ID190328

kamis 28 maret 2019

24

ini menghadirkan fasilitas cashless , sehingga nasabah hanya perlumenun- jukkan kartu keanggotaan asuransi un- tuk menyelesaikan pembayaran biaya rawat inap. Fasilitas cashless ini dapat dimanfaatkan di lebih dari 460 rumah sakit rekanan di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 70 rumah sakit rekanan di Jawa Timur. Selanjutnya, SMiLe Hospital Cash Plan menghadirkan keamanan fin- ansial selama masa asuransi yang memberikan santunan harian rawat inap karena sakit atau kecelakaan hingga 180 hari dalam satu tahun polisi. Di samping manfaat cashless di sejumlah rumah sakit rekanan, SMiLe Hospital Cash Plan dapat di- gunakan sebagai tambahan manfaat perlindungan lain yang sudah dimiliki nasabah. Sementara itu, SMiLe Term ROP Insurance tidak hanya menghadirkan perlindungan jika terjadi risiko kema- tian dan cacat tetap total selama masa asuransi 10 hingga 20 tahun, karena premi 100% akan dikembalikan jika hingga akhir masa asuransi tertang- gung masih hidup. SMiLe Term ROP Insurance menawarkan dua pilihan pembayaran uang pertanggungan kepada nasabah, yaitu maksimal 500 kali premi bulanan yang diberikan se- cara berkala setiap bulan selama lima tahun atau secara sekaligus senilai 50 kali manfaat bulanan. Nasabah yang memiliki lebih dari dua polis SMiLe Term ROP Insurance mendapat maksimummanfaat sampai dengan Rp 1,2 miliar untuk tertang- gung yang sama. “Ketiga produk perlindungan tersebut dapat dimiliki sekaligus oleh satu ter tanggung sesuai dengan kebutuhan nasabah,” papar Hamid. (ros)

SURABAYA – PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), memperkuat kerja sama melalui diversifikasi produk bancassurance yang telah dikerjasamakan dengan meluncurkan tiga produk telemarket- ing , yaitu SMiLe Medical Care, SMiLe Hospital Cash Plan, dan SMiLe Term ROP. Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Hamid Hamzah mengatakan, ketiga produk tersebut menghadirkan proteksi finansial saat harus menjalani rawat inapmaupun dalammenghadapi risiko cacat total dan/atau kematian. Peluncuran tiga produk tersebut juga mempertegas komitmen Sinarmas MSIG Life bersama Bank Jatim untuk memperkuat kerja sama yang terjalin sejak tahun 2017. “Diversifikasi produk yang kami kerjasamakan ini adalah untuk men- ingkatkan layanan kepada masyarakat Jawa Timur. Melalui produk ini kami menghadirkan solusi proteksi yang menyeluruh untuk melindungi nasa- bah dari berbagai kemungkinan risiko di setiap tahap kehidupan,” kata dia usai peluncuran produk telemarketing di Surabaya, Rabu (27/3). Hamid memaparkan SMiLe Med- ical Care memberikani kenyamanan dan kemudahan dalam satu produk, yaitu proteksi atas risiko biaya rawat inap di rumah sakit untuk seluruh anggota keluarga baik karena sakit ataupun kecelakaan, sesuai tagihan ( as charged ). Melindungi nasabah hingga berusia 74 tahun, SMiLeMedical Care ditawarkan dalam 15 pilihan plan denganmaksimal nilai pertanggungan sebesar Rp 1,9 miliar selama 365 hari. Tidak hanya itu, produk perlindungan

