ID190529

RABU 29 mei 2019

24

Investor Daily/IST

r yono mengatakan, bank sentral memiliki ide supaya data-data yang selama ini dimiliki perusahaan di- gital dapat ditarik ke ranah publik. Rencana tersebut tertuang dalam Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Dalam Visi SPI 2025 tersebut, BI menjabarkan inisiatif utama yang akan dilakukan di mana salah satunya adalah pengemban- gan data nasional beserta infrastruk- turnya. Erwin menjelaskan, penggunaan data hub dapat mencegah terjadinya monopoli data seperti Alibaba di Tiongkok. Menurutnya, Alibaba bisa berkembang dengan sangat ce- pat karena mereka menguasai data tersebut. “Jadi dia superkapitalis di negara komunis. Nantinya kalau data hub ada kita bisa tahu, tran- saksi masyarakat itu lebih banyak ke mana, apakah transfer bank, atau e-commerce, atau yang lainnya, itu jadi potensi,” papar Erwin. Ke depan dengan adanya data hub maka terjadi sharing data . Dengan demikian, ada kolaborasi antara perbankan dengan fintech . Erwin menambahkan dalam transformasi digital ter utama finansial, data merupakan hal yang paling penting. Oleh karena itu, BI berinisiatif un- tuk menciptakan data hub. Rencananya pembentukan data hub ini akan dilaksanakan seperti PromptPay yang sudah berkem- bang di Thailand. Setiap orang akan memiliki satu identitas yang disebut single digital ID. Infrastruktur data hub juga harus memiliki aturan yang mengatur terkait dengan keamanan pengunaan data tersebut ( data protection ). Jika di Eropa, aturan data proteksi ini dikenal dengan nama general data protection regulation (GDPR). Sedangkan di Indonesia, legal basis seperti ini belum tersedia. Inisiatif tersebut, kata Erwin, harus dikoordinasikan dengan OJK, industri terkait dan pihak-pihak lainnya. Adapun BI tidak memiliki target pembangunan data hub tersebut saat ini karena bank sentral masih harus berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Kami yakin ini adalah sesuatu yang berguna bagi semua karena untuk percepatan dari transformasi digital tadi. Ini adalah inisiatif yang kami buat, tetapi kami paham BI tidak bisa bekerja sendi- rian,” kata Erwin.

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – Industri perbankan mendukung inisiasi Bank Indonesia (BI) untuk penggunaan data penghubung (data hub). Pasalnya, data penghubung dari bank maupun perusahaan financial technology (fintech) dapat meningkatkan bisnis dari bank dan juga mengetahui dari sisi risiko calon debitur jika hendak menyalurkan kredit.

tem keamanannya harus dilakukan dengan benar. Hingga saat ini indus- tri dan regulator masih dalam tahap diskusi awal, namun belum intensif. Namun, Rico belum mengetahui kapan akan direalisasikan. “Belum intensif diskusinya masih awal, tapi sudah mulai bagaimana nanti saling memanfaatkan data. Karena sekarang masih sendi- ri-sendiri, jadi harus dikoordinas- ikan menjadi satu, bukan datanya tapi penggunaan datanya,” jelas Rico. Saat ini, QR code Bank Mandiri bergabung dalam LinkAja milik BUMN, nantinya data yang dimiliki LinkAja dapat dilihat oleh perusa- haan finansial lainnya. Begitu pula sebaliknya, LinkAja dapat melihat data masyarakat yang bertransaksi dari berbagai perusahaan sistem pembayaran. Rico juga mengatakan, LinkAja sudah masuk dalam 16 perusahaan penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) yang siap mengimplementas- ikan standar QR code Indonesia (QRIS). “ Iya LinkAja har usnya sudah masuk dalam itu (16 PJSP QR code yang sesuai standar),” lanjut dia. Transformasi Digital Sebelumnya, BI menyatakan akan menginisiasi penggunaan data penghubung (data hub) untuk menampung data transaksi pemba- yaran masyarakat melalui digital. Langkah tersebut dilakukan guna mendorong transformasi digital yang dapat memperkuat pertum- buhan ekonomi di Indonesia. Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Erwin Ha-

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rico Usthavia Frans mengatakan, pihaknya mendukung bank sentral terkait inisiasi tersebut. Hal tersebut dikarenakan inisiasi data hub dapat menjadi potensi bisnis bagi bank, khususnya Bank Mandiri. Rico menjelaskan, dengan adanya data hub, Bank Mandiri akan lebih aman memberikan kredit kepada calon debiturnya. Sebab, data calon debitur sudah terekam melakukan berbagai transaksi dengan fintech payment, sehingga perbankan dapat menganalisis kemampunan dari calon debitur tersebut melalui kebi- asaan transaksi yang dilakukannya. “Ini bagus bagi perbankan, misalnya kalau kita tahu data or- angnya, kalau kasih loan akan lebih aman, kita juga tahu behavior dari masyarakat, jadi bank bisa beri layanan yang lebih bagus. Jadi mengetahui mayoritas transaksi yang disukai masyarakat itu apa, itu potensi bagus juga,” terang Rico kepada Investor Daily, di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (28/5). Meski demikian, pihaknya juga mengungkapkan perlunya bisnis model yang sehat, supaya semua pemain akan mengalami dampak positif dari adanya inisiasi data hub tersebut. “Menurut saya semakin banyak data semakin bagus, tinggal siapa yang punya data, bayar-ba- yarannya bagaimana itu nanti harus dipikirkan,” papar Rico Pihaknya juga menyebutkan, keamanan dan sistem datanya juga perlu diperhatikan. Sebab, jika data nasabah diakses sembarangan akan merugikan konsumen sehingga sis-

Aplikasi Hara Direktur UMKM & Jaringan BNI Catur Budi Harto (kiri), General Manager Divisi Bisnis Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo (tengah), CEO Hara Regi Wahyu (dua dari kanan), dan CEO BNI Wilayah Surabaya Muhammad Jufri (kanan) saat Peluncuran Aplikasi Hara di Desa Bangkalan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (28/5/2019). Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu petani guna mengakses pembiayaan dari BNI.

menjawab isu ser ta kendala yang dihadapi para pelaku sektor UKM,” jelas Mahdan. Diamenambahkan, MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleks- ibel, persyaratan mudah, proses yang cepat, dan plafon yang sesuai kebu- tuhan tepat sasaran. Beberapa keung- gulan dari MNC SmartLoan yang dilun- curkan, antara lain adalah, memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiay- aan sebesar 60% dari penilaian bank. Kemudian, dengan pinjaman rekening koran yang diberikan, memudahkan debitur dalammengatur kebutuhannya ( cash flow ) . Selain itu, kewajiban bunga diba- yar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman pokok pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali. “Diharapkan dengan terjawabnya berbagai isu dan kendala dari sektor UKM tersebut, para pengusaha tidak lagi merasa sulit meraih permodalan dari bank,” lanjut Mahdan. (nid)

untuk tenor diberikan sampai dengan 12 bulan dengan bunga yang fleksibel di kisaran 14%. Mahdan menjelaskan, dengan berkembangnya sektor UKM, pengang- guran akibat angkatan kerja yang tidak terserap menjadi berkurang. Selain itu, pemerintah saat ini juga mendorong industri perbankan un- tuk mendukung pertumbuhan UKM dengan menyalurkan kredit kepada industri UKM. Sepanjang 2018, Bank MNC telah memasuki tahap kedua dalam pro- gram transformasi Bank yaitu focusing business . Berkat konsistensi dalam melakukan konsolidasi serta fokus pada pemulihan kinerja pada tahun lalu, Bank MNC berhasil meraih hasil positif dengan membukukan laba yang meningkat signifikan. Pada akhir 2018 Bank MNC meraih laba Rp 57,02 miliar, momentum positif tersebut berlanjut pada laba kuartal per- tama 2019 sebesar Rp 3,08miliar. “Salah satu upaya kami untuk meningkatkan kinerja, adalah menghadirkan pro- gram pinjaman yang inovatif dan dapat

JAKARTA – PT Bank MNC Internas- ional Tbkmeluncurkan programkhusus kredit produktif multiguna bagi sektor usaha kecil danmenengah (UKM) yakni SmartLoan. Tahun ini, dengan adanya program tersebut, perseroan menar- getkan kredit UKM tumbuh sampai 50% menjadi Rp 400 miliar. Presiden Direktur Bank MNC Mah- dan mengatakan, tahun ini perseroan mulai fokus menggenjot kredit UKM, karena memiliki potensi yang cukup besar. Terlebih lagi, sektor UKM memiliki peran penting dalam men- dorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. “Tahun ini UKM itu 20% pertumbuhannya, tapi karena tahun lalu kami belum fokus dan baru mulai fokus tahun ini, jadi kredit UMKMbisa tumbuh lebih dari 50% atau Rp 400 mil- iar tahun ini,” jelas Mahdan di Jakarta, Selasa (28/5). Menurut dia, tahun ini secara rata- rata ditargetkan akan membiayai se- banyak 50 debitur UKM dengan nilai pinjaman kredit berkisar antara Rp 5-10 miliar per debitur tahun ini. Terkait pro- gramSartLoan, Mahdanmenyebutkan,

Paninvest PEMANGGILAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT PANINVEST Tbk (“Perseroan”) Dengan ini, kami Direksi Perseroan memanggil Para pemegang saham Perseroan bahwa akan diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPS”) Perseroan sebagai berikut:

PT COWELL DEVELOPMENT Tbk (“Perseroan”) PEMANGGILAN

PT PANIN FINANCIAL Tbk (“Perseroan”) PEMANGGILAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN Direksi Perseroan dengan ini menyampaikan pemanggilan kepada pemegang saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“Rapat”) yang akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal : Rabu, 26 Juni 2019 Waktu : Pukul 10.00 WIB Tempat : Panin Bank Building Lantai 4 Jl. Jend. Sudirman Kav. 1 -Senayan, Jakarta 10270 dengan mata acara Rapat sebagai berikut: 1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan mengenai kegiatan usaha dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan serta pemberian pembebasan dan pelunasan sepenuhnya ( acquit et de charge ) kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas pengurusan dan pengawasan Perseroan untuk tahun buku 2018. 2. Persetujuan atas rencana penggunaan laba untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 3. Penetapan honorarium anggota Dewan Komisaris Perseroan. 4. Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan para anggota Direksi Perseroan. 5. Penunjukan Akuntan Publik yang akan mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Penjelasan mata acara Rapat: Seluruh mata acara Rapat merupakan agenda yang rutin diadakan dalam setiap Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan. Hal ini sesuai denganAnggaran Dasar Perseroan dan Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Informasi lain : 1. Pemanggilan ini merupakan undangan resmi bagi pemegang saham Perseroan. 2. Yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat tersebut di atas : a. Untuk saham-saham Perseroan yang belum dimasukkan ke dalam Penitipan Kolektif hanyalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Mei 2019 sampai pukul 16.15 WIB; dan b. Untuk saham-saham Perseroan yang berada dalam Penitipan Kolektif hanyalah para pemegang rekening yang namanya tercatat sebagai pemegang saham Perseroan dalam Rekening Efek Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Mei 2019 sampai pukul 16.15 WIB. 3. Bahan Rapat tersedia bagi pemegang saham di kantor Perseroan sejak tanggal pemanggilan sampai dengan tanggal penyelenggaraan Rapat dalam bentuk dokumen fisik, yang dapat diperoleh jika diminta secara tertulis oleh pemegang saham. 4. Pemegang saham baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri Rapat. 5. Para pemegang saham atau kuasa mereka yang menghadiri Rapat diminta untuk membawa dan menyerahkan fotokopi KTP atau tanda pengenal lainnya serta surat Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (KTUR) sebelum masuk ke ruang Rapat. Dalam hal pemegang saham tidak dapat memperlihatkan KTUR, maka pemegang saham tetap dapat menghadiri Rapat sepanjang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham dan membawa identitas diri yang dapat diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. 6. a. Pemegang saham yang tidak hadir dalam Rapat dapat diwakili oleh kuasanya dengan membawa surat kuasa yang sah seperti yang ditentukan Direksi, dengan ketentuan para anggota Direksi, Komisaris dan karyawan Perseroan diperkenankan untuk bertindak sebagai kuasa pemegang saham dalam Rapat, namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa dalam Rapat tidak dihitung dalam pemungutan suara dan bagi para pemegang saham yang alamatnya terdaftar di luar negeri, surat kuasa harus dapat diterima oleh Direksi Perseroan. b. Formulir surat kuasa dapat diperoleh pada setiap jam dan hari kerja di Panin Bank Center lantai 5, Jl. Jend Sudirman Kav. 1, Senayan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10270. c. Semua surat kuasa tersebut diatas harus diterima oleh Direksi selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal Rapat. 7. Untuk mempermudah pengaturan dan tertibnya Rapat, pemegang saham atau kuasanya diminta dengan hormat sudah berada di tempat Rapat 15 menit sebelum Rapat dimulai.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN LUAR BIASA Dengan ini Direksi Perseroan mengundang para pemegang saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (“Rapat”) yang akan diselenggarakan pada: Hari / tanggal : Jumat, 28 Juni 2019 Pukul : 08.30 WIB s/d selesai Tempat : Hotel Lumire, Lantai 4, Ruang Padi Palem Cemara Room Jl. Senen Raya No. 135, Jakarta Pusat Mata Acara Rapat akan membicarakan dan mengambil keputusan untuk hal-hal sebagai berikut: 1. Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2018, termasuk didalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan tahun buku 2018, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan; 2. Persetujuan penggunaan laba/rugi untuk Tahun Buku 2018; 3. Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; 4. Penetapan gaji atau honorarium dan tunjangan bagi Dewan Komisaris Perseroan, dan pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan anggota Direksi; 5. Penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2019, dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium Akuntan Publik serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukannya; 6. Perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha (pasal 3Anggaran Dasar Perseroan) yang disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2017 sehubungan dengan adanya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Penjelasan Mata Acara Rapat 1. Mata Acara ke-1, ke-2, ke-4 dan ke-5 merupakan mata acara yang rutin diadakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”). 2. Mata acara ke-3 dan ke-6 ini untuk memenuhi ketentuan (i) Pasal 24 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) pasal 19 ayat (1) UUPT. Catatan: 1. Perseroan tidak mengirimkan undangan tersendiri kepada Para Pemegang Saham Perseroan karena iklan Pemanggilan ini dianggap sebagai undangan. 2. Berdasarkan Pasal 12 ayat 15 Anggaran Dasar Perseroan, yang berhak menghadiri/ mewakili dan memberikan suara dalam Rapat tersebut adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau pemilik saldo rekening efek di Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada tanggal 28 Mei 2019, sampai dengan pukul 16.00 WIB. 3. A. Para Pemegang Saham yang tidak dapat hadir dalam Rapat tersebut, dapat diwakili oleh kuasanya dengan membawa Surat Kuasa yang sah. Para Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Karyawan Perseroan dapat bertindak selaku kuasa, namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa tidak dihitung dalam pemungutan suara. B. Formulir Surat Kuasa dapat diperoleh selama hari dan jam kerja di Kantor Biro Administrasi Efek (“BAE”), PT. Bima Registra beralamat di Jalan Prof. DR. Satrio, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950, Nomor Telepon 021- 25984818. Setiap Surat Kuasa harus ditanda tangani di atas materai Rp. 6.000,- dan telah diterima oleh PT. Bima Registra pada alamat tersebut di atas selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum Rapat. 4. Pemegang saham atau kuasanya yang akan menghadiri Rapat diminta untuk membawa dan menyerahkan fotokopi surat saham kolektif dan fotokopi identitas diri yang masih berlaku kepada petugas pendaftaran sebelum memasuki ruang Rapat. Bagi pemegang saham dalam Penitipan Kolektif wajib memperlihatkan Konfirmasi Tertulis untuk Rapat ( KTUR ) yang dapat diperoleh melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian. 5. BagipemegangsahamberbentukBadanHukumdimintauntukmembawa fotokopi lengkap dari anggaran dasarnya, surat keputusan badan hukum dari pihak yang berwenang serta susunan anggota Pengurus yang terakhir yang sedang menjabat saat Rapat. 6. Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 15 POJK No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham PerusahaanTerbuka, bahan mata acara Rapat tersedia sejak tanggal Pemanggilan Rapat sampai dengan penyelenggaraan Rapat. Bahan mata acara Rapat dalam bentuk salinan dokumen fisik dapat diperoleh di Kantor Pusat Perseroan pada jam kerja Perseroan, jika diminta secara tertulis oleh Pemegang Saham Perseroan. 7. Untuk mempermudah pengaturan dan tertibnya Rapat, pemegang saham atau kuasanya dimohon untuk hadir di tempat Rapat 30 (tiga puluh) menit sebelum Rapat dimulai.

Hari/Tanggal Penyelenggaraan Waktu Penyelenggaraan Tempat Penyelenggaraan

: Rabu, 26 Juni 2019 : Pukul 08.30 WIB

: Panin Bank Building Lantai 4 Jl. Jend. Sudirman - Senayan, Jakarta 10270

Dengan Acara: 1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan mengenai kegiatan usaha dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan serta pemberian pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas pengurusan dan pengawasan Perseroan untuk tahun buku 2018. 2. Persetujuan atas penggunaan laba untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. 3. Penetapan honorarium anggota Dewan Komisaris Perseroan. 4. Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan para anggota Direksi Perseroan. 5. Penunjukan Akuntan Publik yang akan mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Dengan penjelasan mata acara RUPS sebagai berikut : • Seluruh mata acara RUPS merupakan agenda yang rutin diadakan dalam RUPS Tahunan Perseroan. Hal ini sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Informasi lain : a. Yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPS tersebut di atas : 1). Untuk saham-saham Perseroan yang belum dimasukkan ke dalam Penitipan Kolektip hanyalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Mei 2019 sampai pukul 16.00 WIB; dan 2). Untuk saham-saham Perseroan yang berada dalam Penitipan Kolektip hanyalah para pemegang rekening yang namanya tercatat sebagai pemegang saham Perseroan dalam Rekening Efek Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Mei 2019 sampai pukul 16.00 WIB. b. Bahan-bahan RUPS tersedia bagi pemegang saham di Kantor Perseroan sejak tanggal pemanggilan RUPS sampai dengan tanggal penyelenggaraan RUPS dalam bentuk dokumen fisik. Salinan dokumen fisik diberikan secara cuma-cuma di kantor Perseroan jika diminta secara tertulis oleh pemegang saham. c. Pemegang saham baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPS. d. Para pemegang saham atau kuasa mereka yang menghadiri RUPS diminta untuk membawa dan menyerahkan kepada petugas Perseroan fotocopi KTP atau tanda pengenal lainnya serta surat Konfirmasi Tertulis Untuk RUPS (KTUR), sebelum masuk ke ruang Rapat. Dalam hal pemegang saham tidak dapat memperlihatkan KTUR, maka pemegang saham tetap dapat menghadiri RUPS sepanjang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham dan membawa identitas diri yang dapat diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. e. 1). Pemegang saham yang tidak hadir dalam RUPS dapat diwakili oleh kuasanya dengan membawa surat kuasa yang sah seperti yang ditentukan Direksi, dengan ketentuan para anggota Direksi, Komisaris dan karyawan Perseroan diperkenankan untuk bertindak sebagai kuasa pemegang saham dalam RUPS Per- seroan ini, namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa dalam RUPS tidak dihitung dalam pemu- ngutan suara dan bagi para pemegang saham yang alamat-alamatnya terdaftar di luar negeri surat kuasa harus dapat diterima oleh Direksi Perseroan. 2). Formulir surat kuasa dapat diperoleh pada setiap jam dan hari kerja di Panin Bank Center Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman - Senayan, Jakarta 10270; 3). Semua surat kuasa tersebut diatas harus diterima oleh Direksi selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal RUPS. f. Untuk mempermudah pengaturan dan tertibnya RUPS, para pemegang saham atau kuasanya diminta dengan hormat sudah berada di tempat RUPS 15 menit sebelum RUPS dimulai.

Jakarta, 29 Mei 2019 PT PANINVEST Tbk Direksi

Jakarta, 29 Mei 2019 PT PANIN FINANCIAL Tbk Direksi

Jakarta, 29 Mei 2019 PT COWELL DEVELOPMENT Tbk Direksi Perseroan

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online