ID180831

JUMAT 31 AGUSTUS 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/Ross D Franklin / POOL / AFP

Ia berkukuh sejak menjabat pada Desember 2015 Macri ber usaha mencapai perimbangan fiskal, serta memacu pembangunan dan pertum- buhan. Turbulensi nilai tukar saat ini, lanjut Pena, disebabkan kerentanan- kerentanan struktural akibat keker- ingan parah yang berdampak pada seretnya produksi pertanian. “Juga akibat perubahan kondisi finansial dan perdagangan dunia, khususnya akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Tidak ada solusi yang mujarab selain me- nerima kenyataan harus berusaha,” kata Pena. Tingkat Kepercayaan Di sisi lain, tingkat keraguan atas ke- mampuan Argentina untuk mengem- balikan besarnya pinjaman pemerintah terus meningkat. Bahkan para analis berpendapat bahwa langkah tersebut mencerminkan meningkatnya kepu- tusasaan pada pemerintahan Macri yang berhaluan kanan. “Pengumuman tidak jelas dan dibuat oleh presiden, memiliki risiko,” kata analis Lorenzo Sigaut dari konsul- tan Ecolatina. Dia menambahan bahwa akan lebih meyakinkan jika pengumuman disam- paikan oleh menteri ekonomi. “Keraguan menyeluruh terhadap kegagalan pinjaman Argentina hanya dapat diredakan sampai masa pemer- intahan Macri berakhir (pada De- sember tahun depan). Tetapi pada 2020, belum dapat diketahui hasilnya. Dolarisasi aset sendiri dipicu secara internal akibat ketidakpercayaan Argentina terhadap peso, mengingat pemerintah telah menjanjikan banyak pada ekonomi tetapi belum ada yang ditepati,” ungkap Sigaut. Ada pun, sebagian dari pinjaman sebesar US$ 50 miliar akan dialokasi- kan untuk membantu anggaran, sedangkan sisanya diberikan kepada bank sentral negara guna menyokong peso untuk periode tiga tahun. Menurut catatan, pinjaman tahap pertama sebanyak US$ 15 miliar juga telah dikucurkan. Menurut ekonom Matias Carugati, ada kekurangan informasi yang da- tang dari pemerintah untuk meredam pasar. “Kami tahu bahwa IMF memperce- pat pemberian uang untuk melindungi kami di tahun depan, tetapi berapa banyak yang akan mereka percepat dan apa saja persyaratannya?” tanya dia. Selain itu, Carugati menegaskan soal risiko gagal bayar ( default ) yang dianggap sebagai sesuatu yang ber- lebihan.” “Argentina tidak memiliki masalah solvabilitas – kesanggupan dalam melunasi hutan – tetapi lebih banyak masalah likuiditas jangka pendek. San- gat mendesak untukmencapai kondisi finansial yang tenang dan melihat bagaimana memperbaiki kerusakan,” katanya. Tercatat, laju ekonomi berkontraksi 6,7% pada Juni, melajutkan pertumbu- han negatif berturut-turut pada bulan ketiga, dan tingkat per tumbuhan tahunan negatif 0,6%. (afp/sn) menimbulkan bencana kemanusiaan. Ia juga mewanti-wanti penggunaan senjata kimia. Para penengah kunci pada Kamis menggelar pembicaraan-pembicaraan terakhir untuk mencegah serangan pasukan pemerintah ke Idlib. Setelah berhasil merebut benteng- benteng pertahanan pemberontak di seluruh negeri tahun ini, pasukan Assad sekarangmengarahkan bidikan- nya ke Idlib. Faksi bersenjata paling kuat di Idlib adalah kelompok jihad Hayat Tahrir Al Sham (HTS). Turki berupayamenggu- nakan pengaruhnya untuk mencegah serangan besar-besaran tersebut. “Negosiasi antara Turki dan HTS masih berlangsung,” ujar Rami Ab- del Rahman, kepala Observatorium untuk HAM Suriah, yang berbasis di Inggris. Ia menambahkan, Rusia mengingin- kan kelompok tersebut bubar. Rusia melancarkan intervensi militer pada 2015 untuk membantu pasukan As- sad merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak. “Syarat bubar itu yang ditetapkan oleh Rusia guna menghindarkan serangan besar-besaran. Ini penentu sukses atau tidaknya pembicaraan dengan HTS,” kata Rahman. Dalam komentar via agensi propa- gandanya, Ibaa, HTS tampak mem- buka diri bagi penyelesaian yang dimediasi. “Masalah pembubaran, jika itu harus terjadi, akan dibicarakan secara internal oleh dewan konsultatif aliansi, bukan didiktekan oleh pihak-pihak as- ing maupun lokal,” kata HTS. Ditambahkan bahwa pihaknya beru- paya keras menemukan solusi yang efektif. Yakni, wilayah utara Suriah yang bebas, yang akan melindungi warganya dari kemungkinan serangan rezim penguasa serta para sekutunya. (afp/sn)

