ID190529

RABU 29 mei 2019 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/GORETHY KENNETH / AFP

Juni 2019, BTN akan menerbitkan obligasi senilai Rp 3 triliun. Sebagian obligasi ini akan memberikan bunga 8,75%. Kemudian, pada Juli 2019, BTN akan melakukan sekuritisasi aset se- nilai Rp 2 triliun. Langkah selanjutnya adalah penerbitan subdebt senilai Rp 3 triliun pada September 2019. Saat ini, modal inti BTN Rp 21 triliun dan agar bisa masuk BUKU IV, permodalan harus dinaikkan hingga minimal Rp 30 triliun. Selain mengimplementasi program Link Aja, BTN akan mengambil alih mayoritas kepemilikan saham PT PMN InvestmentManagement. Dalam waktu dekat, BTN akan mengambil 30% dan akhir tahun sebesar 30% lagi. “Tahun depan, kepemilikan BTN di PMN akan mencapai 85%,” kata Maryono. Sambut Idulfitri Untuk melayani pemudik Lebaran, BTN mengaktifkan 47.090 anjungan tunai mandiri (ATM) di selur uh wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, ATM BTN mencapai 2.090 unit dan ATMMerah-Putih atau ATMbersama Bank BUMN lainnya sebanyak 45.000. BTN juga menyiapkan 560 merchant yang bisa menggunakan e-payment . Dana yang disediakan BTN untuk nasabah menjelang hingga pasca-Idul- fitri sebesar Rp 36 triliun. Pada 2018, dana yang disediakan selama periode yang sama sebesar Rp 29 triliun. suatu perusahaan ditentukan beberapa faktor, bukan hanya faktor internal pe- rusahaan saja, tapi juga lingkungan bisnisnya. “Faktor lingkungan bisnis di Indonesia masih dianggap cukup berisiko dibandingkan negara lain. Jadi, perusahaan yang sama tapi di negara yang berbeda, bisa membuat valuasi perusaahaan berbeda karena faktor lingkungan bisnis negaranya berbeda,” kata dia. Dari faktor internal perusahaan, seperti struktur neraca keuangan dan strategi perusahaan, mungkin masih belum optimal sehingga risiko bisnisnya masih dianggap cukup besar sehingga valuasinya lebih rendah. Itulah sebabnya, Dendi menilai bahwa strategi ke depan untuk men- dongkrak market cap dan valuasi adalah dengan memperkuat struktur permodalan dan memperbesar aset, baik lewat strategi merger dan akui- sisi, atau injeksi kapital. “Selain itu, perusahaan harus terus memperbaiki str uktur risikonya sehingga kinerja perusahaan lebih stabil dan valuasinya bisa lebih tinggi,” tegasnya. Secara terpisah, Head of Research Narada Asset Management Kiswoyo Adi menilai, sebuah kewajaran bila emiten bank di Indonesia tidak saja memiliki nilai kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetapi juga di kawasan Asean. Hal itu karena BCA dan BRI dito- pang kondisinya yang kuat secara fundamental dan didukung kinerja Tetapi ia mengatakan industri perta- nian kopi sedang bertahan dengan kaki terakhir di wilayahnya. “Kami tidak pernah berhenti ber- pikir, kami mungkin segera tidak lagi ada sebagai petani kopi,” ujarnya. Keluarga Jimenez telah menanam kopi di sini selama tiga generasi. Cucu Ramon, Javier yang berusia 19 tahun mengatakan, dirinya tumbuh di antara pohon-pohon kopi perkebunan. “Saya bermimpi mengambil alih pertanian, menggantikan ayah dan kakek saya. Tetapi jika krisis berlan- jut seperti ini saya harus mencari di tempat lain, bahkan mungkin pergi ke Amerika Serikat,” kata dia. Adapun Kolombia adalah produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam, juga sebagai produsen nomor satu untuk biji kopi lunak berkualitas tinggi. Di Kolombia, 540.000 keluarga menggantungkan mata pencaharian mereka ke sektor kopi. Ini ekspor utama negara itu, lebih besar dari jumlah ekspor minyak dan mineral. Jual Kebun Tetapi di Santuario, terpampang iklan-iklan perkebunan kopi untuk dijual, dipasang di kantor-kantor lokal Federasi Nasional Coffee Grow- ers (NFC) dan mengirimkan angin dingin kepada industri lokal tersebut. Petani lainnya seperti Echeverry telah membuka pertanian mereka untuk pariwisata, sebagai cara tetap bertahan dan mendapat penghasilan. Hingga saat ini, jumlah pengungsi telah mencapai puluhan ribu orang dari pegunungan tersebut selama setengah abad yang penuh gejolak konflik bersenjata di Kolombia. Wa- likota Santuario Everardo Ochoa mengatakan, kepergian banyak orang dimulai lagi setiap kali harga kopi mengalami krisis. (afp/eld)

