SP170224

Metropolitan

Suara Pembaruan

27

Jumat, 24 Februari 2017

Djarot Ingin Tidak Cuti Kampanye

Gas Meledak, Nenek Terluka Warga RT12 RW 7 Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara dikagetkan suara ledakan hebat yang meruntuhkan sebuah ru- mah, Jumat (24/2) pagi. Ledakan dari tabung gas elpiji 12 kg di rumah Tjin Lanfa (81) di Jl H Mawar. Kabag Humas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Sungkono mengatakan, tim reskrim Polsek Tanjung Priok mendapat laporan dari salah satu kediaman warga. "Setelah dicek, rupanya ada tabung gas bocor dan mele- dak, sehingga membuat ru- mah korban sebagian besar sampai roboh," ujar dia. Anggota kepolisian dan pemadam kebakaran lang- sung bereaksi cepat dengan mengevakuasi korban yang luka bakar di sekujur tubuh- nya. "Dari keterangan warga sempat terdengar su- ara ledakan hebat seperti bom. Kemudian, rumah kor- ban runtuh dan terbakar. Bahkan, korban yang saat itu sedang sendirian di ru- mah, terkapar karena ter- timpa tembok bangunan," kata Sungkono. Korban kemudian dibawa ke RS Mitra Keluarga Kemayoran untuk menjalani perawatan medis pada bagin badan yang mengalami luka bakar 80% dan akan dibawa pihak keluarga ke RSCM untuk penanganan lebih lanjut. [C-7] Warga Depok Terima BPNT Warga Kota Depok menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara nasional yang diluncurkan, Kamis (23/2) di Cibubur, Jakarta Timur oleh Presiden Joko Widodo. Tercatat ada 36.993 keluarga yang akan menerima bantuan. BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulan- nya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong) yang bekerja sama dengan bank. Bantuan untuk mengu- rangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi seimbang kepada KPM se- cara tepat sasaran dan tepat waktu. Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Depok Oo Sudarya menuturkan, se- cara nasional para pemeg- ang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) akan menerima Bantuan Pangan Non Tunai. "Non Tunai ini akan dibagikan, nanti peserta itu akan diberikan kartu Himbara. Di mana di kartu Himbara itu sudah terisi uang, dana Rp 110.000 per bulan,"ujar Oo di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (23/2). [RIA/Y-4]

[ J AKARTA ] Wa k i l Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengharap- kan KPU tidak melaksana- kan tahapan kampanye. Sehingga, ia bersama Ahok tidak perlu lagi mengambil cuti kampanye. "Kalau saya sih , sebe- narnya enggak usah cuti. Kenapa? Karena ingat, Maret itu salah satu puncak musim penghujan," kata Djarot seusai meninjau Kali Sumongol di Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (23/2). Menurutnya, cuaca ek- strem yang terjadi di Jakarta sehingga berdampak banjir masih baru masuk dalam tahap awal saja. Sebab, cu- aca ekstrem masih akan te- rus berlanjut hingga pun- caknya pada Maret menda- tang. Kenda t i demi k i an , Djarot tetap menyerahkan semua keputusan ada ta- hapan kampanye atau tidak kepada KPU Pusat. Karena ia mendengar KPU DKI membuka konsultasi de- ngan KPU Pusat terhadap penyelenggaraan putaran kedua Pilgub DKI. Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Bambang Waluyo Wahab menegas- kan tidak ada urgensinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI melakukan ta- [BEKASI] Saksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sa'duddin-Ahmad Dhani (SAH) menolak me- nandatangani penetapan hasil rekapitulasi penghi- tungan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2017 yang dilaku- kan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Kamis (23/2) pe- tang. Alasannya, banyak ditemukan indikasi pe- langgaran oleh penyeleng- gara Pilkada. "Kami menolak hasil rekapitulasi dan penetapan p e n g h i t u n g a n K P U K a b u p a t e n B e k a s i . Alasannya, ada sekitar de- lapan kecamatan yang ter- indikasi melakukan pe- langgaran Pilkada," ujar K o o r d i n a t o r S a k s i Pasangan SAH Taufik Saleh di Sekretariat KPU K a b u p a t e n B e k a s i , Kedungwaring, Kamis (23/2). Dia mengatakan, bebe- rapa kecamatan yang ditu- ding melakukan pelang- g a r a n d i a n t a r a n y a Cibitung, Cikarang Timur, Setu, Pebayuran, dan

