ID180207

RABU 7 FEBRUARI 2018

23

Investor Daily/David Gita Roza

Completed Risk Insurance , dan Marine Hull Insurance . “Ke depan kami juga akan menawar- kan kepada vendor-vendor Pelindo III beserta anak-anak perusahaan, baik untukmengkaver pembiayaan penjami- nan mereka ataupun untuk mengkaver asuransi aset-asetnya,” ungkap dia. Selain itu, ke depan Askrindo meng- kaver atas pengembangan aset Pelindo III yang lain seperti jalan tol serta kapal-kapal yang masuk ke kawasan Pelindo III yang belum dikaver oleh asuransi. Pihaknya berkeinginan, dengan penandatangan kerja sama ini diharapkan akan membawa dampak positif untuk BUMN lainnya. “Nanti kami tawarkan juga ke Pelindo IV, dengan produk-produk yang sudah kami kerja samakan dengan Pelindo I, II dan III,” lanjut dia. Sementara itu, guna memudahkan para klienya serta menuju proses digi- talisasi, Askrindo tengah menyiapkan layanan one stop service yang akan me- layani beragam bentuk asuransi sejalan dengan target tersebut. “Khusus tahun ini kami akan fokus untuk layanan one stop service kepada pada klien kami, ini juga merupakan perubahan yang akan kami menuju market leader tahun 2020” jelas Dwi. (nid)

JAKARTA – PT Asuransi Kredit In- donesia (Persero) atau Askrindo dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) menandatangani kerja sama penjaminan risiko oleh Askrindo atas aset yang dimiliki Pelindo III sebesar Rp 12,2 triliun. Hal tersebut dilakukan guna memperkuat sinergi antara kedua perusahaan BUMN tersebut. Direktur Operasional Komersil Askrindo Dwi Agus Sumarsono men- jelaskan, pihaknya melakukan pe- nutupan asuransi aset milik Pelindo III beserta grupnya antara lain, PT Terminal Teluk Lamong, PT Pelindo Service Marine Service, PT Pelindo Husada Citra (PHC), PT Pelindo Energi Logistrik, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, dan PT Berlian Manyar Sejahtera. “Total Aset Pelindo III dan grup yang diasuransikan oleh Askrindo sebesar Rp 12,2 triliun selama periode asuransi satu tahun ke depan,” kata Dwi Agus dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily , Selasa (6/2). Dwi Agus menjelaskan, beberapa jenis asuransi yang dikaver oleh Askrin- do yaitu, Property All Risk Insurance (PAR), Earthquake Insurance , Movable All Risk Insurance , Contractor Plant Machinery Insurance , Civil Engineering ,

Realisasi Pembiayaan Home Credit Indonesia CEO PT Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler (tengah) berbincang dengan Chief External Affairs Home Credit Andy Nahil Gultom (kanan) dan Chief Marketing & Strategy Officer Home Credit Miroslav Hlavac, usai memberikan keterangan mengenai pencapaian Home Credit, Jakarta, Selasa (6/2). Home Credit Indonesia, perusa haan pembiayaan multiguna internasional berhasil mencatat pembiayaan lebih Rp 5, 3 triliun, meningkat hampir tiga kali Iipat dibanding total pembayaan di tahun 2016 untuk periode yang sama dan hingga akhir 2017.

