ID161003

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL 13 >>

24 >>

8 >>

INDUSTRIES

PROFILE

markets & corporate

CM

CM

CM

ALOKASI ASET YANG DINAMIS

MY

MY

MY

CY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

MY

CMY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

indonesia

senin 3 OKTOBER 2016

MEDIA HOLDINGS

16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/kye/16

C

M

Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN

Y

CM

Gebyar Syariah 2016 Dewan Komisioner OJK merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Nur Haida (tengah) menerima piagam MURI di Alun-alun Kabupaten Banyumas, Jateng, Sabtu (1/10). OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelanggrakan acara Gebyar Syariah 2016, dengan penciptaan Rekor Investor Reksadana Terbanyak dan penciptaan Investor Saham Syariah Terbanyak.

MY

CY

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

markets & corporate

ist

Amnesti Pajak Periode II dan III Bisa Lebih Sukses

n Tumiyana

PP Berpeluang Lampaui Target Kontrak Baru PT PP Tbk (PTPP) memproyeksikan realisasi kontrak baru hingga akhir Septem- ber 2016 sebesar Rp 23,5 triliun. Nilai itu setara 75,81% dari target kontrak baru tahun ini. >> 14

gram amnesti pajak periode I yang berakhir pada 30 September 2016. Sementara itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio optimistis program amnesti pajak pada periode II dan III bakal sukses seperti periode I. “Saya per- caya dana tebusan bisa mencapai Rp 150 triliun pada akhir Maret 2017,” tutur Tito di sela workshop wartawan pasar modal di Denpasar, Bali, akhir pekan lalu. Di pihak lain, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, penguatan basis data sebagai hasil program amnesti pa- jak baru terasa manfaatnya untuk menggali potensi penerimaan pajak mulai 2017.

Oleh Harso Kuniawan

JAKARTA-Pemerintah jangan terlena dengan euforia tingginya dana tebusan amnesti pajak ( tax amnesty ) yang telah mencapai Rp 97,2 triliun pada periode I atau 58,9% dari target tahun ini. Tugas utama pemerintah saat ini adalah menarik sebanyak mungkin dana repatriasi dan mendorongnya masuk ke sektor rill agar mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Itu sebabnya, pada periode II dan III, pemerintah harus fokus menggenjot dana repatriasi.

sama, dan akuntabilitas para lembaga keuanganmaupun badan perpajakan. Manfaat kedua dari AEoI adalah meningkatkan pengungkapan secara sukarela aset-aset yang sebelumnya disembunyikan serta mendorong para wajib pajak untuk melaporkan seluruh informasi yang relevan. Indonesia termasuk di antara 47 negara yang berkomitmen melak- sanakan pertukaran informasi secara otomatis tersebut pada 2018. Neg- ara-negara lain di kelompok ini ter- masuk Jepang, Singapura, Australia, Tiongkok, Swiss, Malaysia, Hong Kong, Turki, Rusia, dan Arab Saudi. Komitmen terhadap dunia interna- sional tersebut, kataWapres JK, yang menjadi landasan bagi pemerintah dalam melaksanakan program tax amnesty . “Kenapa itu dilakukan sekarang? Karena apabila dilakukan dua tahun lagi, yang melanggar itu jadi musuh bersama dunia,” jelas JK. Setiap negara partisipan nanti se- tiap tahun secara otomatis akan ber- tukar informasi dengan negara lain, dalam hal ini yurisdiksi A berkenaan dengan setiap rekening reportable di yurisdiksi B dan sebaliknya.

Oleh Iwan Subarkah

macro economics

JAKARTA – Saat mensosial- isasikan program amnesti pajak ( tax amnesty ) kepada para pengusaha di Jakarta, akhir Juli 2016, Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan, jika tidak ikut program tersebut sekarang, pada 2018 akan menjadi musuh bersama dunia. Wapres mengacu pada standar global baru yang digawangi oleh Organisasi untuk Kerja Sama Eko- nomi dan Pembangunan (OECD), bernama automatic exchange of in- formation (AEoI). Sasaran utamanya adalah mengurangi kemungkinan penghindaran pajak. Informasi rekening finansial bukan penduduk di suatu negara, akan dibagi secara otomatis dengan otoritas pajak di negara asal pe- megang rekening tersebut. AEoI diharapkan bisa mengun- gkap penghindaran pajak yang se- belumnya tak terdeteksi. Pemerin- tah-pemerintah yang bersangkutan bisa meraup kembali penerimaan pajak yang sebelumnya disimpan di luar negeri oleh para wajib pajak tak patuh. Secara internasional juga akanmemperkuat upaya global dalam meningkatkan transparansi, kerja

