SP190411

Suara Pembaruan

28

Kamis, 11 April 2019

Koordinator Jubir BPN: Ratna Berbohong

[JAKARTA] Jaksa penun- tut umum (JPU) mengha- dirkan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagai saksi dalam sidang kasus berita bohong terdak- wa Ratna Sarumpaet, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4). Pada awal persidangan, Dahnil mengatakan, me- ngetahui adanya kabar Ratna mengalami pengania- yaan, saat berada di kedi- aman Pr abowo , J a l an Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 1 Oktober 2018 malam. Dia tidak mengira Ratna akan membohonginya. "Waktu itu kita ada per- temuan di Kertanegara, ada beberapa anggota Badan Pemenangan Nasional. Kemudian di situ disampai-

Kaget dan tentu marah ka- rena penganiayaan. Kami kenal beliau pejuang HAM, pembe r an i , dan ha rus mengalami penganiayaan seperti itu. Bu Ratna kalau saya tidak keliru salah satu anggota BPN Jurkamnas. Tentu kita bersimpati kare- na ada bagian dari kita itu dianiaya," ungkap Dahnil. Dahnil menuturkan, se- telah itu dirinya mengetahui Ratna bertemu Prabowo, Amien Rais, Said Iqbal, Fadli Zon, dan beberapa to- koh lainnya, di Nusantara Polo Club, Bogor, Jawa Barat. Dahnil menuturkan, be- lakangan baru mengetahui kalau Ratna berbohong, te- patnya 3 Oktober 2018. Awalnya, dia mendapatkan informasi dari Nanik S Deyang. "Cerita mbak Nanik, te- lepon waktu itu, Bu Ratna

ingin konpres. Kemudian pertanyaan Bu Ratna waktu itu kepada mbak Nanik apa- kah Pak Prabowo dan Pak Amien pemaaf. Dari state- ment itu kami, 'wah ini ada apa?'," jelas Dahnil. Setelah mengetahui Ratna berbohong, Dahnil mengaku, kembali kaget dan menyesali hal itu. Dia tidak pernah tahu apa motif Ratna berbohong. "Ya kaget. Kami tidak memperkirakan. Karena ka- mi percaya dedikasi beliau, komitmen beliau terhadap HAM. Yang jelas kami me- nyesali, tetapi sebab musa- babnya yang tahu adalah bu Ratna. Kita tidak mengira," katanya. Dahnil menyebutkan, Prabowo kemudian memu- tuskan menggelar kembali jumpa pers untuk meminta maaf kepada masyarakat. [BAM/W-11]

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau “hoax” Ratna Sarumpaet bersiap mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

kan beberapa teman-teman termasuk ke Pak Prabowo bahwasanya Ibu Ratna mengalami penganiayaan, kemudian Bu Ratna mau bertemu Pak Prabowo," ujar Dahnil. Dikatakan, berdasarkan

kabar yang didengarnya, Ratna mengalami pengania- yaan di Bandung, Jawa Barat. Ada beberapa orang terduga pelaku, Ratna diba- wa ke mobil, kemudian di- tinggalkan di suatu tempat. "Setelah mendengar itu

semuanya kaget. Karena se- belumnya Bu Ratna me- nyampaikan menerima ba- nyak teror, dan tiba-tiba mendapatkan penganiayaan itu. Semua kaget termasuk Pak Prabowo ingin melihat langsung kondisi beliau.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online