jangan program dukungan dana untuk organisasi kesejahteraan sosial di Jepang. Tidak hanya di Indonesia, dukungan dana juga tersebar ke sejumlah negara Asean dan India dengan total nilai bantuan tahun 2017 menca- pai 4,8 juta yen. Penyaluran dana bantuan tersebut merupakan bagian dari program SJNKWF yang bermarkas di Jepang dan merupakan badan pelayanan publik yang dibuat dan didanai oleh Sompo Japan Nipponkoa Insurance Inc untuk mempro- mosikan kegiatan kesejahteraan sosial. Sementara itu, Managing Director SJNKWF Hideki Oka- bayashi memaparkan, dana dukungan tahun fiskal 2017 diberikan berdasarkan reko- mendasi yang diminta dari in- dividu-individu di perusahaan Jepang yang beroperasi di India atau negara anggota Asean – Indonesia, Brunei, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, Fil- ipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. (th) khususnya UMKM tidak terlalu berpengaruh terhadap terpaan krisis dan performa. BRI yang cukup konsisten dalambeberapa tahun terakhir,” kata dia. Tahun 2018 menjadi saat yang tepat bagi kalangan perbankan untuk memacu pertumbuhan kinerja, baik dalam penyaluran kredit dan pengumpulan dana pihak ketiga (DPK). Sementara itu, Anggota De- wan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Hi- dayat beberapa waktu mengata- kan, arahan ini tak lain karena kalangan perbankan diperkira- kan telah menuntaskan proses restrukturisasi internal dan adanya sejumlah indikator positif mengenai bakal mem- baiknya pertumbuhan ekonomi di masa datang. “Mungkin tahun lalu perbankan sibuk re- strukturisasi, namun memasuki 2018 sudah bisa dikatakan se- lesai. Artinya, kini sudah bisa ngebut dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat,” kata Hidayat. (ris)

Presiden Direktur SII Daniel Neo mengungkapkan, selain penyaluran bantuan tersebut, tahun lalu SII juga bekerja sama dengan BMKG memulai asur- ansi indeks cuaca untuk petani skala kecil di Bojonegoro dan Lombok. “Kami berharap lang- kah kecil seperti penyaluran dana ini dan produk asuransi indeks cuaca dapat memberi- kan kontribusi untuk kemajuan industri pertanian di Indonesia,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Selasa (6/2). Daniel menambahkan, fasili- tas yang akan dibangun di seki- tar Taman Nasional Gunung Halimun diharapkan menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat berpen- garuh langsung bagi kemajuan pertanian di sekitar Taman Na- sional walau dalam porsi kecil. Yayasan SJNKWF pertama kali meluncurkan program dukungan dana untuk organisasi kesejahteraan sosial ke luar neg- eri tahun 2010 sebagai perpan- “Biasanya yang wait and see terkait Pilkada itu para pelaku usaha menengah ke atas. Se- mentara pasar BRI sendiri lebih kepada sektor mikro,” kata Edy di Palembang, Selasa (6/2), seperti dilansir Antara . Pada 2018, sektor mikro masih menjadi kekuatan dari kinerja BRI wilayah Palembang karena berkaca pada penyaluran kredit tahun lalu yang mencapai sekitar 50% dari total kredit yang dikucurkan. “Tahun ini kami akan fokus pada pembiayaan sektor pertanian dan turunan- nya,” ujar dia. Edy menjelaskan, pada 2017, BRI Kanwil Palembang yang membawahi enam provinsi berhasil mencatatkan realisasi kredit sebesar Rp 23,8 triliun atau tumbuh 15,12% di atas rata- rata industri perbankan. Khusus di wilayah Sumsel, BRI mampu merealisasikan Rp 12 triliun sehingga tahun ini ditargetkan meningkat Rp 1,2 triliun. “Target ini cukup ra- sional, mengingat sektor mikro

