ID160606

senin 6 juni 2016 2 INTERNATIONAL

Investor Daily / AFP PHOTO / POOL / SAUL Loeb

“Setelah kebijakan pengam- punan pajak ( tax amnesty ) diber- lakukan, saya kira pembatasan NIM baru memungkinkan un- tuk diterapkan, karena saat itu akan ada sumber dana repatriasi yang relatif murah,” papar dia. Enny Sri Hartati menutur- kan, NIM di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan di Singapura atau Malaysia. Se- bab, secara demografi maupun geografi, kondisi Indonesia berbeda dengan kedua negeri jiran itu. Indonesia yang memiliki wilayah amat luas, kata Enny, membuat perbankan har us mengeluarkan biaya operasi yang jauh lebih besar ketimbang perbankan di Malaysia dan Singapura dengan wilayah jauh lebih sempit. “Belum lagi setelah PT Indosat Tbk dijual, perbank- an kita harus membayar (sewa satelit) lebih mahal,” ujar dia. Secara terpisah, Kepala EkonomBCADavid Sumual me- nekankan perlunya pemerintah mendukung sektor perbankan melalui berbagai kebijakan. Langkah yang perlu ditempuh pemerintah antara lain melan- jutkan relaksasi aturan loan to value (LTV) serta inden untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan mobil. “Di tengah situasi penurunan kredit, relaksasi bisa membantu peningkatan kredit,” tutur dia. Sektor Riil Lemah Da v i d Sumu a l ma upun WINA – Para pencari suaka ke Uni Eropa (UE) seharusnya dibiarkan tinggal di pulau-pulau daripada diberikan akses lang- sung ke benua itu. Hal terse- but disampaikan Menteri Luar Negeri Austria Sebastian Kurz kepada surat kabar Die Presse , Minggu (5/6). Dalam wawancara itu, Kurz mengatakan supaya negara-ne- gara dalam blok UE mengikuti jejak Australia demi mencegah para imigran melakukan perjala- nan berbahaya ke Eropa dengan melintasi laut. Berdasarkan kebijakan imi- grasi Australia yang keras dan menuai banyak kritik, para pencari suaka yang mencoba mencapai Australia dengan kapal akan ditolak atau dikirim ke kamp Pasifik di Nauru dan Papua Nugini. Di tempat itu, para pencari suaka akan ditahan tanpa batas waktu seraya men- unggu permohonan pengungsi mereka diproses. Selain itu, para pencari suaka dilarang bermukim di Australia bahkanmeskipun sudahmenda- patkan status pengungsi. “Model kebijakan Australia  Sambungan dari hal 1 PARIS – Prancis sedang diha- dapkan pada deretan permasa­ lahan, mulai dari kerusakan aki- bat bencana banjir, aksi mogok buruh, dan teror yang dikha- watirkan masih mencengkeram negara itu. Padahal dalam lima hari lagi digelar pertandingan kejuaraan sepak bola Euro 2016, pada 10 Juni 2016. Suasana murammasih dirasa- kan penduduk Prancis, seiring dengan tumpukan lumpur sisa luapan Sungai Seine yang mulai surut, pada Minggu (5/6). Saat banjir melanda, ketinggiannya mencapai level tertinggi yang pernah dicapai dalam 30 tahun dan berdampak pada penutupan duamuseum, Louvre danMusee d’Orsay, demi menyelamatkan barang-barang seni dari lokasi penyimpanan bawah tanah. Sebelumnya warga Paris di- minta menjauhi Sungai Seine, yang meluap dan membanjiri jalan-jalan dengan ketinggian lebih dari 6 meter atau di atas ketinggian normal. Bahkan, dalam skenario ter- buruk ada kemungkinan sungai meluap hingga ketinggian 6,50 meter dan mengalahkan level ketiggian banjir yang pernah dicapai pada 1982. Adapun, catatan ketinggian banjir parah yang dicapai 1910, menyentuh level 8,68 meter Sementara itu, banyak keru- munan warga yang mengam- bil gambar sungai dan para warga di kota-kota terdekat terlihat melintasi r umah- r umah yang hancur. Pihak asuransi menaksir kerugian

