ID160606

24 >>

14 >>

21 >>

MARKETS & CORPORATE

PROFILE

MACRO ECONOMICS

INVESTOR DAILY, KAMIS 26 MEI 2016 | 7

INDONESIA

SENIN 6 JUNI 2016

MEDIA HOLDINGS

Investor Daily/ist

OJK DIMINTA JAGA KEBIJAKAN

16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaSyariahBalance_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

C

Reksa Dana CIPTA

M

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM

Oleh Agustiyanti dan Devie Kania JAKARTA - Upaya memacu laju pertumbuhan ekonomi hingga 5,3% tahun ini terbentur tren perlambatan laju ekspansi kredit. Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diimbau tidak mengeluarkan kebijakan yang dapat membuat perbankan mengalami shock . Penurunan laju ekspansi kredit selama empat bulan pertama 2016 menunjukkan keengganan perbankan men- yalurkan kredit. Apalagi permintaan kredit juga menurun karena sektor riil sedang tertekan per- lambatan ekonomi. Di sisi lain, perbankan mesti makin berhati-hati ( prudent ) guna menghindari pembengkakan kredit bermasalah ( non performing loans /NPL).

MY

BNI Dukung Program Safety Health & Environment Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto (dua dari kanan) menyerahkan satu dari seratus sepeda kepada Rektor Universitas Gajah Mada, Dwikorita Karnawati, disaksikan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati (dua dari kiri), Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset Universitas Budi Santoso Wignyosukarto (kiri) dan Pemimpin Divisi Hubungan Lembaga BNI Sadiq Akasia (kanan) di Kampus UGM, Yogyakarta, Sabtu (4/6). Penyerahan secara simbolis tersebut sebagai bentuk dukungan BNI atas Program Safety Health & Environment UGM.

CY

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasidalamreksadanamengandungrisiko.Calonpemodalwajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

BIDIK PRODUKSI MINYAK 1,9 JUTA BPH

MONEY & BANKING

DAVID

(EOR) sebesar 880 ribu bph, dari lap- angan minyak kontraktor lain yang diambil alih karena habis kontrak (terminasi) sebesar 520 ribu bph, dari lapangan di luar negeri 450 ribu bph, dari coal bed methane (CBM) 5 ribu bph, dan dari 45 ribu bph. “Dari CBM memang belum terlalu besar, namun bisa dikembangkan,” katanya. Pertamina menargetkan dapat memperoleh tambahan minyak 162 ribu barel bph pada tahun depan dan lebih besar lagi pada tahun-tahun berikutnya.

Oleh Euis Rita Hartati dan Retno Ayuningtyas

JAKARTA – PT Pertamina (Perse- ro) menargetkan produksi minyak dapat ditingkatkan pada level 1,9 juta barel per hari (bph), dari produksi saat ini 300 ribu bph. Untuk menge- jar target tersebut, salah satu strategi Pertamina adalah agresif melakukan akuisisi sejumlah lapangan minyak, baik di dalam maupun luar negeri. “Pertamina punya target untuk mengembalikan target produksi minyak kembali ke angka di atas 1 juta barel. Pada 2025, target produksi Pertamina 1,9 juta bph,” kata Direk- tur Utama Pertamina Dwi Sutjipto saat pertemuan dengan pemimpin

dialami perbankan, khususnya per- bankan pelat merah, kemungkinan bertambah akibat adanya sejumlah kebijakan, seperti insentif bagi bank yang menurunkan margin bunga bersih ( net interest margin /NIM) dan pembatasan bunga deposito penempatan dana-dana pemerintah di bank BUMN. Enny menegaskan, pemerintah atau OJK semestinya tidak menga- tur NIM karena perbankan harus menghitung sendiri NIM yang efisien bagi mereka. Kecuali itu, saat ini belum banyak sumber dana murah di Indonesia sehingga per- bankan harus menawarkan special rate untuk mendapatkan dana pihak ketiga (DPK).

Perlambatan ekspasi kredit se- jalan dengan proyeksi Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo bahwa pertumbuhan kredit tahun ini hanya di kisaran 11% atau di bawah target awal 13-14%. Hingga April, realisasi pertumbuhan kredit perbankan hanya 7,9% secara tahunan ( year on year /yoy), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya 8,5% dan merupakan level terendah dalam lima tahun terakhir. Menurut Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati, sektor perbankan sedang menghadapi risiko kenaikan rasio NPL. Kondisi itu memaksa perbankan menaikkan pencadangan yang pada bakal menggerus modal dan laba. Alokasi pencadangan risiko oleh perbankan pada kuartal I-2016 mencapai Rp 126,62 triliun, naik 32,96% dibanding periode sama tahun lalu. Enny menjelaskan, tekanan yang

n Parwati Surjaudaja

redaksi media massa, di Jakarta, akhir pekan lalu. Dwi merinci, angka 1,9 juta bph itu berasal dari berbagai sumber, mas- ing-masing dari lapangan eksisting dan peningkatan produksi melalui teknologi Enhanced Oil Recovery

11 Bank Mulai Penuhi Capital Surcharge D-SIB Sebelas bank yang termasuk golongan bank dengan nilai aset terbesar di Indo- nesia mulai memenuhi tambahan modal capital surcharge untuk domestic systemi-

Bersambung ke hal 11

cally important bank (D-SIB). Adapun besaran modal D-SIB 11 bank tersebut di rentang 0,25-0,625%.

