ID160502

SENIN 2 MEI 2016 2 INTERNATIONAL

Hijau, Minggu. “Abadi telah mengerahkan menteri dalam negeri untuk mengejar unsur- unsur yang melakukan penyerangan kepada pasukan keamanan dan warga negara serta para anggota parlemen dan aksi penger usakkan kepada properti negara yang dirusak dan merujuk mereka ke pengadilan untuk dihukum,” bunyi pernyataan. Tidak sekedar menerobos masuk ke komplek parlemen, para pemrotes ini juga melakukan penyerang kepada sedikitnya satu anggota parlemen serta mobil-mobil yang mereka yakini menjadi milik para anggota parlemen, pada Sabtu (30/4), dan memasuki kantor-kantor yang ada di dalam ge­ dung parlemen. Sedangkan, para pemrotes lain menahan diri untuk tidak melakukan pengerusakan. Alhasil, ada banyak dari mereka yang melakukan swa­ foto di dalam gedung parlemen dan beberapa di antaranya menduduki kursi-kursi yang biasa digunakan oleh Fakta bahwa tidak ada tindakan yang dilakukan oleh pasukan kea­ manan, kemungkinan karena ada kekhawatiran munculnya kericuhan dari ulama Sadr yang dapat mengham­ bat instruksi yang dikeluarkan Abadi. Pasalnya, banyak pemrotes yang menjadi pendukung Sadr, dan para anggota kelompok milisi Saraya al- Salam telah dikerahkan di sekitar gedung parlemen, pada Sabtu malam waktu setempat. “Bahkan warga Irak yang paling sektarian telah menyaksikan kega­ galan dari para pemimpin dan sistem mereka. Pertanyaannya mungkin bu­ kan mengapa baru sekarang mereka mengungkapkan kemarahannya para anggota parlemen. Kebobrokan Sistem “Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia terkait kesela­ matan dan keamanan pelayaran, kami juga telah melakukan berbagai pelati­ han safety dan security, baik di dalam maupun di luar negeri. Ini sebanyak 22 pendidikan dan pelatihan (diklat),” papar Jonan. Pada program peningkatan kualitas layanan sektor perhubungan laut, kementerian melakukan perbaikan terminal penumpang di 26 lokasi, penunjukan PT Pelni menjadi opera­ tor tunggal kapal perintis, pengadaan peralatan bongkar muat sebanyak 26 unit, dan penyelenggaraan pelayanan secara online . Tawarkan 26 Bandara Di bidang perhubungan udara, Men­ hub menjelaskan, pihaknya tengah membangun 15 bandara baru yang pengerjaannya sudah dimulai tahun 2015. Pembangunan prasarana itu dilakukan di daerah terpencil, yang ditargetkan selesai pada 2017. Ada pula pembangunan sembilan bandara kargo, pembangunan terminal pen­ umpang di 26 bandara, serta restruk­ turisasi bandara di 100 lokasi. “Saya pikir bandara-bandara itu dibangun bukan untuk komersial, karena letaknya di daerah-daerah terjauh. Tahun lalu, kami sudah melakukan pengembangan pada 110 bandara. Saya katakan kepada jajaran saya, bila hanya mengembangkan 10 bandara, kalian bukanlah pria, tetapi masih anak-anak. Pria itu harus bisa mengembangkan 100 bandara,” kata

Oleh Leonard AL Cahyoputra

Investor Daily / AFP PHOTO / SAM YEH

 BAGHDAD – Ribuan pemrotes berhasil me- masuki Zona Hijau Baghdad, pada Minggu (1/5), setelah membobol area yang dibentengi dengan ketat dan menyerbu masuk ke dalam parlemen. Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi pun segera memerintahkan pengejaran dan menjatuhkan hukuman kepada para perusuh.