BI: Kuartal III, Ekonomi Tumbuh di Bawah 5% Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2016 menjadi di bawah 5% (year-on-

Bersambung ke hal 2

>> 9

year/yoy), dari perkiraan sebelumnya yang masih sebesar 5,2%.

terpisah di Jakarta, akhir pekan lalu, sehubungan dengan pencapaian pro-

Agar para pengusaha ter tarik merepatriasi hartanya ke Indone- sia, pemerintah perlu merilis kebi- jakan strategis yang menyangkut perbaikan iklim investasi. Pemerin- tah juga perlu menerbitkan instru- men investasi yang akan membuat para pengusaha yakin bahwa ber- investasi di Indonesia jauh lebih menguntungkan ketimbang di neg- ara lain, termasuk di negara-negara suaka pajak ( tax havens ). Hal itu terungkap dalam wawan- cara Investor Daily dengan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani, Wakil Ketua Umum Kading Indonesia Bidang Perindustrian Johnny Darmawan, dan pengamat perpajakan Roni Bako. Mereka dihubungi secara

energy

Semester I, PLN Bukukan Laba Bersih Rp 7,9 Triliun Pada semester I 2016, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 7,9 triliun. Pen-

capaian ini diraih antara lain berkat perbaikan kinerja dan efisiensi di berbagai lini.

>> 11

MONEY & BANKING

Bersambung ke hal 2

Kredit Investasi Masih Melambat Bank Indonesia (BI) mencatat

penyaluran kredit tumbuh 6,7% secara year on year (yoy) sampai Agustus 2016, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp 4.178,6 triliun. Kinerja tersebut

melambat dibandingkan pos- isi Juli yang masih tumbuh 7,6% (yoy).

>> 17

hingga 31Maret 2017masing-masing Rp 1.000 triliun dan Rp 4.000 triliun. Kalangan analis di dalam negeri yakin sukses pemerintah meng- gulirkan program amnesti pajak periode I akan membuat lantai bursa diselimuti sentimen positif setidaknya sepanjang pekan ini. Hal senada diyakini Direktur Utama BEITitoSulistio. “Pencapaianprogram amnesti pajak yang di atas ekspektasi, terutama untuk dana deklarasi, akan mengangkat optimisme investor pasar modal domestik,” kata Tito di sela workshop wartawan pasar modal di Denpasar, Bali, akhir pekan lalu.

Oleh Farid Firdaus

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHS) di Bursa Efek In- donesia (BEI) diperkirakanmenguat sepanjang pekan ini. Kondisi itu dipicu euforia keberhasilan program amnesti pajak ( tax amnesty ) periode I yang di atas ekspektasi danmaraknya aksi beli saham oleh investor asing. Hingga berakhirnya program am- nesti pajak periode I pada 30 Septem- ber 2016, uang tebusan berdasarkan surat setoran pajak (SSP) mencapai 97,2 triliun atau 58,9%dari target tahun ini sebesar Rp 165 triliun dan dua kali lipat lebih dari estimasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebesar Rp 45 triliun. Sedangkan uang tebusan berdasarkan surat pernyataan harta (SPH) mencapai Rp 89,15 triliun.

BRI Berbagi Raket Juara Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi (kedua kiri) didampingi oleh Direktur Konsumer Bank BRI Sis Apik Wijayanto (ketiga kiri), mantan pebulu tangkis nasional Alan Budikusuma (paling kiri), dan legenda bulu tangkis Indonesia Liem Swie King (pal- ing kanan) memberikan raket kepada salah seorang pebulu tangkis cilik dalam acara BRI Berbagi Raket Juara “Road to Next Champions” yang diselenggarakan di Jakarta, kemarin. Melalui kegiatan ini, Bank BRI membagikan 500 raket kepada para pebulu tangkis cilik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Jabodetabek.

Dalam program amnesti pajak periode I, harta repatriasi mencapai Rp 137,08 triliun, deklarasi harta luar negeri (LN) Rp 951,16 miliar, dan deklarasi harta dalam negeri (DN) Rp 2.532 triliun. Pemerintah menar- getkan dana repatriasi dan deklarasi

Bersambung ke hal 11

>> Investor Daily EDISI 2016 No. 4445

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.id

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online