LABA EMITEN 2015 NAIK 8,6%

>> 23

dialami SET Index Thailand yang bertambah 0,87% ke posisi 1.436,43, disusul PSE Index Filipina yang menguat 0,66% ke level 7.514,22, FTSE Singapura naik 0,51% ke posisi 2.809,23, Nikkei 225 Jepang positif 0,48% ke level 16.642,23,dan SSE Comp Tiongkok melejit 0,46% ke posisi 2.938,68. Hang Seng Hong Kong melam- bung 0,42% ke posisi 20.947,24, FTSE BM Malaysia bertambah 0,36% ke level 1.636,46, dan Kospi Korea Se- latan menguat tipis 0,04% ke posisi 1.985,85. Sedangkan S&P Sensex India menjadi satu-satunya yang terkoreksi tipis 0,11 poin (0,00%) ke level 26.843,03.

Oleh Farid Firdaus

Bersambung ke hal 2

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat tipis di tengah minimnya sentimen domestik selama pekan pertama Ramadan ini. Para investor cend- erung menunggu kebijakan pemer- intah terkait rencana pemberlakuan Undang-Undang tentang Pengam- punan Pajak (UU Tax Amnesty ) dan pengendalian inflasi. Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat 0,42% ke posisi 4.853,92. Hampir seluruh sek- tor sahammenguat, kecuali industri dasar dan kimia yang tekoreksi 0,31%. Selama sepekan, IHSG positif 0,81%. Investor asing mencatatkan

beli bersih ( net buy ) Rp 171,9 miliar. Alhasil, beli bersih asing sepanjang tahun berjalan ( year to date /ytd) mencapai Rp 4,86 triliun. Mayoritas bursa saham Asia turut menguat. Kenaikan paling tinggi

Bersambung ke hal 11

BNI Sumbang 100 Sepeda Dukung Smart Mobility di UGM

B NI menyumbangkan 100 unit sepeda kepada Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai bentuk dukungan pada Gera- kan green campus yang tengah didorong oleh kampus tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diterapkan agar membentuk suatu Green Campus , salah satunya adalah smart mobility, yang direpresen- tasikanmelalui sepeda kampus dari BNI. UGM sebagai kampus yang memiliki wilayah yang sangat luas, menjadikan mobilitas sebagai salah satu kebutuhan utama. Pemakaian kendaraan bermotor pribadi akan menghasilkan polusi yang buruk untuk lingkungan, sehingga untuk menjadikan UGM sebagai Green Campus diperlukan sosialisasi untuk smart mobility yaitu penggunaan se-

sia. BNI menjadi pelopor lembaga ke- uangan yangmasuk ke kampus dan saat ini hampir di seluruh perguruan tinggi negeri telah berdiri kantor cabang/ kantor cabang pembantu BNI. Oleh karena itu, BNI memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan layanan bagi customer perguruan tinggi dan seluruh civitas akademikanya. Berbagai pengembangan produk dan layanan telah dilakukan untuk me- menuhi kebutuhan nasabah perguruan tinggi, mulai dari menyediakan sistem pembayaran terpadu melalui Cash Management, Student Payment Center (SPC) secara Host to Host, Smartcard dan juga produk-produk perbankan yang diperuntukkan untuk lingkungan kampus.

BNI danUGMyang sudah dilaksanakan sejak tahun 1964 yaitu sejak dengan dibukanya Kantor Kas BNI di Kantor Pusat Tata Usaha (KPTU) UGM. Suprajarto mengungkapkan, hibah sepeda ini merupakan dukungan BNI terhadap upaya UGM untuk menurun- kan emisi/ polusi di lingkungan kampus serta alat transportasi bagi kepentingan civitas akademika UGM sebagai wujud komitmen dan dukungan BNI terhadap dunia pendidikan. Upaya UGM sebagai Green Campus ini sejalan dengan BNI yang selama ini telah dikenal sebagai pionergreen banking di kalangan per- bankan Indonesia. BNI merupakan lembaga keuangan yang tergolong sangat dekat dengan kalangan perguruan tinggi di Indone-

DayaManusia dan Aset Universitas. Su- prajartomengatakan “DukunganBNI ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer Educopolis yang bebas polusi, nyaman untuk mobilitas, aman dari kecelakaan dan kriminalitas, ser ta mendukung misi Education for Sustainable Deve­ lopment dengan menerapkan kebijakan Smart Mobility pembatasan penggunaan kendaraan bermotor di dalam kampus menuju UGM Green Campus ”. Hingga saat ini BNI aktif dalam pengembangan umkm, inkubator bisnis, mitra binaan bagi civitas akademika dan alumni UGM melalui fasilitas ecommerce antara lain seperti www.banyuwangi-mall.com atau www.sleman-mall.com Acara ini juga sekaligus menandai su- dah lebih dari 50 tahun kerja sama antara

peda atau alat transportasi lainnya yang ramah lingkungan. Sepeda kampus UGM perlu diting- katkan dalam segi jumlahnya dan kuali- tasnya. BNI melalui programCSR telah menyerahkan 100 sepeda berkualitas untuk membantu smart mobility serta mendukung gerakan Green Campus di UGM. Acara penyerahan 100 sepeda tersebut dilaksanakan secara simbolis di Yogya- karta, Sabtu (4 Juni 2016) oleh Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto kepada Rektor Universitas Gajah Mada, Prof Dwikorita Karnawati Rektor Univer- sitas Gadjah Mada. Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D disaksikan oleh Prof. Dr. Ir. Budi Santoso Wignyosukar- to, Dip.HE,Wakil Rektor Bidang Sumber

>> INVESTOR DAILY EDISI 2016 NO. 4353

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.CO.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online