JAKARTA – Sompo Japan Nipponkoa Welfare Foundation (SJNKWF) dan PT Sompo Insur- ance Indonesia (SII) berkon- tribusi dalam mengembang- kan potensi dan kemampuan masyarakat. Kedua institusi tersebut menyalurkan dana cor- porate social responsibility senilai Rp 100 juta kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Panca Karya yang diserahkan pada 6 Februari 2018 di Kantor Pusat SII, Jakarta. Fasilitas terse- but untuk membangun sarana pelatihan masyarakat di wilayah Taman Nasional Gunung Hali- mun, Jawa Barat. Pihak penerima dana yaitu LSMPanca Karya memaparkan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas berupa training center untuk melatih sumber daya manusia yang fokus pada industri perta- nian, termasuk menguasai ket- erampilan pengolahan produk pertanian sekaligus mengasah keterampilan yang dibutuhkan di sektor pariwisata. PALEMBANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memprediksi tahun politik pada 2018 di Sumatera Selatan (Sumsel) tidak terlalu berpen- garuh terhadap pertumbuhan penyaluran kredit, mengingat lebih banyak bergerak di sektor kredit mikro. Pimpinan Kanwil BRI Palem- bang Edy Priyono mengata- kan, pada umumnya sektor mikro lebih tahan guncangan dibandingkan sektor lain seperti properti, infrastruktur, dan lain- nya sehingga diperkirakan pada tahun ini bakal tetap tumbuh. Perkiraan ini didukung juga dengan data bahwa pertumbu- han ekonomi Sumsel pada 2017 mencapai 5,56% secara tahunan ( year on year /yoy) atau lebih tinggi dari capaian nasional yang hanya 5,06%. Meskipun daerah ini dihan- tam badai pelemahan harga karet tapi adanya faktor lain yakni peranmenjadi tuan rumah Asian Games membuat kegiatan ekonomi menjadi menggeliat.

lebih baik lagi, sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan kami,” papar dia. Bertepatan dengan perayaan lima tahun kehadiran Home Credit di indonesia, Home Credit meluncurkan kampanye bertajuk lndonesia Bisa!. Sebuah kampanye yang berangkat dari kisah inspiratif para konsumen Home Credit yang berani mel- akukan perubahan untuk mem- buat hidup mereka lebih berarti. Lewat Kampanye ini, Home Credit akanmelakukan roadshow ke sembilan kota untukmengajak lebih banyak masyarakat indone- sia untuk berani memberdayakan diri. Kampanye ini jugamenanda- kan kesiapan Home Credit untuk mendukung seluruh masyarakat indonesia dalammewujudkan cita dan asanya dengan memberikan akses pembiayaan yang mudah, cepat, praktis dan bertanggung jawab untuk dapat membantu mereka memiliki barang-barang impian. Home Credit terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan dengan menawarkan program menarik. Bar u-bar u ini Home Credit berkolaborasi dengan e-com- merce ternama di lndonesia, yaitu Blibli.com dalam menye- diakan fasilitas pembiayaan online . Hal ini merupakan upaya yang ditempuh per usahaan untuk memberikan layanan pembiayaan yang lebih dekat dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selasa (6/2). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan kepesertaan tenaga kerja khu- susnya kawasan terpencil yang menyasar peserta bukan pen- erima upah (BPU) dan pelaku usaha mikro kecil dan menen- gah (UMKM). Perisai, kata dia, juga dihara- pkan menciptakan lapangan pekerja dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM). “Agen Perisai memiliki fungsi sosialiasi, edukasi, dan akuisisi yang dapat didukung penuh oleh BNI,” ujar dia seperti dilansir Antara . Direktur Utama BPJS Ke- tenagakerjaan Agus Susanto meluncurkan Perisai secara na- sional di Pasar Sukawati Gianyar, Bali, pada Senin (5/2). Menurut Agus, implementasi sistem agen itu didukung juga oleh perban- kan untukmemastikan transaksi keuangan berjalan dengan baik dari Bank CIMBNiaga dan BNI. Dengan dukungan sistem teknologi informasi tersebut, lanjut dia, mereka dapat bekerja hanya bermodalkan dengan tel- epon seluler dalammengakuisisi peserta dan kinerjanya dapat dipantau saat itu juga oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kurun waktu dua bu- lan, lanjut dia, telah terdaftar sekitar 1.300 Perisai yang sudah mengakuisisi 54.000 pekerja menjadi peserta jaminan sosial pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (th/ris)

