SP160728

Utama

Suara Pembaruan

2

Kamis, 28 Juli 2016

Konflik DPD By Design ?

K onflik yang terjadi di internal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) belum juga berakhir. Setelah ribut soal masa jabatan Ketua DPD, kini konflik itu merembet ke persoalan kewe- nangan. “Mereka (para anggota DPD, Red) butuh saluran aspirasi. Kewenangan mereka tidak ada. Ibarat tubuh, kaki lengkap tetapi tidak ada tangan. Hal itu membuat para anggota DPD merasa ada yang kurang dengan kehadiran mereka di Senayan,” kata sumber SP di Jakarta, Rabu (27/7) malam. Sumber itu menerangkan, kon- flik internal DPD itu sengaja dicip-

takan untuk menarik perhati- an publik dan para pemang- ku kepentingan. “Konflik ini by design agar mereka mendapat perhatian dalam memperjuangkan tambahan kewe- nangan,” katanya. Sumber itu mengatakan, salah satu keinginan anggota DPD yang belum dipenuhi adalah soal peran dalam pembahasan undang-undang Kewenangan lainnya. “Kewenangan yang terbatas itu yang kemudian memicu persoalan internal. Mereka ingin cari perhati- an,” katanya. Sumber itu mengatakan, anggo- ta DPD dan DPR sama-sama dipi- lih dalam pemilu legislatif. Hanya saja, katanya, karena DPD maju

secara perseorangan, maka wilayah kampanye mereka lebih luas dan berbiaya sangat besar ketimbang anggota DPR. “Artinya, anggota DPD yang dipilih ini merupakan orang yang relatif memiliki kemampuan secara finansial. Tetapi, setelah berkantor di Senayan, Kewenangan mereka jus- tru tidak ada dan kalah dibanding- kan anggota DPR. Ini yang mem- buat iri,” katanya. Sumber itu mengungkapkan, ada sebuah pikiran besar yang sedang digalang oleh beberapa kalangan DPD. “Mereka ingin mengamendemen pasal-pasal yang berkaitan dengan kewenangan DPD dalam UUD 1945,” katanya. [W-12]

Perombakan Kabinet Tunjukkan Kekuatan Jokowi

[JAKARTA] Perombakan Kabinet Kerja jilid II menun- jukkan kekuatan Presiden JokoWidodo (Jokowi) untuk secara leluasa dan independen memilihmenteri-menteri yang akan membantunya menja- lankan roda pemerintahan. Meski kabinet kali ini meng- akomodasi lebih banyak partai politik, Jokowi tetap memilih orang-orang profe- sional dan kompeten di bidangnya. Kalangan pengamat pun meyakini Kabinet Kerja kali ini akan lebih efektif dan solid. “Hasil perombakan kabinet kali ini menunjukkan kekuatan dari Presiden Jokowi. Jika dulu, saat penyusunan kabinet pertama kali, posisi Jokowi lemah. Sebab, dia bukan pimpinan partai politik. Saat ini justru membuktikan bahwa Jokowi sangat kuat,” ujar pengamat politik dari Universitas Diponegoro Semarang, Susilo Utomo kepada SP , Kamis (28/7). Dosen FISIP Undip itu menegaskan, komposisi menteri dari perombakan kabinet kali ini juga memper- lihatkan bahwa Jokowi tetap memperhitungkan dua parpol yang belakanganmendukung- nya, yakni Partai Golkar dan PAN. “Kendati kedua partai itu, utamanyaGolkar, berulang kali menyatakan dukungan tanpa syarat, namun demi keseimbangan politik dari partai-partai pendukungnya di pemerintahan, Jokowi tetap mengakomodasi keduanya dalam kabinet,” katanya. Susilomenilai, 70%wajah baru Kabinet Kerja Jokowi- Jusuf Kalla (JK) merupakan kalangan profesional. Dia juga mengapresiasi keputus- an Jokowi yang mengakomo- dasi kalanganMuhammadiyah untukmasuk kabinet. “Selama ini, Jokowi banyak menga- komodasi kepentingan Nahdlatul Ulama (NU). Sekarang, dia menyeimbang- kan dengan mengakomodasi

ekonomi regional dan pada era di mana transfer APBN ke daerah lebih besar dari belanja, kementerian itu membutuhkan sosok yang bisa mengatur supaya dana tersebut dikelola secara opti- mal oleh pemerintah daerah. Sedangkan, Airlangga Hartarto juga dinilai ideal, karena memiliki potensi besar sebagai pengusahamuda yang tajam dan memiliki jaringan kuat. “Ditambah ada sosok Pak Franky Sibarani yang matang dan berpengalaman,” katanya. Dari sisi pengusaha, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menegaskan, dunia usaha menyambut baik perombakan kabinet kali ini, terutama denganmasuknyaSriMulyani, yang dari awal pemerintahan Jokowi-JK diharapkan sudah masuk kabinet. Apindo, ujarnya, termasuk organisasi yang mengusulkan agar Sri Mulyani masuk lagi di kabi- net, namun ketika itu dia belum bersedia. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani pun mengaku optimistis dengan tim ekonomi yang dibentuk Presiden Jokowi saat ini. Kehadiran Sri Mulyani sebagai Menkeu dinilai bisa membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi. “Kami mendukung semua yang menjadi keputusan Presiden. Kami optimistis dengan kehadiran Sri Mulyani bisa membuat ekonomi Indonesia tumbuh positif,” ucapnya. Kehadiran Sri Mulyani juga diharapkan dapat menyukseskan kebijakan tax amnesty yang sudah disahkan DPRpada 28 Juni lalu.Dengan demikian, target penerimaan pajak dan dana repatriasi dapat tercapai, meski target tersebut

