SP180509

Politik & Hukum

Suara Pembaruan

5

Rabu, 9 Mei 2018

Ketua PBNU Tolak Kampanye Politik di Masjid RibuanWarga Subang Hadiri Tablig Akbar IslamNusantara

[SUBANG] Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan, masjid jangan dijadikan tempat kampanye politik. Penolakan itu sudah ia sam- paikan sejak lama. Menurut dia, siapa pun tidak boleh menggunakan masjid seba- gai tempat berpolitik. “Sejak dulu saya tolak. Mau mengatasnamakan Islam, atas nama siapa kek, tidak boleh. Simbol agama jangan untuk kepentingan politik. Politik itu kotor, agama itu bersih. Jangan se- kali-kali agama dikotori po- litik,” ujar Said Aqil seusai acara Gebyar Sholawat dan Tabligh Akbar GP Ansor Subang dan Taruna Merah Pu t i h (TMP) Be r t ema "Islam Nuasantara" di Masjid Besar Al- Muhlisin D e s a P a m a n u k a n , Kecamatan Pamanukan, Subang, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam. Acara itu dihadiri ribuan jemaah dari Pantai Utara Subang, Jawa Barat. Turut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Plt Bupati Subang, para kiai sepuh NU Jawa Barat. Ia juga menyoroti ten- t a n g H i z b u t Ta h r i r I n d o n e s i a ( H T I ) . Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta menolak gu- gatan HTI terhadap Surat K e p u t u s a n ( S K ) Menkumham terkait pem- bubaran ormas tersebut. Hakim menolak gugatan [SURABAYA] Tingkat par- tisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) Jawa Timur 2018 diharapkan dapat meningkat. Sosialisasi kepada setiap masyarakat yang menggunakan hak pilih menjadi keniscayaan. “Perlu strategi baru agar partisipasi pemilih mening- kat dari Pilgub 2013. Misal pilihan bahasa ajakan lewat baliho untuk pemilih pemu- la seperti apa, ke petani,” kata Budi Prasetyo, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, keti- ka bertemu Tim Desk Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Jatim di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Jatim, Selasa (8/5). B e r d a s a r k a n d a t a Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, angka partisi- pasi pada Pilgub 2013 hanya

melakukan anarkisme dan menakut-nakuti. “Ansor senantiasa hadir menjaga Indonesia dari ide- ologi itu. Kegiatan tabligh akbar ini merupakan gotong royong antara Ansor dan TMP u n t u k me n j a g a Indonesia. Tentu tidak se- mua senang Ansor dan TMP bersatu, kita harus tetap menjaga persatuan, kaum nahdliyin dan nasionalis,” katanya. Dulu, Bung Karno ber- sama KH Hasyim Ashari dan KH Wahid Hasyim ba- hu -membahu men j aga NKRI. Mereka adalah peju- ang dan ulama dan warisan harus kita jaga bersama. “Kita bersyukur hari ini telah lahir Gusdur baru yai- tu KH Aqil Siroj. KH Said Aqil bukan hanya ketua umum PBNU, bukan hanya tokoh tokoh Islam tetapi ke- banggaan kita dan diakui oleh dunia,” katanya. KH Sa i d Aq i l dan Presiden Jokowi, sambung Ara, adalah masuk 50 besar tokoh Muslim berpengaruh di dunia Islam. Sehingga sa- ngat salah besar juka mau membenturkan Jokowi de- ngan umat Islam. “Dalam diri Jokowi me- nyatu diri nasionalisme yang kuat dan juga seorang muslim yang mengakar dan diakui dunia,” katanya. Sama halnya dengan Mantan Presiden Gusdur. Menurut Ara, Gusdur telah membuktikan kecintaan dan berhasil menegakkan hu- bungan yang sangat erat an- tara Islam, Budaya, dan Ke- Indonesiaan. [H-14]

Istimewa Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (atas) digotong Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait (kanan) dan Bupati Subang Atim Rusatim saat acara “Gebyar Sholawat dan Tabligh Akbar Islam Nusantara” di Masjid Besar Al Muhlisin, Desa Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.