Oleh Happy Amanda Amalia  BUENOS AIRES – Presiden Argentina Mauricio Macri menyampaikan pada Rabu (29/8) waktu se- tempat bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) sudah setuju untuk mempercepat pemberian pinja- man, dalam upaya mendukung program penghema- tan pemerintahannya. Akan tetapi keputusannya itu belum dapat menenangkan pasar, mengingat mata uang peso Argentina mendapatkan tekanan baru.

Sementara itu, peso Argentina dibu- ka anjlok hampir 4,0% terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (30/8), kendati pun sudah ada dukungan eksplisit dari IMF terhadap kebijakan- kebijakan pemerintahan Macri. Alhasil, bank sentral Argentina pada Kamis menaikkan suku bunga acuan dari 45% menjadi 60% guna meredam kemerosotan peso. Marcos Pena, kepala staf kabinet Macri membantah bahwa pemerintah dihadapkan pada bencana ekonomi. “Kami tidak menghadapi bencana

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan, lembaga keuan- gan internasional yang berkantor pusat di Washington ini akan mem- pertimbangkan percepatan pemberian pinjaman bank sebesar US$ 50 miliar. Ia mengatakannya usai ber temu Macri pada Rabu pagi waktu setempat. Meski begitu, IMF menyatakan telah menyetujui pinjaman siaga sebesar US$ 50 miliar selama tiga tahun pada Juni 2018. Menurut Lagarde, IMF akan be­ kerja untuk memperkuat pengaturan- nya dengan Argentina dan memeriksa ulang tahapan program finansial. “Kondisi pasar internasional yang lebih buruk telah memukul kondisi perekonomian Argentina yang belum sepenuhnya diantisipasi,” ujarnya dalam sebuah pernyataan. Macri sendiri meminta pengucuran dana lebih awal melalui perbincangan via telepon dengan Lagarde pada Rabu. Permintaan itu datang di tengah lonjakan volatilitas pada pasar finansial dan mata uang Argentina, yang telah terpukul akibat ketidakpastian inflasi, penurunan ekonomi dan defisit ang- garan. Selain itu, mata uang peso Argen- tina telah kehilangan nilai tukarnya terhadap dolar AS lebih dari 40% pada tahun ini. Sedangkan tingkat inflasi diproyeksikan melampaui 30% pada akhir 2018. Tercatat, mata uang peso terus merosot pada Rabu dan jatuh 6,99% hingga menjadi 34,48 peso terhadap dolar pada penutupan perdagangan. Macri pun ber usaha meredam gejolak dengan menyampaikan perny- ataan sebelum pembukaan transaksi pasar finansial di mana ia meyakinkan warga Argentina bahwa bantuan se- dang dalam perjalanan. “Selama sepekan terakhir, kami me- miliki ekspresi baru akibat kurangnya kepercayaan di pasar, terutama men- genai kemampuan kami dalam men- dapatkan pembiayaan untuk 2019,” demikian diakui Macri. Dia menambahkan, IMF akanmem- berikan semua dana yang diperlukan guna menjamin selesainya program finansial pada tahun depan. Kemu- dian sebagai imbalan atas percepatan pemberian pinjamanmaka pemerintah telah berkomitmen untukmengurangi defisit anggarannya dari 3,9% pada 2017 menjadi 2,7% pada tahun ini dan 1,3% pada 2019. JENEWA – Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) akan mengupayakan agar warga sipil segera keluar dari Idlib lewat koridor kemanusiaan se- mentara. Provinsi terakhir yang dikua- sai pemberontak itu sudah beberapa hari dikepung pasukan pemerintah Suriah. Pasukan yang setia kepada Presiden Bashar Al Assad diperkira- kan segera melancarkan serangan dan bakal menjadi pertempuran besar terakhir dalam perang saudara yang sudah memporak-porandakan Suriah sejak 2011. Utusan Perdamaian PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengata- kan, dirinya siap ke Idlib untuk ikut memastikan warga sipil dapat keluar lewat koridor kemanusiaan. “Sekali lagi saya siap, secara pribadi maupun fisik untuk terlibat. Untuk memastikan koridor sementara itu akan memungkinkan dan menjamin warga sehingga mereka dapat kembali ke tempat-tempatnya sendiri begitu ini berakhir,” ujar de Mistura, kepada para war tawan di Jenewa, Swiss, Kamis (30/8). Pasukan Suriah yang didukung oleh sekutunya Rusia sudah dimo- bilisasikan, untuk sebuah serangan militer guna merebut kembali provinsi tersebut. Idlib, yang berbatasan dengan Turki, berpenduduk hampir tiga juta jiwa. Hingga separuhnya adalah pem- berontak dan warga sipil yang berasal dari wilayah lain yang sudah jatuh kembali ke tangan pasukan Suriah, lewat serangan-serangan beruntun. Operasi militer besar-besaran di Idlib bakal menimbulkan bencana kemanusiaan. Karena, tidak ada lagi wilayah terdekat yang masih dikuasai oposisi, untuk mengevakuasi warga sipilnya ke sana. “Tidak ada Idlib lain. Warga sipil harus dapat dievakuasi ke wilayah- wilayah terdekat yang di bawah

