SP160812

Metropolitan

Suara Pembaruan

28

Jumat, 12 Agustus 2016

Bangun Stasiun KRL Telagamurni, Pemkab Bekasi Gandeng PTMetland

Kecamatan Cikarang Barat, yang digarap menjadi ka- wasan komersil. Metland juga menggan- d e n g K e m e n t e r i a n P e r h u b u n g a n d a n

Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk pembangunan jembatan layang dan “un- d e r p a s s ” d i k awa s a n Telagamurni. Na n t i n y a , S t a s i u n

Telagamurni ini akan mem- pe rmudah ma sya r aka t Cikarang dan sekitarnya untk mengakses KRL tuju- an Jakarta. Pemerintah daerah saat

ini masih melakukan proses pembebasan lahan yang akan menjadi jalur DDT mulai dari Stasiun Bekasi- Ko t a Be k a s i h i n g g a Kabupaten Bekasi. [160]

SP/Mikael Niman Stasiun Bekasi-Bekasi Selatan nanti akan terhubung dengan Stasiun Telagamurni-Cikarang Barat dengan jalur DDT.

[BEKASI] Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggandeng PT Metropolitan Land Tbk (Metland) membangun sta- siun kereta rel listrik (KRL) d i Desa Te l agamurn i , Kecamatan Cikarang Barat. Diperkirakan stasiun KRL Jakarta-Cikarang ini akan rampung pada 2017 seiring beroperasinya jalur doub- le-double track (DDT) atau rel ganda ke Cikarang. Menurut Wakil Presiden Direktur PTMetland, Anhar S u d r a d j a t , S t a s i u n Telagamurni menelan biaya senilai Rp 40 miliar dengan luas mencapai 4.000 meter persegi. "Dari luas tersebut, se- kitar 2.000 meter persegi di antaranya khusus dibangun stasiun dan sisanya akan di- gunakan untuk membangun sejumlah sarana dan prasa- rana pendukung seperti la- han parkir, terminal dan la- i n n y a , " u j a r A n h a r Sudradjat, Jumat (12/8). Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, sekitar 1 juta orang per hari menggunakan kereta api Jakarta-Bekasi. Dengan pembangunan Stasiun Telagamurni ini di- harapkan dapat menambah jumlah warga yang menggu- nakan KRL. Sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan sepeda motor ma- upun mobil pribadi, masya- rakat Kabupaten Bekasi ber- alih menggunakan KRL. Me t l and meyak i n i , pembangunan S t a s i un Telagamurni akan berimbas terhadap nilai investasi di P e r um a h a n Me t l a n d Cibitung. Lokasi Stasiun Telagamurni, memang ber-

ada di kawasan Perumahan Metland Cibitung. Selain stasiun, Metland juga menggagas proyek T r a n s i t O r i e n t e d Development (TOD) dalam rangka mendorong penggu- naan moda angkutan umum oleh masyarakat. "Penyelesaian pemba- ngunan stasiun pada 2017 dan dilanjutkan dengan pembangunan terminal ang- kutan umum, mal, gedung parkir ( park and ride) . Konsep TOD akan direali- sasikan di atas lahan seluas 4.000 meter persegi yang me n j a d i f a s o s / f a s um P e r um a h a n Me t l a n d Cibitung,” katanya. Tahap kedua setelah pembangunan S t a s i un Telagamurni, akan diba- ngun pusat perbelanjaan yang berdekatan dengan lo- kasi stasiun. Gedung mal tersebut akan diintegrasikan dengan fasilitas park and ride (penitipan kendaraan) dan beralih ke moda trans- portasi massal seperti KRL, bus dan sebagainya. Kehadiran moda trans- portasi massal di kawasan itu akan didukung dengan pembangunan terminal yang menjadi tahapan keti- ga proyek TOD. Konsep transportasi te- rintegrasi ini akan mendong- krak nilai investasi sejumlah properti Metland di kawasan tersebut. “Penjualan properti bisa meningkat dua kali lipat dengan adanya stasiun dan fasilitas pendukung lain- nya,” ucapnya. Perumahan Metland Cibitung berdiri pada 2011. Saat ini, masih tersisa seki- tar 380 hektare lahan di D e s a Te l a g a m u r n i ,

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online