karena perjuangan HTI ber- tentangan dengan ideologi Pancasila. Said Aqil menegaskan, HTI sangat jelas organisasi yang bertentangan dengan Pancasila. Menurut dia, pembubaran HTI sudah se- suai aturan perundang-un- dangan. Ia juga mempersi- lakan HTI banding bila ti- dak punya malu. “Kalau anti-Pancasila silakan, monggo, tapi jangan di Indonesia. Tinggalnya di Af gan i s t an j angan d i Indonesia,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Said Aqil juga mengapresi- 59,58% dari total daftar pe- m i l i h t e t a p ( D P T ) 30.034.249. Pada Pilgub 2018, KPU pusat menarget- kan partisipasi Pilkada Serentak 2018 mencapai 77,5%. “Saya khawatir tar- get 77,5 persen belum bisa dicapai kalau program sosi- alisasinya biasa-biasa saja,” ungkap Budi. Dia menambahkan, in- formasi pilgub yang berlang- sung 27 Juni 2018 sepatut- nya sampai ke masyarakat bawah. “Jangan sampai ada kurang informasi ke petani, nelayan, buruh, mahasiswa dan lapisan masyarakat lain. Perlu kerja keras mengajak masyarakat secara semarak, sukacita datang ke TPS (tem- pat pemungutan suara) untuk memilih,” imbuhnya. Dalam diskusi, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Jatim berkomit-

asi kegiatan TMP dan Ansor di Pamanukan Subang, Selasa malam. Hal itu harus ditularkan di daerah lain. “Yang religius dan nasi- onalis menyatu yakni Ansor dan TMP sama-sama ini kumpul. Kumpul di sini ik- r a r memp e r t a h a n k a n Pancasila dan NKRI,” tabah Said. Sementara itu, Maruarar Sirait mengajak masyarakat menolak takut melawan te- rorisme dan radikalisme. Menurutnya, TMP belajar dari GP Ansor yang sejak Tolak Radikalisme men mendukung publikasi KPU t e r k a i t p i l g u b . Dengan begitu, tingkat par- tispasi sesuai target. Baliho dan spanduk dari Kominfo dipasang di alun-alun ka- bupaten/ kota se-Jatim. Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jatim juga berupaya mena- ikkan angka partisipasi. Contohnya melalui Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). “Kita lakukan pembinaan di kecamatan sampai desa, mengajak ma- syarakat gunakan hak pilih pada 27 Juni 2018,” kata Kepala Bidang Satlinmas Jatim, G Joko Santoso. Dia mengusulkan agar Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menerbitkan surat edaran kepada selu- ruh Satlinmas di Indonesia agar terlibat aktif melaku- kan sosialisasi. [C-6]

dulu konsisten jadi benteng Pancasila sejati. Anggota Komisi XI DPR itu menyebutkan, Indonesia adalah tamansari peradaban yang di dalam- nya tumbuh aneka ragam, budaya, agama, dan suku. Hal itu adalah anugerah tu- han yang luar biasa “Menjaga anugerah itu tentunya dilakukan dengan sungguh-sunguh dengan ak- si nyata dan bukan retorika. Menjaga keberagaman dan kebinekaan harus dari hati bukan dari pidato dan slo- gan-slogan yang ada,” tu- turnya.

Dikatakan, GP Ansor berdiri sejak 23 April 1934 dan merupakan salah satu pilar dan bukan semata-ma- ta bagi NU melainkan juga bagi negara ini. Ansor, kata Ara, yang menjalani resolu- si jihad untuk berjuang mempertahankan Indonesia yang baru merdeka. Pada saat ini, kata Ara, saat ibu pertiwi membutuh- kan panggilan pendekar-pen- dek a r t angguh un t uk Pancasila, peranan GPAnsor kembali dirasakan. GPAnsor berdiri paling depan mela- wan rongrongan yang mau mengganti Pancasila dan

Jokowi Terima Keluhan Pengemudi Truk

Sosialisasi Pilgub Jatim, Penting untuk Tingkatkan Partisipasi

SP/Joanito De Saojoao Presiden Joko Widodo (kanan) berbicara dihadapan sejumlah perwakilan supir truk ketika bersilaturahmi dengan pengemudi angkutan barang di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5). Presiden Joko Widodo menerima 70 perwakilan pengemudi angkutan barang se-Indonesia untuk mendengarkan berbagai masukan terkait kendala pendistribusian barang di seluruh Indonesia.

Made with FlippingBook flipbook maker