inflasi melampaui per­ tumbuhan upah, ditambah merebak kekhawatiran tentang kondisi kes­ ehatan ekonomi. Angka terbaru itu mengakibatkan pengeluaran rumah tangga dan pasar properti berada di level paling lemah dalam empat tahun lebih. Laporan yang disampaikan IHS Markit dan Visa pada Senin (7/8) memperlihatkan belanja konsumen Inggris turun 0,8% year-on-year (yoy) yang mana sektor pakaian, barang- barang rumah tangga, makanan dan

Made with FlippingBook Online newsletter