Pengawas Perbankan OJK Her u Kristiyana juga menyebutkan, proses akuisisi BCA dan Bank Royal sudah mendekati tahap akhir. “ Kan sudah disebut-sebut terus, BCA sama Bank Royal, tanyakan ke Pak Jahja, sudah dekat itu,” ucap Heru. Wadah Startup Fintech Jahja menyebutkan, BCA bekerja sama denganDigitaraya, dan didukung oleh Google Developers Launchpad sebagai partner program akselerator ser ta KUMPUL sebagai par tner manajemen komunitas dan coworking space, meluncurkan SYNRGY. Sebuah program akselerator startup fintech dan sekaligus wadah kolaborasi untuk komunitas startup fintech untuk mem- bantu pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi periode Oktober 2018, jumlah startup di Indonesia kian bertambah setiap tahun. Tercatat, melalui skema Perusahaan Pemula Berbasis Tekno- logi (PPBT) dan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT), dari 52 startup dan calon startup pada 2015, menjadi 956 startup pada 2018. Ini diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 1.000 startup pada 2019. “Laju positif startup di Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Latar belakang inilah yang mendorong kami untuk turut men- dukung pertumbuhan startup di In- donesia dengan satu wadah bernama SYNRGY,” tutur Jahja.

jadi finalnya berapa itu masih belum, tapi kurang lebihnya sudah setuju,” jelas Jahja. Dia juga menjelaskan, OJK men- dukung penuh rencana akuisisi terse- but dan tidak ada masalah dengan OJK. “OJK tidak ada masalah, mereka mendukung kami, mereka support ,” ucap dia. Dihubungi secara terpisah, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK Slamet Edy Purnomo men- gungkapkan, sebagai regulator OJK akan selalu mendukung langkah yang dilakukan dari industri perbankan yang ingin tumbuh lebih baik lagi, khususnya untuk konsolidasi dengan cara akuisisi bank kecil. “OJK men- dukung proses akuisisi dan atau mer- ger yang mendorong bank memiliki daya saing yang lebih baik dan modal yang kuat,” kata Edy ketika dihubungi Investor Daily , Rabu (27/3). Meski demikian, Edy mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum men- erima surat resmi dari BCA atau Bank Royal terkait rencana akuisisi tersebut. Tapi diskusi memang sudah dilakukan. “OJK belum terima laporan resminya,” lanjut dia. Sementara itu, Jahja menekankan, setelah proses akuisisi tersebut se- lesai, bank hasil akuisisi tidak akan dilebur dengan BCA, namun akan di- jadikan bank dengan segmen khusus. “ Iya tidak dilebur, nanti setelah RUPST baru (ada penjelasan). Yang penting tunggu RUPSLB saja nanti, kami maunya sih tidak lama (rampung proses akuisisinya),” terang Jahja. Sebelumnya, Kepala Eksekutif

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan sedang melakukan tahap uji tuntas ( due diligence ) terhadap calon bank yang akan diakuisisi yakni PT Bank Royal Indonesia, segera merampungkan hal tersebut setelah memenuhi dokumentasi legal yang dibutuhkan. Setelah proses due diligence , BCA akan meminta persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

cuma dokumentasi legal dan pernak pernik lainnya,” papar Jahja ditemui di Jakarta, Rabu (27/3). Saat ini proses akuisisi, lanjut Jahja, masih menunggu hasil due diligence , karena menurut dia tidak mudah. Se- bab, harus menunjukkan dokumentasi dan keperluan yang dibutuhkan lainnya yang dinilai memakan waktu. Sedangkan terkait negosiasi harga, Jahja mengaku saat ini sudah sepakat. Namun, hal tersebut bisa berubah setelah mengetahui hasil dari due diligence nanti. “Harga sudah sepakat sih , tapi dari due diligence nanti menentukan koreksinya. Misalnya kalau mau beli barang yang sempurna, harganya se- gitu oke . Tapi, begitu ada cacat sedikit, seperti beli mobil nanti minta diskon,

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menyebutkan BCA akan mengakuisisi Bank Royal Indonesia dan prosesnya segera tuntas. Menang- gapi hal tersebut, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya akan mengumumkan peri- hal rencana akuisisi bank pada Juni mendatang kepada pemegang saham dalam rapat Umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Sebelum itu, pada 11 April 2019 perseroan akan mengadakan RUPS tahunan. “Sementara belum, karena harus terima persetujuan di RUPS, tanggal 11 April ada RUPST, tapi kami belum siap, mungkin ada RUPSLB setelah itu, mudah-mudahan sih Juni sudah ada persetujuannya. Ini sedang proses due diligence , sebentar lagi selesai kok ,