sejak saya bersekolah di era kepemim­ pinan SaddamHussein. Ini adalah salah satu dari tempat-tempat paling indah di Baghdad. Harusnya ini bisa dimasuki oleh semua orang, tapi orang-orang tidak diperbolehkan masuk ke sini,” ujar Yusef al-Assadi (32 tahun), yang melakukan swafoto atau berfoto selfie di depan monumen tentara. Menurut Assadi, tempat ini sangat mencolok, “Betapa kayanya tempat ini. Di sini ada pendingin udara dan aliran listrik di mana-mana, tapi rakyat Irak menderita karena pemadaman listrik yang berlangsung sepanjang waktu,” pungkasnya. Kebanyakan politisi Irak memang hidup bergelimang kemewahan, se­ dangkan sebagian besar rata-rata pen­ duduk mendapatan pelayanan buruk termasukpasokanlistrikyangdisediakan selama beberapa jam oleh pemerintah setiap harinya, di puncak musim panas. Sedangkan kantor PMAbadi menge­ luarkan pernyataan bahwa pihaknya telah memerintahkan pengejaran terhadap orang-orang yang terlibat dalam serangan atau aksi pengerusa­ kan. Namun tidak ada tindakan yang dilakukan oleh pasukan keamanan terhadap para pemrotes di dalamZona buhan di wilayah timur Indonesia, serta meningkatkan kapasitas pelabu­ han di enam lokasi. Tingginya harga barang di Papua misalnya, disebabkan tidak adanya barang dan tidak adanya kepastian kapan barang itu datang. Harga 1 sak semen mencapai ratusan ribu rupiah di daerah Puncak Jaya Wijaya (Papua). Sekarang, dengan adanya kapal laut yang datang sesuai dengan jadwal, harga menjadi ter­ kontrol,” kata Ignasius Jonan dalam kesempatan terpisah. Pembangunan sarana perhubungan laut untuk mendukung aksesibilitas transportasi laut, lanjut dia, meliputi pembangunan kapal perintis sebanyak 95 unit dan pembangunan kapal ternak lima unit. Upaya lain adalah penye­ lenggaraan rute perintis sebanyak 96 trayek serta untuk angkutan barang tetap dan teratur ( freight liner ) seban­ yak enam trayek. Selain membangun sarana dan prasarana, upaya Kemenhub untuk mendukung tol laut dilakukan melalui program peningkatan keselamatan dan keamanan. Ini di antaranya dengan meng- upgrade peralatan pendukung pelayaran, seperti pemasangan vehi- cle traffic system sebanyak lima unit dan sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) 122 unit yang tersebar di wilayah laut Indonesia. Kemenhub juga membangun kapal-kapal yang difungsikan untuk keselamatan dan keamanan pelayaran, seperti kapal navigasi sebanyak 15 unit, kapal patroli KPLP sebanyak 43 unit, dan kapal rig- id inflatable boat (RIB) 66 unit.

 Sambungan dari hal 1 Sebelumnya, para pemrotes mero­ bohkan atau menyingkirkan tembok beton dengan peledak untuk mema­ suki wilayah yang dibentengi secara ketat. Wilayah itu adalah lokasi di mana lembaga-lembaga pemerintah utama Irak berada. Ini merupakan puncak dari kekacauan politik dan kelambanan parlemen dalammengam­ bil tindakan selama berpekan-pekan. Para pemrotes pun menerobos ma­ suk ke Zona Hijau, pada Sabtu (30/4) sore waktu setempat setelah para anggota parlemen gagal lagi menunjuk meteri-menteri baru untuk menggan­ tikan kabinet yang berafiliasi dengan partai saat ini. Baik Abadi dan Ulama Syiah Moq­ tada al-Sadr Sadr telah menyerukan perubahan tapi partai-partai politik itu sangat mengandalkan kotrol kemente­ rian-kementerian untuk memperoleh dukungan dan pendanaan yang me­ nentang langkah tersebut. Kendati situasi kacau telah mereda, pada Minggu, namun tetap masih ada potensi eskalasi karenabanyakpemrotes yang mengelilingi area dan mengambil gambar di tempat-tempat yang sangat jarang dapat mereka masuki. “Ini pertama kalinya saya ada di sini Hal itu untuk mendukung pro­ gram-programsektor transportasi laut. Di sektor transportasi laut, pen­ ingkatan prasarana infrastruktur dilakukan dengan membangun 100 pelabuhan baru nonkomersial. Pada 2015, kata dia, pihaknya telahmenyele­ saikan pembangunan 35 pelabuhan nonkomersial. Tahun ini, Kemenhub siap merampungkan pembangunan 60 pelabuhan nonkomersial lainnya. Sedangkan pelabuhan baru yang lain ditargetkan selesai pada 2018. Selain itu, Kemenhubmengembang­ kan pelabuhan-pelabuhan existing di 65 lokasi hingga 2019. “Regulator juga menyiapkan 13 rute tol laut, dengan tiga rute di antaranya sudah dioperasikan oleh PT Pelni. Dalam hal pengadaan kapal, tahun lalu, kami sudah memesan 200 kapal,” tutur Jonan. Tekan Harga Barang Jonan mengatakan, program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bertujuan mewu­ judkan konektivitas danmenekan ting­ ginya perbedaan harga barang antara wilayah barat dan timur Indonesia. Itulah sebabnya, Kemenhub kini terus memperkuat sarana dan prasarana transportasi laut di wilayah timur In­ donesia, yang selama ini minim. “Upaya tersebut di antaranya dilaku­ kan melalui pembangunan pelabuhan di 89 lokasi dengan konsentrasi pela­