direkap sesuai prosedur. "Kalau ada temuan dari KawalPilkada.org yang menemukan adanya ke- janggalan dalam penghi- tungan suara termasuk form dan C1, mengapa tidak saat i t u d i l a p o r k a n p a d a Bawaslu?" ujar Mimah pa- da SP , Jumat (24/2). Dia melanjutkan, pen- coblosan ulang bisa dilaku- kan bila saat itu segera dila- porkan dan memang berma- salah, tapi tidak diupload ke situs mereka saat-saat ini. "Kan sudah ada Bawaslu dan KPU, mengapa tidak di- laporkan langsung? Kami juga melihat tidak ada ke- janggalan atau masalah dari Panwas kecamatan, sehing- ga semua bisa direkapitulasi di KPU," tandasnya. Ke t ua KPUD DKI Jakarta Sumarno menam- bahkan, perlu dibedakan antara hasil scan C1 dengan hasil rekapitulasi secara berjenjang yang dilakukan KPUD. “Saya melihat tidak ada masalah dalam hasil rekapi- tulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh KPUD. Semua dilakukan secara berjenjang dan sesuai prose- dural. Kami menduga yang di- upload KawalPilkada.org merupakan hasil scan C1 yang belum selesai direkap di kecamatan,” tukasnya. [LEN/C-7] perasi itu. Ya, dia sebagai administrasi juga untuk mengelola koperasi terse- but, kemudian juga mener- ima aliran dana dari kop- erasi itu,” ungkapnya. Argo menyampaikan, hingga saat ini sudah ada tujuh orang dalam kasus dugaan penipuan, pengge- lapan dan TPPU ini. “Kemarin empat, sekarang tiga, jadi tujuh. Kita tunggu saja kalau fakta hu- kum di lapangan nanti ada saksi dan bukti, artinya ti- dak menutup kemungki- nan ada (tersangka bertam- bah),” katanya. Menyoal apakah pem- i mp i n l a i n n y a a k a n ditetapkan sebagai ter- sangka, Argo menuturkan, penyidik masih melakukan pendalaman. “Nanti kita tetap akan mendalami kembali. Untuk yang lain tentunya penyidik masih bekerja ditunggu saja nanti perkembangan dari penyi- dik,” tandasnya. Sementara itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti seperti belasan mobil, sepeda motor, rumah, dan sertifikat tanah. [BAM/Y-4]

ANTARA/WIDODO S. JUSUF Suasana penghitungan perolehan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 beberapa waktu lalu. Pilgub DKI 2017 memasuki putaran kedua.

hapan kampanye pada pu- taran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Menurutnya, kampanye selama tiga setengah bulan yang dilakukan pada putar- an pertama sudah cukup. "Tidak ada urgensi-nya untuk melakukan kampa- nye lagi, sudah cukup dila- kukan beberapa bulan ke- marin," kata Wahab kepada SP , Kamis (23/2). Ia menilai, bila dilaku- kan kampanye lagi, maka pasangan calon (paslon) nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat akan dirugi- kan. Pasalnya, keduanya "Salah satunya, pelang- garan adalah semua saksi pasangan calon wajib mendapatkan formulir C1 tapi ada beberapa desa, di delapan kecamatan tidak menerima formulir itu. Ada juga formulir C1 ditu- lis dengan pensil (bukan pulpen tinta) sehingga mu- dah dihapus dan diganti," ujar Taufik. Selain itu, kata dia, ada p e t u g a s P a n i t i a Pemungutan Kecamatan (PPK) yang membuka ko- tak suara setelah ditetap- kan pleno di tingkat desa (PPS) tanpa ada persetuju- an saksi-saksi pasangan calon. Terkait hal itu, Ketua KPU Idham Holik meng- hormati keputusan yang dilakukan saksi pasangan calon nomor urut dua. "Kami menghormati hak saudara, tapi tanpa tanda tangan saksi, hasil rekapi- tulasi dan penetepan ini, tetap sah," tutur Idham. Rapat pleno terbuka re- kapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara digelar sejak pukul 10.00 Kedungwaringin.