Cindy McCain, istri mendiang Senator AS John McCain, mengecup peti jenasahnya pada upacara persemayaman di Arizona Capitol, Phoe- nix, AS, Rabu (29/8) waktu setempat.

Pada periode tersebut, investor nonresiden mencatat net sell di di SBN sebesar Rp 8,2 triliun. Adapun kinerja intermediasi sektor jasa keuangan pada Juli 2018 secara umum masih bergerak positif. Kredit perbankan dan piutang pembiayaan masing-masing tumbuh sebesar 11,34% ( year on year / yoy) dan 5,53% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya (10,75% dan 5,18%). Dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 6,89% ( yoy) . Premi asuransi jiwa dan asuransi umum/reasuransi masing-masing mencatat pertumbu- han 23,6% dan 14,8%. Di pasar modal, lanjut Wimboh, penghimpunan dana oleh korporasi pada periode Januari-Juli 2018 telah mencapai Rp 108 triliun, dengan emiten baru sebesar 35 perusahaan. “Total dana kelolaan investasi hingga akhir Juli 2018 telahmencapai Rp 717,6 triliun, meningkat 4,63% dibandingkan akhir tahun 2017,” tuturnya. Tiga Risiko Wimboh menegaskan pula, di ten- gah berlanjutnya volatilitas di pasar keuangan dalam negeri, profil risiko lembaga jasa keuangan –baik risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likui­ ditas -- masih terjaga pada level yang manageable. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan per Juli tercatat sebe- sar 2,73% ( Juni 2,67 % ), sedangkan ra- sio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan berada pada level 3,18% (Juni 3,15%). Permodalan lembaga jasa keuangan tercatat pada level yang cukup tinggi. Capital Adequacy Ratio (CAR) per- bankan per Juli 2018 tercatat 22,76%, sedangkan Risk-Based Capital industri asuransi umum dan asuransi jiwa ma­ sing-masing sebesar 311% dan 457%. Ketahanan terhadap risiko likui­ ditas tercermin antara lain pada loan to deposit ratio (LDR) yang berada di posisi 92,76%. OJK juga mencatat laba bersih industri perbankan pada semes- LONDON – Indeks saham di pasar finansial global menurun pada Kamis (30/8) akibat aksi ambil untung, sete- lah sempat rally tinggi karena dipicu oleh pergerakan saham di Wall Street. Sementara itu, indeks saham New York sekali lagi menguat pada Rabu (29/8), menyusul kabar yang beredar bahwa Kanada dan Amerika Serikat (AS) semakin dekat dengan kesepa- katan baru untukmenghidupkan kem- bali Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Berita ini bertepatan dengan rilisnya data pertumbuhan AS yang menun- jukkan angka-angka lebih baik dari perkiraan serta kemungkinan terjadi terobosan dalam pembicaraan Brexit. Dalam transaksi perdagangan, Kamis, nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS menguat setelah mengalami rally. Penguatan itu dipicu pernyataan yang disampaikan juru runding Uni Eropa (UE) , bahwa blok UE terbuka untuk melakukan kesepa- katan unik dengan Inggris. Komentar ini memberikan harapan tinggi bahwa Inggris akan meninggalkan blok den- gan jalinan hubungan kerja. “Poundsterling mengurangi ke- untungan, tetapi perdagangan mata uangnya terhadap dolar terusmenguat sekitar empat pekan. Mata uang yang menguat pada Rabu didorong oleh pernyataan dari Michel Barnier yang mengaku terbuka dengan ide kesepa- katan Brexit untuk Inggris. Padahal  Sambungan dari hal 1

