SP161027

Suara Pembaruan

28

Kamis, 27 Oktober 2016

Kapolri Imbau Media Dinginkan Suasana

[JAKARTA] Media massa konvensional hendaknya berperan mendinginkan sua- sana menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), saat berlangsung pilkada, dan pasca-pilkada. Persepsi posi- tif publik perlu dibangun agar mereka berpartisipasi aktif dalam pilkada dan menikmati pesta demokrasi. “Peran media sangat penting untuk menghindari konflik, termasuk yang ber- latar belakang SARA (suku, agama, ras, antargolongan),” kata Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam pertemuan dengan para pemimpin redak- si di rumah dinas Wakil Kapolri, Jakarta, Rabu (26/10) malam. Hadir pada kesempatan itu Wakapolri Komjen Sjafruddin, Kapolda Metro Jaya Irjen Mohamad Iriawan, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, Prof Komarudin Hidayat, dan Prof Azyumardi Azra. Meski ada 101 daerah di Indonesia yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung Februari 2017, pemilihan gubernur (pilgub) DKI paling menyita perhatian seluruh Indonesia. Namun, isu SARA yang ditiupkan menjelang pemi- lihan gubernur DKI bisa melenceng ke situasi yang [JAKARTA] Menjelang satu hari cuti kampanye, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memutuskan untuk meninggalkan rumah dinasnya yang sudah ditem- patinya sekitar satu tahun lebih di Jalan Besakih, Kuningan, Jakarta Selatan. Hari ini, Kamis (27/10), Djarot dan isterinya, Happy Farida terlihat repotmemindah- kan barang-barang dan per- abotan rumah tangga serta beberapa furniture untuk dimasukkan ke truk. Barang- barang pribadi Djarot dan keluarganya sudahdimasukkan kedalamkotakbarang.Tinggal menunggu diangkut ke rumah yang telahmereka sewa selama enambulandi JlCokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Sekitar pukul 08.00WIB, Djarot dan Happy menerima awak media yang ingin meli- put proses pindahan itu. Ia menunjukkan enam kotak plastik besar yang berisi barang-barang pribadinya

kepala daerah (pilkada), kasus dugaan penistaan agama tak bisa ditunda karena sudah menjadi perhatian luas masya- rakat. Basuki, kata Tito, sudah mendatangi Bareskrim untuk menjelaskan kasusnya. “Kami akanmendengarkan keterang- an semua saksi ahli berbagai bidang dan melihat faktanya dengan teliti,” ujar Kapolri. Pengamat sosial politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Arie Sudjito, menilai, aksi demon- strasi besar-besaran tidak masalah jika dilakukan untuk mengkritisi programmaupun capaian pembangunan di suatu wilayah. Aksi demo, diingatkan, jangan sampai terjebak pada isu-isu yangmenyentuh ranah privat seperti menyinggung masalah suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA).

"Masyarakat jangan sam- pai terjebak dalam aksi demonstrasi yang mulai bermain di ranah SARA.Ada banyak isu yang bisa diang- kat terkait pencapaian hasil pembangunan," kata Arie Sudjito, Kamis (27/10). Terkait rencana aksi demo besar-besaran yang akan berlangsung pada 4November 2016 mendatang, menurut Arie, juga jangan sampai ditunggangi oleh kepenting- an-kepentingan tertentu yang justru dapat menjadi peman- tik perpecahan di kehidupan masyarakat. Aksi demo terhadapAhok sudah berat ke alasan politik. Para demonstran dipolitisasi oleh pihak yang mengingin- kan Ahok didisklualifikasi dari pencalonan gubernur DKI, serta pihak-pihak yang memiliki target tertentu yang lebih dari sekadar penjegalan Ahok. [Y-7/P-12]

sp/primus dorimulu Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama jajaran pemimpin redaksi media massa di rumah dinas Wakapolri, Jakarta, Rabu (26/10).

tidak diinginkan.

"Ini data pilkada tahun-tahun sebelumnya," ujar Kapolri. Peran pers, kata Tito, sangat besar dalam mencip- takan suasana damai. Dia mengimbau agar masalah yang memicu perpecahan dan konflik horizontal tidak dikembangkan. Cendekiawan muslim Azyumardi Azra mengimbau pers untuk mengkonsolida- sikan suara-suara moderat. Jumlahmereka cukup banyak. "Jika suara ekstremis yang ditampilkan, masyarakat bisa bingung," ujarnya. Kapolri mengatakan, pihaknya kini tengah mem- proses hukum kasus dugaan Menteng.Kami kontrakselama enam bulan saja. Setelah itu Februari kami balik lagi ke sini. Dan syukur alhamdulilah sama yang punya boleh tuh. Silakan saja, enggak apa-apa, malah seneng,” ujarnya. Ketua DPP PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi ini mengatakan keputusan ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk terh- adap putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Yaitu, MK memutuskan petahana harus mengambil cuti panjangselama masa kampanye. Djarot mengatakan pin- dahan akan dilakukan besok, Jumat (28/10), setelah ada putusan MK. Hari ini, ia bersama isterinya barumenge- mas barang-barang, lalu mengirimkan sebagianbarang- barangke rumahkontrakannya. "Saat cuti 28Oktober, langsung kita pindah ke rumah kon- trakan. Ingatnya gampang kan, ingatnya persis saat Sumpah Pemuda," tuturnya. [LEN/Y-4]

penistaan agama yang dila- kukan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Beda dengan kasus dugaan korup- si yang bisa ditunda prosesnya hingga usaha pemilihan

"Pilkada ini sukses kalau semua stakeholder memain- kan perannya dengan baik," kata Tito yang malam itu berulang tahun ke-52. Para pemangku kepen- tingan yang berpengaruh terhadap jalannya pilkada adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), aktor politik, pers, dan masyarakat. Sekitar 38% masalah pemilu adalah kontribusi KPU dan KPU Daerah (KPUD). Makin ke bawah, masalah KPUD semakin banyak karena aparat KPUD rentan terhadap godaan untuk ber- pihak pada kandidat tertentu. beserta isteri dan anak- anaknya. "Nih lihat masih ada beberapa boks ini ya. Masing- masing ada dua. Jadi tiga anak ada enam boks," kata Djarot. Diceritakannya, setiapboks berisi macam-macam barang anaknya, mulai peralatan sekolah, buku, baju, mainan anak, dan lainnya. "Terakhir tadimalam, kamimengepakan barang. Kalau ada yang ket- inggalan salah sendiri. Enggak boleh marah-marah. Sudah tadi malam ini anak-anak siapin sendiri. Ini masih seko- lah semua. Tak suruh mem- bolos enggak mau,” canda Djarot. Persiapan Sudah sepekan ini mereka melakukan persiapan pindah rumah ke kawasan Menteng. "Siap-siapnya kan sudah dari seminggu yang lalu. kebetulan rumah yang kita kontrak itu sudahdibersihkan, pengecatan. Jadi sudahdilakukan seminggu lalu. Pindahnya ke daerah

Djarot dan Istri Berkemas Pindah Rumah

Made with FlippingBook Online newsletter