Investor Daily, Kamis, 28 Maret 2019 8 kol x 270 mm bW

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Desember 2018 dan 2017 (Diaudit) (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

LAPORAN LAbARUGI DAN PENGhASILAN KOMPREhENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 (Diaudit) (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

31 Desember 2018 (Diaudit) Rp

31 Desember 2017 (Diaudit) Rp

31 Desember 2018 (Diaudit) Rp

31 Desember 2017 (Diaudit) Rp

31 Desember 2018 (Diaudit) Rp

31 Desember 2017 (Diaudit) Rp

ASEt ASEt LANCAR Kas dan setara kas

LIAbILItAS DAN EKUItAS LIAbILItAS JANGKA PENDEK Utang bank jangka pendek

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA

134.413.002.080 87.714.970.807 46.698.031.273 (4.945.504.284) (101.334.468.515) (5.253.897.357) 21.438.356.256 264.722.514.716 11.716.386.679 (22.794.458.311) 2.567.771.148 212.814.731.605 2.244.292.428 210.570.439.177 -

84.985.760.705 27.005.000.893 57.980.759.812 (5.188.479.044) (100.814.373.647) (4.471.319.869) (8.171.875.477) 267.117.183.178 7.750.144.854 (24.701.171.175) (685.040.000) 1.756.561.964 190.572.390.596 2.071.958.500 188.500.432.096

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG

LAbA bRUtO Beban penjualan

13.702.749.598

11.978.329.412

382.603.313.470

175.170.598.050

Utang usaha

Beban umum dan administrasi

Piutang usaha kepada pihak ketiga

11.020.198.913

12.914.015.914

Pihak berelasi Pihak ketiga

7.164.310.425 16.176.269.173 3.356.652.563 1.554.494.206 28.613.599.640

7.210.862.871 6.705.838.403 2.226.064.124 1.258.976.804 6.404.961.563 863.673.247 204.733.571 58.282.640.029

Beban pajak final

Kenaikan (penurunan) nilai wajar properti investasi - neto

Piutang lain-lain kepada pihak ketiga

4.606.288.428

8.318.301.374

Utang lain-lain pihak ketiga

Bagian laba bersih entitas asosiasi

Persediaan aset real estat

746.400.918.074

682.139.197.106

Utang pajak

Pendapatan bunga

Biaya yang masih harus dibayar

Beban bunga dan keuangan

Pajak dibayar di muka

20.970.480.244

9.134.240.776

Uang jaminan penyewa Uang muka penjualan

717.139.876 353.166.701

Kerugian penjualan properti investasi Keuntungan dan kerugian lain-lain - neto

Biaya dibayar di muka dan uang muka

8.586.445.063

11.785.773.240

Utang bank jangka panjang - jatuh tempo dalam satu tahun Pendapatan diterima di muka - bagian yang direalisasi dalam satu tahun

60.541.699.919

LAbA SEbELUM PAJAK Beban Pajak Penghasilan

Jumlah Aset Lancar

1.174.187.644.192

899.462.126.460

18.286.284.620

13.658.003.663

LAbA NEtO tAhUN bERJALAN

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

150.466.366.721

108.794.083.687

PENGhASILAN KOMPREhENSIF LAIN Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba (rugi) Pengukuran kembali atas program imbalan pasti

2.232.767.604 1.288.825.568 214.092.032.349

(38.535.000)

ASEt tIDAK LANCAR Piutang lain-lain kepada pihak ketiga

Bagian penghasilan komprehensif lain atas entitas asosiasi JUMLAh LAbA KOMPREhENSIF tAhUN bERJALAN LAbA NEtO tAhUN bERJALAN YANG DAPAt DIAtRIbUSIKAN KEPADA: Pemilik Entitas Induk

