ID160606

senin 6 juni 2016

24

Investor Daily/IST

DIMAS DWILASETIO COUNTRY MANAGER TRAFI INDONESIA

M emimpin tanpa melukai. Filosofi ini mungkin jarang terdengar dan belum banyak yang betul-betul menggunakannya. Tapi itulah kultur perusahaan ( corporate culture ) yang diterapkan Dimas Dwilasetio di TRAFI Indonesia, perusahaan penyedia aplikasi transportasi asal Lithuania. Kultur tersebut terbilang unik. Sikap saling menghargai menjadi hal penting dalam perusahaan. Dalam kultur ini, lini jabatan bersifat horizontal, sedangkan atasan bertindak sebagai mentor. “Kultur semacam ini akan membawa implikasi yang besar untuk pelanggan dan pada akhirnya bisnis akan makin bergerak maju,” kata Dimas Dwilasetio kepada wartawan Investor Daily Imam Suhartadi di Jakarta, belum lama ini. Kultur perusahaan yang diterapkan Dimas selaras dengan nilai-nilai agama dan keluarga yang dianutnya. Bagi eksekutif ini, nilai-nilai agama dan keluarga merupakan hal paling penting dalam hidup. Nilai-nilai tersebut harus selalu menjadi pijakan atau pondasi dalam setiap tindakan yang dilakukannya. “Dalam karier, ada nilai-nilai keluarga yang selalu saya pegang dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan. Saya pegang teguh nilai- nilai itu, yakni komitmen, kejujuran, dan integritas,” ujar penggemar olahraga air itu. Dengan modal kepemimpinan seperti itu dan solusi TRAFI yang tepat bagi masyarakat, Dimas optimistis aplikasi ini dapat diterima di Indonesia. Sebab, dengan demikian, TRAFI mampu memberikan solusi berupa informasi yang akurat, sehingga dapat memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. TRAFI bahkan sudah berancang- ancang bakal segera ekspansi ke kota lain, yaitu Bandung dan Medan. Sedangkan untuk jangka panjang, perusahaan itu akan melebarkan sayap ke negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Untuk mengetahui lebih lanjut langkah strategis TRAFI

Bisa Anda jelaskan fitur

di Indonesia, berikut petikan wawancaranya. Sejak kapan Anda memimpin TRAFI Indonesia, bagaimana sejarah berdirinya, dan apa yang Anda tawarkan? TRAFI berasal dari Lithuania, bermula pada 2012 dan mulai berkembang ke negara lain pada 2013. Pada 2016, TRAFI mulai ekspansi ke Asia, terutama Indonesia. Saat ini TRAFI sudah beroperasi di sembilan negara. TRAFI merupakan aplikasi perencanaan perjalanan untuk para pengguna transportasi umum. Dengan menggunakan pendekatan ilmiah, algoritma unik, machine learning , dan platform crowd- source , TRAFI dapat memberikan informasi live atau real-time untuk para komuter. Contohnya? Contohnya melalui TRAFI, sekarang kita bisa tahu posisi bus Transjakarta dan prediksi waktu kedatangannya. Selain itu, para pengguna dapat mencari pilihan transportasi untuk menuju suatu daerah. So it’s more like a journey planner . Kami mencoba memberikan solusi berupa informasi yang akurat, sehingga dapat memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menggunakan public transport yang pada akhirnya lebih banyak orang bersedia menggunakan transportasi umum yang dapat mengurangi kemacetan. We cannot change traffic, but we can make it easier, more predictable and more enjoyable . Nama: Dimas Dwilasetio Jabatan: Country Manager TRAFI Indonesia PENDIDIKAN: l Master of Science (Msc), Bournemounth University (2013-2014) l S1 Marketing, Perbanas Business School (2007-2011) KARIER: l April 2016: Country Manager TRAFI Indonesia l April 2015-April 2016: Sales Manager Bizzy Indonesia l Januari 2014-April 2015: Consultant Office Tenant Representation Colliers International

utama aplikasi ini?

Ada tiga fitur utama aplikasi ini, yaitu pencarian rute, membuat jadwal, dan crowd source . Kami menvalidasi data jadwal dan mengecek apakah data itu benar atau tidak. Untuk crowd sources , pengguna bisa memberikan laporan feed back langsung sehingga data lebih akurat. Aplikasi TRAFI juga dapat digunakan oleh agen transportasi untuk berbagi informasi kepada penggunanya. Transport agencies bisa memberikan real time dashboards . Mereka bisa melihat berapa armada yang sudah jalan atau mengalami keterlambatan. Mereka juga bisa memberikan pesan kepada pengguna untuk menginformasikan akan ditutup misalnya, atau jalur dialihkan. Kebijakan strategis apa yang Anda terapkan di TRAFI Indonesia? Dari awal, saya selalu menekankan pentingnya melakukan strategic approach kepada para pihak yang terkait dengan public transport , terutama pemerintah. Kami sangat intens bersinergi dengan Smarcity Jakarta dan Transjakarta, begitu pula dengan beberapa perusahaan lainnya, baik swasta, LSM, maupun BUMN. Melalui sinergi tersebut, kami mendapatkan dukungan penuh yang diperlukan, terutama dalam hal akses data. Pengaruhnya sangat positif dan dari situ kami bisa scale sangat cepat. Peluncuran TRAFI belum lama ini di Jakarta memungkinkan kota ini mewujudkan konsep Smart Mobility . Dengan alasan ini, TRAFI telah menjalin kerja sama erat dengan Jakarta Smart City untuk memperluas cakupannya ke angkot, metromini, dan berbagai jaringan bus dari semua operator di Jakarta. Potensi bisnis, tantangan, peluang, dan tingkat kompetisinya seperti apa? Potensinya sangat besar. TRAFI hanya fokus pada negara berkembang, terutama Indonesia, dengan penetrasi internet dan smartphone yang terus meningkat, berkembangnya masyarakat kelas menengah, dan permasalahan kemacetan yang tak kunjung usai. Itu beberapa indikator utama bagi kami. Namun, challenge -nya juga besar, terutama yang menyangkut