sebagai petahana, masih ak t i f beke r j a s ebaga i Gub e r nu r d a n Wa k i l Gubernur DKI. Bila kam- panye diadakan, otomatis mereka harus cuti kembali. "Khusus bagi Basuki- Djarot, justru hanya akan mengurangi waktu kerja me- reka. Jangan lupa ada ba- nyak hal penting lain yang harus diutamakan. Antara lain tanggung jawab mereka menjalankan roda pemerin- tahan provinsi. Banyak pe- kerjaan yang terancam, yang bisa-bisa mundur dari jad- wal yang sudah ditetapkan," jelasnya. Selain itu, adanya kam- panye di putaran kedua juga W I B . K e t u a K P U Kabupaten Bekasi Idham holik, memimpin rapat p l e n o d i d a m p i n g i Komisioner KPU antara lain Jajang Wahyudi, Zaki Hilmi, Suhana, Novan Andri. Be r da s a r kan ha s i l penghitungan real count melalui formulir C1 yang dimuat website KPU, pa- sangan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja memperoleh suara 39,83% ( 4 7 1 . 4 8 3 s u a r a ) , Sa’duddin-Ahmad Dhani sebesar 26,12% (309.205), pasangan Obon Tanroni- Bambang Sumaryono se- besar 17,57% (207.940), pasangan Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik 9,6% (113.664), serta diurutan paling terkahir, pasangan Iin Farihin-KH Mahmud sebesar 6,88% (81.496 ). Diperkirakan, hasil pe- netapan yang dilakukan KPU Kamis sore itu tidak akan jauh berbeda dengan real count penghitungan melalui formulir C1. Hingga saat ini, masih ber- langsung penghitungan oleh Ketua PPK. [160]

memb u t u h k a n d a n a . Menggalang dana dalam waktu singkat juga bukan pekerjaan mudah. "Bisa saja tetapi tidak mudah. Karena kami memperlihatkan dana itu dari partisipasi (donasi) masyarakat pendukung Basuki-Djarot," ujarnya. Sementara itu, terkait dugaan banyaknya pelang- garan selama Pilgub 2017, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti menyata- kan, semestinya hal itu di- laporkan. Menurut dia, ha- sil penghitungan pemu- ngutan suara sudah dilaku- kan secara berjenjang dan Laporkan Pelanggaran [JAKARTA] Polisi terus mengembangkan kasus dugaan penipuan, pengge- lapan, dan pencucian uang yang diduga dilakukan pemilik Pandawa Grup, Salman Nuryanto. Setelah membekuk Nuryanto, kedua adiknya Subdardi dan Taryo (ad- ministrasi), serta Madamine (leader), polisi kembali menangkap dua i s t r i Nuryanto dan mertuanya. “Kita menangkap tiga orang tersangka lagi. Pertama kan empat, kema- rin tiga orang kami bawa ke Polda Metro Jaya. Mereka yakni, istri per- tama tersangka berinisial N, kemudian istri kedua C, dan D orang tua dari istri inisial C,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (23/2). Dikatakan, istri per- tama dan kedua saat ini se- dang menjalani pemerik- saan intensif. “Mereka yang mene r ima ase t , menerima aliran, dan membantu dalam pelak- sanaan administrasi di ko-

Saksi Sa’duddin-Ahmad Dhani Tak Teken Hasil Pilkada Bekasi

Dua Istri dan Mertua Bos Pandawa Diringkus

Made with FlippingBook HTML5