nasional. Sementara itu, karena ne- gara ini masih memberlakukan keadaan darurat dan diang- gap menjadi target utama bagi kelomok Negara Islam (NI) maka sebanyak 90 ribu pasukan keamanan diterjunkan untuk melindungi stadion dan zona penggemar selama turnamen berlangsung. Namun, Kepala Kepolisian Paris Michel Cadot sudha me- minta pemerintah untuk menu- tup salah satu zona penggemar ketika pertandingan yang di- mainkan di kota itu. Dia me- nyebutkan alasan “kelelahan” yang dialami para petugas dan ancaman terorisme. Hal ini diperparah dengan belum berakhirnya aksi mogok kar yawan kereta api selama lima hari sehingga membuat para wisatawan kebingungan. Sebelumnya aksi protes buruh industri meletus selama sepekan dan membuat warga Prancis terpaksa mengantre bensin di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Namun Perdana Menteri (PM) Prancis Manuel Valls mendesak operator kereta api SNCF untuk membatalkan aksi mogok, pada Sabtu (4/6), se- bagai bentuk solidaritas Prancis selama bencana banjir. “Aksi mogok ini benar-be- nar dipahami. Tapi di wilayah- wilayah yang terdampak banjir, mereka sudah paham sepenuhn- ya,” katanya saat mengunjungi pusat kota Crosne yang dilanda banjir. (afp/pya) menuju benua tersebut, sejak Januari. Jumlahnya pun menin- gkat drastis. Bahkan dalam sepekan tera- khir, sedikitnya ada 880 orang yang tewas dalam rangkaian insiden kapal karam. Laporan badan pengingsi PBB (UNHCR) tersebut dikutip menurut infor- masi yang diperoleh dari para korban selamat, yang berhasil tiba di Italia. “Saya menekankan bahwa angka itu masih berdasarkan perkiraan sederhana,” ungkap Juru Bicara UNHCR William Spindler kepada wartawan. Dalam sepekan terakhir juga dilaporkan ada sejumlah anak- anak tenggelam dalam rangka- ian kecelakaan kapal, yakni pada saat ribuan orang terus berusaha menyeberangi laut menuju Eropa menggunakan kapal-kapal reyot dari Timur Tengah dan Afrika. UNHCR menggambarkan sit- uasi putus asa di akhir pekan, di mana sebanyak 47 orang masih hilang setelah satu kecelakaan menimpa kapal yang mengang- kut 125 orang dari Libya. (ant/ afp/pya)

yang ditimbulkan akibat ban- jir mencapai kisaran 600 juta euro (atau setara US$ 681 juta) dan dua miliar euro. Di sisi lain, beberapa kota tetap dalam keadaan waspada, setelah banjir merenggut empat jiwa di wilayah Paris, pada pekan ini, dan lebih dari 11 ribu rumah tidak teraliri listrik. Di Paris, beberapa stasiun metro kereta bawah tanah masih ditutup se- bagai tindak pencegahan. Sebelumnya, Prancis telah dilanda serangkaian serangan pada Januari dan November tahun lalu, kemudian disusul oleh protes anti pemerintah dan kekacauan transportasi akibat aksi mogok yang sudah berlang- sung berbulan-bulan. “Ini benar-benar buruk, kita tidak butuh ini sekarang. Selu- ruh pihak berwenang dikerah- kan, mulai dari polisi sampai pemadam kebakaran. Ini meru- pakan mimpi buruk,” ungkap karyawan bank Pascal Derby (62 tahun) kepada AFP. Rentetan kesengsaraan Pran- cis ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan kejuaraan sepak bola terbesar di Eropa yang harusnya dirayakan. Se­ kitar 1,5 juta pengunjung diper­ kirakan datang menyaksikan kejuaraan sepak bola yang ber- langsung sebulan. Bahkan, Prancis mengerah- kan keamanan luar biasa untuk kegiatan yang digelar tujuh bulan setelah 130 orang tewas dalam rangkaian serangan teror di Paris – termasuk tiga bom bunuh diri di stadion sepak bola memang tidak bisa diterap- kan sepenuhnya tapi prinsip- prinsipnya bisa diberlakukan di Eropa,” ujarnya. Dia menambahkan, dirinya merasa pesimistis dengan damp- ak dari kesepakatan terbaru dengan Turki yang bertujuan mengurangi jumlah imigran yang ingin mengadu nasib ke benua itu. Skema serupa pernah digu- nakan di Amerika Serikat pada par uh per tama abad ke-20, dengan para pendatang ditahan di Pulau Ellis saat mereka mel- akukan perjalanan ke New York, demikian seperti dilansir Antara dari AFP. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melapor- kan terdapat lebih dari 2.500 orang tewas karena mencoba melakukan perjalanan berbahaya dengan melintasi Mediterania menuju Eropa selama 2016, pada Selasa (31/5). Angka tersebut mengalami kenaikan tajam dari periode yang sama di tahun lalu. Di sisi lain, pada saat yang sama, ada sekitar 204 ribu mi- gran dan pengungsi yang telah menyeberangi Mediterania