1.147.835

LIAbILItAS JANGKA PANJANG Uang jaminan penyewa

188.463.044.931

12.154.883.428 94.536.751.030

10.903.261.780 152.163.077.510

2.948.638.168

2.730.405.982

Uang muka penjualan

Persediaan

Utang bank jangka panjang - dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Utang bank

Aset real estat

292.651.617.334

292.466.370.972

212.249.033.675 (1.678.594.498) 210.570.439.177

190.403.753.819 (1.903.321.723) 188.500.432.096

258.846.654.840 70.444.785.114

172.645.983.662 69.182.346.497

Kepentingan Nonpengendali

Hotel

4.221.446.515

4.221.446.515

Utang obligasi

Jumlah

Pendapatan diterima di muka - dikurangi yang direalisasi dalam satu tahun

Uang muka investasi saham

2.500.000.000

11.801.900.000

JUMLAh LAbA KOMPREhENSIF tAhUN bERJALAN YANG DIAtRIbUSIKAN KEPADA: Pemilik Entitas Induk

456.273.401

321.851.921

Investasi pada entitas asosiasi

3.585.883.315.659

3.592.040.725.375

Liabilitas imbalan pascakerja

10.584.356.042

10.350.380.999

215.506.463.261 (1.414.430.912) 214.092.032.349

190.419.720.171 (1.956.675.240) 188.463.044.931

Properti investasi - nilai wajar

2.160.671.681.383

2.155.259.500.000

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

447.023.703.855

415.566.902.369

Kepentingan Nonpengendali

Jumlah

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 57.041.475.911 tahun 2018 dan Rp 43.947.867.269 tahun 2017

JUMLAh LIAbILItAS

597.490.070.576

524.360.986.056

LAbA PER SAhAM DASAR

27,21

24,41

222.749.848.702

191.280.335.059

EKUItAS Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham Modal dasar - 23.000.000.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh - 7.800.760.000 saham

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 (Diaudit) (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

Aset pajak tangguhan

130.373.029

45.139.750

Aset lainnya

45.089.260.290

51.553.433.290

780.076.000.000 222.442.743.783

780.076.000.000 222.442.743.783

Tambahan modal disetor

Jumlah Aset tidak Lancar

6.316.846.181.080

6.301.399.256.943

Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi

411.856.000 37.090.041

411.856.000

31 Desember 2018 (Diaudit) Rp

31 Desember 2017 (Diaudit) Rp

Penghasilan komprehensif lain

(3.220.339.545)

Saldo laba

Ditentukan penggunaannya

35.000.000.000

30.000.000.000

ARUS KAS DARI AKtIVItAS OPERASI Penerimaan dari pelanggan

Tidak ditentukan penggunaannya

5.791.926.249.271 6.829.893.939.095

5.584.677.215.596 6.614.387.475.834

85.351.011.556 (2.979.708.896) 82.371.302.660 (2.284.723.862) 11.058.934.770 (67.270.114.794) (126.061.450.680) (43.429.264.280) (145.615.316.186)

80.189.036.640 (3.128.319.339) 77.060.717.301 (3.993.591.829) 7.680.915.288 (69.784.488.300) (123.641.316.310) (34.039.455.957) (146.717.219.807) 8.240.103.299 21.884.960.000 (6.365.484.622) (544.871.735) (1.480.900.966) 112.653.805.976 27.062.785.033 75.503.096.820 (26.801.238.945) (9.750.000.000) 3.249.675.000 90.920.000.000 -

Ekuitas dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Pembayaran beban pajak final

Penerimaan dari pelanggan - neto Pembayaran pajak penghasilan

KEPENtINGAN NONPENGENDALI

63.649.815.601

62.112.921.513

Penerimaan bunga

JUMLAh EKUItAS

6.893.543.754.696

6.676.500.397.347

Pembayaran kas kepada karyawan

Pembayaran kas kepada pemasok dan beban operasional lainnya

Pembayaran beban keuangan

JUMLAh ASEt

7.491.033.825.272

7.200.861.383.403

JUMLAh LIAbILItAS DAN EKUItAS

7.491.033.825.272

7.200.861.383.403

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi

LAPORAN PERUbAhAN EKUItAS KONSOLIDASIAN Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 (Diaudit) (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