Hingga tahun 2018, demikian data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akumulasi pem- bangunan sejuta rumah setahun sudah mencapai 3,5 juta unit. Tahun ini, 2019, pemerintah menar- getkan pembangunan 1,1 juta rumah rakyat. Dari target nasional sebesar itu, BTN berencana membangun 800.000 unit. BTN akan terus memper- kuat struktur keuangan perusahaan agar bisa menyalurkan kredit pemili- kan rumah (KPR) sesuai target yang dicanangkan. Hingga saat ini, defisit ( backlog ) perumahan masih sekitar 11,4 juta rumah. Memanfaatkan KPR bermasalah, demikian Maryono, pihaknya mampu membangun rumah murah dengan total nilai Rp 40miliar per bulan. Kredit bermasalah (NPL) rumah bersubsidi di bawah 1%. Pada kuartal I-2019, pertumbuhan kredit BTN mencapai 19,25%. Sedangkan kredit untuk peru- mahan bersubsidi di atas 20%. Pembangunan rumah, demikian Mar yono, memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap pertumbu- han ekonomi. Meski belum mencapai 23% seperti di Singapura, kontribusi perumahan di Indonesia terhadap poduk domestik bruto (PDB) kini sudah sebesar 3%. Untuk memperkuat permodalan, Berdasarkan catatan Investor Daily , harga saham BBCA telah naik 1.930% dari posisi pencatatan perdana Rp 1.400 pada 31 Mei 2000 menjadi Rp 28.425 per 27 Mei 2019. Sedangkan market cap-nya naik 220,11 kali dari Rp 3,15 triliun menjadi Rp 694 triliun. Lonjakan nilai kapitalisasi pasarnya juga fan- tastis. Jika pada 2005 baru Rp 41,48 triliun, tahun 2012 melambung jadi Rp 222,12 triliun, per 27 Mei 2019 meroket ke level Rp 694 triliun. Mengacu laporan keuangan kuartal I-2019, NIM BCA meningkat ke level 6,2% dari posisi NIM kuartal I-2018 yang sebesar 6,1%. Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 6,06 triliun, meningkat 10,1% (yoy). Kredit BCAmeningkat 13,20% men- jadi Rp 532,12 triliun per Maret 2019 dari posisi sama tahun lalu yang sebe- sar Rp 470,05 triliun. Untuk NPL gross kuartal I-2019 tercatat di posisi 1,5%. Perkuat Permodalan Ekonom senior BankMandiri Dendi Ramdani berpendapat, idealnya se- bagai negara besar dengan penduduk 264 juta yang berarti memiliki pasar sangat besar, Indonesia seharusnya memiliki perusahaan yang memiliki market cap besar dan masuk top di regional. Namun demikian, kata Dendi, nilai  Sambungan dari hal 1 SANTUARIO – Produsen kopi Kolombia mengajukan protes dan menyalahkan para spekulan di pasar saham yang telah memaksa harga tu- run ke level terendah. Tekanan kepada industri tersebut membuat para petani harus menjual dengan harga rugi. Para petani di pegunungan hijau subur Kolombia bersiap-siap mem- rotes penetapan yang jauh berbeda dari sebelumnya di lantai Bursa Efek New York. Wilayah tinggi di barat Kolombia tersebut merupakan tem- pat mereka menanam biji lunak kopi terbaik yang dibudidayakan di dunia. “Kami dibayar dengan sangat mu- rah,” kata Gustavo Echeverry (50), satu dari lebih dari 15.000 petani yang mengungkapkan kekecewaan di pusat penanaman kopi pegunungan tersebut. Pihaknya menjelaskan ini jauh berbeda dari perdagangan yang adil. Khususnya yang telah tersertifikasi secara global untuk memastikan kopi ditanam dalam kondisi baik sehingga petani tidak dieksploitasi. Beberapa petani di sekitar Desa Santuario terpaksa menarik paksa tanaman mereka untuk menanam sesuatu yang lain. Banyak petani kopi mengalami panen memburuk, karena biji kopi yang dihasilkan terkena wa- bah kumbang. Kualitas kopi menurun drastis, menambah kemerosotan harga internasional yang memaksa petani menjual di bawah biaya yang dikeluarkan. Petani memroduksi sekantung kopi seberat 12,5 kilogram dengan harga setara US$ 22, tetapi pedagang grosir membayar Echeverry dengan harga rata-rata US$ 21 per kantung. “Ini per- dagangan yang tidak adil,” sindirnya dengan getir. Petani lainnya, Ramon Jimenez, telah menghabiskan hidupnya mena- nam kopi di perkebunan San Antonio.  Sambungan dari hal 1