Hari Buruh 1 Mei Para tenaga kerja asing dari Indonesia dan Filipina mengusung poster-poster bertuliskan “Naikkan gaji pokok buruh” selama demonstrasi untuk merayakan Hari Buruh di Taipei, pada Minggu (1/5). Ribuan teaga kerja setempat dan asing berjalan di jalan-jalan Taipei menuntut perlindungan hak-hak dasar tenaga kerja.

Abadi hanya semakin terlihat tak berdaya. Lanjutnya, “Dia sangat le­ mah. Dia tidak akan dimakzulkan tapi dia sedang diarahkan agar semakin tidak relevan setiap harinya,” tambah Sowell. (afp) untuk daerah aglomerasi sebanyak 3.170 unit. Sepanjang 2015, Kemenhub telahmelakukan pengadaan 1.050 bus. “Kami juga membangun pusat pelatihan SDM di 27 lokasi. Mungkin, kementerian ini paling besar yang mempunyai training center di antara institusi pemerintahan lainnya. Ta­ hun lalu, kami menerbitkan 448.000 sertifikat untuk pelaut, pilot, ATC ( air traffic controller ), dan aviation engineer ,” ucap Jonan. Kelas Dunia Di tempat yang sama, Business Management Director PT GVK Ser­ vices Indonesia Hari Babu Dalal membenarkan bahwa pihaknya dalam tahap pembahasan dengan AP I ter­ kait pembentukan perusahaan joint venture (JV) untuk pembangunan Bandara Kulonprogo. Akan tetapi, dia masih enggan menjelaskan hal itu secara lebih detail. Sementara itu, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Nengcha Lhouvum Mukhopadhaya menya­ takan, penunjukan Jonan sebagai koordinator khusus untuk kerja sama ekonomi Indonesia-India memper­ lihatkan keseriusan Presiden Joko Widodo dalammenggandeng India di pasar ekonomi global. “Saya yakin ban­ yak perusahaan India yang berminat danmereka pasti menawarkan standar yang berskala global,” ujar Dubes. Sementara itu, pengamat ekonomi Indef Eko Listiantomengatakan, sangat berat bagi pemerintah untuk menye­ diakandana sebesarUS$ 30miliar untuk sektor infrastruktur. Pasalnya, pemer­ intah juga memiliki program-program laindi bidang sosial dankeamanan yang harus berjalan secara paralel.

menyetujui calon-calon yang diajkan Abadi di awal pekan ini, tapi calon- calon yang diajukan akan sangat mu­ dah untu digantikan,” ujar Kirk Sowell, analis risiko politik di Yordania, sekal­ gus penerbuit Inside Iraqi Politics.

