SP160801

Metropolitan

Suara Pembaruan

28

Senin, 1 Agustus 2016

PKS Dukung Sandiaga Uno Jalin Komunikasi dengan Parpol Nonpendukung Ahok

[JAKARTA] Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syakir Purnomo mengatakan, pihaknya akan melakukan kolaborasi dan membangun kebersamaan dengan partai politik di luar tiga partai yang telah me- nyatakan mendukung pe- tahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI 2017. PKS akan berkolaborasi dengan PDI Perjuangan, Gerindra, Demokrat, dan P a r t a i P e r s a t u a n Pembangunan. Tidak hanya itu, PKS juga akan menjalin komunikasi dan memba- ngun kebersamaan dengan tiga partai lainnya yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN). “PKS berkeinginan un- tuk membangun kebersa- maan dan berkolaborasi de- ngan partai-partai lain. PKS menghargai pilihan politik yang sudah diambil oleh Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar. Itu hak masing-ma- sing partai politik,” kata Syakir, Senin (1/8). Menurutnya, komunika- si dengan keempat partai politik tersebut sudah terba- ngun dengan cukup inten- sif. Untuk dua partai lain- nya, seperti PKB dan PAN akan dijajaki dilakukan ko- munikasi politik tersebut. Untuk menetapkan du- kungan terhadap kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur serta partai koalisi, semua ada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), termasuk PKS. “Mudah-mudahan da- lam waktu yang tidak terla- lu lama, sudah ada ketetap- annya. Kalau kita ketahui kan yang sudah definitif menyampaikan nama calon adalah Gerindra, yaitu Sandiaga Uno,” terangnya. Karena itu, PKS berha- rap dalam komunikasi de- ngan keenam partai terse- but, dapat ditemukan sosok figur pemimpin yang arif dan bijaksana, cerdas, tegas tapi santun serta dekat de- ngan rakyat. Di tempat terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak terburu-buru melakukan persiapan menje-

parpol dalam setiap pilka- da," ujar Petrus di Jakarta, Minggu (31/7). Petrus menilai strategi genius telah dipraktikkan oleh Ahok dan Teman Ahok guna mengikis praktik poli- tik transaksional atau da- gang sapi yang selama ini telah menggerogoti demo- krasi dan kedaulatan rakyat. Dia juga menilai tiga parpol yang mendukung Ahok tanpa syarat menun- jukkan kecerdasaan tiga parpol ini menangkap semi- otika politik untuk menga- wal kekuatan rakyat yang menghendaki Ahok untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta lagi tanpa harus di- halang-halangi dengan cara apa pun juga, kecuali hanya dengan mengikuti kehen- dak dan harapan publik yai-

tu mengegolkan Ahok men- jadi calon Gubernur DKI Jakarta dan terpilih. Di tempat terpisah, Sandiaga Uno akan menye- rahkan keputusan siapa yang akan menjadi pasang- annya pada mekanisme ko- alisi partai. Namun demiki- an, Sandi Uno mengaku ha- nya bisa bekerja dengan efektif dan efisien apabila pasangannya tersebut me- miliki visi dan misi memba- ngun Jakarta dengan biro- krasi dan tata kelola peme- rintahan yang bersih dan melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sandi saat mendatangi pro- ses pelatihan keuangan dan U s a h a M i k r o K e c i l Menengah (UMKM) bagi ibu-ibu warga Kampung Pulo. [LEN/YUS/C-7/D-14]

ANTARA/Reno Esnir Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno (kiri), Ketua KPU Pusat Juri Ardiantoro, Ketua Bawaslu RI Muhammad (kanan) foto bersama dengan sepasang maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017, saat konsolidasi akbar penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di Jakarta, Sabtu (30/7).

lang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Namun, ia mengatakan, tiga partai pengusung yakni Nasdem, Hanura, dan Golkar terus berkomunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). “Pendaftarannya kan 19 September, jadi tidak usah buru-burulah saya pikir. Yang pasti komunikasi kami tiga parpol dengan PDI-P berjalan baik, yang perlu bu- ru-buru kan kalau kita masih harus putuskan perorangan atau parpol,” ujar Basuki di Balai Kota, Senin (1/8). Ia mengatakan, meski tidak intens, komunikasi dengan PDI-P sejauh ini masih baik, termasuk juga soal pilihan wakil yang akan Basuki pilih nanti, pi- haknya akan terus berko- munikasi hingga menemu- kan titik temu. “Yang pasti tiga parpol kan sudah ko- mitmen. Mereka mendu- kung saya t anpa ma - cam-macam. Pamrihnya cuma satu, ingin saya ba- ngun Jakarta. Itu saja yang dia minta. Ya sudah dia ker- ja saja,” katanya. S e p e r t i d i k e t a h u i , Basuki sudah menentukan pilihannya untuk maju di Pilgub DKI 2017 melalui jalur partai politik. Padahal sebelumnya Basuki sudah menarik perhatian masyara- kat untuk mengumpulkan satu juta KTP karena diri- nya akan melaju lewat jalur independen. Dukungan untuk Risma Sebelumnya, dukungan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini untuk menjadi

gubernur DKI makin kuat. Menurut Penggerak Anak Muda Jaklovers, Sherly Annavita, pihaknya mela- kukan inisatif membuat ge- rakan anak muda ini dalam rangka meyakinkan Risma bahwa Jakarta membutuh- kan sosok seperti Risma. Hal tersebut dilakukan se- bab sebelumnya Risma te- lah menyatakan diri bahwa ia tidak akan maju menca- lonkan diri jadi Gubernur DKI Jakarta di Pilgub 2017 mendatang. “Karena itulah kami ini- siatif bikin gerakan anak mu- da untuk meyakinkan beliau. Kami berharap beliau mau ke sini bahwa Jakarta butuh orang seperti beliau," ujar Sherly di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Minggu (31/7). Risma sendiri dikabar- kan mendapat dukungan kuat dari kader-kader PDI- P. Namun, keputusan ada di tangan Ketua Umum PDI-P Megawati. S e m e n t a r a i t u , Koordinator Tim Pembela Demok r a s i I ndon e s i a (TPDI) Petrus Selestinus menilai Ahok dan Teman Ahok telah memenangkan akrobatik politik di pilkada DKI Jakarta 2017. Ahok dan Teman Ahok, kata Petrus telah membuat tiga partai pendukung Ahok, Partai Nasdem, Hanura dan Golkar mendukung penca- lonan Ahok tanpa syarat, tanpa mahar dan tanpa kompensasi politik lainnya. "Ini merupakan bukti kemenangan Ahok dan Teman Ahok dalam menyi- asati problematik yang tim-

bul dalam praktik politik transaksional yang dilaku- kan oleh hampir semua

Made with FlippingBook HTML5