disetujui adalah 30 menit, saat ini dalam tiga menit pelanggan dapat mengetahui status permo- honan pembiayaannya. Tahun ini, perseroan juga berencana untuk ekspansi di 45 kota di Indonesia. Menang- gapi hal tersebut, pihaknya akan memilih kota yang sesuai untuk membangun kantor adminis- tratif dan pelatihan. Untuk membangun satu kan- tor administrasi saja, diperkira- kan membutuhkan dana inves- tasi sebesar Rp 1-2 miliar. “Tidak murah untuk buat kantor, karena investasi satu kantor saja itu bu- tuh Rp 1-2 miliar, tapi tidak akan buka di 45 kota, kami akan pilih secara selektif,” papar dia. Chief External Affairs Home Credit lndonesia Andy Nahil Gultommenambahkan, perkem- bangan bisnis Home Credit juga ditandai dengan hadirnya layanan Home Credit di hampir seluruh indonesia. Tren bisnis, ekonomi dan teknologi informa- si di indonesia terus mengalami perubahan yang dinamis. “Menanggapi kondisi terse- but, bisnis kami saat ini telah mencakup 90% penduduk perko- taan yang tersebar di 85 kota dengan lebih dari 11.800 titik penjualan. Tidak hanya itu saja, kami siap menghadapi era finan- cial technology ( fintech ) dengan menyediakan layanan pembi- ayaan online . Seiring dengan penetrasi internet yang semakin berkembang pula, kami ber- harap akan pertumbuhan yang Sementara itu, Irfan Ferdi- ansyah mengatakan, serikat pekerja mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan perund- ingan PKB yang berjalan dengan baik dan lancar. Sebab, beberapa poin-poin yang ada di dalamnya terkait dengan tujuan pening- katan kinerha perusahaan yg pada ujungnya pada pening- katan kesejahteraan pegawai. Serikat pekerja dan manajemen berkewajiban untuk sama-sama mengawal implementasi PKB agar terlaksana dengan baik. Dukung Agen Perisai Sementara itu, BNI men- dukung program penggerak jaminan sosial Indonesia atau Perisai yang dikembangkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan sosial pekerja. Senior Executive Vice President Teknologi Informasi dan Per- bankan Digital BNI Dadang Seti- abudi menjelaskan, pihaknya akan menjadi mitra pembayaran agen Perisai BPJS Ketenagak- erjaan. Para agen Perisai itu nantinya akan dilengkapi den- gan rekening BNI yang dapat digunakan untuk bertransaksi saat melayani masyarakat yang inginmendaftar menjadi peserta dan membayar iuran melalui sistem Perisai. “Kebutuhan untuk penye- baran program Perisai cocok bersinergi dengan jaringan gerai dan Agen46 kami yang memang sudah tersebar di seluruh Indo- nesia,” kata Dadang di Denpasar,

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Home Credit lndonesia, perusahaan pembiayaan multiguna internasional berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 5,3 triliun pada 2017, melonjak 194,44% dibandingkan pembiayaan yang disalurkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun.

atau 10%. Home Credit juga mampu menjaga kualitas pem- biayaan dengan tetap menjaga risiko pembiayaan bermasalah ( non performing financing /NPF) di bawah batas yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni 0,46%. Tahun ini pihaknya masih akan menjaga NPF di bawah 1%. “Keberhasilan ini tentunya tidak luput dari kontribusi se- mua pihak yang terlibat. Pen- capaian ini menandai perkem- bangan bisnis kami di indonesia dan memotivasi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, guna mencapai tujuan strategis perusahaan,” ungkap dia. Untuk melayani kebutuhan konsumen yang semakin ce- pat, perseroan berkomitmen mempercepat waktu persetu- juan. Sebelumnya, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui apakah permohonan aplikasi dan saling mendukung antara manajemen dan SP BNI dalam mewujudkan tujuan bisnis peru- sahaan bersama-sama pada era volatile , uncertainty , complexity , dan ambiguity (VUCA) ini. Achmad Baiquni dalam samb- utannya mengungkapkan, pen- andatanganan PKB tersebut merupakan momentum yang sangat penting bagi manajemen BNI, Serikat Pekerja BNI, dan seluruh insan BNI. “Dengan adanya penandatanganan PKB ini diharapkan mampu mewa- dahi hak dan kewajiban dari pihak-pihak terkait dalam hal ini BNI dan pegawainya, guna mer- aihmasa depan yang lebih baik,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Selasa (6/2). Dia menambahkan, tujuan dari pembaharuan PKB ini ada- lah agar dapat meningkatkan kesejahteraan segenap pegawai BNI serta dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara segenap insan BNI, serikat pekerja, dan manajemen BNI. “Kami berharap, semoga PKB yang telah disepakati bersama ini dapat mendorong semangat kerja, produktivitas, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan segenap pegawai BNI. Di samping itu, PKB yang telah disepakati dapat menjadi katalisator hubungan yang har- monis antara manajemen BNI dan SP BNI. Tidak ada profe- sionalisme tanpa adanya keber- samaan karena kebersamaan merupakan kunci sukses untuk kita semua,” jelas dia.