Menlu AS Ikuti Tradisi Naadam Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) John Kerry mencoba menembakkan anak panah dalam upacara Naadam, yakni sebuah kompetisi tradisional Mongolia yang meliputi pertandingan balap kuda, gulat dan panahan. Kompetisi ini diselenggarakan di Ulan Bator, Mongolia, Minggu (5/6).

crunch itu terlalu terburu-buru. Credit crunch itu jika penyaluran kredit perbankan negatif. Sejauh ini kredit masih tumbuh, ken- dati melambat dan kami masih optimis ke depan masih dapat meningkat,” jelas dia. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo sebel- umnya menuturkan, transmisi penurunan suku bunga acuan sebesar 75 bps yang telah dilaku- kan BI terhadap suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun kredit, sudah lebih baik. Kendati demikian, Agus mengaku transmisinya, pada penyaluran kredit masih berjalan lambat. “Makanya pada akhir April suku bunga deposito turun 57 bps, sedangkan suku bunga kredit turun 22 bps. Ini jauh lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya,” papar dia. Kendati demikian, Agus me­ negaskan, BI belum akan meng­ ubah target pertumbuhan kred- it. BI sebelumnya menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini 12-14%. Untuk mendorong per- tumbuhan kredit, BI tengah mengkaji pelonggaran sejumlah kebijakan makroprudensial, antara lain kebijakan LTV bagi sektor properti, LFR, serta ke- bijakan tentang kriteria kredit dalam ketentuan pemenuhan porsi kredit UMKM. Berdasarkan data uang bere- dar yang dirilis BI, rata-rata suku bunga kredit bank umum tercatat 12,6%, turun 33 bps dari rata-rata suku bunga kredit bank umum pada akhir tahun lalu sebesar 12,83%. (tm/az) kekuatan militer dan Tiongkok tengah dipaksa untuk menerima ser ta menghormati putusan pengadilan tersebut. “Tiongkok menentang tegas perilaku itu. Kami tidak mem- buat masaah tapi kami tidak takut terhadap masalah,” pung- kas Sun, pemimpin delegasi Tiongkok di Singapura dalam sambutan. Carter sendiri dikabarkan te­ lah bertolak dari Singapura pada saat Sun menyampaikan pidato. Namu n , S u n memb u a t pengecualian terhadap pernya­ taan Carter, pada Sabtu (4/6), bahwa Beijing berisiko mem- bangun Tembok Besar demi mengisolasi diri dengan eks­ pansi militernya. “Kami tidak terisolasi di masa lalu. Kami tidak terisolasi dan kami tidak akan terisolasi di masa depan. Sebenarnya saya khawatir beberapa orang dan negara-negara yang masih me- mandang Tiongkok dengan mentalitas Perang Dingin serta prasangka,” ujar laksamana Tiongkok dalam menangapi pertanyaan-pertanyaan dari de­ legasi lainnya. Pernyataan itu seper tinya merujuk kepada Amerika Seri- kat dan Filipina. Menurut Sun, beberapa negara hegemonik telah memberdayakan negara- negara kecil untuk membuat provokasi kepada negara-negara besar. (afp)