ARUS KAS DARI AKtIVItAS INVEStASI Penerimaan dividen entitas asosiasi Pengembalian uang muka investasi Pencairan deposito berjangka dan rekening yang dibatasi penggunaannya

272.168.750.000 9.301.900.000

5.824.054.712

Penghasilan komprehensif lain

Saldo laba

Hasil penjualan properti Investasi Perolehan properti investasi

-

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi

(22.545.180.789) (2.673.025.154) (1.537.561.350) 260.538.937.419 186.161.195.218 101.933.466.843 (184.436.775.032) (14.000.000.000)

tambahan modal disetor

bagian penghasilan komprehensif lain atas entitas asosiasi

Modal disetor

Kepentingan nonpengendali

Jumlah ekuitas

Pengukuran kembali atas program imbalan pasti

Perolehan aset tetap

tidak ditentukan penggunaannya

Ditentukan penggunaannya

Pembayaran utang atas pembelian aset tetap Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKtIVItAS PENDANAAN Penerimaan utang bank jangka pendek Penerimaan utang bank jangka panjang Pembayaran utang bank jangka pendek Pembayaran utang bank jangka panjang Penerimaan dari pihak nonpengendali Pembayaran utang kepada pihak berelasi Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Saldo per 1 Januari 2017

780.076.000.000

222.442.743.783

411.856.000

(2.954.142.364)

(282.163.533) 25.000.000.000 5.399.273.461.777 6.423.967.755.663 60.819.921.753 6.484.787.677.416

Cadangan umum

-

-

-

-

-

5.000.000.000

(5.000.000.000)

-

-

-

Setoran uang muka modal

kepentingan nonpengendali entitas anak

- -

- -

- -

-

-

-

-

- 3.249.675.000

3.249.675.000 188.463.044.931

2.951.325.000

Laba komprehensif tahun berjalan

1.147.835

14.818.517

- 190.403.753.819 190.419.720.171 (1.956.675.240)

(46.552.446)

-

Saldo 31 Desember 2017

780.076.000.000

222.442.743.783

411.856.000

(2.952.994.529)

(267.345.016) 30.000.000.000 5.584.677.215.596 6.614.387.475.834 62.112.921.513 6.676.500.397.347

92.562.659.583

69.264.317.908

Cadangan umum

-

-

-

-

-

5.000.000.000

(5.000.000.000)

-

-

-

KENAIKAN NEtO KAS DAN SEtARA KAS

207.486.280.816

35.200.904.077

Setoran uang muka modal

kepentingan nonpengendali entitas anak

- -

- -

- -

-

-

-

-

- 2.951.325.000

2.951.325.000 214.092.032.349

KAS DAN SEtARA KAS AWAL tAhUN Pengaruh perubahan kurs mata uang asing

175.170.598.050

139.869.349.253

Laba komprehensif tahun berjalan

1.288.825.568

1.968.604.018 1.701.259.002

- 212.249.033.675 215.506.463.261 (1.414.430.912)

(53.565.396)

100.344.720

Saldo 31 Desember 2018

780.076.000.000

222.442.743.783

411.856.000

(1.664.168.961)

35.000.000.000 5.791.926.249.271 6.829.893.939.095 63.649.815.601 6.893.543.754.696

KAS DAN SEtARA KAS AKhIR tAhUN

382.603.313.470

175.170.598.050

Catatan : a) Informasi keuangan diatas tanggal 31 Desember 2018 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, diambil dari laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (anggota BDO International Limited), tertanggal 28 Maret 2019 dengan opini wajar tanpa modifikasian. b) Informasi keuangan diatas tanggal 31 Desember 2017 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, diambil dari laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Satrio Bing Eny & Rekan (anggota Deloitte Touche Tohmatsu Limited), tertanggal 28 Maret 2018 dengan opini wajar tanpa modifikasian.

Jakarta, 28 Maret 2019

Direksi Pt GREENWOOD SEJAhtERA tbk

Made with FlippingBook flipbook maker