Krisis Politik Papua Nugini Sejumlah anggota parlemen Papua Nugini bersitegang pada sesi sidang di ibukota Port Moresby, Selasa (28/5). PM Papua Nugini Peter O’Neill menangguhkan pengumuman mundurnya dan mengambil langkah hukum guna mencegah mosi tidak percaya pada Selasa. Situasi ini memperparah krisis politik di negara tersebut.

tidak. Pasalnya, investor cenderung melihat valuasi dari saham-saham yang berpeluangmengasilkan untung. Adrian memproyeksikan, indeks harga saham gabungan (IHSG) akhir tahun ini akan berada pada posisi 6.800. Posisi tersebut akan diiringi dengan kenaikan rasio earning per share (EPS) atau laba per saham emiten yang bakal ada di kisaran 8% untuk tahun ini dan 10% pada 2020. Semula, lanjut dia, pihaknya menar- getkan IHSGmampumenembus 7.000 di akhir tahun ini. Namun, target terse- but dikoreksi lantaran melihat konse- sus EPS di kuartal I-2019. EPS yang tidak sesuai target dikarenakan ada tekanan pada sejumlah sektor saham, termasuk saham-saham emiten di sektor komoditas. “Harus diakui konsensus pertum- buhan EPS awalnya 10%. Namun karena di kuar tal I-2019 ternyata hanya 7%, kami coba sesuaikan akan ada di angka 8% hingga akhir tahun,” jelas Adrian. Adrianmenambahkan, price to earn- ing ratio (PER) IHSG saat ini berada pada level yang terbilang murah. PER IHSG sempat berada di angka 13 kali saat terkoreksi cukup dalam, dan kini sudah di posisi 14 kali setelah periode pilpres berakhir. “Setelah pemilu posisi IHSG ada perbaikan. Sekarang investor asing melihat kembali valuasi saham sebe- lum mereka memutuskan balik lagi ke pasar saham Indonesia,” jelas dia. (c01/es) pendapat Eropa di Inggris. Hasil tersebut memberikan tekanan kuat ke- pada peemrintahan Konservatif yang berkuasa, danmeningkatkan kemung- kinan keluar blok Uni Eropa tanpa kesepakatan pada akhir Oktober. Perdana Menteri Inggris Kon- servatif, Theresa May sendiri berada di urutan kelima dengan catatan ki- nerja 9% - yang terburuk sejak 1832. Sementara kelompok oposisi utama Partai Buruh juga dihukum karena tidak menguraikan sikapnya terhadap Brexit secara jelas. David Cheetham, analis di broker XTB, mengatakan hasil itu berdampak menuai krisis bagi pemulihan pound- sterlinf. Di Asia, sebagian besar pasar perda- gangan saham menguat pada Selasa, karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan pendekatan yang lebih lembut dalam mengatasi perselisihan perdagangan AS dengan Jepang, pada saat men- gakhiri kunjungannya ke negara sekutu di Asia itu. Lawatan Trump tersebut dilakukan menyusul meningkatnya gejolak per tikaian dagang antara AS dan Tiongkok. Sementara belum ada pe- nentuan tanggal untuk melanjutkan negosiasi tarif. Di tempat lain, harga minyak men- tah mengalami kenaikkan setelah sempat turun tajam pada pekan lalu, mengikuti lonjakan persediaan min- yak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) AS yang mengejutkan. Hal tersebut mendorong penim- bunan persediaan yang cenderung mengindikasikan melemahnya per- mintaan atas emas hitam. Terca­ tat, Brent Crude naik 14 sen pada US$70,25 per barel, dan West Texas Intermediate (WTI) naik 44 sen pada US$59,07 per barel. (afp)