kredit. OJK hanya mengatur pembatasan suku bunga DPK guna membantu menurunkan biaya dana perbankan sehingga bank lebih memiliki ruang yang lebih besar untuk menurunkan bunga kredit. “Mungkin yang menjadi kekhawatiran bank adalah penurunan NIM. Tapi sebenar­ nya kami tidakmengatur margin dan yang kami berikan bukan disinsentif, melainkan insentif jika bank bisa menurunkan NIM. Jadi, kalau mereka masih butuh NIM yang tinggi, ya tidak apa-apa,” tutur dia. Menurut Nelson, rata-rata NIM industri perbankan di Indonesia yang mencapai 5,5% masih menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Jika NIM turun hingga 3,5-4%, itu masih bisa diterima dan masih mampu membuat perbankan mencetak keuntungan. Adapun perlambatan pertum- buhan kredit yang terjadi hingga April 2016, menurut Nelson Tam- pubolon, lebihdisebabkankondisi ekonomi yang relatif melambat. “Jadi, bukan akibat keengganan bank menyalurkan kredit ( credit crunch ),” tandas dia. Nelson pun mengaku masih optimistis kredit masih bisa tum- buh sesuai target sebesar 13-14% tahun ini, bahkan dapat berada diatas target jikaUndang-Undang tentang Pengampunan Pajak (UU Tax Amnesty ) segera diber- lakukan. Soalnya, penerapan UU tersebut akanmenarikmasuk da- na-dana milik WNI yang selama ini ‘diparkir’ di luar negeri. “Pendapat adanya credit alog AS-Tiongkok di Beijing dan setelah surat kabar Hong Kong South China Morning Post (SCMP) mengutip sumber dari militer Tiongkok yang menye- butkan, Beijing sedangmemper- timbangkan untuk mendirikan zona tersebut. Di sisi lain, Tiongkok telah mengklaim hampir selur uh wilayah laut itu, kendati ada tumpang tindih klaim dari be- berapa negara tetangga di Asia Tenggara. Negeri Panda terse- but memper tegas klaimnya dengan percepatan pembangu- nan pulau buatan yang cocok digunakan untuk militer. Alhasil, Washington me­ respons dengan mengirimkan kapal-kapal perang mendekati terumbu karang yang diklaim Tiongkok, sehingga membuat Beijing berang. Retorika tesebut semakin meningkat menjelang keputusan Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag sehubungan dengan kasus sengketa di Laut China Selatan yang diajukan oleh Filipina – sekutu lama AS – melawan Tiongkok. Sedangkan Tiongkok disebut-sebut tidak akan mengakui putusan apapun dari pengadilan. Unjuk Kekuatan Militer Dalam forum itu, laksamana Tiongkok mengungkapkan pa- troli angkatan laut dan udara AS kerap memper tunjukan

Oleh L eonard AL Cahyoputra SINGAPURA – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Asia, Minggu (5/6), bera­ khir dengan perselisihan, setelah Tiongkok mengecam tindakan provokasi Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan. Negeri Tirai Bambu juga menyatakan tidak takut dengan permasalahan yang timbul di wilayah perair­ an itu.

buhan ekonomi, di antaranya dengan memberikan suku bun- ga kredit murah. “Kalau ekonomi stagnan, nanti semua merasakan dampaknya. Untuk itu, butuh countercyclical, antara lain melalui suku bunga yang lebih murah. Kalau bunga lebih rendah, mudah-mudahan iklim usaha akan lebih baik sehingga bisa mendorong profit perbankan melalui peningkatan volume kredit,” ujar Nelson, akhir pekan lalu. Nelsonmengakui, tidak semua segmen kredit dapat memper- oleh suku bunga di bawah 10%. Saat ini, suku bunga kredit yang memungkinkan di bawah 10% antara lain kredit korporasi dan konsumer yang memiliki biaya operasional dan risiko lebih rendah. Sedangkan suku bunga kredit mikro lebih sulit karena bi- aya operasionalnya lebih mahal. OJK, menurut Nelson, tidak mendorong agar seluruh suku bunga kredit perbankan berada di bawah 10%. “Kami lebih kepa- da rata-rata suku bunga kredit perbankan berada di bawah 10%,” ucap dia. Nelson menambahkan, ra- ta-rata bunga kredit yang lebih rendah itu pun diharapkan dapat direalisasikan terutama oleh bank-bank besar, khususnya yang memiliki modal inti di atas Rp 5 triliun atau bank kelompok BUKU (bank umum kegiata usaha) III dan IV. Kendati berupaya mendorong penurunan suku bunga ke level satu digit, kata dia, penurunan suku bunga tidak dilakukan melalui pembatasan suku bunga persiapan mendirikan zona identifikasi udara (ADIZ)di atas wilayah perairan yang diseng- ketakan. “Kami akan mempertimbang- kan ADIZ. Zona ADIZ pada bagian-bagian di Laut China Selatan sebagai langkah pro- vokatif dan tidak stabil, yang secara otomatis meningkatkan ketegangan dan mempertanya- kan komitmen serius Tiongkok untukmengatasi sengketa terito- rial di Laut China Selatan secara diplomatis,” kata Kerry. Dia menambahkan, dirinya percaya bahwa ini masalah yang sangat penting dan tidak ada negara yangmengambil langkah sepihak untuk menempatkan militer di wilayah itu. Pernyataan Kerr y tersebut dilontarkan pada malam di-