forward . Gaya kepemimpinan Anda? Hands-on approach, kemudian memimpin dengan contoh, menunjukkan apa yang harus dilakukan, bukan mengatakan apa yang harus dilakukan, lalu bersimpati dan berempati. Filosofi hidup Anda? Saya orang yang religius dan sangat mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan. Bagi saya pribadi, agama dan keluarga adalah hal paling penting dalam hidup yang harus selalu menjadi pijakan atau pondasi dalam setiap tindakan. Dalam karier, ada nilai-nilai dari keluarga yang selalu dipegang dalam setiap pekerjaan yang saya lakukan. Saya pegang teguh nilai- nilai itu, yakni komitmen, kejujuran, dan integritas. Mimpi apa yang masih ingin Anda wujudkan dalam hidup dan karier? Saya selalu bermimipi menjadi seorang social-entrepreneur dan mendirikan perusahaan yang dapat membantu orang banyak. Bagaimana Anda menjaga stamina agar tetap fit di tengah kesibukan bekerja? Banyak bergerak dan makan yang teratur, ibadah tepat waktu, istirahat yang cukup, dan hindari stres dengan banyak bersyukur. Harapan Anda terhadap perkembangan perusahaan? Saya berharap TRAFI dapat menyelesaikan permasalahan transportasi dan membantu masyarakat untuk dapat menikmati kendaraan umum dengan lebih mudah dan nyaman, serta dapat membantu pemerintah dalam mengurai kemacetan. Perkembangannya sudah sangat memuaskan. Walaupun masih perlu banyak improvement yang dilakukan karena kami masih baru, sejauh ini respons masyarakat sangat positif. q

dan Medan. Untuk jangka panjang, kami akan ekspansi ke pasar regional Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Alasan Anda memilih karier di bidang ini? Passion saya memang startup , tech-startup lebih tepatnya. Pertama kali saya mengenal lingkungan startup dan teknologi saat bekerja di Lazada. Saya termasuk orang pertama yang ikut membangun Lazada. Perjalanan membangun itu kalau bisa digambarkan, it was amazing . Saya merasa hanya di lingkungan startup -lah kita bisa unleash our hidden potential dibandingkan dengan lingkungan korporasi biasa. Sekarang semua sudah era teknologi. Industri teknologi informasi (TI) saat ini merupakan the last gold mine in the world . Kita bisa lihat dari inovasi- inovasi dan model-model disruptive yang sudah ada. Masih banyak sebetulnya yang belum dikembangkan, contohnya financial tech ( fintech ), medical technology ( medtech ), education , big data , dan lain-lain. Maka dari itu, saya sangat tertarik pada dunia teknologi dengan seluruh dinamika dan misterinya. My journey has just begun . Arti karyawan bagi Anda? Karyawan tentunya menjadi faktor paling penting, sebab pada akhirnya semua tentang orang. Kami memiliki kultur yang sangat unik dan sangat saling menghargai satu sama lain. Lini jabatan kami horizontal dan atasan bertindak sebagai mentor. Saya juga memiliki no assholes policy, di mana kami tidak boleh bertindak yang dapat melukai perasaan orang lain, apapun bentuknya. We have to be nice, and if we all nice at the workplace, we’ll be nice to our customers, then the business will go

data. Masih sulit dan perlu waktu untuk mendapatkan data mengenai transportasi umum yang kita butuhkan. Untuk kompetisinya belum terlalu fragmented seperti e-commerce atau travel. Namun, sudah ada beberapa pesaing, baik lokal maupun internasional. Target Anda untuk jangka pendek, menengah, dan panjang? Kami akan ekspansi ke kota lain dalam waktu dekat, yakni Bandung

B agi Dimas Dwilasetio, urusan keluarga harus menjadi prioritas, sesibuk apa pun aktivitas yang dijalaninya. Itu karena keluarga menjadi salah satu pilar utama dalam kehidupannya. “ Put family first! no matter how busy you are . Selalu sempatkan bermain dengan anak pada pagi hari, menelepon pada waktu senggang, dan memberikan update apa yang sedang kita kerjakan,” papar pria yang hobi membaca dan traveling ini. Menurut Dimas, setiap orang seharusnya memiliki waktu untuk keluarganya. Jika seseorang terlalu sibuk bekerja sehingga komunikasinya dengan keluarga menjadi jarang, Dimas menyarankan untuk pindah ke pekerjaan baru. Untuk menjaga stamina tetap fit, Dimas rutin berolahraga air, seperti berenang dan berperahu. “Jenis olahraga ini bagus untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit kronis. I’m aquarian ,“ kata dia. (mam)

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online