kepentingan ormas Islambesar lainnya, yakni Muha­ mmadiyah,” katanya. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah JakartaPangi Syarwi Chaniago mengatakan, kabinet baru Jokowi cukup akomodatif dan presiden semakin mahir dalam memainkan bandul politik. Dia mencontohkan, dua kader Partai Hanura diberhentikan sebagai men- teri, tetapi Jokowi memilih Ketua Umum Wiranto. “Presiden Jokowi berha- sil menciptakan stabilitas politik. Partai Golkar dan PAN ditaklukkan. Tinggal Partai Gerindra, PKS, dan Demokrat yang menjadi kekuatan penyeimbang. Ini tetap dibutuhkan dalam rang- ka mengingatkan, mengorek- si, dan menjaga trayek pemerintah agar tidak keluar jalur,” ujar Pangi kepada SP di Jakarta, Kamis (28/7). Menurutnya, Jokowi bisa membuat komposisi yang seimbang di kabinet, namun tetap mempertahankan kursi partai pengusung utama. “Kita juga melihat, nama-nama menteri baru hasil perombak- an kabinet jilid UU adalah pendatang baru yang profe- sional dan memiliki kompe- tensi. Pemerintahan Jokowi, saya kira, akan berlari jauh lebih kencang,” katanya. Direktur EksekutifVoxpol Center itu menilai, stabilitas politik terjaga karena didukung kekuatan partai pendukung mayoritas di parlemen. Hal itu membuat Jokowi bisa dengan mulus mewujudkan agenda dan program-program- nya. Dengan demikian, Jokowi akan mampu memperbaiki kondisi ekonomi. Hal senada dikatakan pengamat politik Hendri Satrio. Menurutnya, perom- bakan kabinet jilid II cende- rung sudah lebih baik. Bahkan, Jokowi dinilai sangat perca- ya diri dengan menteri baru-

sp/joanito de saojoao Menteri Keuangan Sri Mulyani tersenyum kepada wartawan seusai pelantikan Kabinet Kerja di Istana, Jakarta, Rabu (28/7). Kehadiran Sri Mulyani di kabinet mendapat sambutan positif dari ka- langan pengamat ekonomi dan pengusaha.

mereka percaya. Sri Mulyani dianggap bisa memenuhi keinginan tersebut. “Saya berharap Sri Mulyani yang didukung Darmin Nasution (Menteri Perekonomian) dan Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN/ Kepala Bappenas) akan ber- hasil mengatasi kesulitan fiskal kita, termasuk dari tax amnesty . Reputasi SriMulyani yang kelas dunia di World Bank menjadi modal penting bagi kinerjanya nanti.Apalagi, Sri Mulyani juga bisa menjadi daya tarik tax amnesty , karena pasar dan investormemercayai dia,” ujarnya. Tony menambahkan, Presiden Jokowi saat bertemu dengan para pengamat ekonomi, Juli tahun lalu, sudah menyadari kebutuhan terhadap sosok menteri ekonomi yang aksentuatif, yang bisa mere- but hati danmeyakinkan pasar. Figur tersebut melekat kuat pada diri Sri Mulyani. “Saya surprised dan gembira Presiden Jokowi bisa meyakinkanSriMulyani untuk kembali ke Indonesia. Sebelum perombakan yang lalu, saya juga memberi

masukan ke Presiden agar Sri Mulyani dipanggil pulang u n t u k p o s i s i Me n k o Perekonomian atau Menkeu. Saya dengar, ketika itu Presiden juga sempat mend- ekati Sri Mulyani, namun ditolak secara halus. Jadi, kalau sekarang Sri Mulyani bersedia, itu sangat bagus. Kondisi fiskal kita tertekan. Defisit APBN melebar, se- hingga memerlukan extra efforts untuk menipiskan defisit,” katanya. Ekonom dari Universitas I ndone s i a (UI ) Be r l y Martawardayamenambahkan, tim ekonomi di pemerintahan Jokowi-JK mendapatkan energi dan dorongan yang signifikan dengan masuknya Sri Mulyani yang sudah berpengalaman sertamemiliki reputasi tinggi dan jaringan internasional yang kuat. “Kepercayaan bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi tahun ini tentu bertam- bah,” tegasnya. Sementara, kata dia, BambangBrodjonegoro cocok sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas. Dengan latar belakang sebagai pakar

nya yang sangat berbeda dengan sebelumnya. Angin Segar Ekonom dari Universitas Gad j ah Mada (UGM) Y o g y a k a r t a , T o n y Prasetiantonomenilai, perom­ bakan kabinet kali ini mem- berikan angin segar bagi perekonomian Indonesia. Kalangan ekonom dan pen- gusaha juga optimistis jika perekonomian Indonesia ke depan bisa melaju lebih ken- cang. Tony meyakini, Sri Mulyani adalah sosok yang tepat untuk bisamemengaruhi pasar ke arah yang positif. Sebab, perempuan pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut diyakininya bisa membangkitkan keper- cayaan pasar. Sri Mulyani, ujar Tony, bisa mengawal program pengampunan pajak ( tax amnesty ), yang langsung disosialisasikan oleh Presiden Jokowi, dengan baik. Hal itu mengingat investor atau pemilik dana memerlukan sosok menteri yang bisa

dinilai terlalu tinggi. [O-2/H-14/142/N-8]

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online