dana suatu bank. Adapun dari sisi bank pembangunan daerah (BPD) kerapkali tidak dapat terlepas dari situasi persaingan dengan bank-bank besar dalam hal menarik nasabah. “Jadi, dalam hal menarik na- sabah, kami (BPD) harus mulai masukmenggarap segmen mass market . Lalu, kalau mengenai implementasi suku bunga single digit, kami jelas mendukung. Tapi hal tersebut tetap membu- tuhkan effort ,” kata Sigit. Namun, menurut Sigit, sebe- tulnya saat ini Bank DKI sudah memberikan bunga pinjaman efektif dengan kisaran 7-9% untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tertentu. “Itu sudah besaran efektif, tapi baru terbatas nasa- bah wilayah Pasar Cipulir karena kami punya program khusus di sana,” tutur dia. Sementara itu, Direktur Ke­ uangan dan Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Haru Koesmahargyo mengungkapkan, saat ini suku bunga kredit korporasi sudah cukup banyak yang mengarah ke single digit . “Nasabah yang bagus atau prime dapat meraih suku bunga terbaik,” tegas dia. Melawan Siklus Di pihak lain, Kepala Ekseku- tif Bidang Pengawasan Perbank- an OJK Nelson Tampubolon menuturkan, dalam kondisi ekonomi yang tengah lesu saat ini, diperlukan upaya untuk melawan siklus perlambatan ( contercyclical ) gunamendorong permintaan kredit dan pertum- “Masalah Laut China Selatan jadi memanas akibat provokasi dari negara-negara ter tentu demi kepentingan mereka sendiri,” ujar Laksamana Sun Jianguo dalam forum tahunan di Singapura. Sun sendiri menekankan ke- inginan Tiongkok untuk solusi damai. Sebelumnya, keinginan itu disampaikan satu hari setelah Menteri Pertahanan AS Ashton Car ter menyatakan pemba­ ngunan apapun yang dilakukan Tiongkok di sebuah pulau dekat Filipina akan segera menuai tindakan dari Amerika Serikat dan negara-negara lain. Bahkan, pada lawatan ke Mongolia, Minggu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) John Kerr y ikut mengingatkan Beijing tentang

domestik saat ini masih lemah, terutama karena permintaan konsumsi rumah tangga (RT) belum pulih. “Ini membuat sektor pro- duksi tidak bergerak sehingga mereka juga tidak melakukan peningkatan investasi. Itu bisa terlihat pada kredit yang belum dicairkan ( undisbursed loan ) yang cenderung meningkat. Akhirnya ekspansi kredit sangat melambat dalam satu tahun ter- akhir ini,”. tandas Enny. Senada dengan Enny, David membenarkan adanya pening- katan undisbursed loan , kendati suku bunga kredit telah dipang- kas di beberapa segmen, seperti UKM, kredit korporasi, danKPR. “Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat dan dunia usaha saat ini sangat berhati-hati untuk mengambil kredit,” ucap dia. Butuh Upaya Keras Mengenai penerapan suku bunga single digit , Direktur Keuangan PT Bank DKI Sigit Prastowo menjelaskan, imple- mentasi suku bunga single digit tidak terlepas dari keadaan biaya

Enny Sri Hartati sepakat tren penurunan kredit tidak terlepas dari kondisi sektor produk- si yang lemah akibat minim- nya permintaan masyarakat. Keduanya menyatakan ekspansi kredit dan perekonomian mer- upakan dua hal yang saling ber- kaitan. Kondisi perekonomian yang sehat akan menciptakan permintaan kredit sehingga pada gilirannya ekspansi kredit tumbuh positif. Sebaliknya, kondisi perekonomian yang lesu akan membuat ekspansi perbankan yang notabene memi- liki fungsi intermediasi antara pemilik dana dan dunia usaha, ikut melempem. “Perbankan sebagai lembaga intermediasi kan sifatnya hanya men- follow aktivitas ekonomi yang ada,” kata David. Menurut Enny, prototipe per- tumbuhan ekonomi nasional relatif tertutup. Itu tercermin pada kontribusi ekspor yang hanya berkisar 22-23%. Kondi- si tersebut membuat sektor produksi di Tanah Air sangat bergantung pada permintaan da- lam negeri. Namun, permintaan

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online