jauh lebih besar. Suatu negara dengan PDB per kapita yang tinggi berarti masyarakatnya memiliki daya beli yang lebih tinggi. Hal ini akan melahirkan perusahaan yang lebih besar,” tuturnya. Memang, kata Harry, butuh waktu untuk memperbaiki kinerja emiten. Cara agar perusahaan bisa meningkat- kan kapitalisasi pasar adalah dengan meningkatkan profit dan pertumbu- han secara terus menerus. Adapun holding yang dibentuk pemerintah pada beberapa BUMN, menurut Harry, tidak berpengaruh terhadap market cap , karena siifatnya hanya untukmemudahkan konsolidasi satu sama lain. Sementara itu, Head of Equity Research Mandiri Sekuritas Adrian Joezer mengatakan, market cap BEI sebenarnya tidak bisa dibandingkan secara apple to apple dengan negara Asean lain, misalnya Singapura. Ini lantaran struktur ekonominya ber- beda. Sebagai contoh, ada banyak konglomerasi besar yang masih menjadi per usahaan ter tutup di Indonesia. “Perusahaan besar di Indonesia masih banyak yang belum go public . Misalnya, Grup Djarum atau Gruop Wings. Struktur ekonomi di Indonesia juga banyak kelompok usaha kecil me- nengah (UKM),” jelas dia di Jakarta, Selasa (28/5). Adrianmengatakan, market cap juga bukan menjadi indikator terhadap menariknya sebuah pasar saham atau poin akibat dilanda kekhawatiran akan utang Italia yang dapat kembali meningkat. “Italia sekali lagi menjadi masalah bagi zona euro,” ujar analis Konstan- tinos Anthis dari perusahaan pialang ADSS. Namun, losses tersebut dapat tertu- tup di tempat lain menyusul lonjakan kelompok populis – yang sangat dita- kuti – di mana sebagian besar gagal terwujud dalam pemilihan Parlemen Eropa. Meskipun para pemilih mengalih- kan kesetiaan dalam pemilihan parle- men Uni Eropa, partai-partai utama berhasil mempertahankan kendali. Indeks FTSE 100 London juga melemah 0,2% pada 7.264,65 poin setelah libur panjang di akhir pekan. Sementara indeks DAX 30 Frankfurt merosot 0,5% pada 12.013,73 poin, diikuti indeks CAC 40 Paris turun 0,6% pada 5.304,91 poin, dan indeks STOXX 50 Euro merosot 0,7% pada 3.340,45 poin. “Pasar saham Eropa berada di zona merah karena imbal hasil obligasi pemerintah Italia agak naik karena khawatir dengan pertarungan politik antara Roma dan Brussels. Uni Eropa telah memperingatkan Pemerintah Italia bahwa mereka akan didenda, karena gagal membatasi tingkat utang mereka, dan wakil perdana menteri gabungan Italia Matteo Salvini men- yatakan akan menggunakan semua energinya untuk melawan aturan UE,” kata analis David Madden dari CMC Markets UK. Kemenangan Partai Brexit Sementara di Inggris, mata uang poundsterling ter us menderita mendekati posisi terendah baru- baru ini setelah partai anti-UE Brexit menduduki puncak perolehan jajak

Oleh Iwan Subarkah Nurdiawan dan Happy Amanda Amalia  ROMA – Wakil Perdana Menteri (PM) Italia Mat- teo Salvini memperkirakan negaranya didenda oleh Uni Eropa (UE) sebesar tiga miliar euro (US$ 3,36 miliar) atas naiknya utang dan level defisit struktural. Masalah baru di seputar perselisihan antara Italia dan UE soal anggaran ini berimbas ke bursa Eropa pada perdagangan Selasa (28/5).