Chief Executive Officer (CEO) Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler mengatakan, pihaknya berhasil melampaui target pem- biayaan yang ditetapkan sebe- lumnya. Dia merinci, dari total pembiayaan tersebut sebesar 73% disalurkan ke pembiayaan smartphone , 22% pembiayaan disalurkan untuk alat elektronik, dan sisanya 5% untuk furnitur. “Tahun 2017 merupakan ta- hun yang sangat berkesan bagi Home Credit indonesia, di ten- gah persaingan di industri, kami berhasil mencatat pembiayaan lebih Rp 5,3 triliun. Nilai terse- but meningkat hampir tiga kali lipat dibanding total pembiayaan tahun sebelumnya. Kami juga telah melayani lebih dari 1,7 juta pelanggan di indonesia,” kata Jeroslav di Jakarta, Selasa (6/2). Diamenambahkan, kontribusi dari pembiayaan aplikasi online terhadap total pembiayaan sebe- sar Rp 30 miliar per Desember, JAKARTA – Manajemen PT Bank Negara Indonesia (Pers- ero) Tbk (BNI) bersama den- gan Serikat Pekerja (SP) BNI menandatangani perjanjian kerja bersama (PKB) 2018. Penanda- tanganan PKB 2018 ini meru- pakan bentuk keharmonisan serikat pekerja dan manajemen BNI dalam bahu membahu mewujudkan visi bisnis peru- sahaan. Dengan adanya PKB ini, masing-masing pihak saling menjaga hak dan kewajiban- nya dalam rangkameningkatkan kesejahteraan dan ketenangan kerja. Hubungan yang saling mendukung itu diharapkan akan menciptakan hubungan indus- trial yang semakin baik, sehingga dapat membuahkan kinerja yang meningkat demi memajukanBNI dan kesejahteraan pegawai. Penandatanganan PKB 2018 antara Serikat Pekerja BNI den- gan manajemen dilaksanakan di Jakarta, pada 6 Februari 2018. Hadir menyaksikan acara terse- but Menteri Ketenagakerjaan Republik IndonesiaMuhammad Hanif Dhakiri, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, dan Ketua UmumSerikat Pekerja BNI Irfan Ferdiansyah. PKB 2018 merupakan PKB keenam yang telah disepakati antara Serikat Pekerja BNI dan manajemen BNI. Sebelumnya, sejak berlakunya UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagak- erjaan, telah ditandatangani PKB pada 2004, 2006, 2008, 2011, dan tahun 2015. Hal ini men- unjukkan sikap saling terbuka

ist

Kerja sama Asuransi Direktur Operasional Komersial Askrindo Dwi Agus Sumarsono (kiri) memberikan cinderamata kepada Direktur Utama Pelindo III I Gusti Ngurah Askara Dhanadiputra (kanan) setelah acara penandatanganan kerja sama asuransi aset tanggung gugat Pelindo III kepada Askrindo, di Surabaya, Senin (5/2/2018).

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker