ID170613

selasa 13 JUNI 2017

24

Investor Daily/Emral

INDUSTRI KEUANGAN

memantau perkembangan bisnis jasa keuangan yang dimiliki,” ungkap dia. Sementara itu, dalam Rancan- gan Peraturan OJK (RPOJK), suatu grup Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dinyatakan sebagai sebuah konglom- erasi keuangan (KK) apabila terdapat LJK setidaknya dua sektor, yaitu bank, perusahaan asuransi atau reasuransi, perusahaan efek, dan perusahaan pembiayaan. Selanjutnya, total aset dari seluruh konglomerasi keuangan tersebut minimal Rp 2 triliun. Berdasarkan kriteria baru yang dit- entukan dalam peraturan baru terse- but, saat ini terdapat 48 KK dengan total aset sebesar Rp 5.915 triliun atau setara 67,52% dari total aset seluruh jasa keuangan. Dari 48 KK tersebut, rata-rata induk usaha berbentuk bank ataupun nonbank. Sementara itu, OJK dan Universitas Pertahanan sepakat membangun kerja sama untuk meningkatkan peran positif kedua lembaga dalam pengem- bangan sektor jasa keuangan, literasi keuangan dan perlindungan konsu- men, termasuk di dalamnya mengem- bangkan Ekonomi Pertahanan. Penandatanganan nota kesepa- haman dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, dengan Rektor Universitas Perta- hanan Letnan Jenderal TNI I Wayan Midhio di Kampus Unhan Sentul, Bogor, pada 12 Juni 2017. Muliaman dalam sambutannya mengatakan, dalam konteks sektor jasa keuangan, pertahanan diartikan sebagai usaha dalammenjaga stabilitas negara yang mendukung pencapaian stabilitas sistem keuangan. (th)

Oleh Gita Rossiana

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menerbitkan aturan mengenai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) tahun ini. Dengan demikian, perusahaan konglomerasi keuangan diwajibkan memiliki perusahaan induk ( holding company ).

Pembukaan Ramadhan Fair BTN Direktur Consumer Banking Bank BTN Handayani (empat dari kiri), Managing Director Strategy Compliance & Risk, R. Mahelan Prabantarikso, Kepala Divisi Wealth Management Sri R.M Soedarsari, Ketua Ikatan Istri Pegawai Aktif Bank BTN Dei Maryono serta Kadiv Non Subsidized Loan Division Suryanti Agustinar memukul bedug menandai dibukanya Ramadhan Fair BTN di Menara Bank BTN, Jakarta, Senin (12/6). Ramadhan Fair digelar dari tanggal 12-16 Juni 2017 untuk umum, menyajikan pameran barang kebutuhan rumah tangga dengan diskon dan undian berhadiah.

beberapa konglomerasi keuangan memiliki struktur yang tidak seder- hana. “Sebelumperalihan tersebut, be- berapa konglomerasi yang berbentuk perusahaan terbuka diwajibkan mem- bentuk RUPS (rapat umum pemegang saham) tahun 2018,” ungkap dia. Sementara itu, dalam peraturan terbaru ini, Kepala Grup Penelitian, Pengaturan, dan Pengembangan Pengawasan Terintegrasi OJK Aditya Jayaantara menjelaskan, peraturan mengenai PIKKmengacu pada praktik di beberapa negara seperti Malaysia, Korea, dan Singapura yang telah men- erapkan financial holding company . “Pengaturan mengenai PIKK ini juga sejalan dengan prinsip joint forum dan praktik hukumyang berlaku di interna- sional,” terang dia. Agus menjelaskan, dengan adanya peraturan ini, pemegang saham pen- gendali (PSP) wajibmembentuk PIKK. “Diharapkan dengan adanya PIKK sebagai perusahaan induk, dapat mem- permudah PSP atau pemegang saham pengendali terakhir (PSPT) dalam

Deputi Komisioner Pengawasan Terintegrasi OJK Agus Edy Siregar menjelaskan, dengan adanya per- aturan tersebut, peraturan mengenai entitas utama yang semula menjadi pijakan pengawasan terintegrasi tidak lagi digunakan. “Jadi, entitas utama nantinya mengalihkan perannya ke induk konglomerasi keuangan,” kata dia di Jakarta, Senin (12/6). Terbentuknya peraturan mengenai PIKK juga didasari oleh adanya kekur- angan dari entitas utama. Agus men- gungkapkan, ruang lingkup entitas utama lebih terbatas, karena tidak bisa mengakses perusahaan jasa keuangan yang merupakan sister company . “Jadi, entitas utama tidak bisa signifikan mewadahi perusahaan konglomerasi, karena ada kelemahannya. Kalau perusahaan konglomerasi keuangan berbentuk vertikal tidak apa-apa, tapi kalau berbentuk horizontal maka akan kesulitan untukmengakses,” papar dia. Mengenai peralihan dari entitas utama ke PIKK, OJK memberikan waktu hingga 1 Januari 2018. Pasalnya,

Banking Bank BTNHandayani menar- getkan dapat membukukan 2.500 tran- saksi dan pendapatan bunga sebesar Rp 100 juta dari program Ramadan Fair. Pihaknya akan mengoptimalkan transaksi nontunai. Adapun transaksi nontunai perseroan kian menanjak, hal tersebut didorong oleh transaksi online melalui e-commerce . “Pada Mei tahun ini transaksi non- tunai meningkat 34% menjadi 130.797 transaksi dengan nilai Rp 66,6 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 96.899 transaksi dengan nilai Rp 48,9 miliar. Dengan 4.079 di antaranya adalah transaksi online ,” papar dia. Pihaknya mendorong transaksi non- tunai sesuai dengan semangat gerakan nontunai yang diusung pemerintah. Untuk itu, Handayani akan mem- perluas kerjasama dengan sejumlah instansi dan toko online . (c02)

years , jadi ada kemungkinan anggaran akan bertambah untuk akuisisi. Nanti diperhitungkan lagi,” kata Iman ke- pada Investor Daily , Senin (12/6). Iman mengaku, pengembangan dan pengambilalihan dua anak usaha Danareksa akan dilakukan sete- lah terjadinya pembentukan induk usaha ( holding ) perbankan. Melalui akuisisi Danareksa Multifinance, Iman menambahkan, akan menyasar masyarakat berpenghasilan antara Rp 2-3 juta. “Untuk akuisisi anak usaha Danareksa, kami akan tunggu hold- ing . Danareksa jadi holding , kami akan kelola anak usahanya. Kami pilih mul- tifinance karena potensi masyarakat- nya ada 6 juta orang, yang mayoritas adalah unbankable . Maka multifinance bisa masuk kepada masyarakat itu,” jelas dia. Sementara itu, Direktur Consumer

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) beren- cana mengembangkan dan mengak- uisisi empat anak usaha. Perseroan telah mengalokasikan total dana sebesar Rp 700 miliar untuk akuisisi tersebut. Direktur Keuangan Bank BTN Iman Nugroho Soeko mengatakan, pihaknya akan mengakuisisi empat perusahaan. Dua perusahaan ber- gerak di bidang asuransi jiwa dan umum, dua perusahaan lainnya ada- lah anak usaha dari PT Danareksa (Persero), yaitu Danareksa Multifin- ance dan PT Danareksa Investment Management. Pihaknya mengharap- kan, tahun ini akan terbentuk per- usahaan asuransi jiwa, yang bekerja sama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). “Dana yang kami siapkan totalnya Rp 700 miliar, tapi prosesnya multi-

Made with FlippingBook flipbook maker