Argentina, Turki, dan Venezuela yang belakangan dilanda krisis. Hal itu dapat dibandingkan pada sejum- lah indikator seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan CAD. Dia mencontohkan, suku bunga acuan BI sebesar 5,5% (Argentina 29,5% dan Turki 17,75%), inflasi RI se- besar 3,25% (ytd) sementara Argentina 23,17% dan Turki 12,8%. Andr y menambahkan, krisis Ar- gentina tidak berpengaruh langsung ke Indonesia. Pengaruhnya adalah tidak langsung, yakni hambatan aliran modal global ke pasar keuangan emerging markets , termasuk Indone- sia. Sebab, bisa jadi investor global mempersepsikan Indonesia seperti negara berkembang lainnya yang memiliki defisit transaksi berjalan (CAD) cukup tinggi. CAD Indonesia pada kuartal II-2018 tercatat 3% PDB, Argentina 4,8% PDB, dan Turki 5,5% PDB. Sementara itu, pengamat ekonomi Institute for Development of Eco- nomics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan, krisis Argentina memiliki kesamaan dengan Turki. “Kalau tidak hati-hati, kondisi itu bisa menciptakan krisis di emerging market secara luas. Apalagi Indonesia masuk dalam fragile 5 countries atau negara yang rentan terhadap tekanan global,” kata Bhima kepada Investor Daily , Kamis. Tapi yang pasti, kata Bhima, indika- tor Indonesia tidak seburuk Argentina dan Turki. Misalnya, CAD Indonesia 3% dari PDB, sementara Turki 5,9% dan Argentina 4,7%. Defisit anggaran Indonesia terjaga di 2,2% dari PDB pada 2018. Sementara defisit anggaran Turki 2,8% dan Argentina 5,3% dari PDB. Selain itu, rasio utang terhadap PDB Turki dan Argentina sudah di atas 50%, sedangkan Indonesia sekitar 30%. “Tapi yang perlu dicermati adalah rasio kepemilikan asing di SBN yang mencapai 40%, di tengah tren kenaikan FFR dan risiko global capital outflow. Kondisi itu bisa mengganggu kinerja ekonomi Indonesia,” kata Bhima. (rw/hg) melampaui laporan awal kuartal II 2018 berkat naiknya investasi bisnis. “Jika Anda berpikir mengenai penghentian sentimen selama enam bulan terakhir atau lebih maka itu sebagian besar adalah tentang ter- hentinya pertumbuhan dan ketidak- pastian bahwa perang perdagangan telah menyebabkan sedikit kekha- watiran tambahan terhadap apa yang mungkin terlihat pada Brexit. Jadi, berita semalam, bahwa kita dapat memiliki kesepakatan NAFTA baru dengan Kanada pada akhir pekan ini dan Uni Eropa siap menawarkan kesepakatan luar biasa kepada Ing- gris adalah berita baik untuk pasar. Dan bagi ekonomi global,” jelas Greg McKenna, kepala ahli strategi pasar dari AxiTrader. Sementara itu indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatatan rekor pada hari keempat berturut-turut mengenai perkembangan terakhir. Namun, para pialang Asia harus mundur selangkah setelah sempat menguah selama pekan ini. Indeks saham Tokyo ditutup men- guat 0,1% pada Kamis, tetapi Shanghai merosot lebih dari satu persen dan Hong Kong turun 0,9%. Sementara indeks saham Singapura merosot 0,5%, disusul Seoul yang turun 0,1% dan Sydney yang turun tipis. Bursa Wellington, Taipei dan Mumbai sama-sama memperlihatkan penurunan. (afp/pya)