melainkan mengapa butuh waktu be­ gitu lama. Sistem mereka bobrok,” pungkas Patrick Skinner, mantan anggota CIA yang bergabung dengan kelompok konsultan Soufan Grup . Sebelumnya, pihak parlemen telah

yang dikuasai oleh pihak asing 49% dan sisanya 51% wajib dimiliki oleh perusahaan nasional. Namun, dalam hal pengelolaan manajemen bandara, pihak asing bisa menguasai secara dominan dengan porsi maksimal 67%. “Tidak hanya di sektor transportasi udara, kami juga menawarkan kerja sama di semua sektor perhubungan, baik darat, laut, dan perkeretaapian. Pengusaha India juga ditawari berin­ vestasi di bidang lain selain transpor­ tasi. Mereka juga dipersilakan untuk menjual barangnya di Indonesia. Jadi, bukan hanya soal berinvestasi untuk membangun infrastruktur, tapi juga menjual barang,” tandas dia. KA 3.258 Km Tak hanya di sektor perhubungan laut dan udara, Kemenhub juga men­ dorong pengembangan sektor perk­ eretaapian. Pada sektor perkereta­ apian, kementerian memproyeksikan pembangunan jalur kereta api (KA) sepanjang 3.258 kilometer (km) yang tersebar di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Dari target tersebut, dalam catatan Investor Dai- ly , Kemenhub membangun jalur KA sepanjang 186,99 km di empat pulau, yaitu Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Di sektor perhubungan darat, Ke­ menhubmemproyeksikan pembangu­ nan bus rapid transit (BRT) di 34 kota sampai dengan 2019. Tercatat, Kemen­ hub sudah menuntaskan pembangu­ nan BRT di 16 kota. Selain prasarana, regulator bakal mengadakan bus baru

mantan direktur utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini. Dalam pertemuan dengan pebisnis India pekan lalu, Ignasius Jonan juga menawarkan kepada para investor Negeri Hindustan itu untuk bekerja sama dalam pengembangan dan pen­ gelolaan 26 bandara yang kini dikelola PT Angkasa Pura I dan II. “Saya men­ dorong agar AP I dan II kalau mau kerja sama dengan India, seperti peru­ sahaan GVK dari India yang memang dikenal sebagai operator bandara di negeri itu. Jadi, biar AP I dan II yang berbicara dengan mereka (pihak In­ dia), nanti saya yang menjembatani,” kata Jonan setelah acara tersebut. Dia menambahkan, GVK sudah bekerja sama dengan AP I untuk pengelolaan bagian internasional dari terminal Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Saat ini, GVK juga tengah menggodok kerja sama dengan AP I untuk mengelola bandara baru di Kulonprogo, Yogyakarta. Dua peru­ sahaan itu rencananya membentuk perusahaan patungan yang akan membangun bandara yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. “Untuk perusahaan patungan itu, biar GVK dan AP I yang menyele­ saikan nanti. Setelah selesai, bisa langsung ke saya untuk mendapatkan kelanjutan (mendapatkan konsesi). Mereka (GVK) juga sedang mem­ bicarakan pengelolaan terminal 2 di Cengkareng (Bandara Soekarno-Hat­ ta) dengan AP II,” ujar Jonan. Jonan menegaskan, untuk investasi pembangunan bandara, porsi maksimal

Harus Tepat Sasaran Sahat Sinaga mengatakan, pengenaan BK sebenarnya akan makin mendorong hiliri­ sasi produk sawit di Tanah Air. Pengenaan BK juga mencerminkan bahwa harga sawit telah menggeliat, yang bisa berdampak pada membaiknya kesejahteraan petani sawit di Indonesia. Namun demikian, pengenaan BK harus tepat sasaran. “Saat ini, hilirisasi produk sawit di Indone­ sia belum berjalan sempurna, tercermin dari porsi ekspor produk hilir yangmerosot. Tahun ini, ekspor produk hilir mungkin hanya 10,2 juta ton, padahal tahun lalu 12 juta ton. Kami minta agar ekspor minyak sawit masuk jalur hijau, namun eksportir produsen dan ekspor­ tir trader harus dibedakan. Ini tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” ujar dia. Sedangkan Fadhil Hasan mengatakan, bagi pengusaha yang bergabung dalam Gapki, dikenakannya kembali kebijakan BK - setelah sempat tidak dikenakan sejak 1 Oktober 2014 - tidak akan berpengaruh terhadap kinerja peru­ sahaan. “Memang sudahmekanismenya bahwa ketika harga CPOdi atas US$ 750 per ton, maka pemerintah akan mengenakan BK. Pengenaan BK juga dilakukan oleh Malaysia untuk men­ yikapi naiknya harga minyak sawit di pasar internasional. BK dikenakan untukmendorong hilirisasi. Memang akan ada pengaruhnya ke ekspor, namun kalau nanti yang diekspor adalah produk hilir tentu lebih tinggi nilainya daripada dalam bentuk mentah,” kata dia. Selama ini, lanjut dia, perusahaan yang mengekspor produk sawitnya juga telah dike­ nai CPO fund . “Jadi, meski per 1 Mei ini ada BK, beban perusahaan sama. Misalnya, pada April 2016, ekspor CPO kena CPO fund US$ 53- 54 per ton, lalu mulai 1 Mei perusahaan harus membayar CPO fund US$ 50 per ton dan BK sebesar US$ 3 per ton,” ujar Fadhil.

