ID200627

16 >>

8 >>

24 >> macro economics

financial planning

lifestyle

indonesia

sabtu/minggu 27-28 juni 2020

BERITA INDEPENDEN DI LAYAR ANDA

Oleh Nabil Al Farud dan Thereis Kalla

GRATIS 1 BULAN VERSI DIGITAL

JAKARTA -- Pemerintah resmi memberikan potongan tarif pajak penghasilan (PPh) badan sebesar 3% kepada wajib pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka (emiten). Ketentuan mengenai diskon tarif ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka yang mulai diundangkan pada 19 Juni 2020.

SCAN DISINI

markets & corporate

Vidjongtius

Yusuf Rendi Manilet

Samsul Hidayat

Tulus Santoso

pengendali dan/atau pemegang saham utama sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undan- gan pasar modal,” jelas PP 30/2020 Pasal 3 ayat (4). Persyaratan tersebut harus bisa dipenuhi dalam waktu 183 hari kal- ender dalam jangka waktu satu tahun pajak. Kemudian, pemenuhan persyaratan tersebut dilakukan oleh wajibpajakperseroan terbukadengan menyampaikan laporannya kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Di samping itu, perseroan terbuka yang bisa mendapatkan penguran- gan tarif PPh Badan 3% juga harus atas rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Ketua Dewan Komisioner OJK atau pejabat yang ditunjuk menyampaikan daftar Wajib Pajak Perseroan Terbuka yangmemenuhi persyaratan tertentu kepada Men- teri melalui DJP,” tulis Pasal 5 PP 30/2020. Sambut Positif Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Samsul Hidayat menyambut baik atas kebi- jakan pemerintah yangmenurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan menjadi 3% dalam negeri untuk perusahaan terbuka. Dia mengun- gkapkan, kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif bagi kemampuan emiten untuk bersaing. “Saya kira, kebijakan ini sangat baik untuk memperkuat daya saing dunia usaha,” ujar Samsul kepada Investor Daily , Jumat (26/6).

Sejumlah perusahaan terbuka dan ekonom merespons positif keten- tuan pengurangan pajak ini. Mereka menilai dengan tarif pajak yang lebih rendah, dapat mendorong bertambahnya laba perseroan dan kemampuan emiten untuk bersaing. Di sisi lain, pemberian insentif pe- motongan pajak sebagai instrumen untuk menarik investasi. Pemotongan tarif PPh Badan dis- ebutkan dalam Pasal 3 PP 30/2020, yakni 3% lebih rendah dari PPh Badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap yang sebesar 22% pada tahun pajak 2020 dan tahun pajak 2021, dan lebih rendah 3% dari tarif PPh Badan sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022. Namun demikian, untukmemper- oleh fasilitas penurunan tarif terse- but, wajib pajak badan dalam negeri berbentuk perseroan terbuka harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya jumlah keseluruhan saham yang diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia atau free float -nya paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu. Persyaratan lainnya yakni, saham sebagaimanadimaksudharusdimiliki oleh paling sedikit 300 pihak dengan ketentuan masing-masing pihak hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% dari keseluruhan sahamyang ditempatkan dan disetor penuh. Pihak-pihak tersebut tidak termasuk wajib pajak perseroan terbuka yang membeli kembali sahamnya, dan/atau yang memiliki hubungan istimewa sebagaimana diatur dalamUndang-Undang Pajak Penghasilan dengan Wajib Pajak Perseroan Terbuka. “Hubungan istimewa yang di- maksud bagi wajib pajak perseroan terbuka meliputi pemegang saham

n I Gede Nyoman Yetna

Kinerja Emiten RI Lebih Unggul dari Malaysia, Singapura, dan Thailand PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 296 emiten atau setara 43% dari total perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan kuartal I-2020. >> 5

infrastructure

Menhub Cek Langsung Simpul-simpul Transportasi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus memastikan pen- erapan protokol kesehatan di simpul-simpul transportasi, seperti bandara,

stasiun, dan terminal bus berjalan dengan baik dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

>> 6

Bersambung ke hal 2

industries

Pengunjung Mal di Jakarta Naik 40%

Jumlah pengunjung mal di Jakarta naik 40% pada pekan kedua pembukaan kem-

bali, dibandingkan minggu pertama. Pada awal pekan pembukaan, jumlah pengun- jung hanya 20% dari rata-rata kondisi normal.

>> 22

Tak Perlu Khawatir Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengungkapkan, otoritas bursa menghormati proses hukum yang dilakukan Kejagung. Investor reksa dana diharapkan mengerti jika yang dibekukan adalah produk reksa dana, buka operasional per- usahaan MI-nya. “Kalau ada reksa dana yang dibekukan, jangan dicampurkan denganMI dan reksa dana yang lain. Saya ingin semua pihak lebih detail lagi mencemati hal ini. Jika yang dibekukan reksa dananya maka investor tidak perlu khawatir, karena kekayaannya dimasukkan ke pihak ketiga, sehingga aman,” tegas dia.

manajer investasi (MI) dan satu tersangka petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ke-13 tersangka korporasi dan satu tersangka indi- vidu itu diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dan pencucian uang di Jiwasraya. Mereka ditengarai an- dil dalamkerugian keuangan negara sebesar Rp 12,15 triliun dari total kerugian negara Rp 16,81 triliun. Ke-13 perusahaanMI yang diteta- pkan sebagai tersangka korporasi yaitu PT DMI/PAC, PT OMI, PT PPI, PT MDI/MCM, PT PAM, PT MNCAM, PT MAM, PT GAPC, PT JCAM, PT PAAM, PT CC, PT TFII, dan PT SAM. Sedangkan pejabat OJK yang dimaksud yakni FH selaku Kepala Departemen Pasar Modal 2A periode 2014-2017. Kejagungmenetapkanmereka se- bagai tersangka dari pengembangan enam tersangka sebelumnya yang

Oleh Farid Firdaus dan Prisma Ardianto

JAKARTA – `Kejaksaan Agung (Kejagung), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) mengimbau para investor reksa dana bersikap tenang dan bijak dalam mengambil keputusan investasinya. Dana kelolaan industri reksa dana tetap aman, sehingga para investor tidak perlu panik. Kejagung, BEI, dan APRDI menyampaikan imbauan itu secara terpisah di Jakarta, Jumat (26/6), se- bagai respons atas penetapan status tersangka baru dalammegaskandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kejagung pada Kamis (25/6) mengumumkan tersangka baru yang terdiri atas 13 perusahaan

Prihatmo Hari

Inarno Djajadi

ST Burhanuddin

dan S (mantan kepala divisi investasi dan keuangan). Mereka didakwa merugikan negara Rp 16,8 triliun dalam megaskandal Jiwasraya. Kejagung telah menyita aset para terdakwa dan memblokir sekitar 800 rekening efek.

tengah memasuki proses persidan- gan. Mereka adalah BT (dirut PT HI), HH (komut PT TAM), dan JHT (direktur PT MI), serta tiga lainnya yang merupakan mantan petinggi Jiwasraya, yaitu HP (mantan direk- tur keuangan), HR (mantan dirut),

Bersambung ke hal 11

>> Investor Daily EDISI 2020 No. 5513

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 9.000 (berlangganan Rp 160.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.ID

Made with FlippingBook Online newsletter