anding jumlah penduduk. Rasio inves- tor dengan jumlah penduduk masih kecil, dan masih besar peluangnya untuk ditingkatkan,” ujarnya. PDB Per Kapita Sedangkan Harr y Su, managing director head of equity capital market Samuel International menilai, rendah- nya market cap emiten di Indonesia disebabkan umumnya perusahaan se- jenis jumlahnya sangat banyak namun dengan ukuran kecil-kecil. Dia ambil contoh bank di Indonesia yang jumlah- nya mencapai sekitar 120, bandingkan dengan Malaysia yang hanya sekitar 3-4 buah saja. “Perusahaan kita memang banyak tapi kecil-kecil, karena tidak dikon- solidasikan seperti yang ada di negara lain,” kata Harry Su kepada Investor Daily, Selasa (28/5). Menurut dia, memang sulit sekali untuk menyatukan beberapa perusa­ haan, dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. “Contohnya Kalbe Farma yang ingin mencari pe- rusahaan farmasi untuk diakuisisi, itu susah sekali karena di pasar tidak ada yang mau jual,” katanya. Faktor lain adalah PDB per kapita Indonesia yang lebih kecil dibanding sejumlah negara Asean. Thailand misalnya, PDB per kapitanya menca- pai US$ 7.000-US$ 8.000, sementara Indonesia hanya sekitar US$ 3.900. “Bisa jadi size ekonomi Thailand memang lebih kecil dibanding In- donesia, namun PDB per kapitanya Komisi Eropa, tambah juru bi- caranya, akan memperbarui penilaian terhadap situasi fiskal dan ekonomi setiap negara anggota. Sebagai bagian dari koordinasi kebijakan ekonomi semesteran. “Termasuk penerbitan seperang- kat baru rekomendasi spesifik bagi kebijakan-kebijakan nasional untuk 12-18 bulan ke depan. Mengenai infor- masi terkini, yangmencakup program- program nasional, data terkini dan proyeksi ekonomi terbaru dari kami,” kata juru bicara yang tidak disebutkan identitasnya tersebut. Utang publik Italia terus menjadi masalah besar dan sumber perselisi- han dengan UE. Nilainya mencapai 132,2% PDB pada 2018 atau jauh di atas ambang batas UE yang sebesar 60% PDB. Para pialang menyampaikan terge- lincirnya indeks saham Eropa pada Selasa dikarenakan kalangan inves- tor sedang mencermati pertarungan politik baru antara UE dan Italia, serta masihmencerna hasil pemilihan parle- men Eropa di kawasan tersebut. Indeks saham FTSEMIBMilan ter- catat sebagai yang terburuk di Eropa karena melemah 1,2% pada 20.110,50

yang positif. Menurut Kiswoyo, masih ada pe- luang besar bagi emiten, termasuk emiten nonbank, untukmeningkatkan nilai kapitalisasi pasar. Selain terus meningkatkan fundamental, perus- ahaan mesti juga melakukan aksi korporasi. Namun, lanjut dia, hal yang tak kalah penting untuk didorong adalah meningkatkan kondisi bursa di Tanah Air. Antara lain meningkatkan total nilai kapitalisasi pasar BEI untuk mengejar ketertinggalan dibanding bursa Singapura, Malaysia, dan Thai- land. Memang berdasarkan data, market cap bursa di Tanah Air per Januari 2019 terhadap produk domestik bruto (PDB) baru sekitar 47%, masih jauh dibanding market cap di bursa efek regional lainnya, seperti bursa di Thailand yang telah menembus 107% terhadap PDB, Malaysia sebesar 123%, dan Singapura sebesar 219% dari PDB. Jumlah investor saham di BEI juga relatif masih sedikit, baru sekitar 0,2% dari penduduk Indonesia sebanyak 260 juta. Bandingkan dengan Thailand yang memiliki 974.000 investor atau 1,5% dari penduduknya 67 juta. Apalagi dibandingkan Singapura yang menca- pai satu juta meski penduduknya jauh lebih sedikit. “Jadi, kondisi bursa memang perlu terus ditingkatkan, baik dari jumlah emiten yang berkualitas, juga jumlah investornya yang masih sedikit dib- “Tatkala tingkat pengangguran pemuda mencapai 50% di sebagian wilayah, seseorang di Brussels men- untut, berdasarkan aturan lama, denda tiga miliar euro,” kata Salvini kepada radio RTL 102,5 . Ia menandaskan akan mengguna- kan seluruh energi untuk mengubah aturan-aturan masa lalu tersebut. “Kami akan lihat apakah surat pendek dari Brussels ini akan tiba, yang mana mereka menjatuhkan sanksi kepada kami atas akumulasi utang di masa lalu,” tambah Salvini. Ia adalah pemimpin kubu sayap kanan jauh Partai Liga yang di nega- ranya memenangi pemilu Parlemen Eropa pada Minggu (26/5). Komisi Eropa diperkirakan mulai mengambil langkah-langkah disiplin terhadap Italia pada 5 Juni 2019. Den- gan membuka prosedur defisit berle- bih, yang dapat berujung pada denda hingga 0,2% dari produk domestik bruto (PDB) nasional terhadap Italia. Sumber di UE mengatakan, pihak­ nya akan mengirimkan surat dimak- sud kepada Pemerintah Italia pada Rabu (29/5). UE akan meminta pen- jelasan lebih rinci mengenai rencana- rencana utang Pemerintah Italia.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online