SP170821

Suara Pembaruan

28

Senin, 21 Agustus 2017

Jaga Pasokan Bawang Merah, DKI Gunakan SistemCAS

[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya terus mengupayakan ketersediaan sejumlah pa- sokan bahan pangan di Pasar Induk Kramat Jati dengan menggunakan sistem control atmosphere storage (ACS). Salah satu komoditas yang dijaga kestabilan pasokannya adalah bawang merah. Dirut PD Pasar JayaArief Nasrudin mengatakan sejak Juni lalu sudahmenggunakan sistem gudang penyimpanan CAS dengan kapasitas 60 ton. “Dengan keberadaan con- trol atmosphere storage ini dapat menambah usia bawang merah dan cabai sehingga harga kedua komoditas ini tetap stabil di pasaran,” ujar Arief kepada SP di Jakarta, Senin (21/8) . Seperti diketahui, CAS merupakan penyimpanan bahan pangan segar (buah, sayur, atau produk segar lainnya) dalam atmosfer [JAKARTA] Ditlantas Polda Metro Jaya terus melakukan inovasi dalam kelancaran berkendaraan untuk meng- atasi dan mengantisipasi peningkatan kemacetan lalu lintas. Sejumlah upaya dila- kukan, seperti program pelat nomor ganjil-genap, imbauan menggunakan angkutan umum, hingga pembatasan jalur sepeda motor. KapoldaMetro Jaya Irjen Pol IdamAziz menegaskan masyarakat Ibu Kota agar disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas nasional dan pe- makaian jalan. Hal itu akan memudahkan terwujudnya kelancaran berkendaraan. Apalagi, kelancaran tersebut juga mendukung progam utama keselamatan lalu lintas nasional yang dica- nangkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melalui Kakorlantas Irjen Pol Royke Lumowa. “Melihat terus mening- katnya pengguna kendaraan roda dua di Jakarta yang berdampak besar pada kema- cetan maka perlu kesadaran pemakai kendaraan untuk lebih efisien menggunakan kendaraannya. Terutama mobil atau sepeda motor pribadi yang secara bertahap diharapkan beralih meng- gunakan angkutan umum yang ada. Apalagi saat ini

ton per hari, sedangkan untuk cabai sebesar 100 ton. “Ketika pasokan berku- rang 10-20%, kita lempar stok dari CAS ini. Untuk memastikan stok bawang merah selalu terjaga, kita be- kerja sama dengan Gapoktan maupunBulog di Brebes yang merupakan sentra lumbung bawang merah,” jelas Arief. Saat ini harga bawang merah di Jakarta terpantau normal Rp 15.000/kg, ba- wang putih yang sempat melonjak Rp 55.000/kg be- berapa waktu lalu juga sudah stabil di angka Rp 15.000/kg. Untuk diketauhi, pada Jumat (18/8) lalu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman me- nyatakan stok bawang merah berlimpah. Kini, sebanyak 5.600 ton diekspor ke Thailand dan berbagai negara di Asia Tenggara lainnya. “Untuk memastikan ke- beradaan pasokan pangan,

kami memberikan informasi stok dengan memasang bil- lboard komoditas pangan di pasar induk. Jadi setiap ada barang masuk bisa diketahui pedagang pengecer,” tuturnya. Dijelaskan, agar memas- tikan harga di pasar induk tidak jauh berbeda dengan pasar di lingkungan per- mukiman warga, pihaknya sudah membuat sistem dis- tribusi yang ringkas seperti JakGrosir dan JakMart yang ada di sejumlah lokasi terma- suk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). “Ini berguna bagi peda- gang agar membeli pasokan dari PD Pasar Jaya dengan lebih ringkas. Untuk pasar distrik kita ada kerja sama dengan koperasi, ada gudang kebutuhan di pasar wilayah. Sistem ini memang baru ber- jalan pada 2017, kita percepat, memang perlu edukasi pada sumber daya manusia,” kata Arief. [C-7]

SP/Carlos Roy Fajarta Barus Para petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah memilah komoditas bawang.

yang terkontrol. Pola ini memodifikasi kadar udara dalam ruang penyimpanan bersama dengan pengaturan temperatur dan kelemba-

ban sehingga hasil pertanian bertahan lebih lama. Saat ini penggunaan sistem penyimpanan CAS baru di Pasar Induk Kramat

Jati dengan kapasitas 60 ton. Kebutuhan komoditas bawang merah di IbuKota dan sekitar- nya dari data yang dikeluarkan PD Pasar Jaya mencapai 120

Atasi Kemacetan, Polda Metro Jaya Terus Berinovasi

semakin tersedia banyak pilihan angkutan umum,” ujar IdamAziz kepada SP di Jakarta, Senin (21/8). Dirlantas Kombes Pol Halim Pagara melalui Ka- subdit Gakum Dirlantas PoldaMetroAkbp Budiyanto mengatakan kondisi kepemi- likan kendaraan bermotor di wilayah Polda Metro Jaya mengalami pertumbuhan signifikan. Dalam kurun waktu lima tahun tercatat kenaikan kendaraan bermotor 9,7 hingga 11%. Sedangkan pertumbuhan penggunaan mobil mencapai 7,9 hingga 8,75%. Menurut Dirlantas pe- ningkatan pengguna motor tersebut belum diimbangi d e n g a n p emb a n g u n a n infrastrukrur yang mema- dai sehingga berdampak pada kemacetan berkepan- jangan. Dikatakan, agar tercipta efektifitas dan efesiensi penggunaan ruang lalu lin- tas maka harus ada sinergi Polda Metro Jaya dengan Pemprov DKI. Kerja sama juga harus diperluas dengan pihak-pihak terkait lainya dengan menambah inovasi seperti pembatasan lalu lintas untuk sepeda motor pada ka- wasan dan wilayah tertentu. Demikian juga pelaksanaan usulan penggunaan sepeda

motor di ruas jalan Sudirman dan ruas jalan Rasuna Said dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WIB. Pembatasan Sebelumnya sudah ada pembatasan sepeda motor di kawasan ganjil-genap Sudirman, Thamrin hingga Gatot Subroto. Langkah itu sebagai kelanjutan pembatas- an sepeda motor di segmen Bundaran HI sampai Bun- daran Patung Kuda-Monas yang sudah berjalan 2 tahun sesuai Perda No. 195 tahun 2015. Dia menjelaskan, soal pembatasan jalur sepeda motor juga saat ini tengah dirancang lagi untuk bulan November 2017. Secara terpisah, Gubernur Jakarta Djarot S Hidayat mengatakan solusi mengatasi masalah kemacetan dengan mempertimbangkan jumlah motor baru di Jakarta men- capai 4.500 motor per hari. Sedangkan jumlah mobil baru di Jakarta bisa tembus 1.600 unit per hari. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing untuk mengurangi padatnya kenda- raan di Jakarta. Program ini diharapkan akan mengurangi jumlah sepeda motor. [G-5]

Made with FlippingBook HTML5