ter I-2018 mencapai Rp 70,92 triliun, meningkat 7,94% (yoy). Outstanding kredit sampai mencapai Rp 5.028,74 triliun, tumbuh 10,75% (yoy). Return on asset (ROA) berada di level 2,43%, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 79,46%, serta net interest margin (NIM) sedikit turun dari 5,35% menjadi 5,11%. Wimboh mengingatkan bahwa dinamika di pasar keuangan masih akan berlanjut seiring masih tingginya downside risk di lingkup global. OJK senantiasa mencermati beberapa faktor risiko global, di antaranya adalah perkembangan suku bunga dan likuiditas global, gejolak di pasar keuangan emerging markets , dan tensi perang dagang. “Untuk itu, OJK akan mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional serta memperkuat koordinasi dengan lem- baga-lembaga terkait,” tegasWimboh. RI vs Argentina Sementara itu, kurs rupiah berada dalam tekanan sehingga sempat men- yentuh Rp 14.744 per dolar AS, Kamis (30/8). Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh pelemahan peso Argentina hingga 40%, revisi data PDB AS kuar- tal II dari 4,1% menjadi 4,2%, langkah Tiongkok memperlemah mata uang Yuan, serta belum redanya isu seng- keta dagang AS dan RRT. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menegaskan, BI terus memantau perkembangan ekonomi global, termasuk krisis Argentina. Untuk itu, BI konsisten menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah lewat intervensi di pasar valas dan SBN, serta menaikkan suku bunga secara tepat. BI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untukmemperkecil defisit transaksi berjalan (c urrent account deficit /CAD). Di tempat terpisah, ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro berpendapat bahwa kondisi perekonomian In- donesia jauh lebih baik dibanding sebelumnya, ide itu mendapat penola- kan dari UE,” ujar Craig Erlam, analis pasar senior dari grup pialang Oanda. Di sisi lain, sebagian besar perjala- nan yang dilalui pasar finansial dunia sepanjang tahun ini selalu dibawah tekanan akibat tindakan saling ancam dan tarif balasan dari Tiongkok dan AS yang memicu kekhawatiran akan perang perdagangan global. Selain dengan Tiongkok, Washington juga memilih bertempur dengan sekutu- sekutunya termasuk Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko. Akan tetapi, ada rasa optimistis yang meningkat baru-baru ini setelah Pres- iden AS Donald Trump dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto meny- ampaikan pengumuman pada Senin, mengenai tercapainya perjanjian dagang baru. Berita positif lain juga muncul pada Rabu, di mana dikatakan bahwa Kanada hampir mencapai kes- epakatan dan memicu harapan untuk terciptanya NAFTA 2.0. Baik Trump dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sama-sama menyatakan optimisme kesepakatan sudah semakin dekat dan Gedung Putih berencana memberi tahu Kon- gres pada Jumat (31/8) tentang niatnya memasuki perjanjian perda- gangan bebas yang baru. Kabar baik berikut juga datang dari Departemen Perdagangan AS yang melaporkan laju pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam yang

Christine Lagarde

IMF akan bekerja untuk memperkuat pengaturannya dengan Argentina dan memeriksa ulang tahapan program finansial.

ekonomi. Ini transformasi, bukan kegagalan. Dalam transformasi ada masa-masa sulit,” ujar dia. Berbicara pada pembukaan acara kamar dagang Council of The Ameri- cas di Buenos Aires, Pena menyebut volatilitas pasar karena rekam jejak negaranya belakangan ini. “Kita ini adalah negara yang paling sering melanggar kontrak-kontrak internasionalnya di dunia. Yang ingkar dan berdusta sepanjang waktu. Terus begitu dan sampai sekarang tidakmau menyeimbangkan fiskal dan bergan- tung pada sumber dayanya sendiri,” tutur Pena. kendali pemerintah. Dengan jaminan hak-haknya dihormati begitu mereka tiba,” ujar de Mistura. Bakal sangat tragis dan juga ironis, tambah dia, jika di akhir perang terito- rial di Suriah dunia akan menyaksikan tragedi paling mengerikan karena jumlah korban sipilnya paling banyak. De Mistura juga menekankan perlu ada dukungan konstruktif serta efektif dari pemerintah Suriah. Karena, kori- dor yang memungkinkan kemung- kinan besar adalah wilayah yang dikuasai pemerintah. “Selain ke Turki, warga sipil tidak punya pilihan lain untuk tidak berada di tengah-tengah pertempuran,” kata dia. Yang terpenting, lanjut de Mistura, untuk menghindari kegentingan yang dapat dengan mudah berubah jadi skenario terburuk. “Pada saat seperti ini dibutuhkan keajaiban karena betapa sulitnya tujuh tahun terakhir di sana,” kata de Mistura, merujuk pada perang saudara di Suriah. Sejak perang pecah pada 2011, lebih dari 350.000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Dua tahun lalu, deMisturamenawarkan diri ke Aleppo dan untuk secara pribadi mengawal para pejuang Al Nusra keluar dari kota yang terkepung tersebut. “Al Nusra menolak tawaran saya un- tuk mendampingi mereka. Kemudian mereka pergi ke Idlib dan akhirnya kita setidaknya kehilangan waktu dua bulan dan ribuan orang tewas karenanya,” ujar de Mistura. Iamemperkirakan 10.000 pejuang Al Qaeda dan Al Nursa yang berperang di Idlib. Mereka ada di sana bersama keluarganya. Syarat Pembubaran Pada Rabu (29/8), Sekjen PBB Antonio Guterres mengingatkan, ope- rasi militer skala penuh di Idlib dapat

Made with FlippingBook flipbook maker