guntungkan daripada mengekspornya. “Kalau diekspor, biodiesel dikenai pungutan US$ 20 per ton, ini tidak kompetitif, sehingga lebih baik digunakan di dalam negeri karena memang permintaannya ada. Harga CPO tahun 2016 rata-rata bisa US$ 750 per ton, ini jauh dari perkiraan pengamat sebelumnya yang bilang sulit mencapai itu,” kata dia. Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Fadhil Hasan mengatakan, sepanjang April 2016 harga CPO sudah menembus US$ 750 per ton, dengan begitu harga sepanjang tahun ini dipastikan berada di kisaran US$ 700-750 per ton. Dalam catatan Gapki, rata-rata harga CPO di pasar internasional sepanjang 2015 hanya US$ 614 per ton, lebih rendah dari 2014 yang sempat mencapai US$ 818 per ton. “Kalau dari sisi volume, ekspor memang turun. Ini karena produksi turun dan ada tambahan penggunaan di dalam negeri untuk biodiesel,” kata dia. Sementara itu, catatan Gapki menunjukkan, ekspor minyak sawit Indonesia selama triwulan I-2016 masih naik 9% menjadi 6,14 juta ton, dibanding periode sama 2015 sebanyak 5,6 juta ton. Sementara itu, penyerapan biodiesel untuk triwulan I-2016 telah mencapai 732 ribu kl. Dengan kinerja penyerapan yang konsisten, Gapki optimistis target penyerapan biodiesel 3 juta kl bisa tercapai pada 2016. Untuk produksi minyak sawit, tren penu­ runan mulai berlangsung sejak awal tahun 2016 karena pengaruh El Nino tahun lalu. Pro­ duksi minyak sawit Indonesia pada Maret kembali turun 6,4%, dari 2,47 juta ton setelah koreksi pada Februari, menjadi 2,31 juta ton. Sedangkan stok minyak sawit RI, termasuk biodiesel dan oleokimia, pada Maret lalu se­ banyak 3,02 juta ton atau turun 12% dari bulan sebelumnya 3,44 juta ton.

sekitar US$ 775 per ton. Derom memperkirakan, harga minyak sawit - terutama CPO di pasar internasional - akan terus bergerak naik. Hal ini antara lain didorong ekonomi Tiongkok yang sedikit membaik, sehingga permintaan CPO akan terdongkrak. Selain karena naiknya permintaan seiring membaiknya perekonomian di sejumlah neg­ ara tujuan ekspor, lanjut dia, kenaikan harga tersebut dipicu oleh menurunnya suplai dari Indonesia dan Malaysia yang merupakan eksportir minyak sawit terbesar. Derommenu­ turkan, produksi minyak sawit Indonesia tahun ini diprediksi hanya 31 juta ton, dari perkiraan semula 33 juta ton. Kemarau panjang akibat El Nino tahun lalu berdampak menurunkan produksi. “Indonesia dan Malaysia juga sama-sama sedang menggenjot pemakaian biodiesel di dalam negeri. Meski program biodiesel 20% (B20) RI belum berjalan sempurna, kebijakan tersebut akan membuat konsumsi minyak sawit di dalam negeri naik menjadi lebih dari 8 juta ton tahun ini, melebihi India yang hanya 7 juta ton,” paparnya. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan, ekspor minyak sawit Indonesia tahun ini bisa turun hingga 20% dari tahun lalu. Selain karena produksi minyak sawit Indonesia turun akibat dampak El Nino, meningkatnya pemakaian di dalam negeri, terutama biodiesel, memangkas ekspor. Ia menjelaskan, peningkatan pemakaian biodiesel itu didorong oleh program manda­ tori B20. Pengusaha lebih memilih menjual produknya di dalam negeri karena lebih men­

tersebut membutuhkan investasi yang mahal, karena harus mendatangkan mesin yang canggih dan membangun refinery yang tidak biasa. Jadi, BK untuk produk ini janggal dan berlawanan dengan spirit hilirisasi. Kalau tidak diturunkan, maka industri oleokimia akan ber­ henti operasi atau tutup pabrik,” papar Derom. Untuk itu, lanjut dia, sudah seharusnya pemerintah meninjau ulang kebijakan BK, khususnya untuk besaran BK bagi produk hilir industri oleokimia tersebut. Hal ini diper­ lukan bukan saja karena pemerintah sedang mendorong hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah, namun juga sedang menggenjot arus investasi langsung. “Jangan sampai daya tarik investasi untuk industri itu menjadi tidak ada. Kalau ada yang pabriknya tutup, ini juga akan berdampak pada psikologis calon investor yang hendak masuk ke Indonesia. Paling tidak, BK untuk mereka harus lebih rendah dari BK bahan bakunya, misalnya jika BKCPOUS$ 3 per ton, maka untuk ketiga produk itu harus di bawahn­ ya,” ujar dia. Harga Melonjak Derom memperkirakan, tahun ini, vol­ ume ekspor produk sawit RI hanya seban­ yak 25 juta ton, turun dari tahun lalu 26 juta ton. Hal ini antara lain karena produksi menurun, sedangkan pemakaian biodiesel dari sawit di dalam negeri meningkat. Kendati dari sisi volume turun, dari sisi nilai naik sekitar 4% menjadi US$ 19,38 miliar, dibanding tahun lalu yang hanya US$ 18,65 miliar. Kenaikan nilai ekspor itu seiring mem­ baiknya harga minyak sawit di pasar internasi­ onal, yang sepanjang tahun ini diprediksi bisa

 Sambungan dari hal 1

Ia menjelaskan, sepanjang April lalu, rata-ra­ ta harga minyak sawit mentah ( crude palm oil / CPO) sudah di atas US$ 750 per ton, yang mer­ upakan harga threshold untuk penerapan BK. “Memang sudah tepat kalau dikenakan BK, karena memang harga CPO naik terus, sudah di atas US$ 750 per ton. Penerapan BK dibaren­ gi dengan pengenaan pungutan ekspor ( CPO fund ). Ini spiritnya agar hilirisasi jalan. Namun, kami minta BK jangan dikenakan untuk tiga produk hilir sawit, karena akan menghan­ curkan industri oleokimia tersebut,” kata dia ketika dihubungi Investor Daily dari Jakarta, Sabtu (30/4) malam. Ia mengatakan, kekecualian pengenaan BK harus diberlakukan untuk tiga produk hilir sawit. Pertama, split fatty acid dari CPO, CPKO, dan/atau fraksi mentahnya dengan kandungan asam lemak bebas lebih dari/sama dengan 2%, yang kini dikenai BK US$ 21 per ton. Kedua, split palm fatty acid distillate (SP­ FAD) dengan kandungan asam lemak bebas lebih dari/sama dengan 70% yang kini dikenai BKUS$ 15 per ton. Ketiga, split palm kernel fat- ty acid distillate (SPKFAD) dengan kandungan asam lemak bebas lebih dari/sama dengan 70% yang kini dikenai BK US$ 20 per ton. Derommemperingatkan, pengenaan BK un­ tuk tiga produk hilir hasil dari industri oleokimia tersebut akanmenekan atau bahkanmenghan­ curkan industri tersebut. Selama ini, para inves­ tor tertarik untuk masuk ke industri oleokimia karena bahan baku dikenai BK namun untuk ekspor produk hilirnya dikenai BK 0%. “Ketiga produk hilir hasil industri oleokimia

Made with FlippingBook flipbook maker